Terbaru! Soal & Kisi-Kisi TKA PKK Kewirausahaan SMK 2026

Share ke:

TKA PKK Kewirausahaan 2026 SMK bukan sekadar menguji seberapa banyak siswa menghafal teori bisnis. Soal-soalnya lebih dekat dengan situasi usaha nyata, mulai dari menemukan ide produk, menentukan target pasar, menghitung biaya produksi, sampai menilai apakah sebuah usaha layak dikembangkan.

Karena itu, persiapan tidak cukup hanya dengan membaca rangkuman materi. Anda juga perlu memahami cara mengambil keputusan berdasarkan data, membaca peluang pasar, dan menyelesaikan soal hitungan usaha secara tepat. Artikel ini membahas kisi-kisi serta contoh soal TKA PKK Kewirausahaan 2026 SMK yang dapat membantu Anda mengenali bentuk soal dan materi yang perlu dipelajari.

Alasan TKA PKK Beda dari Mapel TKA Lain

TKA PKK Kewirausahaan 2026 SMK lebih menekankan kemampuan menerapkan konsep dalam situasi usaha nyata. Anda tidak hanya mengingat teori, tetapi juga perlu menilai ide produk, target pasar, strategi promosi, biaya produksi, dan potensi keuntungan.

Soalnya sering berbentuk studi kasus yang memadukan beberapa materi sekaligus. Satu soal dapat meminta Anda membaca data penjualan, membandingkan pilihan strategi, lalu menentukan keputusan usaha yang paling tepat.

Karena itu, persiapan TKA PKK perlu dilakukan dengan memahami hubungan antara produksi, pemasaran, dan keuangan. Latihan soal berbasis kasus akan membantu Anda lebih terbiasa mengambil keputusan secara logis dan terukur.

Kisi-Kisi Soal TKA PKK Kewirausahaan SMK 2026

Kisi-kisi TKA PKK Kewirausahaan 2026 SMK mencakup tiga kelompok materi utama yang berkaitan dengan proses perancangan produk, pemasaran, serta pengelolaan usaha.

1. Desain & Produksi Kreatif

Menguji kemampuan design thinking, mulai dari penggalian ide produk atau jasa, pembuatan purwarupa (prototype), desain kemasan, hingga standardisasi kualitas dan perhitungan Harga Pokok Produksi atau HPP.

2. Strategi Pemasaran & Penjualan

Menguji kemampuan menganalisis target pasar, menentukan nilai jual unik atau Unique Selling Proposition, menerapkan teknik branding, serta merancang kampanye pemasaran terpadu melalui saluran konvensional dan digital atau e-commerce.

3. Manajemen Keuangan & Evaluasi Usaha

Menguji kemampuan menghitung Titik Impas atau Break-Even Point (BEP), menyusun laporan laba-rugi sederhana, serta mengevaluasi rasio kelayakan dan keberlanjutan sebuah model bisnis.

Contoh Soal TKA PKK Kewirausahaan SMK 2026

Setelah memahami kisi-kisinya TKA PKK Kewirausahaan 2026 SMK, Anda dapat melihat bentuk penerapan materi melalui contoh soal TKA PKK Kewirausahaan 2026 SMK berikut. Setiap soal dilengkapi pilihan jawaban, kunci jawaban, dan pembahasan singkat.

Soal 1

Sebuah kelompok siswa ingin membuat tempat makan portabel untuk pelajar. Sebelum menentukan bentuk produk, mereka mewawancarai beberapa calon pengguna untuk mengetahui masalah yang sering dialami saat membawa bekal.

Tahap design thinking yang sedang dilakukan kelompok tersebut adalah ….

A. Prototype
B. Testing
C. Empathize
D. Ideate
E. Production

Jawaban benar: C

Pembahasan:

Wawancara dilakukan untuk memahami kebutuhan, kebiasaan, dan masalah calon pengguna. Kegiatan tersebut termasuk tahap empathize.

Soal 2

Sebuah usaha minuman membuat tiga contoh desain botol dengan ukuran dan bentuk tutup berbeda. Ketiga desain tersebut kemudian dicoba oleh calon konsumen sebelum dipilih satu desain terbaik.

