100+ Soal Seleksi One Day Service (ODS) Universitas Muhammadiyah Semarang berserta Pembahasannya

Share ke:

Memasuki masa pendaftaran mahasiswa baru, Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menghadirkan salah satu jalur seleksi yang cukup diminati, yaitu One Day Service (ODS). Jalur ini menjadi pilihan favorit karena prosesnya cepat dan praktis: calon mahasiswa datang mendaftar, langsung mengikuti tes berbasis komputer, dan hasilnya pun langsung diketahui pada hari yang sama. Bagi kamu yang ingin segera memastikan status kelulusan tanpa harus menunggu lama, jalur ODS UNIMUS bisa menjadi solusi tepat.

Meski prosesnya berlangsung cepat, bukan berarti persiapan bisa diabaikan. Untuk bisa lolos seleksi ODS, calon mahasiswa tetap perlu memahami pola dan jenis soal yang akan diujikan, mulai dari kemampuan verbal, numerik, hingga penalaran logika. Oleh karena itu, dalam artikel ini kami telah merangkum lebih dari 100 soal seleksi One Day Service (ODS) UNIMUS beserta pembahasannya secara lengkap, agar kamu bisa berlatih dan lebih siap menghadapi tes pada hari pelaksanaan. Yuk, simak kumpulan soalnya di bawah ini!

Mengenal Jalur Seleksi One Day Service (ODS) UNIMUS

One Day Service (ODS) adalah salah satu jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Muhammadiyah Semarang yang dirancang untuk memberikan kemudahan dan kecepatan proses bagi calon mahasiswa. Berbeda dengan jalur seleksi lain yang membutuhkan waktu beberapa hari hingga minggu untuk pengumuman, jalur ODS memungkinkan calon mahasiswa mendaftar, mengikuti tes berbasis komputer, dan langsung mengetahui hasil kelulusan pada hari yang sama. Sistem ini menjadikan ODS sebagai pilihan ideal bagi calon mahasiswa yang ingin memastikan status penerimaannya secara cepat tanpa harus menunggu lama.

Dalam jalur ODS, calon mahasiswa dapat memilih hingga tiga program studi pilihan dari seluruh program studi yang tersedia di UNIMUS (kecuali Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi yang menggunakan jalur seleksi tersendiri berupa Paper Based Test/PBT). Materi yang diujikan dalam tes ODS umumnya mencakup kemampuan dasar seperti penalaran verbal, numerik, dan logika, sehingga calon mahasiswa perlu memahami pola soal-soal tersebut agar dapat mempersiapkan diri secara maksimal sebelum hari pelaksanaan tes tiba.

Kisi-Kisi Soal Seleksi One Day Service (ODS) UNIMUS

Berikut kisi-kisi materi yang umumnya menjadi acuan dalam tes seleksi One Day Service (ODS) UNIMUS:

Kemampuan Verbal 

Meliputi soal sinonim, antonim, dan analogi kata. Bagian ini mengukur penguasaan kosakata serta kemampuan memahami hubungan makna antarkata.

  • Kemampuan Numerik

Mencakup deret angka, operasi aritmatika dasar, perbandingan, dan soal cerita matematika sederhana. Bagian ini menilai kecepatan dan ketepatan berhitung calon mahasiswa.

  • Kemampuan Logika dan Penalaran 

Berupa soal silogisme, hubungan sebab-akibat, serta pemecahan masalah berbasis logika. Bagian ini menguji kemampuan berpikir analitis dan sistematis.

  • Pemahaman Bacaan (Bahasa Indonesia) 

Menilai kemampuan memahami isi teks, menentukan ide utama, serta ketepatan penggunaan ejaan dan tata bahasa baku.

  • Pengetahuan Umum

Mencakup wawasan kebangsaan dan isu-isu sosial dasar yang relevan dengan kehidupan sehari-hari maupun dunia akademik

Dengan memahami pembagian materi di atas, calon mahasiswa dapat menyusun strategi belajar yang lebih terarah, misalnya memperbanyak latihan pada bagian yang masih dirasa lemah sembari tetap menjaga kesiapan pada materi yang sudah dikuasai.

Contoh Soal Seleksi One Day Service (ODS) UNIMUS

berikut dapat digunakan sebagai bahan latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi masuk UNAS. Soal-soal yang disajikan dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan sehingga membantu peserta memahami materi, mengasah kemampuan, serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi ujian seleksi.

Soal 1 

ANALOGI: “DOKTER : STETOSKOP” sama seperti… 

A. Petani : Cangkul 

B. Petani : Sawah 

C. Petani : Padi 

D. Petani : Desa 

E. Petani : Pasar

Jawaban:

Pembahasan: Dokter menggunakan stetoskop sebagai alat kerja, sama seperti petani menggunakan cangkul sebagai alat kerjanya. Hubungan ini bersifat profesi-alat kerja.

