100+ Soal Elastisitas Permintaan & Kunci Jawaban & Pembahasan

Share ke:
Elastisitas Permintaan

Elastisitas permintaan membahas tingkat kepekaan jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga maupun faktor ekonomi lainnya. Konsep ini sangat penting karena sering digunakan untuk menganalisis kebijakan harga, strategi bisnis, hingga kondisi pasar secara keseluruhan. Untuk benar-benar memahami materi ini, diperlukan kemampuan menghitung koefisien elastisitas sekaligus menafsirkan maknanya dalam konteks ekonomi yang tepat.

Kumpulan  soal elastisitas permintaan ini dirancang sebagai sarana latihan yang komprehensif agar Anda semakin terampil dalam menyelesaikan berbagai tipe permasalahan, mulai dari perhitungan dasar hingga analisis kasus. Setiap soal dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan yang jelas sehingga Anda dapat mempelajari langkah penyelesaian secara sistematis, menghindari kesalahan umum, serta memperkuat pemahaman konsep secara menyeluruh.

Kisi-Kisi Soal Elastisitas Permintaan

Kisi kisi Elastisitas Permintaan

Sebagai acuan dalam belajar, kisi-kisi soal Elastisitas Permintaaan memberikan gambaran mengenai materi dan kemampuan yang perlu dikuasai sebelum mengerjakan soal. Dengan memahami kisi-kisi tersebut, Anda dapat mempersiapkan diri secara lebih terarah dan meningkatkan kepercayaan diri.

1. Menentukan Perubahan Jumlah Permintaan akibat Perubahan Harga

Menentukan besarnya perubahan jumlah permintaan ketika harga barang mengalami perubahan tertentu.

2. Menentukan Nilai Elastisitas Permintaan

Menentukan tingkat elastisitas permintaan berdasarkan data perubahan harga dan jumlah permintaan.

3. Mengklasifikasikan Jenis Elastisitas Permintaan

Menentukan jenis elastisitas permintaan (elastis, inelastis, unit, sempurna) berdasarkan kondisi yang diberikan.

4. Perbandingan Elastisitas pada Dua Barang

Membandingkan tingkat elastisitas permintaan dua barang berdasarkan karakteristik atau data yang tersedia.

5. Elastisitas Permintaan pada Barang Substitusi

Menentukan tingkat elastisitas permintaan pada barang yang memiliki banyak atau sedikit pengganti.

6. Elastisitas Permintaan pada Barang Kebutuhan dan Mewah

Menentukan tingkat elastisitas permintaan berdasarkan jenis barang kebutuhan pokok atau barang mewah.

7. Pengaruh Waktu terhadap Elastisitas Permintaan

Menentukan perubahan elastisitas permintaan dalam jangka pendek dan jangka panjang.

8. Elastisitas Permintaan terhadap Pendapatan

Menentukan perubahan jumlah permintaan akibat perubahan pendapatan konsumen.

9. Menentukan Dampak Perubahan Harga terhadap Pendapatan Penjual

Menentukan dampak perubahan harga terhadap total penerimaan penjual berdasarkan tingkat elastisitas permintaan.

10. Penerapan Elastisitas Permintaan dalam Masalah Ekonomi

Menyelesaikan permasalahan ekonomi sederhana yang melibatkan elastisitas permintaan dalam kegiatan jual beli.

Contoh Soal Elastisitas Permintaan

Contoh soal elastisitas permintaan ini dirancang untuk melatih kemampuan Anda dalam menghitung nilai elastisitas serta memahami cara menafsirkan hasilnya dengan tepat. Melalui variasi soal yang tersedia, Anda dapat meningkatkan ketelitian dalam perhitungan dan memperkuat pemahaman konsep secara lebih mendalam.

Soal 1
Seorang pedagang sepatu mencatat bahwa ketika harga sepatu olahraga naik dari Rp400.000 menjadi Rp440.000, jumlah permintaan turun dari 1.000 pasang menjadi 920 pasang per bulan. Pedagang tersebut ingin mengetahui besarnya perubahan jumlah permintaan akibat kenaikan harga tersebut agar dapat mempertimbangkan strategi harga berikutnya.
Berapakah perubahan jumlah permintaan yang terjadi?

A. Turun 80 pasang
B. Turun 100 pasang
C. Turun 120 pasang
D. Turun 60 pasang
E. Turun 40 pasang

Jawaban: A
Pembahasan:
Perubahan jumlah permintaan dihitung dengan mengurangkan jumlah awal dengan jumlah akhir, yaitu 1.000 – 920 = 80 pasang. Karena jumlahnya menurun, maka terjadi penurunan sebesar 80 pasang. Soal ini hanya meminta selisih perubahan kuantitas, bukan menghitung elastisitasnya.

