UIN Ar-Raniry Banda Aceh dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi negeri Islam terkemuka di Aceh dengan pilihan program studi yang beragam, baik keislaman maupun umum. Setiap tahunnya, UIN Ar-Raniry membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui beberapa jalur seleksi, termasuk jalur tes, yang bertujuan menilai kemampuan akademik dan penalaran calon mahasiswa sesuai ketentuan yang berlaku.
Periode pendaftaran biasanya dibuka setiap tahun dan terbagi dalam beberapa gelombang, sehingga calon mahasiswa perlu mencermati jadwal dan persyaratan sejak awal. Untuk membantu persiapan menghadapi seleksi tersebut, kumpulan Soal Tes Masuk UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Kunci Jawaban dapat digunakan sebagai bahan latihan agar anda lebih terbiasa dengan tipe soal dan lebih siap saat mengikuti tes masuk.
Table of Contents
ToggleKisi-Kisi Soal Tes Masuk UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Sebelum mengikuti Tes Masuk UIN Ar-Raniry Banda Aceh, mengetahui gambaran materi yang akan diujikan menjadi langkah awal yang penting. Kisi-kisi soal tes Masuk UIN Raniry Banda Aceh ini membantu anda memahami fokus penilaian, sehingga waktu belajar bisa dimanfaatkan lebih efektif dan persiapan lebih matang.
1. Tes Potensi Akademik (TPA)
Tes ini mengukur kemampuan dasar berpikir peserta yang meliputi penalaran logis, penalaran kuantitatif, dan kemampuan verbal. Peserta diuji dalam memahami pola, menarik kesimpulan, menyelesaikan masalah numerik, serta memahami hubungan antar konsep. Kemampuan ini menjadi indikator kesiapan intelektual untuk mengikuti pembelajaran di perguruan tinggi keagamaan berbasis akademik dan ilmiah.
2. Literasi Bahasa Indonesia
Bagian ini menilai kemampuan peserta dalam memahami dan menganalisis teks berbahasa Indonesia, baik teks informatif maupun argumentatif. Peserta diuji pada kemampuan menemukan gagasan utama, memahami struktur teks, menilai keakuratan informasi, serta menyimpulkan isi bacaan secara kritis. Literasi Bahasa Indonesia penting untuk mendukung kemampuan akademik dalam penulisan karya ilmiah dan pemahaman materi perkuliahan.
3. Literasi Bahasa Inggris
Tes ini mengukur kemampuan peserta memahami teks berbahasa Inggris yang bersifat umum dan akademik. Materi mencakup pemahaman kosakata dalam konteks, struktur kalimat, ide pokok, serta inferensi makna. Literasi Bahasa Inggris diperlukan karena banyak referensi ilmiah dan literatur keislaman kontemporer menggunakan bahasa asing.
4. Penalaran Matematika
Bagian ini menguji kemampuan peserta dalam menggunakan konsep matematika dasar untuk memecahkan persoalan kontekstual. Materi meliputi aritmetika, perbandingan, persentase, aljabar dasar, serta interpretasi data sederhana. Penalaran matematika menekankan kemampuan berpikir logis dan analitis, bukan sekadar perhitungan mekanis.
5. Pengetahuan Keislaman
Tes ini merupakan ciri khas seleksi PTKIN, yang menilai pemahaman dasar peserta tentang ajaran Islam. Materi mencakup akidah, ibadah, akhlak, sejarah peradaban Islam, Al-Qur’an dan Hadis, serta wawasan keislaman kontemporer. Peserta diharapkan mampu memahami konsep dasar keislaman serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan konteks akademik.
6. Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama
Bagian ini menguji pemahaman peserta tentang nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta konsep moderasi beragama. Peserta dinilai dari sikap toleransi, inklusivitas, dan kemampuan memahami hubungan harmonis antara agama, negara, dan masyarakat majemuk.
7. Tes Kemampuan Akademik Program Studi (Jalur Mandiri)
Pada jalur mandiri, peserta dapat diuji kemampuan akademik sesuai dengan rumpun program studi yang dipilih. Untuk program studi keagamaan, materi lebih menekankan pada kajian keislaman dan bahasa Arab. Untuk program studi umum, materi mengikuti bidang keilmuan seperti ekonomi, pendidikan, atau sains sosial. Tes ini bertujuan menilai kesiapan akademik peserta dalam bidang studi yang akan ditempuh.
8. Tes Wawancara atau Portofolio (Program Studi Tertentu)
Beberapa program studi di UIN Ar-Raniry menerapkan tes tambahan berupa wawancara atau penilaian portofolio. Tes ini menilai motivasi belajar, minat, komitmen keislaman, serta kesiapan mental dan akademik calon mahasiswa. Wawancara juga digunakan untuk menggali pemahaman nilai-nilai moderasi beragama dan etika akademik.
