Seleksi Sekolah Unggul (SSU) Institut Teknologi Bandung (ITB) merupakan salah satu jalur penerimaan yang dirancang untuk menjaring siswa-siswa berprestasi dari berbagai sekolah unggulan di Indonesia. Melalui jalur ini, ITB memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik dan potensi unggul untuk melanjutkan pendidikan di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia melalui proses seleksi yang kompetitif dan terukur.
Pendaftaran dan pelaksanaan SSU ITB 2026 umumnya dilakukan sesuai jadwal yang ditetapkan oleh pihak ITB. Oleh karena itu, calon peserta perlu mempersiapkan diri secara optimal, baik dengan memahami mekanisme seleksi maupun mempelajari materi yang berpotensi diujikan. Melalui artikel ini, kami menyajikan informasi mengenai kisi-kisi dan contoh soal SSU ITB 2026 sebagai bahan latihan dan referensi belajar agar peserta dapat menghadapi proses seleksi dengan lebih percaya diri dan memperoleh hasil yang maksimal.
Mengenal Seleksi Sekolah Unggul (SSU) Institut Teknologi Bandung (ITB)
Seleksi Siswa Unggul (SSU) ITB merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Bandung sebagai pengembangan dari Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB). Program ini mulai diterapkan pada tahun akademik 2026/2027 dengan tujuan memperluas akses pendidikan tinggi bagi siswa berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui SSU, ITB tidak hanya menilai kemampuan akademik peserta, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak prestasi, konsistensi capaian selama masa sekolah, serta bakat dan talenta unggul yang dimiliki calon mahasiswa.
SSU ITB terdiri atas dua jalur utama, yaitu Jalur Tes dan Jalur Non-Tes. Jalur Tes dilakukan melalui ujian akademik yang mengukur kemampuan dasar sesuai bidang studi yang dipilih, sedangkan Jalur Non-Tes memberikan kesempatan bagi siswa dengan prestasi akademik maupun nonakademik untuk mengikuti seleksi berdasarkan nilai rapor, nilai UTBK, portofolio, atau prestasi khusus di bidang sains, olahraga, seni, dan keagamaan. Dengan sistem seleksi yang lebih beragam dan inklusif, SSU ITB diharapkan mampu menjaring calon mahasiswa terbaik yang memiliki potensi untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan pembangunan bangsa.
Kisi-Kisi Seleksi Sekolah Unggul (SSU) Institut Teknologi Bandung (ITB)
Ujian ini dirancang untuk mengukur potensi kognitif, kemampuan penalaran logis, serta penerapan konsep dasar sains dan matematika dalam memecahkan masalah kontekstual yang relevan dengan lingkungan riset dan akademik di ITB.
1. Penalaran Logis dan Analisis Kontekstual
- Silogisme dan Implikasi: Menguji kemampuan menarik kesimpulan logis yang valid dari sekumpulan premis atau pernyataan.
- Analisis Sistem: Menilai ketajaman dalam memahami alur kerja, tahapan proyek, atau fenomena sebab-akibat untuk memprediksi konsekuensi atau kesimpulan dari suatu situasi.
2. Kemampuan Kuantitatif dan Numerasi
- Pola Bilangan: Mengidentifikasi urutan, selisih, atau pola bertingkat pada deret angka.
- Aljabar Dasar: Penyelesaian persamaan linear untuk mencari variabel yang tidak diketahui.
- Statistika dan Persentase: Perhitungan rata-rata (mean), proporsi, persentase kenaikan, serta perbandingan senilai maupun berbalik nilai dalam konteks survei atau produktivitas.
3. Matematika Terapan dan Sains Dasar
- Kinematika dan Dinamika: Pemahaman hubungan jarak, kecepatan, dan waktu, serta penerapan Hukum Newton (Gaya, Massa, Percepatan).
- Konsep Energi: Penerapan rumus energi dasar (seperti energi kinetik) dalam sistem fisik.
- Geometri: Penggunaan teorema Pythagoras untuk menentukan jarak tempuh dalam lintasan atau bidang koordinat.
