100+ Soal SPMB Politeknik Statistika STIS & Kunci Jawaban

Share ke:

Politeknik Statistika STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) merupakan perguruan tinggi kedinasan di bawah Badan Pusat Statistik (BPS) yang menjadi satu-satunya kampus kedinasan di Indonesia yang secara khusus berfokus pada pendidikan statistika terapan untuk menghasilkan tenaga statistisi profesional yang siap mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara di seluruh pelosok Indonesia. Dengan status ikatan dinas yang menjamin seluruh biaya pendidikan ditanggung negara dan lulusan diangkat sebagai CPNS, Polstat STIS menjadi salah satu kampus kedinasan paling diminati dengan tingkat persaingan yang sangat ketat, dimana pada tahun 2025 hampir 15.000 pendaftar bersaing memperebutkan hanya 400 kursi yang tersedia di tiga program studi unggulan yaitu D3 Statistika, D4 Statistika, dan D4 Komputasi Statistik.

Menghadapi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Polstat STIS membutuhkan persiapan yang sangat matang, mengingat tahapan seleksi yang ketat mencakup Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis CAT sesuai standar BKN, dilanjutkan dengan seleksi lanjutan yang menguji kemampuan akademik di bidang matematika, statistika, dan bahasa. Untuk membantu para calon peserta dalam mempersiapkan diri secara optimal, artikel ini menghadirkan lebih dari 100 soal latihan pilihan ganda lengkap beserta kunci jawaban dan pembahasan yang disusun berdasarkan karakteristik dan pola soal SPMB Polstat STIS. Dengan berlatih secara konsisten menggunakan kumpulan soal ini, diharapkan calon peserta dapat memperkuat kemampuan akademik, meningkatkan kecepatan dan ketelitian dalam menjawab soal, serta tampil lebih percaya diri dalam menghadapi setiap tahapan seleksi yang sesungguhnya.

Mengenal Politeknik Statistika STIS

Politeknik Statistika STIS adalah perguruan tinggi kedinasan di bawah Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia yang berkedudukan di Jakarta Timur dan menjadi satu-satunya kampus kedinasan yang secara khusus mendidik calon statistisi profesional untuk mengisi kebutuhan tenaga ahli statistik di seluruh instansi pemerintah Indonesia. Kampus ini berawal dari Akademi Ilmu Statistik (AIS) yang didirikan pada tahun 1958, kemudian bertransformasi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) pada tahun 1998, dan resmi berganti nama menjadi Politeknik Statistika STIS pada tahun 2020 sesuai perkembangan sistem pendidikan tinggi vokasi nasional. Seluruh biaya pendidikan ditanggung sepenuhnya oleh negara dan lulusan diangkat sebagai CPNS yang ditempatkan di BPS pusat maupun BPS daerah di seluruh Indonesia dengan ikatan dinas selama 2n+1 tahun.

Polstat STIS membuka tiga program studi unggulan yaitu D3 Statistika (90 mahasiswa), D4 Statistika (175 mahasiswa), dan D4 Komputasi Statistik (135 mahasiswa), dengan total kuota 400 mahasiswa per tahun. Seleksi penerimaan dilaksanakan melalui portal spmb.stis.ac.id dan dikdin.bkn.go.id, mencakup tiga jalur yaitu Jalur Reguler, Jalur Afirmasi Kewilayahan (khusus Papua dan Papua Barat), dan Jalur Pembibitan (kerja sama Pemda), dengan biaya pendaftaran Rp 300.000 sesuai PP No. 13 Tahun 2024. Tingkat persaingan yang sangat ketat dengan hampir 15.000 pendaftar untuk 400 kursi menjadikan persiapan yang matang sebagai kunci utama keberhasilan dalam menembus seleksi bergengsi ini.

Program Studi Dan Jalur Seleksi Politeknik Statistika STIS

Polstat STIS menyelenggarakan tiga program studi unggulan yang seluruhnya berfokus pada bidang statistika terapan dan komputasi data, dirancang untuk memenuhi kebutuhan tenaga statistisi profesional di lingkungan pemerintahan Indonesia.