Tujuan utama pembuatan purwarupa dalam kasus tersebut adalah ….

A. Mempercepat produksi dalam jumlah besar
B. Menguji fungsi dan respons konsumen sebelum produk diproduksi massal
C. Menggantikan seluruh kegiatan riset pasar
D. Menentukan harga jual tanpa menghitung biaya
E. Mengurangi kebutuhan terhadap pengendalian kualitas

Jawaban benar: B

Pembahasan:

Purwarupa digunakan untuk menguji fungsi, kenyamanan, dan tanggapan calon konsumen sebelum produk dikembangkan atau diproduksi lebih banyak.

Soal 3

Usaha keripik pisang memproduksi 500 bungkus dalam satu bulan. Biaya bahan baku sebesar Rp3.000.000, biaya tenaga kerja Rp1.000.000, dan biaya produksi lainnya Rp500.000.

Harga Pokok Produksi per bungkus adalah ….

A. Rp7.000
B. Rp8.000
C. Rp9.000
D. Rp10.000
E. Rp11.000

Jawaban benar: C

Pembahasan:

Total biaya produksi:

Rp3.000.000 + Rp1.000.000 + Rp500.000 = Rp4.500.000

HPP per bungkus:

Rp4.500.000 ÷ 500 = Rp9.000

Jadi, HPP setiap bungkus adalah Rp9.000.

Soal 4

Sebuah merek tas menggunakan bahan daur ulang, menawarkan layanan perbaikan gratis selama satu tahun, dan menyasar konsumen yang peduli terhadap lingkungan.

Pernyataan yang paling tepat menggambarkan Unique Selling Proposition produk tersebut adalah ….

A. Tas dijual melalui berbagai marketplace
B. Tas tersedia dalam beberapa pilihan warna
C. Tas diproduksi dalam jumlah terbatas setiap bulan
D. Tas ramah lingkungan dengan layanan perbaikan gratis
E. Tas memiliki harga yang sama dengan produk pesaing

Jawaban benar: D

Pembahasan:

USP merupakan keunggulan khas yang membedakan produk dari pesaing. Dalam kasus ini, keunggulannya adalah penggunaan bahan daur ulang dan layanan perbaikan gratis.

Soal 5

Sebuah usaha makanan ringan menargetkan remaja berusia 15–20 tahun yang aktif menggunakan media sosial dan gemar mencoba produk baru. Anggaran promosi yang tersedia terbatas.

Strategi pemasaran yang paling tepat adalah ….

A. Memasang iklan cetak di surat kabar nasional
B. Membagikan brosur di kawasan perkantoran
C. Mengadakan promosi melalui konten video pendek dan kerja sama dengan kreator lokal
D. Membuka cabang baru sebelum melakukan promosi
E. Mengandalkan penjualan langsung tanpa membangun identitas merek

Jawaban benar: C

Pembahasan:

Target pasar aktif menggunakan media sosial, sehingga konten video pendek dan kolaborasi dengan kreator lokal lebih relevan, terukur, dan sesuai dengan anggaran terbatas.

Soal 6

Sebuah usaha sambal kemasan sering menerima keluhan karena tingkat kepedasan dan berat isi produknya tidak konsisten. Pemilik usaha kemudian menyusun takaran bahan, waktu memasak, dan berat bersih yang harus digunakan pada setiap proses produksi.

Langkah tersebut bertujuan untuk ….

A. Memperluas target pasar tanpa melakukan riset
B. Menjaga standardisasi kualitas produk
C. Mengurangi kebutuhan terhadap kemasan
D. Menghapus seluruh biaya produksi
E. Menentukan harga jual berdasarkan pesaing

Jawaban benar: B

Pembahasan:

Penetapan takaran bahan, waktu proses, dan berat bersih merupakan bagian dari standardisasi kualitas agar hasil produksi tetap konsisten.

Soal 7

Sebuah usaha kopi lokal ingin memperkuat identitas mereknya. Produk tersebut menonjolkan biji kopi dari petani daerah, proses sangrai tradisional, dan kemasan bernuansa budaya lokal.

Strategi branding yang paling tepat adalah ….

