120+ Soal SPMB UIN SMH Banten & Kunci Jawabannya

Share ke:

Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten merupakan perguruan tinggi Islam negeri yang berkedudukan di Serang, Provinsi Banten, yang menjadi pusat pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai Islam di wilayah Banten dan sekitarnya. Dinamai dari Sultan Maulana Hasanuddin, pendiri Kesultanan Banten yang berjasa besar dalam penyebaran Islam di tanah Jawa bagian barat, UIN SMH Banten terus berkembang menjadi kampus yang memadukan ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai keislaman yang kuat, dengan berbagai fakultas dan program studi yang mencakup ilmu agama, sosial, hukum, ekonomi, sains, dan teknologi.

Menghadapi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UIN SMH Banten membutuhkan persiapan yang matang, mengingat jalur seleksi yang tersedia mencakup SNBP, SNBT, dan Jalur Mandiri yang masing-masing memiliki karakteristik dan tingkat kompetisi tersendiri. Untuk membantu para calon peserta dalam mempersiapkan diri secara optimal, artikel ini menghadirkan lebih dari 120 soal latihan pilihan ganda lengkap beserta kunci jawaban dan pembahasan yang disusun berdasarkan karakteristik dan pola soal SPMB UIN SMH Banten, mencakup Tes Potensi Skolastik, Literasi, Penalaran Matematika, hingga Wawasan Keislaman. Dengan berlatih secara konsisten menggunakan kumpulan soal ini, diharapkan calon peserta dapat membangun kesiapan akademik yang kuat dan tampil lebih percaya diri dalam menghadapi seleksi yang sesungguhnya.

Mengenal UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten

Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten (UIN SMH Banten) berdiri pada bulan Oktober 1961 dan resmi bertransformasi menjadi universitas pada 7 April 2017 bertepatan dengan 10 Rajab 1438 H berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2017. Nama “Sultan Maulana Hasanuddin” yang diabadikan dalam institusi ini mencetuskan sebuah narasi panjang tentang sejarah dan pendidikan yang tak terpisahkan dari perjalanan Provinsi Banten dan bangsa Indonesia. Kampus ini berkedudukan di Kota Serang, Provinsi Banten, dengan motto “Spirituality, Intellectuality, Professionality” yang menjadi landasan seluruh proses pendidikan dan pengembangan ilmu yang memadukan nilai-nilai keislaman dengan keilmuan modern.

Saat ini UIN SMH Banten memiliki 6 (enam) Fakultas S1 dan Program Pascasarjana (S2 dan S3), yaitu Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Syariah, Fakultas Ushuluddin dan Adab, Fakultas Dakwah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Fakultas Sains dan Teknologi. UIN SMH Banten dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti gedung perkuliahan, gedung-gedung pusat administrasi, laboratorium saintek terpadu, dan laboratorium dasar yang mendukung proses pembelajaran secara optimal. Dengan visi mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum secara harmonis, UIN SMH Banten menjadi pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan tinggi Islam berkualitas di Provinsi Banten dan sekitarnya.

Program Studi Di UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten

UIN SMH Banten saat ini memiliki 6 (enam) Fakultas S1 dan Program Pascasarjana (S2 dan S3), yaitu Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Syariah, Fakultas Ushuluddin dan Adab, Fakultas Dakwah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Fakultas Sains dan Teknologi. Seluruh program studi jenjang Sarjana, Magister, dan Doktor telah terakreditasi BAN-PT. Berikut rincian program studi per fakultas:

1. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 

Fakultas ini bertujuan menghasilkan sarjana muslim yang siap menjadi guru profesional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, dan saat ini memiliki tujuh program studi S1 yaitu Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Tadris Bahasa Inggris, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, dan Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam. Seluruh jurusan/program studi telah memperoleh akreditasi dari BAN-PT dengan peringkat Baik Sekali (B) dan Unggul (A).

2. Fakultas Syariah 

Fakultas Syariah saat ini memiliki tiga program studi S1 yaitu Hukum Keluarga Islam/Ahwal Syakhshiyyah, Hukum Tata Negara/Siyasah, dan Hukum Ekonomi Syariah/Muamalah.

3. Fakultas Ushuluddin dan Adab 

Fakultas ini menjadi pusat pengkajian ilmu-ilmu keislaman klasik dan kontemporer yang mencakup program studi Aqidah dan Filsafat Islam, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Ilmu Hadits, Sejarah Peradaban Islam, dan Bahasa dan Sastra Arab.