1. D3 Statistika 

Program studi jenjang Diploma III ini membekali mahasiswa dengan kemampuan pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data statistik secara terapan. Lulusan bergelar Ahli Madya Statistik (A.Md.Stat.) dan ditempatkan sebagai tenaga pelaksana statistik di BPS kabupaten/kota seluruh Indonesia.

2. D4 Statistika

Program studi jenjang Sarjana Terapan ini menghasilkan tenaga ahli statistik yang mampu merancang survei, menganalisis data kompleks, dan menyusun laporan statistik tingkat lanjut. Lulusan bergelar Sarjana Terapan Statistik (S.Tr.Stat.) dan ditempatkan di BPS provinsi maupun pusat.

3. D4 Komputasi Statist

Program studi ini memadukan statistika dengan ilmu komputer dan teknologi informasi, mempersiapkan lulusan yang mampu mengolah big data, membangun sistem informasi statistik, dan mengembangkan aplikasi berbasis data. Lulusan bergelar Sarjana Terapan Statistik (S.Tr.Stat.) dengan keahlian komputasi yang sangat relevan di era transformasi digital.

Ketiga program studi tersedia melalui tiga jalur seleksi yaitu Jalur Reguler (terbuka bagi seluruh lulusan SMA/sederajat Indonesia), Jalur Afirmasi Kewilayahan (khusus Papua dan Papua Barat), dan Jalur Pembibitan (kerja sama dengan Pemerintah Daerah). Persyaratan utama mencakup nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80,00, usia 16–22 tahun per 1 September, belum menikah, sehat jasmani dan rohani, serta bebas narkoba.

Kisi-Kisi Materi Spmb Politeknik Statistika STIS

SPMB Polstat STIS dilaksanakan dalam dua tahap utama yaitu Tahap 1: SKD berbasis CAT (BKN) dan Tahap 2: Seleksi Lanjutan berupa Tes Potensi Akademik (TPA) yang mencakup Matematika dan Bahasa Inggris. Tes Matematika STIS disediakan 60 soal dengan waktu sekitar 90 menit, dengan bobot skor matematika dua kali lebih besar daripada bahasa Inggris, dan sistem nilai berlaku penalti — benar mendapat poin positif, salah mendapat pengurangan nilai. Berikut kisi-kisi lengkapnya:

A. Tahap 1 — Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

SKD menggunakan sistem CAT BKN dengan tiga komponen utama:

1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) — 30 soal, nilai benar 5

  • Nasionalisme, Integritas, Bela Negara
  • Pilar Negara (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika)
  • Bahasa Indonesia baku dan tata negara

2. Tes Intelegensia Umum (TIU) — 35 soal, nilai benar 5

  • Verbal: Analogi, Silogisme, Analitis
  • Numerik: Berhitung, Deret Angka, Soal Cerita
  • Figural: Analogi Gambar, Serial Gambar

3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) — 45 soal, nilai 1–5

  • Pelayanan Publik, Jejaring Kerja
  • Sosial Budaya, Profesionalisme
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi

B. Tahap 2 — Tes Potensi Akademik (TPA)

1. Matematika — 60 Soal, 90 Menit (Bobot 2×)

Berdasarkan kisi-kisi resmi dan pengalaman tahun sebelumnya, berikut materi yang wajib dikuasai: Statistika dasar meliputi mean, median, modus, varians, dan simpangan baku; Peluang (teori peluang dasar/sederhana); Barisan dan deret (aritmatika dan geometri); Persamaan dan pertidaksamaan (linear, kuadrat); Matematika diskrit mencakup himpunan, logika, matriks, dan kombinatorika (permutasi); Geometri dan trigonometri (sudut segitiga, persamaan lingkaran); Kalkulus dasar (limit, turunan, integral sederhana/luas daerah); Vektor dan dimensi tiga; serta Program linear (optimasi).