A. Menggunakan identitas visual yang tidak berkaitan dengan asal produk
B. Menyamakan seluruh pesan promosi dengan merek pesaing
C. Menonjolkan cerita asal produk dan karakter budaya lokal secara konsisten
D. Mengubah nama merek setiap kali melakukan promosi
E. Mengutamakan potongan harga tanpa membangun citra produk

Jawaban benar: C

Pembahasan:

Branding perlu memperkuat ciri khas produk. Cerita tentang petani, proses sangrai, dan budaya lokal dapat membentuk identitas merek yang kuat dan mudah dibedakan.

Soal 8

Sebuah usaha pakaian sekolah memasarkan produknya melalui toko fisik, pameran sekolah, media sosial, dan marketplace. Seluruh saluran menggunakan pesan promosi, logo, serta penawaran yang selaras.

Strategi tersebut termasuk ….

A. Pemasaran terpadu
B. Produksi massal
C. Segmentasi acak
D. Diversifikasi keuangan
E. Standardisasi bahan baku

Jawaban benar: A

Pembahasan:

Pemasaran terpadu memadukan beberapa saluran konvensional dan digital dengan identitas serta pesan yang konsisten.

Soal 9

Sebuah usaha memiliki biaya tetap Rp12.000.000 per bulan. Harga jual produknya Rp50.000 per unit, sedangkan biaya variabelnya Rp30.000 per unit.

Jumlah produk yang harus dijual agar mencapai titik impas adalah ….

A. 400 unit
B. 500 unit
C. 600 unit
D. 700 unit
E. 800 unit

Jawaban benar: C

Pembahasan:

Margin kontribusi per unit:

Rp50.000 − Rp30.000 = Rp20.000

BEP unit:

Rp12.000.000 ÷ Rp20.000 = 600 unit

Jadi, usaha harus menjual 600 unit agar mencapai titik impas.

Soal 10

Sebuah usaha mencatat penjualan sebesar Rp45.000.000. Biaya produksi mencapai Rp27.000.000, biaya pemasaran Rp5.000.000, dan biaya operasional lain Rp4.000.000.

Laba bersih usaha tersebut adalah ….

A. Rp7.000.000
B. Rp8.000.000
C. Rp9.000.000
D. Rp10.000.000
E. Rp11.000.000

Jawaban benar: C

Pembahasan:

Total biaya:

Rp27.000.000 + Rp5.000.000 + Rp4.000.000 = Rp36.000.000

Laba bersih:

Rp45.000.000 − Rp36.000.000 = Rp9.000.000

Jadi, laba bersih usaha tersebut adalah Rp9.000.000.

Soal 11

Sebuah usaha kue kering ingin mengganti kemasannya agar lebih menarik untuk dijadikan hadiah. Produk mudah hancur dan harus tetap terlindungi selama pengiriman.

Desain kemasan yang paling tepat adalah ….

A. Kemasan tipis tanpa sekat agar biaya lebih murah
B. Kotak kokoh dengan pelindung bagian dalam dan identitas merek yang jelas
C. Kantong transparan tanpa informasi produk
D. Kemasan berukuran besar meskipun isi produk sedikit
E. Kotak tertutup tanpa label agar terlihat sederhana

Jawaban benar: B

Pembahasan:

Kemasan harus melindungi produk sekaligus mendukung tampilannya sebagai hadiah. Kotak yang kokoh, memiliki pelindung bagian dalam, dan dilengkapi identitas merek paling sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Soal 12

Sebuah usaha kursus desain ingin menentukan target pasar untuk program tingkat pemula. Berdasarkan survei, sebagian besar calon peserta adalah siswa SMK berusia 16–18 tahun yang ingin membuat portofolio dengan biaya terjangkau.

Target pasar yang paling tepat adalah ….

A. Seluruh pengguna internet tanpa batasan kebutuhan
B. Desainer profesional yang membutuhkan sertifikasi lanjutan
C. Siswa SMK yang ingin mempelajari desain dasar dan menyusun portofolio
D. Pemilik perusahaan besar yang membutuhkan jasa konsultasi
E. Masyarakat umum yang tidak tertarik pada bidang desain

Jawaban benar: C

Pembahasan:

Target pasar perlu disesuaikan dengan karakter calon konsumen. Data menunjukkan bahwa program paling relevan untuk siswa SMK pemula yang ingin membangun portofolio dengan biaya terjangkau.