4. Literasi Data dan Probabilitas
- Interpretasi Masalah Riset: Kemampuan mengubah narasi deskriptif tentang eksperimen laboratorium atau aktivitas riset menjadi model matematika sederhana.
- Teori Peluang: Perhitungan dasar mengenai peluang terjadinya suatu peristiwa atau kejadian komplemennya.
Contoh Soal Seleksi Sekolah Unggul (SSU) Institut Teknologi Bandung (ITB)
Memahami contoh soal Seleksi Sekolah Unggul (SSU) ITB sangat krusial bagi calon peserta agar dapat mengenali pola ujian, mengasah kemampuan penalaran logis, dan mengukur kesiapan akademik sesuai dengan standar kompetensi yang diharapkan oleh ITB.
Soal 1
Tim riset ITB mengembangkan panel surya. Pada hari pertama panel menghasilkan 120 kWh. Produksi meningkat 15 kWh setiap hari.
Produksi pada hari ke-8 adalah ….
A. 210 kWh
B. 240 kWh
C. 255 kWh
D. 225 kWh
E. 270 kWh
Jawaban: D.
Pembahasan:
Soal ini menggunakan konsep barisan aritmetika karena produksi listrik bertambah dengan jumlah yang tetap setiap hari, yaitu 15 kWh.
Diketahui:
Suku pertama (a) = 120
Beda (b) = 15
Suku yang dicari = suku ke-8
Rumus suku ke-n barisan aritmetika:
Uₙ = a + (n − 1)b
Maka:
U₈ = 120 + (8 − 1)(15)
U₈ = 120 + 7(15)
U₈ = 120 + 105
U₈ = 225
Jadi, produksi panel surya pada hari ke-8 adalah 225 kWh.
Soal 2
Sebuah robot karya mahasiswa ITB menempuh lintasan 60 meter ke timur lalu 80 meter ke utara.
Jarak robot dari titik awal adalah ….
A. 90 m
B. 110 m
C. 120 m
D. 95 m
E. 100 m
Jawaban: E.
Pembahasan:
Lintasan robot membentuk segitiga siku-siku karena bergerak ke arah timur dan kemudian ke arah utara.
Diketahui:
Sisi mendatar = 60 meter
Sisi tegak = 80 meter
Gunakan Teorema Pythagoras:
c² = a² + b²
c² = 60² + 80²
c² = 3.600 + 6.400
c² = 10.000
c = √10.000
c = 100
Jadi, jarak robot dari titik awal adalah 100 meter.
Soal 3
Di laboratorium Fisika ITB, sebuah benda bermassa 4 kg dipercepat 3 m/s².
Gaya yang bekerja adalah ….
A. 16 N
B. 24 N
C. 12 N
D. 18 N
E. 7 N
Jawaban: C.
Pembahasan:
Menurut Hukum II Newton, gaya dapat dihitung menggunakan rumus:
F = m × a
Diketahui:
Massa benda = 4 kg
Percepatan = 3 m/s²
Maka:
F = 4 × 3
F = 12
Karena satuan gaya adalah Newton (N), maka gaya yang bekerja pada benda tersebut adalah 12 N.
Soal 4
Jumlah mahasiswa pada suatu kegiatan inovasi ITB terdiri atas mahasiswa teknik dan nonteknik. Jika seluruh peserta 120 orang dan 75% berasal dari fakultas teknik, jumlah mahasiswa teknik adalah ….
A. 85
B. 90
C. 95
D. 100
E. 80
Jawaban: B. 90
Pembahasan:
Diketahui jumlah peserta seluruhnya adalah 120 orang.
Persentase mahasiswa teknik = 75%.
Jumlah mahasiswa teknik:
75% × 120
= 75/100 × 120
= 0,75 × 120
= 90
Jadi, jumlah mahasiswa teknik adalah 90 orang.
Soal 5
Jika semua mahasiswa yang lolos AQ Test memiliki kemampuan analitis tinggi.
Andi lolos AQ Test.
Kesimpulan yang benar adalah ….