Soal 2 

Sinonim dari kata “INOVATIF” adalah… 

A. Kreatif 

B. Konvensional 

C. Statis 

D. Monoton 

E. Tradisional

Jawaban:

Pembahasan: “Inovatif” berarti bersifat memperkenalkan hal-hal baru, sehingga sinonim terdekatnya adalah “kreatif”.

Soal 3 

Antonim dari kata “OPTIMIS” adalah… 

A. Percaya diri 

B. Pesimis 

C. Yakin 

D. Antusias 

E. Semangat

Jawaban:

Pembahasan: Optimis berarti memiliki harapan/keyakinan positif terhadap sesuatu, sehingga lawan katanya adalah pesimis.

Soal 4 

BUKU : PERPUSTAKAAN = … : … 

A. Obat : Apotek 

B. Obat : Dokter 

C. Obat : Pasien 

D. Obat : Resep 

E. Obat : Rumah Sakit

Jawaban:

Pembahasan: Buku disimpan dan ditemukan di perpustakaan, sama seperti obat disimpan dan dijual di apotek. Hubungan benda-tempat penyimpanan/distribusi.

Soal 5 

Manakah kata yang TIDAK sepadan maknanya dengan kata lainnya? 

A. Gembira 

B. Bahagia 

C. Senang 

D. Sedih 

E. Riang

Jawaban:

Pembahasan: Gembira, bahagia, senang, dan riang semuanya bermakna perasaan positif. Sedih justru bermakna sebaliknya (perasaan negatif).

Soal 6 

Lanjutan dari deret berikut adalah: 4, 8, 14, 22, 32, … 

A. 42 

B. 43 

C. 44 

D. 45 

E. 46

Jawaban: C 

Pembahasan: Selisih antar suku bertambah 2 setiap langkah: +4, +6, +8, +10, +12. Maka 32 + 12 = 44.

Soal 7 

Jika 3x − 7 = 14, maka nilai x adalah… 

A. 5 

B. 6 

C. 7 

D. 8 

E. 9

Jawaban: C 

Pembahasan: 3x = 14 + 7 = 21, maka x = 21 ÷ 3 = 7.

Soal 8 

Sebuah barang seharga Rp350.000 dijual dengan diskon 20%. Harga setelah diskon adalah… 

A. Rp270.000 

B. Rp275.000 

C. Rp280.000 

D. Rp290.000 

E. Rp300.000

Jawaban:

Pembahasan: Diskon = 20% × 350.000 = 70.000. Harga akhir = 350.000 − 70.000 = Rp280.000.

Soal 9 

Perbandingan jumlah mahasiswa Fakultas A dan Fakultas B adalah 4:7. Jika jumlah mahasiswa Fakultas B adalah 210 orang, maka jumlah mahasiswa Fakultas A adalah… 

A. 100 orang 

B. 110 orang 

C. 115 orang 

D. 120 orang 

E. 125 orang

Jawaban:

Pembahasan: Skala = 210 ÷ 7 = 30. Maka jumlah mahasiswa Fakultas A = 4 × 30 = 120 orang.

Soal 10 

Lanjutan deret berikut adalah: 1, 4, 9, 16, 25, … 

A. 30 

B. 32 

C. 34 

D. 36 

E. 38

Jawaban:

Pembahasan:Deret ini merupakan barisan kuadrat (1², 2², 3², 4², 5²…). Maka suku berikutnya adalah 6² = 36.

Soal 11

Semua peserta tes ODS yang lolos verifikasi berkas akan mengikuti ujian komputer. Sari telah lolos verifikasi berkas. Maka… 

A. Sari tidak perlu ikut ujian 

B. Sari akan mengikuti ujian komputer 

C. Sari otomatis menjadi mahasiswa 

D. Sari mungkin mengikuti ujian 

E. Tidak dapat disimpulkan

Jawaban:

Pembahasan: Premis bersifat universal (“semua peserta yang lolos verifikasi”), dan Sari termasuk kategori tersebut, sehingga ia pasti mengikuti ujian komputer.

Soal 12 

Jika nilai tes tinggi, maka peserta dinyatakan lulus. Budi dinyatakan tidak lulus. Maka… 

A. Nilai tes Budi tinggi 

B. Nilai tes Budi tidak tinggi 

C. Nilai tes Budi mungkin tinggi 

D. Budi lulus karena sebab lain 

E. Tidak dapat disimpulkan

Jawaban:

Pembahasan: Bentuk modus tollens: jika P→Q, dan Q salah (tidak lulus), maka P juga salah (nilai tidak tinggi).

Soal 13 

Dari 60 peserta tes ODS, 1/3 di antaranya memilih Fakultas Kesehatan. Berapa peserta yang memilih fakultas lain? 