Soal 13

Sebuah usaha minuman herbal akan meluncurkan produk baru. Pemilik usaha merencanakan pembagian sampel di pasar lokal, promosi melalui media sosial, penjualan di marketplace, dan pemberian kode diskon yang sama pada seluruh saluran.

Keunggulan utama strategi tersebut adalah ….

A. Setiap saluran promosi berjalan tanpa hubungan satu sama lain
B. Usaha hanya bergantung pada pembeli di pasar lokal
C. Pesan promosi dapat menjangkau konsumen melalui beberapa saluran secara konsisten
D. Biaya produksi dapat dihilangkan melalui promosi digital
E. Target pasar tidak perlu ditentukan karena salurannya beragam

Jawaban benar: C

Pembahasan:

Strategi tersebut memadukan saluran konvensional dan digital dengan penawaran yang selaras. Cara ini dapat memperluas jangkauan sekaligus menjaga konsistensi kampanye.

Soal 14

Sebuah usaha memiliki modal awal Rp20.000.000 dan memperoleh laba bersih Rp5.000.000 dalam satu tahun.

Rasio pengembalian modal atau Return on Investment (ROI) usaha tersebut adalah ….

A. 15%
B. 20%
C. 25%
D. 30%
E. 40%

Jawaban benar: C

Pembahasan:

ROI dihitung dengan rumus:

ROI = laba bersih ÷ modal × 100%

ROI = Rp5.000.000 ÷ Rp20.000.000 × 100% = 25%

Jadi, rasio pengembalian modal usaha tersebut adalah 25%.

Soal 15

Sebuah usaha makanan mengalami peningkatan penjualan selama enam bulan. Namun, sebagian besar bahan bakunya berasal dari satu pemasok yang sering terlambat mengirim barang. Kondisi tersebut beberapa kali menghambat proses produksi.

Langkah yang paling tepat untuk menjaga keberlanjutan usaha adalah ….

A. Menghentikan produksi sampai pemasok kembali stabil
B. Menambah jumlah promosi tanpa memperbaiki pasokan bahan
C. Mencari pemasok alternatif dengan standar kualitas yang setara
D. Menurunkan kualitas bahan agar produksi tetap berjalan
E. Menaikkan harga jual tanpa mengevaluasi masalah produksi

Jawaban benar: C

Pembahasan:

Ketergantungan pada satu pemasok meningkatkan risiko terganggunya produksi. Menyiapkan pemasok alternatif dengan kualitas setara dapat menjaga ketersediaan bahan dan keberlanjutan usaha.

Soal 16

Sebuah kelompok siswa membuat purwarupa tempat alat tulis dari bahan daur ulang. Setelah diuji, pengguna menilai produk cukup menarik, tetapi bagian penutupnya mudah lepas dan ukurannya terlalu besar untuk dimasukkan ke dalam tas.

Tindakan yang paling tepat dilakukan berikutnya adalah ….

A. Langsung memproduksi dalam jumlah besar agar biaya lebih murah
B. Mengabaikan masukan pengguna karena desain sudah terlihat menarik
C. Memperbaiki penutup dan menyesuaikan ukuran sebelum melakukan pengujian ulang
D. Mengganti target pasar tanpa mengubah desain produk
E. Menaikkan harga jual untuk menutupi kekurangan produk

Jawaban benar: C

Pembahasan:

Masukan pengguna perlu digunakan untuk memperbaiki kelemahan purwarupa. Setelah bagian penutup dan ukuran diperbaiki, produk sebaiknya diuji kembali sebelum diproduksi lebih banyak.

Soal 17

Sebuah usaha memproduksi 800 kotak makanan ringan. Biaya bahan baku sebesar Rp6.400.000, biaya tenaga kerja Rp2.400.000, dan biaya produksi lainnya Rp1.600.000.

Harga Pokok Produksi per kotak adalah ….