A. Semua mahasiswa analitis lolos AQ Test
B. Andi pasti juara kelas
C. Andi memiliki kemampuan analitis tinggi
D. Andi pasti mahasiswa ITB
E. Tidak ada kesimpulan
Jawaban: C
Pembahasan:
Pernyataan pada soal menyatakan bahwa setiap mahasiswa yang lolos AQ Test memiliki kemampuan analitis tinggi.Andi diketahui lolos AQ Test.Karena Andi termasuk dalam kelompok mahasiswa yang lolos AQ Test, maka dapat disimpulkan bahwa Andi memiliki kemampuan analitis tinggi.Pilihan lain tidak dapat disimpulkan dari informasi yang diberikan pada soal.
Soal 6
Kecepatan internet laboratorium meningkat dari 200 Mbps menjadi 260 Mbps.
Persentase kenaikannya adalah ….
A. 20%
B. 35%
C. 40%
D. 30%
E. 25%
Jawaban: D
Pembahasan:
Pertama, cari besar kenaikannya:
260 − 200 = 60 Mbps
Kemudian hitung persentase kenaikan:
(60 ÷ 200) × 100%
= 0,3 × 100%
= 30%
Jadi, persentase kenaikan kecepatan internet adalah 30%.
Soal 7
Mahasiswa ITB membuat drone yang terbang dengan kecepatan 18 m/s selama 10 detik.
Jarak yang ditempuh adalah ….
A. 150 m
B. 180 m
C. 120 m
D. 210 m
E. 200 m
Jawaban: B
Pembahasan:
Gunakan rumus jarak:
Jarak = Kecepatan × Waktu
Diketahui:
Kecepatan = 18 m/s
Waktu = 10 detik
Maka:
Jarak = 18 × 10
= 180 meter
Jadi, drone menempuh jarak 180 meter.
Soal 8
Jika 5 peneliti dapat menyelesaikan proyek dalam 24 hari, maka 8 peneliti dengan produktivitas sama memerlukan ….
A. 18 hari
B. 20 hari
C. 12 hari
D. 24 hari
E. 15 hari
Jawaban: E
Pembahasan:
Semakin banyak peneliti, semakin sedikit waktu yang dibutuhkan. Oleh karena itu, digunakan perbandingan berbalik nilai.
5 × 24 = 8 × x
120 = 8x
x = 120 ÷ 8
x = 15
Jadi, 8 peneliti memerlukan 15 hari untuk menyelesaikan proyek tersebut.
Soal 9
Dalam sebuah survei kampus, 40% mahasiswa memilih energi surya dan sisanya memilih energi angin. Jika jumlah responden 500 orang, maka yang memilih energi angin adalah ….
A. 275
B. 350
C. 300
D. 250
E. 325
Jawaban: C.
Pembahasan:
Jika 40% memilih energi surya, maka sisanya memilih energi angin.
Persentase energi angin:
100% − 40% = 60%
Jumlah responden = 500 orang.
Jumlah yang memilih energi angin:
60% × 500
= 300
Jadi, jumlah mahasiswa yang memilih energi angin adalah 300 orang.
Soal 10
Perhatikan pola berikut:
2, 6, 12, 20, 30, ….
Bilangan berikutnya adalah ….
A. 42
B. 40
C. 46
D. 48
E. 44
Jawaban: A.
Pembahasan:
Perhatikan selisih antarangka:
6 − 2 = 4
12 − 6 = 6
20 − 12 = 8
30 − 20 = 10
Terlihat bahwa selisihnya membentuk pola:
4, 6, 8, 10
Setiap selisih bertambah 2.
Maka selisih berikutnya adalah:
10 + 2 = 12
Bilangan selanjutnya:
30 + 12 = 42
Jadi, angka berikutnya dalam pola tersebut adalah 42.
Soal 11
Sebuah kendaraan listrik hasil riset kampus menempuh 150 km dengan konsumsi energi 30 kWh.
Konsumsi energi per kilometer adalah ….