4. Fakultas Dakwah 

Fakultas Dakwah memiliki tiga jurusan yakni Komunikasi dan Penyiaran Islam, Bimbingan Konseling Islam, dan Pengembangan Masyarakat Islam.

5. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 

Fakultas ini mencetak tenaga profesional di bidang ekonomi berbasis syariah, mencakup program studi Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, dan Akuntansi Syariah yang sangat relevan dengan perkembangan industri keuangan syariah nasional.

6. Fakultas Sains dan Teknologi 

Fakultas Sains dan Teknologi UIN SMH Banten terus berinovasi dalam menghadirkan pembelajaran berbasis teknologi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, dengan program studi unggulan termasuk Informatika yang membekali mahasiswa dengan kemampuan menciptakan solusi teknologi, serta program studi lainnya yang mengintegrasikan sains dengan nilai-nilai keislaman.

Kisi-Kisi Materi Seleksi Mandiri UIN SMH Banten

Seleksi Mandiri UIN SMH Banten dilaksanakan melalui ujian tertulis berbasis komputer yang mencakup empat komponen utama, yaitu Penalaran Akademik, Penalaran Matematika, Literasi Bahasa, dan Literasi Keislaman. Berikut kisi-kisi materinya secara lengkap:

A. Penalaran Akademik

Penalaran Akademik mengukur kemampuan berpikir logis, analitis, dan sistematis yang dianggap penting untuk keberhasilan studi di perguruan tinggi.

1. Penalaran Verbal

  • Sinonim dan antonim kata
  • Analogi kata dan hubungan makna
  • Silogisme dan penarikan kesimpulan
  • Pemahaman bacaan dan gagasan pokok
  • Penalaran analitis dari teks

2. Penalaran Kuantitatif

  • Operasi bilangan dan deret angka
  • Perbandingan kuantitatif
  • Interpretasi data dari tabel dan grafik
  • Pemecahan masalah berbasis logika numerik

B. Penalaran Matematika

  • Aljabar — persamaan, pertidaksamaan, fungsi, dan sistem persamaan
  • Barisan dan deret aritmatika/geometri
  • Peluang dan statistika dasar (mean, median, modus)
  • Geometri — luas, volume, dan koordinat
  • Penalaran berbasis data (diagram, grafik, tabel)

C. Literasi Bahasa

1. Bahasa Indonesia

  • Pemahaman teks sastra dan nonsastra
  • Menemukan informasi tersurat dan tersirat
  • Menyimpulkan, merefleksi, dan mengevaluasi isi teks
  • Penerapan PUEBI, kalimat efektif, dan tata bahasa baku

2. Bahasa Inggris

  • Reading comprehension — pemahaman teks umum dan akademik
  • Grammar dan structure — tenses, kalimat aktif/pasif
  • Vocabulary — kosakata umum dan kontekstual
  • Error identification — mengenali kesalahan gramatikal

D. Literasi Keislaman

Literasi Keislaman menjadi komponen khas seleksi UIN yang mengukur pemahaman terhadap nilai-nilai dan ajaran Islam secara teologis, normatif, dan historis.

1. Al-Qur’an dan Hadits

  • Memahami kandungan ayat-ayat Al-Qur’an dan konteks turunnya (asbabun nuzul)
  • Hafalan dan pemahaman surat-surat pilihan
  • Menafsirkan hadits-hadits pilihan dan memahami pesan moralnya
  • Hukum bacaan tajwid dasar

2. Fiqih dan Aqidah

  • Hukum-hukum dasar dalam ibadah (thaharah, shalat, puasa, zakat, haji)
  • Hukum muamalah dasar (jual beli, riba, dan transaksi syariah)
  • Rukun Iman dan Rukun Islam beserta maknanya
  • Asmaul Husna dan sifat-sifat Allah

3. Akhlak dan Tasawuf

  • Konsep akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari
  • Nilai-nilai toleransi dan kerukunan beragama dalam Islam
  • Peran UIN SMH Banten dalam pengembangan akhlak Islami

4. Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)

  • Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin
  • Perkembangan Islam di Nusantara khususnya Kesultanan Banten
  • Peran Sultan Maulana Hasanuddin dalam penyebaran Islam di Banten
  • Tokoh-tokoh ulama Banten dan kontribusinya bagi Islam Nusantara