A. 20 

B. 30 

C. 35 

D. 40 

E. 45

Jawaban:

Pembahasan: Peserta Fakultas Kesehatan = 1/3 × 60 = 20. Maka peserta fakultas lain = 60 − 20 = 40 orang.

Soal 14 

Jika A lebih cepat dari B, dan B lebih cepat dari C, maka… 

A. C lebih cepat dari A 

B. A lebih lambat dari C 

C. A lebih cepat dari C 

D. A sama cepat dengan C 

E. Tidak dapat disimpulkan

Jawaban:

Pembahasan: Hubungan transitif: A > B dan B > C secara kecepatan, maka A > C.

Soal 15 

Dalam ujian ODS, peserta dibagi ke dalam 3 ruang. Ruang 1 berisi 2 kali lipat ruang 2, sedangkan ruang 3 berisi 15 orang lebih banyak dari ruang 2. Jika total peserta 135 orang, maka jumlah peserta ruang 2 adalah… 

A. 25 

B. 28 

C. 30 

D. 32 

E. 35

Jawaban:

Pembahasan: Misalkan ruang 2 = x, ruang 1 = 2x, ruang 3 = x+15. Maka 2x + x + (x+15) = 135 → 4x + 15 = 135 → 4x = 120 → x = 30.

Soal 16 

Bacalah teks berikut: “Tes ODS dirancang untuk memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa, karena hasil seleksi dapat diketahui pada hari yang sama tanpa harus menunggu lama.” Ide utama teks tersebut adalah… 

A. Tes ODS sulit diikuti 

B. Tes ODS memberi kemudahan dan kecepatan hasil seleksi 

C. Tes ODS hanya untuk mahasiswa tertentu 

D. Hasil tes ODS butuh waktu lama 

E. Tes ODS tidak penting

Jawaban:

Pembahasan: Kalimat tersebut menekankan keunggulan ODS, yaitu kemudahan dan kecepatan dalam mengetahui hasil seleksi.

Soal 17 

Kalimat yang menggunakan ejaan baku adalah… 

A. Panitia akan menganalisa hasil tes besok 

B. Panitia akan menganalisis hasil tes besok 

C. Panitia akan menganalisakan hasil tes besok 

D. Panitia akan menganalisys hasil tes besok 

E. Panitia akan analisa hasil tes besok

Jawaban:

Pembahasan: Bentuk baku dari kata serapan “analysis” dalam Bahasa Indonesia adalah “analisis”, sehingga kata kerja yang benar adalah “menganalisis”, bukan “menganalisa”.

Soal 18 

Pilihlah kalimat yang paling efektif dan baku. 

A. Bagi seluruh peserta tes harus datang tepat waktu 

B. Seluruh peserta tes harus datang tepat waktu 

C. Untuk seluruh peserta tes diharapkan datang tepat waktu 

D. Kepada seluruh peserta tes supaya datang tepat waktu 

E. Bagi para peserta-peserta tes harus datang tepat waktu

Jawaban:

Pembahasan: Kalimat efektif tidak memerlukan kata depan ganda (“bagi”, “untuk”, “kepada”) sebelum subjek yang sudah jelas. Opsi B paling ringkas dan baku.

Soal 19 

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia pertama kali disahkan secara resmi pada tanggal… 

A. 17 Agustus 1945 

B. 1 Juni 1945 

C. 18 Agustus 1945 

D. 28 Oktober 1928 

E. 22 Juni 1945

Jawaban:

Pembahasan: Pancasila disahkan secara resmi sebagai dasar negara bersamaan dengan pengesahan UUD 1945 oleh PPKI pada 18 Agustus 1945, sehari setelah proklamasi kemerdekaan.

Soal 20 

Lembaga yang bertugas mengawasi pelaksanaan pemilihan umum di Indonesia adalah… 

A. KPU 

B. MK 

C. Bawaslu 

D. DPR 

E. MPR

Jawaban:

Pembahasan: Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) bertugas mengawasi seluruh tahapan pelaksanaan pemilu, sementara KPU bertugas menyelenggarakannya.

Akses utbk.or.id sekarang juga dan wujudkan langkahmu menjadi mahasiswa UNIMUS!

Tingkatkan kesiapanmu sebelum mengikuti tes One Day Service (ODS) UNIMUS! Manfaatkan waktu yang ada untuk berlatih sebanyak mungkin agar peluang lolos seleksi semakin besar. Temukan kumpulan soal, pembahasan lengkap, serta berbagai tips dan strategi efektif untuk menghadapi seleksi mandiri kampus hanya di utbk.or.id.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
X
Cara Mudah Beli Paket Soal!
Kategori
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Ikuti Simulasi Tryout berbasis CBT, Gratis!

Butuh Bantuan?