A. 0,5 kWh
B. 0,3 kWh
C. 0,1 kWh
D. 0,4 kWh
E. 0,2 kWh
Jawaban: E
Pembahasan:
Konsumsi energi per kilometer dapat dicari dengan membagi total energi yang digunakan dengan jarak tempuh kendaraan.
Diketahui:
- Energi = 30 kWh
- Jarak = 150 km
Maka:
Konsumsi energi per km = 30 ÷ 150
= 0,2 kWh/km
Artinya, setiap menempuh 1 kilometer kendaraan tersebut membutuhkan energi sebesar 0,2 kWh.
Jadi, jawabannya adalah 0,2 kWh/km.
Soal 12
Jika suhu sebuah zat naik dari 20°C menjadi 80°C dalam 6 menit, rata-rata kenaikan suhu per menit adalah ….
A. 12°C
B. 15°C
C. 10°C
D. 8°C
E. 9°C
Jawaban: C.
Pembahasan:
Pertama, hitung terlebih dahulu total kenaikan suhu.
Kenaikan suhu:
80°C − 20°C = 60°C
Waktu yang diperlukan adalah 6 menit.
Rata-rata kenaikan suhu per menit:
60 ÷ 6 = 10
Jadi, rata-rata kenaikan suhu setiap menit adalah 10°C.
Soal 13
Semua mahasiswa Teknik Mesin mempelajari Fisika Dasar.
Budi mempelajari Fisika Dasar.
Kesimpulan yang tepat adalah ….
A. Tidak dapat disimpulkan bahwa Budi mahasiswa Teknik Mesin
B. Budi mahasiswa Teknik Mesin
C. Budi mahasiswa ITB
D. Budi bukan mahasiswa Teknik Mesin
E. Semua mahasiswa Fisika Dasar mahasiswa Teknik Mesin
Jawaban: A.
Pembahasan:
Informasi pada soal menyatakan:
“Jika mahasiswa Teknik Mesin, maka mempelajari Fisika Dasar.”
Namun diketahui hanya bahwa Budi mempelajari Fisika Dasar.
Belum tentu seseorang yang mempelajari Fisika Dasar berasal dari Teknik Mesin, karena mahasiswa dari jurusan lain juga bisa mempelajari Fisika Dasar.
Oleh karena itu, tidak dapat disimpulkan bahwa Budi adalah mahasiswa Teknik Mesin.
Jadi, jawaban yang tepat adalah A.
Soal 14
Sebuah alat ukur mencatat data:
10, 12, 14, 16, 18
Rata-ratanya adalah ….
A. 15
B. 16
C. 14
D. 12
E. 13
Jawaban: C.
Pembahasan:
Rata-rata diperoleh dengan menjumlahkan seluruh data kemudian membaginya dengan banyak data.
Jumlah seluruh data:
10 + 12 + 14 + 16 + 18 = 70
Banyak data = 5
Maka:
Rata-rata = 70 ÷ 5
= 14
Jadi, rata-rata data tersebut adalah 14.
Soal 15
Seorang mahasiswa berjalan dari gerbang kampus menuju laboratorium sejauh 1,2 km dalam 15 menit.
Kecepatannya adalah ….
A. 4 km/jam
B. 5 km/jam
C. 3 km/jam
D. 6 km/jam
E. 4,8 km/jam
Jawaban: E
Pembahasan:
Gunakan rumus:
Kecepatan = Jarak ÷ Waktu
Karena satuan yang diminta km/jam, maka waktu harus diubah ke jam.
15 menit = 15/60 jam
= 0,25 jam
Maka:
Kecepatan = 1,2 ÷ 0,25
= 4,8 km/jam
Jadi, kecepatan mahasiswa tersebut adalah 4,8 km/jam.
Soal 16
Jika x + 5 = 17, maka nilai 2x adalah ….
A. 24
B. 18
C. 12
D. 30
E. 20
Jawaban: A
Pembahasan:
Diketahui:
x + 5 = 17
Kurangi kedua ruas dengan 5:
x = 17 − 5
x = 12
Yang ditanyakan adalah nilai 2x.
Maka:
2x = 2 × 12
= 24
Jadi, nilai 2x adalah 24
Soal 17
Dalam lomba inovasi, peluang Tim A menang adalah 0,25.