E. Wawasan UIN SMH Banten (Nilai Tambah)

  • Profil, sejarah, visi-misi UIN SMH Banten
  • Motto “Spirituality, Intellectuality, Professionality”
  • Peran Sultan Maulana Hasanuddin sebagai tokoh penyebar Islam di Banten
  • Sejarah transformasi dari STAIN → IAIN → UIN SMH Banten

Contoh Soal Seleksi Mandiri UIN SMH Banten

Berikut 20 contoh soal latihan berbasis HOTS dan tricky sesuai kisi-kisi Seleksi Mandiri UIN SMH Banten, mencakup Penalaran Akademik, Matematika, Literasi Bahasa, dan Literasi Keislaman, disusun singkat dan mudah dipahami.

Soal 1 

Bacalah pernyataan berikut: “Semua mahasiswa UIN SMH Banten yang aktif berorganisasi memiliki jiwa kepemimpinan. Raka adalah mahasiswa UIN SMH Banten yang tidak memiliki jiwa kepemimpinan.” Kesimpulan yang PALING TEPAT adalah…

A. Raka adalah mahasiswa UIN SMH Banten yang aktif berorganisasi 

B. Raka bukan mahasiswa UIN SMH Banten 

C. Raka adalah mahasiswa UIN SMH Banten yang tidak aktif berorganisasi 

D. Semua mahasiswa UIN SMH Banten berjiwa pemimpin 

E. Tidak dapat disimpulkan

Jawaban: C 

Pembahasan: Soal ini tricky karena terlihat seperti “tidak dapat disimpulkan”. Namun dengan Modus Tollens: “Semua yang aktif berorganisasi → berjiwa kepemimpinan”. Raka tidak berjiwa kepemimpinan, maka Raka tidak aktif berorganisasi. Karena Raka adalah mahasiswa UIN SMH Banten, kesimpulannya: Raka adalah mahasiswa UIN SMH Banten yang tidak aktif berorganisasi.

Soal 2

Kata yang memiliki makna BERLAWANAN dengan “TOLERAN” dalam konteks nilai Islam adalah…

A. Inklusif
B. Moderat
C. Fanatik
D. Pluralis
E. Humanis

Jawaban: C

Pembahasan:
Soal ini tergolong tricky karena pilihan D (pluralis) dan E (humanis) tampak seolah-olah berlawanan dengan toleran, padahal keduanya justru selaras dengan sikap toleransi. Kata fanatik merupakan antonim yang paling tepat karena menggambarkan sikap yang berlebihan, tidak mau menerima pandangan orang lain, dan bertentangan dengan nilai toleransi dalam Islam.

Soal 3

Bacalah paragraf berikut!

“Sultan Maulana Hasanuddin tidak hanya dikenal sebagai raja pertama Kesultanan Banten, tetapi juga sebagai penyebar Islam yang bijaksana. Kepemimpinannya mencerminkan integrasi antara kekuasaan politik dan nilai-nilai spiritual Islam yang harmonis.”

Pernyataan yang TIDAK SESUAI dengan paragraf tersebut adalah…

A. Sultan Maulana Hasanuddin adalah raja pertama Kesultanan Banten.
B. Sultan Maulana Hasanuddin menyebarkan Islam dengan bijaksana.
C. Kepemimpinan Sultan Maulana Hasanuddin menggabungkan politik dan spiritualitas.
D. Sultan Maulana Hasanuddin menolak nilai-nilai politik dalam kepemimpinannya.
E. Sultan Maulana Hasanuddin dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah Banten.

Jawaban: D

Pembahasan:
Paragraf menjelaskan bahwa Sultan Maulana Hasanuddin mengintegrasikan kekuasaan politik dengan nilai-nilai spiritual Islam. Oleh karena itu, pernyataan bahwa beliau menolak nilai-nilai politik bertentangan dengan isi paragraf.

Soal 4

Penulisan yang BENAR sesuai PUEBI dalam konteks akademik Islam adalah…

A. Insyaallah, semua mahasiswa UIN akan lulus dengan nilai baik.
B. Insya Allah, semua mahasiswa UIN akan lulus dengan nilai baik.
C. In syaa Allah, semua mahasiswa UIN akan lulus dengan nilai baik.
D. InsyaAllah, semua mahasiswa UIN akan lulus dengan nilai baik.
E. Insya’allah, semua mahasiswa UIN akan lulus dengan nilai baik.