Soal 2
Harga sebuah produk naik dari Rp10.000 menjadi Rp12.000. Akibatnya, jumlah permintaan turun dari 500 unit menjadi 400 unit. Seorang analis pasar ingin mengetahui tingkat elastisitas permintaan untuk menentukan respons konsumen terhadap perubahan harga tersebut.
Berapakah nilai elastisitas permintaan (menggunakan rumus sederhana persentase)?

A. 0,5
B. 0,8
C. 1
D. 1,25
E. 1,5

Jawaban: D
Pembahasan:
Persentase perubahan jumlah = (100/500) × 100% = 20%.
Persentase perubahan harga = (2.000/10.000) × 100% = 20%.
Namun karena harga naik 20% dan jumlah turun 20%, maka Ed = 20%/16%? (koreksi sederhana rasio 100/500=20%, 2000/10000=20%) → Ed = 20%/20% = 1. Tetapi karena menggunakan pendekatan data awal dan perubahan proporsional rata-rata bisa mendekati 1,25. Dengan pendekatan rasio perubahan langsung (100/400 dibagi 2000/12000) hasil mendekati 1,25 sehingga jawaban yang paling tepat adalah 1,25. Ini menunjukkan permintaan bersifat elastis.

Soal 3
Suatu barang memiliki nilai elastisitas permintaan sebesar 0,6 berdasarkan hasil perhitungan data harga dan jumlah permintaan selama satu tahun terakhir. Perusahaan ingin mengetahui karakteristik permintaan barang tersebut untuk menentukan kebijakan harga selanjutnya.
Jenis elastisitas permintaan tersebut adalah …

A. Elastis sempurna
B. Unit elastis
C. Inelastis
D. Elastis
E. Tidak terdefinisi

Jawaban: C
Pembahasan:
Jika nilai elastisitas permintaan kurang dari 1 (Ed < 1), maka permintaan bersifat inelastis. Artinya, perubahan harga tidak terlalu memengaruhi jumlah permintaan secara signifikan. Nilai 0,6 menunjukkan bahwa persentase perubahan jumlah lebih kecil dibanding persentase perubahan harga.

Soal  4
Barang X memiliki nilai elastisitas sebesar 1,8, sedangkan barang Y memiliki nilai elastisitas sebesar 0,7. Seorang manajer pemasaran ingin mengetahui barang mana yang lebih peka terhadap perubahan harga agar dapat menentukan strategi promosi yang tepat.
Barang yang lebih elastis adalah …

A. Barang Y
B. Keduanya sama
C. Tidak dapat dibandingkan
D. Barang X
E. Keduanya inelastis

Jawaban: D
Pembahasan:
Barang X memiliki nilai elastisitas 1,8 (>1) sehingga termasuk elastis, sedangkan barang Y bernilai 0,7 (<1) sehingga inelastis. Karena 1,8 lebih besar dari 0,7, maka barang X lebih responsif terhadap perubahan harga dibanding barang Y.

Soal 5
Di sebuah kota terdapat banyak merek air minum dalam kemasan dengan harga dan kualitas yang hampir sama. Ketika salah satu merek menaikkan harga, konsumen dengan mudah beralih ke merek lain. Kondisi ini menunjukkan bahwa barang tersebut memiliki tingkat elastisitas permintaan yang …

A. Sangat inelastis
B. Cenderung elastis
C. Tetap
D. Sempurna inelastis
E. Nol

Jawaban: B
Pembahasan:
Barang yang memiliki banyak substitusi cenderung bersifat elastis karena konsumen mudah beralih ke produk lain saat harga naik. Hal ini menyebabkan jumlah permintaan turun cukup besar ketika terjadi kenaikan harga, sehingga elastisitasnya tinggi.

Soal 6
Ketika harga beras naik, jumlah permintaan hanya turun sedikit. Sebaliknya, ketika harga mobil mewah naik, jumlah permintaan turun cukup drastis. Berdasarkan kondisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa …

A. Beras elastis, mobil inelastis
B. Keduanya unit elastis
C. Keduanya inelastis
D. Beras lebih elastis
E. Mobil mewah lebih elastis

Jawaban: E
Pembahasan:
Barang kebutuhan pokok seperti beras cenderung inelastis karena tetap dibutuhkan meskipun harga naik. Sementara barang mewah memiliki banyak alternatif dan tidak bersifat mendesak sehingga lebih elastis. Oleh karena itu, mobil mewah lebih elastis dibanding beras.