A. Rp11.000
B. Rp12.000
C. Rp13.000
D. Rp14.000
E. Rp15.000

Jawaban benar: C

Pembahasan:

Total biaya produksi:

Rp6.400.000 + Rp2.400.000 + Rp1.600.000 = Rp10.400.000

HPP per kotak:

Rp10.400.000 ÷ 800 = Rp13.000

Jadi, Harga Pokok Produksi per kotak adalah Rp13.000.

Soal 18

Sebuah produk sepatu lokal menyasar pelajar yang aktif, membutuhkan sepatu ringan, dan memiliki anggaran terbatas. Produk tersebut menggunakan bahan yang kuat, mudah dibersihkan, dan dijual dengan harga lebih rendah daripada merek terkenal.

Nilai jual unik yang paling tepat adalah ….

A. Sepatu pelajar yang ringan, tahan lama, mudah dirawat, dan terjangkau
B. Sepatu dengan desain yang sama seperti seluruh produk pesaing
C. Sepatu yang hanya tersedia dalam satu ukuran
D. Sepatu yang dijual tanpa identitas merek
E. Sepatu dengan harga tinggi untuk menciptakan kesan eksklusif

Jawaban benar: A

Pembahasan:

USP harus menonjolkan manfaat utama yang sesuai dengan kebutuhan target pasar. Dalam kasus ini, keunggulannya terletak pada bobot ringan, ketahanan, kemudahan perawatan, dan harga terjangkau.

Soal 19

Sebuah usaha memiliki biaya tetap Rp15.000.000. Harga jual produknya Rp75.000 per unit, sedangkan biaya variabel per unit Rp45.000.

Berapa unit produk yang harus dijual agar usaha mencapai BEP?

A. 400 unit
B. 450 unit
C. 500 unit
D. 550 unit
E. 600 unit

Jawaban benar: C

Pembahasan:

Margin kontribusi per unit:

Rp75.000 − Rp45.000 = Rp30.000

BEP unit:

Rp15.000.000 ÷ Rp30.000 = 500 unit

Jadi, usaha harus menjual 500 unit untuk mencapai titik impas.

Soal 20

Sebuah usaha mencatat omzet Rp60.000.000. Total biaya produksi sebesar Rp32.000.000, biaya pemasaran Rp8.000.000, biaya operasional Rp6.000.000, dan beban lain-lain Rp4.000.000.

Berdasarkan data tersebut, kesimpulan yang paling tepat adalah ….

A. Usaha mengalami kerugian sebesar Rp10.000.000
B. Usaha memperoleh laba bersih Rp10.000.000 dan masih layak dilanjutkan
C. Usaha mencapai titik impas tanpa menghasilkan laba
D. Usaha memperoleh laba bersih Rp14.000.000
E. Usaha tidak dapat dinilai karena data penjualan tidak tersedia

Jawaban benar: B

Pembahasan:

Total biaya:

Rp32.000.000 + Rp8.000.000 + Rp6.000.000 + Rp4.000.000 = Rp50.000.000

Laba bersih:

Rp60.000.000 − Rp50.000.000 = Rp10.000.000

Usaha masih menghasilkan laba, sehingga secara sederhana masih layak dilanjutkan. Namun, keberlanjutannya tetap perlu dinilai dari kestabilan penjualan, arus kas, dan risiko usaha.

Saatnya Uji Kesiapan TKA PKK Kewirausahaan 2026 SMK

TKA PKK Kewirausahaan 2026 SMK membutuhkan pemahaman yang kuat terhadap proses produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan usaha. Semakin sering Anda berlatih, semakin mudah pula mengenali pola soal, membaca data usaha, dan menentukan jawaban yang paling tepat.

Temukan lebih banyak latihan soal dan simulasi TKA di utbk.or.id. Gunakan hasil latihan sebagai bahan evaluasi agar persiapan menghadapi TKA PKK Kewirausahaan 2026 SMK menjadi lebih matang dan terarah.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
X
Cara Mudah Beli Paket Soal!
Kategori
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Ikuti Simulasi TKA berbasis CAT, Gratis! Klik Disini

Butuh Bantuan?