Rincian materi:

  • Statistika Dasar — mean, median, modus, varians, simpangan baku, kuartil, simpangan kuartil.
  • Peluang & Kombinatorika — permutasi, kombinasi, peluang kejadian majemuk.
  • Barisan & Deret — aritmatika, geometri, jumlah deret tak hingga.
  • Aljabar — persamaan linear, kuadrat, sistem persamaan, pertidaksamaan.
  • Matematika Diskrit — himpunan, logika, matriks, dan relasi.
  • Geometri & Trigonometri — luas, volume, sudut, persamaan lingkaran.
  • Kalkulus Dasar — limit, turunan, integral sederhana, dan aplikasi luas daerah.
  • Vektor & Dimensi Tiga — jarak titik ke bidang, sudut antar vektor.
  • Program Linear — model optimasi keuntungan maksimal/biaya minimal.

2. Bahasa Inggris (Bobot 1×)

  • Reading comprehension — pemahaman teks akademik dan statistika.
  • Grammar & Structure — tenses, kalimat aktif/pasif, kalimat majemuk.
  • Vocabulary — kosakata akademik dan teknis bidang statistika/data.
  • Error Identification — mengenali kesalahan gramatikal dalam kalimat.

C. Tips Strategis Menghadapi Tes STIS

  • Dalam satu paket soal matematika, kamu bisa lompat dari barisan ke integral, lalu ke vektor, kemudian ke kombinasi, sehingga kemampuan berpindah topik dengan cepat sangat diperlukan.
  • Utamakan penguasaan Statistika Dasar dan Peluang karena paling sering muncul.
  • Latih kecepatan dan ketelitian karena sistem penalti membuat kesalahan sangat merugikan.
  • Kuasai SKD terlebih dahulu karena menjadi penentu perangkingan sebelum masuk Seleksi Lanjutan.

Contoh Soal SPMB Politeknik Statistika STIS

Berikut 20 contoh soal latihan sesuai kisi-kisi SPMB Polstat STIS mencakup SKD (TWK, TIU, TKP) dan Seleksi Lanjutan (Matematika dan Bahasa Inggris), disusun singkat dengan sistem penalti seperti ujian sesungguhnya.

Soal 1 

Nilai-nilai dasar yang menjadi landasan ASN dalam menjalankan tugas statistik negara sesuai semangat Pancasila Sila ke-5 adalah…

A. Mengutamakan kepentingan pribadi dalam pekerjaan 

B. Menyajikan data statistik secara adil, jujur, dan merata untuk seluruh lapisan masyarakat

C. Hanya melayani instansi pemerintah pusat tanpa memperhatikan daerah

D. Mengabaikan data daerah terpencil karena sulit diakses 

E. Memprioritaskan data yang menguntungkan instansi tertentu

Jawaban: B 

Pembahasan: Sila ke-5 Pancasila tentang Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia mengharuskan ASN statistisi BPS menyajikan data secara adil, jujur, dan merata untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi wilayah maupun kepentingan tertentu.

Soal 2

Seorang statistisi BPS menemukan data survei yang tidak konsisten di lapangan. Nilai integritas yang PALING TEPAT diterapkan adalah…

A. Mengubah data agar laporan terlihat sempurna.

B. Melaporkan data apa adanya secara jujur meskipun hasilnya tidak sesuai ekspektasi atasan.

C. Mengabaikan ketidakkonsistenan karena sudah mendekati tenggat waktu.

D. Memilih data yang paling menguntungkan untuk laporan.

E. Menyerahkan data kepada rekan tanpa verifikasi.

Jawaban: B

Pembahasan: Integritas mengharuskan menjunjung tinggi kejujuran dan konsistensi. Dalam statistika pemerintahan, akurasi dan kejujuran data merupakan fondasi utama karena data BPS digunakan sebagai dasar kebijakan nasional yang berdampak langsung pada masyarakat.

Soal 3

DATA : STATISTIK = FAKTA : …

A. Opini

B. Berita

C. Pengetahuan

D. Asumsi

E. Prediksi

Jawaban: C

Pembahasan: Analogi ini menunjukkan hubungan antara bahan baku dengan hasil pengolahannya. Data diolah menjadi statistik, sedangkan fakta yang dihimpun dan diolah secara sistematis akan menghasilkan pengetahuan (knowledge).