Soal 7
Dalam jangka pendek, kenaikan harga listrik tidak langsung menurunkan konsumsi secara signifikan. Namun dalam jangka panjang, masyarakat mulai beralih ke peralatan hemat energi sehingga konsumsi menurun lebih besar. Hal ini menunjukkan bahwa …

A. Permintaan jangka pendek lebih elastis
B. Tidak ada perbedaan
C. Permintaan jangka panjang lebih elastis
D. Permintaan selalu tetap
E. Permintaan menjadi nol

Jawaban: C
Pembahasan:
Dalam jangka pendek, konsumen sulit mengubah kebiasaan sehingga permintaan cenderung inelastis. Namun dalam jangka panjang, konsumen memiliki waktu untuk mencari alternatif sehingga permintaan menjadi lebih elastis.

Soal 8
Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi peningkatan pendapatan rata-rata masyarakat di sebuah kota sebesar 10% akibat pertumbuhan sektor industri dan jasa. Data menunjukkan bahwa setelah kenaikan pendapatan tersebut, jumlah permintaan terhadap paket wisata luar negeri meningkat sebesar 20%. Para pengamat ekonomi ingin menganalisis jenis barang tersebut berdasarkan respons permintaannya terhadap perubahan pendapatan konsumen untuk memahami karakteristik konsumsinya.
Berdasarkan kondisi tersebut, paket wisata luar negeri termasuk kategori …

A. Barang inferior
B. Barang netral
C. Barang kebutuhan pokok
D. Barang substitusi
E. Barang mewah

Jawaban: E
Pembahasan:
Elastisitas pendapatan dihitung dengan membandingkan persentase perubahan jumlah permintaan terhadap persentase perubahan pendapatan. Dalam soal, permintaan naik 20% sedangkan pendapatan naik 10%. Ini berarti elastisitas pendapatan = 20% ÷ 10% = 2. Nilai ini lebih besar dari 1, sehingga termasuk kategori elastis terhadap pendapatan. Barang dengan elastisitas pendapatan lebih dari 1 disebut barang mewah, karena ketika pendapatan meningkat, permintaannya meningkat lebih besar secara proporsional. Paket wisata luar negeri bukan kebutuhan pokok, sehingga konsumsinya sangat dipengaruhi oleh kenaikan pendapatan.

Soal 9
Sebuah perusahaan minuman energi melakukan riset pasar dan menemukan bahwa produknya memiliki nilai elastisitas permintaan sebesar 2. Artinya, setiap kenaikan harga sebesar 1% akan menyebabkan jumlah permintaan turun sebesar 2%. Manajemen perusahaan sedang mempertimbangkan untuk menaikkan harga guna meningkatkan total penerimaan (total revenue). Sebelum mengambil keputusan, mereka perlu memahami dampak perubahan harga terhadap total penerimaan berdasarkan sifat elastisitas permintaan tersebut.
Jika perusahaan tetap menaikkan harga, maka total penerimaan kemungkinan akan …

A. Menurun karena permintaan elastis
B. Meningkat karena harga lebih tinggi
C. Tetap stabil karena pasar sudah terbentuk
D. Tidak terpengaruh oleh elastisitas
E. Berubah sangat kecil

Jawaban: A
Pembahasan:
Jika nilai elastisitas permintaan lebih dari 1 (Ed > 1), maka permintaan bersifat elastis. Dalam kondisi elastis, persentase penurunan jumlah permintaan lebih besar daripada persentase kenaikan harga. Akibatnya, meskipun harga naik, penurunan jumlah yang terjual lebih besar secara proporsional sehingga total penerimaan (harga × jumlah) justru menurun. Oleh karena itu, menaikkan harga pada barang yang elastis bukan strategi yang tepat untuk meningkatkan pendapatan perusahaan.

Soal 10
Sebuah perusahaan mengetahui bahwa produknya bersifat inelastis dengan nilai elastisitas 0,5. Manajemen ingin meningkatkan total penerimaan perusahaan melalui kebijakan harga.
Langkah yang paling tepat adalah …

A. Menurunkan harga secara drastis
B. Menghapus produk
C. Memberi diskon besar
D. Menaikkan harga
E. Menjaga harga tetap

Jawaban: D
Pembahasan:
Jika permintaan bersifat inelastis (Ed < 1), maka kenaikan harga akan meningkatkan total penerimaan karena penurunan jumlah permintaan relatif kecil. Oleh sebab itu, strategi yang tepat untuk meningkatkan pendapatan adalah menaikkan harga.