Peluang Tim A tidak menang adalah ….
A. 1,25
B. 0,50
C. 0,25
D. 0,75
E. 0,60
Jawaban: D.
Pembahasan:
Jumlah seluruh peluang dalam suatu kejadian adalah 1.
Peluang Tim A menang = 0,25
Maka peluang Tim A tidak menang:
1 − 0,25
= 0,75
Jadi, peluang Tim A tidak menang adalah 0,75.
Soal 18
Sebuah benda memiliki energi kinetik 400 J dan massa 8 kg.
Kecepatan benda adalah ….
A. 15 m/s
B. 20 m/s
C. 10 m/s
D. 25 m/s
E. 5 m/s
Jawaban: C.
Pembahasan:
Gunakan rumus energi kinetik:
Ek = ½mv²
Diketahui:
- Ek = 400 J
- m = 8 kg
Substitusikan ke rumus:
400 = ½(8)v²
400 = 4v²
v² = 400 ÷ 4
v² = 100
v = √100
v = 10
Karena kecepatan bernilai positif, maka:
v = 10 m/s
Jadi, kecepatan benda tersebut adalah 10 m/s.
Soal 19
Suatu tim terdiri dari 12 mahasiswa. Empat di antaranya berasal dari FSRD.
Persentase mahasiswa FSRD adalah ….
A. 40%
B. 25%
C. 30%
D. 50%
E. 33,3%
Jawaban: E.
Pembahasan:
Persentase dihitung dengan rumus:
(Bagian ÷ Total) × 100%
Jumlah mahasiswa FSRD = 4
Jumlah seluruh mahasiswa = 12
Maka:
(4 ÷ 12) × 100%
= 0,333… × 100%
= 33,3%
Jadi, persentase mahasiswa FSRD dalam tim tersebut adalah 33,3%.
Soal 20
ITB dikenal sebagai kampus yang mendorong inovasi. Sebuah proyek memiliki tiga tahap: perencanaan, pengujian, dan implementasi.
Jika pengujian tidak dilakukan dengan baik, maka implementasi berisiko gagal.
Pengujian proyek tidak dilakukan dengan baik.
Kesimpulan yang paling tepat adalah ….
A. Implementasi berisiko gagal
B. Proyek pasti dibatalkan
C. Perencanaan pasti salah
D. Implementasi pasti berhasil
E. Tidak ada kesimpulan
Jawaban: A.
Pembahasan:
Pernyataan pada soal menyatakan hubungan sebab-akibat:
Jika pengujian tidak dilakukan dengan baik, maka implementasi berisiko gagal.
Diketahui bahwa pengujian proyek memang tidak dilakukan dengan baik.
Karena kondisi pada bagian awal pernyataan terpenuhi, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah implementasi proyek berisiko mengalami kegagalan.
Perhatikan bahwa kata yang digunakan adalah “berisiko gagal”, bukan “pasti gagal”. Oleh karena itu, pilihan yang paling tepat adalah Implementasi berisiko gagal.
Jadi, jawaban yang benar adalah A.
Pembahasan:
Sesuai informasi pada soal, pengujian yang kurang baik menyebabkan implementasi berisiko gagal.
Akses Kumpulan Latihan SSU ITB Jalur Tes Terlengkap di Sini!

Persiapkan diri menghadapi Seleksi Siswa Unggul (SSU) ITB bersama utbk.or.id melalui kumpulan latihan soal terbaru yang disusun sesuai karakter ITB Academic Qualities (AQ) Test. Tersedia pembahasan lengkap, latihan terstruktur, dan simulasi ujian berbasis komputer untuk membantu meningkatkan kemampuan penalaran logis, kemampuan kuantitatif, matematika, fisika, analisis data, serta problem solving yang menjadi fokus utama seleksi. Dengan berlatih secara konsisten, Anda dapat memahami pola soal, mengukur kemampuan diri, dan meningkatkan peluang untuk lolos menjadi mahasiswa Institut Teknologi Bandung melalui jalur SSU ITB.