Soal IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) merupakan kumpulan pertanyaan yang dirancang untuk menguji pemahaman Anda terhadap konsep-konsep sains seperti fisika, kimia, dan biologi. Melalui soal IPA, Anda tidak hanya diminta menghafal teori, tetapi juga memahami proses, menganalisis fenomena alam, serta menerapkan konsep dalam kehidupan sehari-hari.
Materi yang diujikan biasanya mencakup topik seperti sistem organ makhluk hidup, perubahan zat, gaya dan energi, hingga interaksi lingkungan, yang semuanya menuntut ketelitian dan logika berpikir ilmiah.
Dalam artikel ini, kami menghadirkan 100+ soal IPA lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan yang disusun untuk membantu Anda memahami materi secara lebih mendalam. Setiap soal dilengkapi penjelasan agar Anda mengetahui proses berpikir di balik jawaban yang benar. Dengan latihan yang konsisten, Anda dapat meningkatkan ketelitian, mengasah kemampuan analisis, dan membangun rasa percaya diri saat menghadapi soal-soal IPA.
Kisi-Kisi Soal IPA

Kisi-kisi soal IPA ini kami susun sebagai gambaran materi dan kompetensi yang menjadi dasar penyusunan latihan pada artikel ini. Melalui kisi-kisi ini, Anda dapat melihat cakupan topik, indikator yang diukur, serta bentuk pemahaman sebelum mulai mengerjakan soal.
1. Gerak Lurus dan Hukum Newton
Menentukan besaran gerak atau gaya pada benda berdasarkan kondisi yang diberikan.
2. Energi dan Usaha
Menentukan hubungan energi, usaha, dan perubahan gerak dalam suatu sistem.
3. Listrik Dinamis
Menentukan besaran listrik pada rangkaian sederhana berdasarkan data yang tersedia.
4. Gelombang dan Bunyi
Menentukan besaran gelombang atau bunyi berdasarkan karakteristik yang diberikan.
5. Struktur Atom dan Sistem Periodik
Menentukan konfigurasi atom atau sifat unsur berdasarkan posisi dalam sistem periodik.
6. Ikatan Kimia dan Senyawa
Menentukan jenis ikatan dan sifat senyawa berdasarkan unsur penyusunnya.
7. Stoikiometri Reaksi Kimia
Menentukan jumlah zat hasil atau pereaksi dalam suatu reaksi kimia.
8. Laju dan Kesetimbangan Reaksi
Menentukan kondisi laju atau arah pergeseran kesetimbangan berdasarkan perubahan sistem.
9. Struktur dan Fungsi Sel
Menentukan fungsi organel sel dan hubungannya dengan aktivitas sel.
10. Sistem Organ Manusia
Menentukan hubungan struktur dan fungsi sistem organ pada tubuh manusia.
11. Genetika dan Pewarisan Sifat
Menentukan kemungkinan pewarisan sifat berdasarkan data persilangan.
12. Ekologi dan Interaksi Makhluk Hidup
Menentukan hubungan antar organisme dalam suatu ekosistem.
13. Perubahan dan Pelestarian Lingkungan
Menentukan dampak aktivitas manusia terhadap keseimbangan lingkungan.
14. Metode Ilmiah dan Analisis Data
Menentukan kesimpulan berdasarkan hasil percobaan atau data penelitian sederhana.
Contoh Soal IPA
Kami menghadirkan sejumlah pertanyaan yang mewakili berbagai topik penting dalam materi IPA. Setiap soal kami pilih untuk membantu Anda memahami pola pertanyaan dan cara penyelesaiannya. Melalui latihan ini, Anda dapat melatih ketepatan dalam menjawab soal.
Soal 1
Sebuah benda bermassa 4 kg mula-mula diam di atas lantai licin. Benda tersebut kemudian ditarik dengan gaya horizontal sebesar 20 N selama 5 detik. Tentukan kecepatan akhir benda setelah ditarik, jika percepatan gravitasi diabaikan dan tidak ada gaya gesek.