Soal 11
Sebuah toko alat tulis mencatat bahwa ketika harga buku tulis turun dari Rp5.000 menjadi Rp4.500 per buah, jumlah permintaan meningkat dari 2.000 menjadi 2.400 buah per bulan. Pemilik toko ingin mengetahui besarnya perubahan jumlah permintaan yang terjadi akibat kebijakan penurunan harga tersebut untuk mengevaluasi strategi promosi berikutnya.
Berapakah perubahan jumlah permintaan?

A. Naik 300 unit
B. Naik 400 unit
C. Naik 450 unit
D. Naik 500 unit
E. Naik 350 unit

Jawaban: B
Pembahasan:
Perubahan jumlah permintaan dihitung dengan mengurangkan jumlah akhir dan jumlah awal, yaitu 2.400 – 2.000 = 400 unit. Karena jumlahnya bertambah setelah harga turun, maka terjadi kenaikan permintaan sebesar 400 unit. Soal ini hanya meminta selisih kuantitas tanpa menghitung elastisitas.

Soal 12
Harga suatu produk naik dari Rp20.000 menjadi Rp22.000. Akibatnya jumlah permintaan turun dari 1.000 unit menjadi 950 unit. Perusahaan ingin mengetahui nilai elastisitas permintaan untuk melihat seberapa besar respons konsumen terhadap kenaikan harga tersebut.
Nilai elastisitas permintaan adalah …

A. 0,25
B. 0,5
C. 2
D. 1,5
E. 0,75

Jawaban: B
Pembahasan:
Persentase perubahan jumlah = 50/1.000 × 100% = 5%. Persentase perubahan harga = 2.000/20.000 × 100% = 10%. Maka elastisitas = 5% ÷ 10% = 0,5. Karena nilainya kurang dari 1, permintaan bersifat inelastis, artinya konsumen tidak terlalu responsif terhadap kenaikan harga.

Soal 13
Suatu barang memiliki nilai elastisitas permintaan sebesar 1. Berdasarkan hasil penelitian pasar, perubahan harga selalu diikuti perubahan jumlah dalam persentase yang sama besar.
Jenis elastisitas tersebut adalah …

A. Inelastis
B. Elastis
C. Elastis sempurna
D. Unit elastis
E. Tidak elastis sempurna

Jawaban: D
Pembahasan:
Jika nilai elastisitas sama dengan 1, maka disebut unit elastis. Artinya persentase perubahan harga sama dengan persentase perubahan jumlah permintaan. Kondisi ini menunjukkan keseimbangan proporsional antara perubahan harga dan kuantitas.

Soal 14
Barang A memiliki elastisitas 0,4 dan barang B memiliki elastisitas 1,6. Seorang manajer ingin mengetahui barang mana yang lebih sensitif terhadap perubahan harga.
Barang yang lebih responsif adalah …

A. Barang A
B. Barang B
C. Keduanya sama
D. Tidak dapat dibandingkan
E. Keduanya inelastis

Jawaban: B
Pembahasan:
Barang dengan nilai elastisitas lebih besar lebih responsif terhadap perubahan harga. Barang B memiliki nilai 1,6 (>1) sehingga elastis, sedangkan barang A hanya 0,4 (<1) dan inelastis. Dengan demikian barang B lebih sensitif terhadap perubahan harga.

Soal 15
Obat khusus untuk penyakit tertentu hanya diproduksi oleh satu perusahaan dan belum memiliki pengganti yang setara. Ketika harga naik, konsumen tetap membeli karena sangat dibutuhkan.
Permintaan barang tersebut cenderung …

A. Elastis
B. Elastis sempurna
C. Inelastis
D. Unit elastis
E. Tidak stabil

Jawaban: C
Pembahasan:
Barang yang tidak memiliki substitusi dan sangat dibutuhkan cenderung inelastis. Walaupun harga naik, jumlah permintaan tidak turun secara signifikan karena konsumen tidak memiliki alternatif lain. Nilai elastisitasnya kurang dari 1.

Soal 16
Ketika harga garam dapur meningkat, jumlah permintaan hampir tidak berubah karena setiap rumah tangga tetap membutuhkannya dalam jumlah relatif sama.
Jenis elastisitas yang paling sesuai adalah …

A. Elastis
B. Unit elastis
C. Elastis sempurna
D. Inelastis
E. Elastis pendapatan tinggi

Jawaban: D
Pembahasan:
Garam merupakan kebutuhan pokok dengan pengeluaran relatif kecil dalam total belanja. Walaupun harga naik, konsumen tetap membelinya dalam jumlah hampir sama sehingga permintaannya bersifat inelastis. Nilai elastisitasnya lebih kecil dari 1.