Jawaban: B

Pembahasan:
Berdasarkan PUEBI dan KBBI, penulisan yang baku adalah Insya Allah (dua kata), tanpa tanda baca tambahan dan menggunakan huruf kapital pada awal kata.

Soal 5

Choose the option that BEST completes the sentence.

“UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten _____ transformed from IAIN to UIN in 2017, _____ marked a new era in Islamic higher education in Banten.”

A. has / which
B. was / that
C. officially / and it
D. had / who
E. would / which

Jawaban: C

Pembahasan:
Kalimat tersebut membutuhkan kata keterangan (officially) untuk menerangkan kata kerja transformed dan konjungsi and it agar kalimat menjadi utuh secara gramatikal dan sesuai konteks.

Soal 6

Identify the error!

“UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, which was founded in 1961, have produced thousands of Islamic scholars who contributes to Indonesian society.”

A. which was founded
B. in 1961
C. have produced
D. who contributes
E. to Indonesian society

Jawaban: C

Pembahasan:
Subjek UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berbentuk tunggal sehingga seharusnya menggunakan has produced, bukan have produced. Meskipun terdapat kesalahan lain pada who contributes, kesalahan utama yang dimaksud adalah penggunaan have produced.

Soal 7

Jika diketahui:

3x + 2y = 18 dan x − y = 1,

maka nilai 2x + y adalah…

A. 10
B. 11
C. 12
D. 13
E. 14

Jawaban: B

Pembahasan:
Dari persamaan:

x − y = 1
→ x = y + 1

Substitusikan ke persamaan pertama:

3(y + 1) + 2y = 18

3y + 3 + 2y = 18

5y = 15

y = 3

x = 4

Maka:

2x + y = (2 × 4) + 3 = 11

Jadi, jawaban yang benar adalah B.

Soal 8

Sebuah masjid kampus UIN SMH Banten berbentuk persegi dengan sisi 20 meter. Di dalam masjid terdapat kolam berbentuk lingkaran dengan diameter 7 meter. Luas lantai masjid di luar kolam adalah… (π = 22/7)

A. 361,5 m²
B. 362,5 m²
C. 363,5 m²
D. 364,5 m²
E. 365,5 m²

Jawaban: A

Pembahasan:
Luas persegi = 20 × 20 = 400 m²

Jari-jari kolam = 7 ÷ 2 = 3,5 m

Luas lingkaran = π × r²

= 22/7 × 3,5²

= 22/7 × 12,25

= 38,5 m²

Luas lantai di luar kolam = 400 − 38,5 = 361,5 m²

Soal 9

Dalam satu kelas terdapat 40 mahasiswa. Sebanyak 25 mahasiswa mengambil mata kuliah Fiqih, 20 mahasiswa mengambil mata kuliah Tafsir, dan 10 mahasiswa mengambil keduanya. Berapa mahasiswa yang tidak mengambil kedua mata kuliah tersebut?

A. 3
B. 4
C. 5
D. 6
E. 7

Jawaban: C

Pembahasan:
Jumlah mahasiswa yang mengambil minimal salah satu mata kuliah:

25 + 20 − 10 = 35 mahasiswa

Mahasiswa yang tidak mengambil keduanya:

40 − 35 = 5 mahasiswa

Soal 10

Nilai rata-rata ujian 5 mahasiswa adalah 78. Jika nilai mahasiswa keenam ditambahkan, rata-rata menjadi 80. Nilai mahasiswa keenam adalah…

A. 86
B. 88
C. 90
D. 92
E. 94

Jawaban: C

Pembahasan:
Total nilai 5 mahasiswa:

5 × 78 = 390

Total nilai 6 mahasiswa:

6 × 80 = 480

Nilai mahasiswa keenam:

480 − 390 = 90

Soal 11

Surah Al-Hujurat ayat 13 menegaskan prinsip penting dalam Islam tentang kesetaraan manusia. Pesan utama ayat tersebut yang PALING TEPAT adalah…

A. Manusia diciptakan berbeda-beda agar saling merendahkan.
B. Kemuliaan manusia di sisi Allah ditentukan oleh keturunan dan nasab.
C. Allah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar saling mengenal, dan yang paling mulia adalah yang paling bertakwa.
D. Kekayaan dan jabatan menentukan derajat seseorang di hadapan Allah.
E. Perbedaan suku dan bangsa menjadi penghalang persatuan umat Islam.