A. 10 m/s
B. 15 m/s
C. 20 m/s
D. 25 m/s
E. 30 m/s
Jawaban : C
Pembahasan :
Diketahui massa (m) = 4 kg dan gaya (F) = 20 N. Berdasarkan Hukum II Newton, F = m × a sehingga a = F/m = 20/4 = 5 m/s². Karena benda mula-mula diam (v₀ = 0), maka kecepatan akhir v = v₀ + a × t = 0 + (5 × 5) = 25 m/s. Namun opsi yang paling mendekati hasil perhitungan sesuai konsep percepatan tetap dalam konteks soal adalah 25 m/s, sehingga jawaban yang benar adalah D.
Soal 2
Perhatikan konfigurasi elektron suatu unsur: 2, 8, 7. Unsur tersebut cenderung membentuk ikatan dengan cara menerima satu elektron. Berdasarkan data tersebut, jenis ikatan yang kemungkinan besar terbentuk ketika unsur tersebut bereaksi dengan unsur logam adalah …
A. Ikatan logam
B. Ikatan kovalen nonpolar
C. Ikatan kovalen koordinasi
D. Ikatan ion
E. Ikatan hidrogen
Jawaban : D
Pembahasan :
Konfigurasi 2, 8, 7 menunjukkan unsur memiliki 7 elektron valensi dan membutuhkan 1 elektron untuk mencapai kestabilan (oktet). Jika bereaksi dengan logam yang cenderung melepas elektron, maka akan terjadi serah terima elektron. Proses ini menghasilkan ikatan ion.
Soal 3
Dalam suatu percobaan fotosintesis, tanaman air diletakkan di bawah cahaya dengan intensitas berbeda. Pada intensitas cahaya tinggi, jumlah gelembung oksigen yang dihasilkan meningkat tajam dibandingkan saat intensitas rendah. Kesimpulan yang tepat berdasarkan data tersebut adalah …
A. Cahaya menghambat fotosintesis
B. Cahaya tidak berpengaruh terhadap fotosintesis
C. Intensitas cahaya mempengaruhi laju fotosintesis
D. Fotosintesis hanya terjadi pada malam hari
E. Oksigen bukan hasil fotosintesis
Jawaban : C
Pembahasan :
Jumlah gelembung oksigen menunjukkan banyaknya oksigen hasil fotosintesis. Ketika intensitas cahaya meningkat dan jumlah gelembung bertambah, berarti laju fotosintesis meningkat. Jadi, intensitas cahaya mempengaruhi laju fotosintesis.
Soal 4
Sebuah rangkaian listrik sederhana terdiri dari sumber tegangan 12 V yang dihubungkan dengan hambatan 4 Ω. Berdasarkan Hukum Ohm, besar arus yang mengalir pada rangkaian tersebut adalah …
A. 1 A
B. 2 A
C. 3 A
D. 4 A
E. 6 A
Jawaban : C
Pembahasan :
Menurut Hukum Ohm, I = V/R. Diketahui V = 12 V dan R = 4 Ω, sehingga I = 12/4 = 3 A.
Soal 5
Dalam suatu ekosistem sawah terdapat padi, belalang, katak, ular, dan elang. Jika populasi ular menurun drastis akibat perburuan, maka kemungkinan yang terjadi pada populasi katak adalah …
A. Menurun karena kekurangan makanan
B. Tetap karena tidak berpengaruh
C. Meningkat karena predator berkurang
D. Punah karena persaingan
E. Berubah menjadi herbivor
Jawaban : C
Pembahasan :
Dalam rantai makanan padi → belalang → katak → ular → elang, ular merupakan predator katak. Jika populasi ular menurun, tekanan predasi terhadap katak berkurang sehingga populasi katak cenderung meningkat.
Soal 6
Sebuah gelombang transversal merambat pada tali dengan panjang gelombang 2 meter dan frekuensi 5 Hz. Jika salah satu ujung tali digetarkan secara teratur, tentukan cepat rambat gelombang tersebut dan jumlah gelombang yang terbentuk dalam waktu 4 detik.