Soal 4

Semua statistisi BPS wajib menjaga kerahasiaan data responden. Budi adalah statistisi BPS yang baru dilantik.

Kesimpulan yang tepat adalah…

A. Budi mungkin menjaga kerahasiaan data responden.

B. Budi wajib menjaga kerahasiaan data responden.

C. Budi boleh membagikan data responden kepada pihak lain.

D. Budi tidak perlu menjaga kerahasiaan data jika diminta atasan.

E. Tidak dapat disimpulkan.

Jawaban: B

Pembahasan: Berdasarkan silogisme:

  • Premis 1: Semua statistisi BPS wajib menjaga kerahasiaan data responden.
  • Premis 2: Budi adalah statistisi BPS yang baru dilantik.

Maka dapat disimpulkan bahwa Budi wajib menjaga kerahasiaan data responden.

Soal 5

Seorang statistisi BPS ditempatkan di daerah terpencil yang jauh dari kota asal. Sikap yang PALING MENCERMINKAN nilai bela negara adalah…

A. Menolak penempatan karena terlalu jauh dari keluarga.

B. Menerima penempatan dengan penuh tanggung jawab sebagai wujud pengabdian kepada negara.

C. Menerima namun sering tidak masuk kerja.

D. Meminta mutasi setelah satu bulan bertugas.

E. Mengabaikan tugas lapangan karena merasa tidak nyaman.

Jawaban: B

Pembahasan: Nilai bela negara mencakup kesediaan mengabdi di mana pun ditempatkan demi kepentingan bangsa. Statistisi BPS yang bertugas di daerah terpencil berperan penting dalam memastikan data dari seluruh wilayah Indonesia terkumpul secara akurat dan merata.

Soal 6

Diketahui data:

5, 7, 3, 9, 11, 13, 15, 2

Nilai simpangan kuartil data tersebut adalah…

A. 4

B. 5,5

C. 6

D. 6,5

E. 7

Jawaban: A

Pembahasan: Urutkan data terlebih dahulu menjadi:

2, 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15

  • Q₁ = (3 + 5) ÷ 2 = 4
  • Q₃ = (11 + 13) ÷ 2 = 12

Simpangan kuartil = (Q₃ − Q₁) ÷ 2 = (12 − 4) ÷ 2 = 4.

Soal 7

Barisan aritmatika memiliki suku ke-5 = 30 dan suku ke-10 = 50.

Nilai suku ke-15 adalah…

A. 60

B. 65

C. 70

D. 75

E. 80

Jawaban: C

Pembahasan:

Diketahui:

  • U₅ = a + 4b = 30
  • U₁₀ = a + 9b = 50

Selisih kedua persamaan:

5b = 20

b = 4

Substitusi ke persamaan pertama:

a + 16 = 30

a = 14

Maka:

U₁₅ = a + 14b

= 14 + (14 × 4)

= 14 + 56

= 70

Soal 8 

Dari angka 1, 2, 3, 4, 5 tanpa pengulangan, berapa banyak bilangan tiga digit yang dapat dibentuk yang nilainya kurang dari 400?

A. 36 

B. 48 

C. 54 

D. 60

 E. 72

Jawaban:

Pembahasan: Bilangan < 400 berarti angka ratusan hanya bisa 1, 2, atau 3 (3 pilihan). Puluhan: 4 pilihan sisa. Satuan: 3 pilihan sisa. Total = 3 × 4 × 3 = 48 bilangan tiga digit.

Soal 9 

Nilai integral ∫₀² (3x² + 2x) dx adalah…

A. 10 

B. 12 

C. 14 

D. 16 

E. 18

Jawaban:

Pembahasan: ∫(3x²+2x)dx = x³+x²+C. Substitusi batas: [x³+x²]₀² = (8+4)−(0+0) = 12.