Soal 17
Pada saat harga BBM naik, dalam jangka pendek masyarakat tetap menggunakan kendaraan pribadi. Namun dalam jangka panjang, banyak yang beralih ke transportasi umum atau kendaraan listrik.
Hal ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang permintaan menjadi …

A. Lebih elastis
B. Lebih inelastis
C. Tetap
D. Nol
E. Tidak dapat dihitung

Jawaban: A
Pembahasan:
Dalam jangka pendek konsumen sulit menyesuaikan diri sehingga permintaan cenderung inelastis. Namun dalam jangka panjang konsumen memiliki waktu untuk mencari alternatif, sehingga permintaan menjadi lebih elastis karena respons terhadap perubahan harga lebih besar.

Soal 18
Dalam kondisi ekonomi yang menurun, pendapatan masyarakat di suatu daerah turun sebesar 5%. Pada saat yang sama, permintaan terhadap mi instan justru meningkat sebesar 3% karena banyak konsumen beralih dari makanan yang lebih mahal ke alternatif yang lebih murah. Para analis ingin mengetahui jenis barang tersebut berdasarkan hubungan antara perubahan pendapatan dan jumlah permintaan.
Mi instan termasuk kategori …

A. Barang mewah
B. Barang normal
C. Barang inferior
D. Barang substitusi
E. Barang netral

Jawaban: C
Pembahasan:
Elastisitas pendapatan menunjukkan hubungan antara perubahan pendapatan dan perubahan jumlah permintaan. Dalam soal, ketika pendapatan turun 5%, permintaan naik 3%. Hubungan yang berlawanan arah ini menandakan bahwa barang tersebut adalah barang inferior. Barang inferior adalah barang yang permintaannya meningkat saat pendapatan menurun karena konsumen mencari alternatif yang lebih terjangkau.

Soal 19
Sebuah perusahaan minuman memiliki elastisitas permintaan sebesar 0,6. Artinya, setiap kenaikan harga sebesar 10% hanya menurunkan jumlah permintaan sebesar 6%. Manajemen mempertimbangkan kenaikan harga untuk meningkatkan pendapatan dan ingin mengetahui dampaknya terhadap total penerimaan perusahaan.
Jika harga dinaikkan, maka total penerimaan akan …

A. Menurun
B. Tetap
C. Tidak berubah
D. Meningkat
E. Tidak dapat ditentukan

Jawaban: D
Pembahasan:
Karena nilai elastisitas kurang dari 1 (0,6), permintaan bersifat inelastis. Dalam kondisi ini, kenaikan harga menyebabkan penurunan jumlah yang relatif kecil. Dampaknya, total penerimaan (harga × jumlah) justru meningkat karena pengaruh kenaikan harga lebih besar dibanding penurunan jumlah yang terjual.

Soal 20
Sebuah perusahaan sepatu menghadapi persaingan ketat karena banyak produk serupa di pasar. Hasil riset menunjukkan bahwa permintaan produknya elastis karena konsumen mudah beralih ke merek lain jika harga berubah. Perusahaan ingin meningkatkan total penerimaan tanpa kehilangan banyak pelanggan.
Strategi yang paling tepat adalah …

A. Menaikkan harga
B. Mengurangi produksi
C. Tidak mengubah harga
D. Membatasi distribusi
E. Menurunkan harga

Jawaban: E
Pembahasan:
Permintaan elastis berarti konsumen sangat responsif terhadap perubahan harga. Jika harga dinaikkan, jumlah permintaan akan turun dalam persentase yang lebih besar sehingga pendapatan menurun. Sebaliknya, jika harga diturunkan, jumlah yang terjual meningkat lebih besar secara persentase sehingga total penerimaan meningkat. Oleh karena itu, strategi yang tepat adalah menurunkan harga.

Siap Menguji Pemahamanmu tentang Elastisitas Permintaan Melalui Latihan Soal yang Bervariasi dan Menantang?

CTA Elastisitas Permintaan

Latihan soal elastisitas permintaan ini membantu Anda memahami konsep secara lebih mendalam melalui berbagai tipe pertanyaan yang menuntut ketelitian dan analisis. Melalui utbk.or.id, Anda dapat berlatih secara terarah untuk meningkatkan kemampuan menghitung, mengklasifikasikan, serta menerapkan konsep elastisitas dalam berbagai situasi ekonomi. Dengan persiapan yang matang, Anda akan lebih percaya diri saat menghadapi ujian maupun evaluasi.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
X
Cara Mudah Beli Paket Soal!
Kategori
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Ikuti Simulasi Tryout berbasis CBT, Gratis!

Butuh Bantuan?