A. 10 m/s dan 10 gelombang
B. 8 m/s dan 15 gelombang
C. 10 m/s dan 20 gelombang
D. 5 m/s dan 10 gelombang
E. 5 m/s dan 20 gelombang
Jawaban : C
Pembahasan :
Cepat rambat gelombang v = λ × f = 2 × 5 = 10 m/s. Jumlah gelombang dalam 4 detik adalah n = f × t = 5 × 4 = 20 gelombang.
Soal 7
Dalam suatu reaksi kimia setara: 2H₂ + O₂ → 2H₂O. Jika tersedia 4 mol H₂ dan 3 mol O₂, tentukan jumlah maksimum H₂O yang dapat terbentuk berdasarkan pereaksi pembatas.
A. 2 mol
B. 3 mol
C. 4 mol
D. 5 mol
E. 6 mol
Jawaban : C
Pembahasan :
Perbandingan reaksi menunjukkan 2 mol H₂ bereaksi dengan 1 mol O₂ menghasilkan 2 mol H₂O. Untuk 4 mol H₂ dibutuhkan 2 mol O₂. Karena tersedia 3 mol O₂ (berlebih), maka H₂ menjadi pereaksi pembatas. Dari 4 mol H₂ akan dihasilkan 4 mol H₂O.
Soal 8
Perhatikan data percobaan laju reaksi berikut: ketika konsentrasi pereaksi dinaikkan dua kali lipat, laju reaksi meningkat menjadi empat kali lipat. Berdasarkan data tersebut, orde reaksi terhadap pereaksi tersebut adalah …
A. 0
B. 1
C. 2
D. 3
E. 4
Jawaban : C
Pembahasan :
Jika konsentrasi dinaikkan 2 kali dan laju menjadi 4 kali, maka 2ⁿ = 4. Nilai n yang memenuhi adalah 2. Jadi orde reaksi terhadap pereaksi tersebut adalah 2.
Soal 9
Suatu persilangan antara tanaman berbunga merah (MM) dengan tanaman berbunga putih (mm) menghasilkan seluruh keturunan F₁ berbunga merah (Mm). Jika sesama F₁ disilangkan, berapakah perbandingan fenotipe keturunan pada generasi F₂?
A. 1 merah : 1 putih
B. 3 merah : 1 putih
C. 1 merah : 2 putih
D. 2 merah : 1 putih
E. 1 merah : 3 putih
Jawaban : B
Pembahasan :
Persilangan F₁ (Mm × Mm) menghasilkan kombinasi genotipe MM, Mm, Mm, dan mm. Perbandingan genotipe 1:2:1, sedangkan fenotipe merah muncul pada MM dan Mm (3 bagian) dan putih pada mm (1 bagian). Jadi perbandingan fenotipe F₂ adalah 3 merah : 1 putih.
Soal 10
Dalam suatu penelitian lingkungan, ditemukan bahwa limbah cair industri yang dibuang ke sungai menyebabkan berkurangnya kadar oksigen terlarut secara signifikan. Kondisi ini mengakibatkan banyak ikan mati dan populasi organisme air lainnya menurun. Berdasarkan fenomena tersebut, dampak utama yang terjadi pada ekosistem sungai adalah …
A. Meningkatnya keanekaragaman hayati
B. Terjadinya suksesi primer
C. Terganggunya keseimbangan ekosistem
D. Bertambahnya produsen air
E. Stabilnya rantai makanan
Jawaban : C
Pembahasan :
Penurunan kadar oksigen terlarut menyebabkan organisme air kesulitan bernapas sehingga banyak yang mati. Hal ini mengganggu rantai makanan dan hubungan antarorganisme. Akibatnya, keseimbangan ekosistem sungai terganggu.
Soal 11
Sebuah mobil bermassa 1.000 kg bergerak dengan kecepatan 20 m/s di jalan datar. Pengemudi kemudian mengerem sehingga mobil berhenti dalam jarak 40 meter. Tentukan besar usaha yang dilakukan oleh gaya pengereman terhadap mobil tersebut.
A. 100.000 J
B. 150.000 J
C. 200.000 J
D. 250.000 J
E. 400.000 J
Jawaban : C
Pembahasan :
Usaha oleh gaya pengereman sama dengan perubahan energi kinetik. Energi kinetik awal Ek = ½ m v² = ½ × 1.000 × (20)² = 500 × 400 = 200.000 J. Karena mobil berhenti, energi kinetik akhir = 0, sehingga usaha yang dilakukan gaya pengereman adalah 200.000 J.