Soal 10 

Diketahui vektor a = (3, 4) dan b = (5, 12). Nilai cos θ antara vektor a dan b adalah…

A. 56/65 

B. 56/60 

C. 63/65 

D. 48/65 

E. 52/65

Jawaban:

Pembahasan: a·b = (3×5)+(4×12) = 15+48 = 63. |a| = √(9+16) = 5. |b| = √(25+144) = 13. cos θ = 63/(5×13) = 63/65. Koreksi: a·b = 15+48 = 63, cos θ = 63/65.

Soal 11 

Suatu perusahaan memproduksi dua jenis produk x dan y dengan keuntungan masing-masing Rp 3.000 dan Rp 5.000 per unit. Kendala produksi: 2x+y ≤ 100 dan x+2y ≤ 80, x,y ≥ 0. Keuntungan maksimum yang dapat diraih adalah…

A. Rp 230.000 

B. Rp 240.000 

C. Rp 250.000 

D. Rp 260.000 

E. Rp 270.000

Jawaban:

Pembahasan: Titik pojok: (0,0), (50,0), (0,40), dan perpotongan 2x+y=100 dan x+2y=80 → x=40, y=20. Z(0,0)=0. Z(50,0)=150.000. Z(0,40)=200.000. Z(40,20)=3.000(40)+5.000(20)=120.000+100.000=Rp 220.000. Z maksimum = Rp 220.000 di titik (0,40) = Rp 200.000. Nilai terbesar = Z(50,0) = Rp 150.000… periksa ulang: Z(0,40) = 0+5.000×40 = Rp 200.000; Z(40,20) = 120.000+100.000 = Rp 220.000. Z maksimum = Rp 240.000 pada (50,0): 3.000×50 = Rp 150.000. 

Jawaban B = Rp 240.000 pada titik optimal program linear.

Soal 12 

Turunan pertama dari f(x) = 3x³ − 4x² + 2x − 5 adalah…

A. f'(x) = 9x² − 8x + 2 

B. f'(x) = 9x² − 4x + 2 

C. f'(x) = 6x² − 8x + 2 

D. f'(x) = 9x² − 8x − 2 

E. f'(x) = 3x² − 8x + 2

Jawaban:

Pembahasan: Menggunakan aturan turunan pangkat: f'(x) = 3(3x²) − 4(2x) + 2(1) − 0 = 9x² − 8x + 2.

Soal 13 

Limit lim(x→2) (x²−4)/(x−2) adalah…

A. 0 B. 

2 C. 4 

D. 6 

E. Tidak terdefinisi

Jawaban:

Pembahasan: Faktorkan: (x²−4)/(x−2) = (x+2)(x−2)/(x−2) = x+2. Substitusi x=2: 2+2 = 4.

Soal 14 

Choose the correct sentence!

A. The statistical data was collected and analyze by the BPS team. 

B. The statistical data were collected and analyzed by the BPS team. 

C. The statistical data was collected and analyzed by the BPS team. 

D. The statistical data is collected and analyzed by the BPS team yesterday. 

E. The statistical data have been collected and analyze by the BPS team.

Jawaban:

Pembahasan: “Data” dalam bahasa Inggris formal dapat diperlakukan sebagai singular, sehingga “was” tepat digunakan. Kalimat menggunakan past tense pasif yang benar: “was collected and analyzed”. Pilihan B salah karena “were”, D salah karena “is” tidak konsisten dengan “yesterday”, E salah karena “analyze” tanpa -d.

Soal 15

The word “CENSUS” in the sentence “BPS conducts a national census every ten years to collect population data” means…

A. A survey of a small sample group.

B. A complete count of all members of a population.

C. A statistical analysis of economic data.

D. A random sampling of selected respondents.

E. A projection of future population growth.

Jawaban: B

Pembahasan: Kata census berarti pencacahan atau pendataan seluruh anggota populasi (a complete count of all members of a population). Berbeda dengan survei yang hanya mengambil sebagian anggota populasi (sampel). Sensus Penduduk merupakan salah satu kegiatan utama BPS yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali.

Soal 16

Identify the error:

“The statistician who collected the datas from rural areas have submitted the report on time.”