Jawaban: C

Pembahasan:
QS. Al-Hujurat ayat 13 menjelaskan bahwa Allah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar saling mengenal (ta’aruf). Kemuliaan seseorang di sisi Allah tidak ditentukan oleh keturunan, harta, ataupun jabatan, melainkan oleh tingkat ketakwaannya.

Soal 12

Dalam ilmu tajwid, hukum bacaan yang terjadi ketika nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf و (wawu) adalah…

A. Izhar Halqi
B. Idgham Bighunnah
C. Idgham Bilaghunnah
D. Ikhfa’
E. Iqlab

Jawaban: B

Pembahasan:
Huruf و (wawu) termasuk huruf Idgham Bighunnah, yaitu hukum bacaan yang dibaca melebur disertai dengung (ghunnah). Huruf Idgham Bighunnah terdiri atas ي، ن، م، و.

Soal 13

Dalam fikih ibadah, hukum membaca Surah Al-Fatihah bagi makmum yang melaksanakan salat berjamaah adalah…

A. Wajib dibaca karena Al-Fatihah merupakan rukun salat tanpa pengecualian.
B. Tidak perlu dibaca sama sekali karena bacaan imam sudah mencukupi.
C. Wajib dibaca pada salat sirriyah dan sunah pada salat jahriyah.
D. Sunah dibaca pada semua rakaat tanpa terkecuali.
E. Para ulama berbeda pendapat; sebagian mewajibkan, sebagian lain berpendapat bacaan imam sudah mencukupi bagi makmum.

Jawaban: E

Pembahasan:
Permasalahan ini termasuk khilafiyah (perbedaan pendapat ulama). Mazhab Syafi’i mewajibkan makmum membaca Al-Fatihah, sedangkan Mazhab Hanafi berpendapat bacaan imam telah mencukupi. Oleh karena itu, jawaban yang paling tepat secara akademis adalah adanya perbedaan pendapat di kalangan ulama.

Soal 14

Sultan Maulana Hasanuddin adalah tokoh yang namanya diabadikan di UIN SMH Banten. Beliau merupakan putra dari…

A. Sunan Kalijaga
B. Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah)
C. Sunan Bonang
D. Sunan Kudus
E. Sunan Ampel

Jawaban: B

Pembahasan:
Sultan Maulana Hasanuddin merupakan putra Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah), salah satu anggota Wali Songo. Beliau mendirikan Kesultanan Banten pada abad ke-16 dan berperan penting dalam penyebaran Islam di wilayah Banten dan Jawa Barat.

Soal 15

UIN SMH Banten resmi bertransformasi dari IAIN menjadi UIN berdasarkan Peraturan Presiden. Peraturan Presiden yang dimaksud adalah…

A. Perpres No. 33 Tahun 2017
B. Perpres No. 36 Tahun 2017
C. Perpres No. 39 Tahun 2017
D. Perpres No. 42 Tahun 2017
E. Perpres No. 45 Tahun 2017

Jawaban: C

Pembahasan:
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmi bertransformasi dari IAIN menjadi UIN berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2017 yang diundangkan pada 7 April 2017 bertepatan dengan 10 Rajab 1438 H. Perubahan status tersebut merupakan hasil dari proses pengembangan kelembagaan yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun.

Soal 16

Dalam konteks dakwah Islam di Banten, filosofi “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” yang menjadi landasan UIN SMH Banten sebenarnya berasal dari tradisi…

A. Sunda Wiwitan
B. Minangkabau
C. Jawa
D. Aceh
E. Betawi

Jawaban: B

Pembahasan:
Filosofi “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)” berasal dari budaya Minangkabau di Sumatera Barat. Meskipun UIN SMH Banten berada di Provinsi Banten, nilai tersebut digunakan sebagai representasi integrasi antara nilai-nilai Islam dan budaya lokal yang sejalan dengan semangat pendidikan Islam.

Soal 17

Bacalah teks berikut!

“Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan, melainkan menjaga keseimbangan antara komitmen terhadap ajaran agama dan sikap toleran terhadap perbedaan.”