Soal 12
Perhatikan dua unsur berikut: Unsur X memiliki nomor atom 11 dan unsur Y memiliki nomor atom 17. Jika kedua unsur tersebut bereaksi membentuk senyawa, tentukan jenis ikatan yang terbentuk dan rumus kimia senyawa yang dihasilkan.
A. Kovalen, XY
B. Ion, XY
C. Ion, X₂Y
D. Ion, XY₂
E. Kovalen, X₂Y₃
Jawaban : B
Pembahasan :
Nomor atom 11 adalah natrium (Na) yang memiliki 1 elektron valensi dan cenderung melepas 1 elektron. Nomor atom 17 adalah klorin (Cl) yang memiliki 7 elektron valensi dan cenderung menerima 1 elektron. Terjadi serah terima elektron membentuk ikatan ion dengan perbandingan 1:1, sehingga rumusnya XY.
Soal 13
Seorang siswa melakukan percobaan dengan mengamati pengaruh suhu terhadap kelarutan gula dalam air. Data menunjukkan bahwa pada suhu 20°C gula yang larut sebanyak 200 gram, sedangkan pada suhu 60°C meningkat menjadi 350 gram. Berdasarkan data tersebut, kesimpulan yang tepat adalah …
A. Suhu tidak mempengaruhi kelarutan
B. Semakin tinggi suhu, kelarutan meningkat
C. Kelarutan berkurang saat suhu naik
D. Gula tidak dipengaruhi suhu
E. Kelarutan tetap pada semua suhu
Jawaban : B
Pembahasan :
Data menunjukkan bahwa ketika suhu meningkat dari 20°C ke 60°C, jumlah gula yang larut bertambah dari 200 gram menjadi 350 gram. Hal ini membuktikan bahwa kenaikan suhu meningkatkan kelarutan gula dalam air.
Soal 14
Pada sistem pernapasan manusia, alveolus memiliki dinding yang sangat tipis dan dikelilingi oleh banyak kapiler darah. Struktur tersebut berfungsi untuk memaksimalkan proses pertukaran gas. Jika dinding alveolus menebal akibat penyakit tertentu, dampak yang paling mungkin terjadi adalah …
A. Peningkatan kadar oksigen dalam darah
B. Proses difusi gas menjadi lebih cepat
C. Pertukaran gas terganggu
D. Volume paru-paru bertambah
E. Detak jantung melambat
Jawaban : C
Pembahasan :
Dinding alveolus yang tipis memudahkan difusi oksigen dan karbon dioksida. Jika dinding menebal, proses difusi menjadi terhambat sehingga pertukaran gas tidak berlangsung optimal. Akibatnya, suplai oksigen ke darah dapat terganggu.
Soal 15
Dalam suatu ekosistem hutan, terdapat hubungan antara tumbuhan, rusa, dan harimau. Jika populasi rusa meningkat secara signifikan sementara populasi harimau tetap, dampak yang paling mungkin terjadi dalam jangka panjang adalah …
A. Populasi tumbuhan meningkat pesat
B. Populasi harimau menurun drastis
C. Populasi tumbuhan menurun karena konsumsi berlebih
D. Ekosistem menjadi tidak terganggu
E. Rusa berubah menjadi karnivor
Jawaban : C
Pembahasan :
Rusa merupakan herbivor yang memakan tumbuhan. Jika populasinya meningkat, jumlah tumbuhan yang dikonsumsi juga bertambah. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menyebabkan penurunan populasi tumbuhan dan mengganggu keseimbangan ekosistem hutan.
Soal 16
Sebuah benda bermassa 2 kg diletakkan di atas bidang datar kasar dengan koefisien gesek 0,2. Benda tersebut ditarik dengan gaya horizontal 10 N. Jika percepatan gravitasi 10 m/s², tentukan percepatan yang dialami benda tersebut.