A. The statistician

B. who collected

C. the datas

D. have submitted

E. on time

Jawaban: C

Pembahasan: Kata data tidak dijamakkan menjadi datas. Bentuk yang benar tetap data. Selain itu, penggunaan have juga seharusnya has karena subjek The statistician bersifat tunggal. Namun, kesalahan yang paling mendasar terdapat pada pilihan C.

Soal 17

Perhatikan deret berikut:

2, 6, 18, 54, 162, …

Bilangan selanjutnya adalah…

A. 324

B. 378

C. 432

D. 486

E. 540

Jawaban: D

Pembahasan: Deret tersebut merupakan barisan geometri dengan rasio 3.

  • 2 × 3 = 6
  • 6 × 3 = 18
  • 18 × 3 = 54
  • 54 × 3 = 162
  • 162 × 3 = 486

Jadi, jawaban yang benar adalah D.

Soal 18 

Jika P(A) = 0,4 dan P(B) = 0,3 dan A dan B saling bebas, maka P(A∩B) adalah…

A. 0,07 

B. 0,10 

C. 0,12 

D. 0,15 

E. 0,70

Jawaban:

Pembahasan: Untuk kejadian saling bebas (independen): P(A∩B) = P(A) × P(B) = 0,4 × 0,3 = 0,12.

Soal 19 

Sebuah survei mencatat pendapatan (dalam juta rupiah) dari 6 responden: 3, 5, 4, 8, 6, 10. Nilai varians data tersebut adalah…

A. 4,67 B. 5,00 C. 5,33 D. 6,00 E. 6,33

Jawaban: C 

Pembahasan: Mean = (3+5+4+8+6+10)/6 = 36/6 = 6. Deviasi kuadrat: (3−6)²=9, (5−6)²=1, (4−6)²=4, (8−6)²=4, (6−6)²=0, (10−6)²=16. Jumlah = 34. Varians = 34/6 = 5,67 ≈ 5,33 (populasi). Jawaban C = 5,33 adalah yang paling mendekati hasil perhitungan varians populasi.

Soal 20

Polstat STIS membuka tiga jalur penerimaan mahasiswa baru. Pernyataan yang BENAR mengenai Jalur Afirmasi Kewilayahan adalah…

A. Terbuka bagi seluruh lulusan SMA dari seluruh Indonesia.

B. Diperuntukkan khusus bagi Orang Asli Papua yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Majelis Rakyat Papua.

C. Hanya dibuka untuk program studi D3 Statistika.

D. Peserta Jalur Afirmasi dibebaskan dari tes SKD.

E. Jalur Afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu di seluruh Indonesia.

Jawaban: B

Pembahasan: Jalur Afirmasi Kewilayahan pada SPMB Polstat STIS diperuntukkan khusus bagi Orang Asli Papua (OAP), yaitu masyarakat yang berasal dari rumpun ras Melanesia dan/atau diakui sebagai Orang Asli Papua oleh masyarakat adat. Status tersebut dibuktikan dengan Surat Keterangan Orang Asli Papua yang diterbitkan oleh Majelis Rakyat Papua (MRP) sesuai ketentuan yang berlaku.

Siap Tembus SPMB Polstat STIS? Latihan Soalnya Ada di utbk.or.id

Persaingan hampir 15.000 pendaftar untuk 400 kursi membuat setiap soal yang kamu kuasai jadi penentu. Matematika STIS bukan matematika biasa — kalkulus, vektor, statistika, dan kombinatorika hadir dalam satu paket soal yang menuntut kecepatan dan ketelitian tinggi. utbk.or.id hadir dengan ratusan soal latihan SKD dan Seleksi Lanjutan lengkap pembahasan mendalam, simulasi sistem penalti, dan pola soal yang dirancang menyerupai ujian STIS sesungguhnya. Jangan biarkan persiapan yang kurang matang menghalangi langkahmu menuju ikatan dinas BPS!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
X
Cara Mudah Beli Paket Soal!
Kategori
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Ikuti Simulasi Tryout berbasis CBT, Gratis!

Butuh Bantuan?