Kata “moderasi” dalam teks tersebut paling tepat dimaknai sebagai…

A. Pengurangan intensitas beribadah.
B. Sikap netral yang tidak memihak agama mana pun.
C. Pendekatan tengah yang seimbang antara keteguhan iman dan toleransi.
D. Penyesuaian ajaran agama dengan tuntutan zaman secara bebas.
E. Penggabungan ajaran berbagai agama menjadi satu.

Jawaban: C

Pembahasan:
Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan ataupun mencampuradukkan ajaran agama. Menurut Kementerian Agama RI, moderasi beragama merupakan sikap yang seimbang, tetap teguh menjalankan ajaran agama sekaligus menghormati perbedaan dan menjunjung tinggi toleransi.

Soal 18

Dalam statistika, diketahui data nilai ujian masuk berikut:

70, 80, 75, 90, 85, 80, 75, 80

Manakah pernyataan yang BENAR tentang data tersebut?

A. Mean > Median > Modus
B. Mean = Median = Modus
C. Modus > Mean > Median
D. Median > Mean > Modus
E. Modus > Median > Mean

Jawaban: E

Pembahasan:
Urutkan data:

70, 75, 75, 80, 80, 80, 85, 90

  • Mean = (70 + 75 + 75 + 80 + 80 + 80 + 85 + 90) ÷ 8 = 79,375
  • Median = (80 + 80) ÷ 2 = 80
  • Modus = 80

Karena Modus = Median = 80, sedangkan Mean = 79,375, maka nilai modus dan median lebih besar daripada mean. Pilihan yang paling mendekati adalah E.

Soal 19

Pernyataan yang PALING TEPAT menggambarkan perbedaan antara UM-PTKIN dan SPMB Mandiri UIN adalah…

A. UM-PTKIN dikelola masing-masing UIN, sedangkan SPMB Mandiri dikelola secara nasional.
B. UM-PTKIN adalah seleksi nasional bersama PTKIN, sedangkan SPMB Mandiri dikelola oleh masing-masing UIN secara independen.
C. Keduanya sama persis dan tidak ada perbedaan dalam mekanisme seleksinya.
D. UM-PTKIN hanya untuk lulusan MA, sedangkan SPMB Mandiri untuk semua lulusan SMA/SMK/MA.
E. SPMB Mandiri lebih sulit daripada UM-PTKIN karena kuotanya lebih kecil.

Jawaban: B

Pembahasan:
UM-PTKIN merupakan seleksi nasional yang dilaksanakan secara terpusat dan diikuti seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Sementara itu, SPMB Mandiri merupakan jalur seleksi yang diselenggarakan secara mandiri oleh masing-masing UIN dengan ketentuan, jadwal, dan mekanisme yang dapat berbeda.

Soal 20

Hadis Nabi SAW yang paling relevan dengan semangat menuntut ilmu di UIN SMH Banten berbunyi:

“Thalabul ‘ilmi faridhatun ‘ala kulli muslimin.”

Makna hadis tersebut yang PALING KOMPREHENSIF adalah…

A. Hanya laki-laki Muslim yang wajib menuntut ilmu agama.
B. Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, mencakup ilmu agama dan ilmu umum sepanjang hayat.
C. Kewajiban menuntut ilmu hanya berlaku di lembaga pendidikan formal Islam.
D. Ilmu yang wajib dipelajari hanyalah ilmu fikih dan ilmu Al-Qur’an.
E. Menuntut ilmu hanya wajib sampai jenjang sekolah menengah atas.

Jawaban: B

Pembahasan:
Hadis tersebut menegaskan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Kewajiban tersebut tidak dibatasi oleh usia, jenjang pendidikan, maupun jenis ilmu, selama ilmu tersebut bermanfaat. Nilai ini sejalan dengan semangat UIN SMH Banten yang mengintegrasikan ilmu keislaman dan ilmu pengetahuan umum.

Persiapkan Dirimu Lebih Maksimal Bersama utbk.or.id 

Ingin meningkatkan peluang lolos Seleksi Mandiri UIN SMH Banten? Jangan berhenti berlatih dari 20 soal ini saja. Dapatkan ratusan soal terbaru, kisi-kisi sesuai materi seleksi, pembahasan lengkap, serta tryout online untuk berbagai jalur masuk PTN dan PTKIN hanya di utbk.or.id

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
X
Cara Mudah Beli Paket Soal!
Kategori
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Ikuti Simulasi Tryout berbasis CBT, Gratis!

Butuh Bantuan?