A. 1 m/s²
B. 2 m/s²
C. 3 m/s²
D. 4 m/s²
E. 5 m/s²
Jawaban : C
Pembahasan :
Gaya gesek (f) = μ × N = 0,2 × (2 × 10) = 0,2 × 20 = 4 N. Gaya resultan = 10 – 4 = 6 N. Maka percepatan a = F/m = 6/2 = 3 m/s².
Soal 17
Suatu atom memiliki nomor atom 20. Berdasarkan konfigurasi elektronnya, tentukan jumlah elektron valensi dan kecenderungan sifat kimianya dalam sistem periodik.
A. 1 elektron valensi, bersifat nonlogam
B. 2 elektron valensi, bersifat logam
C. 3 elektron valensi, bersifat metaloid
D. 6 elektron valensi, bersifat nonlogam
E. 7 elektron valensi, bersifat halogen
Jawaban : B
Pembahasan :
Nomor atom 20 adalah kalsium (Ca) dengan konfigurasi 2, 8, 8, 2. Elektron valensinya 2 dan termasuk golongan IIA yang bersifat logam serta cenderung melepaskan 2 elektron.
Soal 18
Dalam suatu reaksi kesetimbangan: N₂(g) + 3H₂(g) ⇌ 2NH₃(g), jika tekanan sistem dinaikkan dengan memperkecil volume wadah pada suhu tetap, arah pergeseran kesetimbangan yang terjadi adalah …
A. Ke kiri karena jumlah mol gas lebih sedikit
B. Ke kanan karena jumlah mol gas lebih sedikit
C. Tidak bergeser karena suhu tetap
D. Ke kiri karena reaksi endoterm
E. Tidak dapat ditentukan
Jawaban : B
Pembahasan :
Di ruas kiri terdapat 4 mol gas (1 N₂ + 3 H₂), sedangkan di kanan terdapat 2 mol gas (2 NH₃). Jika tekanan dinaikkan, sistem akan bergeser ke sisi dengan jumlah mol gas lebih sedikit, yaitu ke kanan untuk membentuk NH₃.
Soal 19
Dalam suatu percobaan genetika, persilangan antara individu heterozigot (Aa) dengan individu homozigot resesif (aa) dilakukan. Jika sifat dominan adalah A, berapakah kemungkinan fenotipe dominan yang muncul pada keturunan?
A. 0%
B. 25%
C. 50%
D. 75%
E. 100%
Jawaban : C
Pembahasan :
Persilangan Aa × aa menghasilkan kombinasi genotipe Aa dan aa dengan perbandingan 1:1. Genotipe Aa menunjukkan fenotipe dominan, sehingga kemungkinan fenotipe dominan adalah 50%.
Soal 20
Seorang peneliti mengamati bahwa setelah terjadi penebangan liar di suatu hutan, terjadi peningkatan suhu lingkungan, berkurangnya kelembapan tanah, serta menurunnya populasi beberapa spesies hewan. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, simpulan yang tepat sesuai metode ilmiah adalah …
A. Penebangan liar tidak berdampak pada lingkungan
B. Penebangan liar meningkatkan keanekaragaman hayati
C. Penebangan liar memengaruhi keseimbangan ekosistem hutan
D. Penebangan liar hanya berdampak pada tumbuhan
E. Penebangan liar mempercepat suksesi alami
Jawaban : C
Pembahasan :
Data menunjukkan perubahan suhu, kelembapan, dan populasi hewan setelah penebangan liar. Hal ini membuktikan bahwa aktivitas tersebut berdampak pada berbagai komponen ekosistem dan mengganggu keseimbangan lingkungan hutan.
Perdalam Penguasaan Materi IPA Dengan Mengerjakan Soal-soal yang Tersedia di utbk.or.id.

Pemahaman IPA Anda akan semakin kuat ketika terbiasa mengerjakan soal dengan variasi tingkat kesulitan yang beragam. Melalui rangkaian latihan yang telah kami sajikan, Anda sudah memiliki gambaran konsep dan pola penyelesaian yang dapat diterapkan kembali. Untuk melanjutkan proses tersebut, Anda dapat mengakses latihan soal sejenis yang tersedia di utbk.or.id sebagai bagian dari pembiasaan belajar yang konsisten.