Contoh Soal Tes Masuk UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Berlatih menggunakan Contoh Soal Tes Masuk UIN Ar-Raniry Banda Aceh bisa menjadi cara efektif untuk membiasakan diri dengan suasana dan karakter soal ujian. Dari latihan ini, anda dapat melihat sejauh mana pemahaman materi, memperbaiki bagian yang masih lemah, dan mempersiapkan diri dengan lebih percaya diri saat tes berlangsung.
Soal 1
Seorang mahasiswa baru dituntut mampu berpikir runtut dan konsisten dalam memahami materi perkuliahan. Dalam sebuah diskusi, dosen menyampaikan bahwa semua mahasiswa yang rajin membaca jurnal akan memiliki pemahaman yang baik. Diketahui pula bahwa Andi memiliki pemahaman yang baik terhadap materi kuliah. Berdasarkan informasi tersebut, kesimpulan yang paling logis adalah …
A. Andi pasti rajin membaca jurnal
B. Andi kemungkinan mahasiswa semester akhir
C. Semua mahasiswa rajin membaca jurnal
D. Tidak semua mahasiswa memahami materi
E. Andi tidak mengikuti diskusi kelas
Jawaban: A
Pembahasan:
Pernyataan awal menyebutkan bahwa mahasiswa yang rajin membaca jurnal akan memiliki pemahaman yang baik. Ketika diketahui Andi memiliki pemahaman yang baik, kesimpulan yang paling logis adalah bahwa Andi termasuk mahasiswa yang rajin membaca jurnal. Pilihan lain tidak memiliki hubungan langsung dengan informasi yang diberikan sehingga kurang tepat.
Soal 2
Dalam sebuah survei akademik, tercatat bahwa jumlah mahasiswa Fakultas Tarbiyah lebih banyak 20 orang dibanding Fakultas Syariah. Jika total mahasiswa dari kedua fakultas tersebut adalah 180 orang, maka jumlah mahasiswa Fakultas Tarbiyah adalah …
A. 70 orang
B. 80 orang
C. 90 orang
D. 100 orang
E. 110 orang
Jawaban: D
Pembahasan:
Jika Fakultas Tarbiyah lebih banyak 20 orang, maka selisih tersebut harus dibagi secara logis dari total mahasiswa. Dengan membagi total 180 orang kedua fakultas yang selisihnya 20, diperoleh bahwa Fakultas Tarbiyah berjumlah 100 orang dan Fakultas Syariah 80 orang, sehingga totalnya sesuai.
Soal 3
Dalam sebuah teks opini tentang pendidikan Islam, penulis menekankan bahwa kualitas perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh fasilitas fisik, tetapi juga oleh budaya akademik yang kuat. Penulis kemudian memberikan contoh pentingnya diskusi ilmiah, penelitian, dan keterbukaan terhadap perbedaan pendapat. Gagasan utama teks tersebut adalah …
A. Fasilitas kampus menentukan mutu pendidikan
B. Budaya akademik menjadi faktor penting kualitas perguruan tinggi
C. Diskusi ilmiah wajib dilakukan semua mahasiswa
D. Perbedaan pendapat sering menimbulkan konflik
E. Penelitian hanya penting bagi dosen
Jawaban: B
Pembahasan:
Paragraf tersebut menyoroti bahwa kualitas perguruan tinggi tidak semata-mata bergantung pada fasilitas, melainkan pada budaya akademik. Contoh yang diberikan berfungsi memperkuat gagasan tersebut, sehingga ide utamanya adalah pentingnya budaya akademik dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi.
Soal 4
Teks bacaan menjelaskan bahwa mahasiswa yang terbiasa membaca sejak awal perkuliahan cenderung lebih kritis dan mampu menulis karya ilmiah dengan baik. Sebaliknya, mahasiswa yang jarang membaca sering kesulitan memahami referensi. Simpulan yang tepat dari teks tersebut adalah …
A. Semua mahasiswa wajib membaca setiap hari
B. Menulis karya ilmiah tidak memerlukan referensi
C. Kebiasaan membaca berpengaruh pada kemampuan akademik
D. Mahasiswa baru belum siap menulis ilmiah
E. Referensi ilmiah sulit dipahami
Jawaban: C
Pembahasan:
Teks membandingkan dua kondisi mahasiswa berdasarkan kebiasaan membaca. Dari perbandingan tersebut dapat disimpulkan bahwa kebiasaan membaca memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan berpikir kritis dan penulisan akademik mahasiswa.
Soal 5
A short academic passage states that students who actively participate in class discussions tend to develop better critical thinking skills. The main idea of the sentence is …
A. Class discussions are time consuming
B. Critical thinking is difficult to measure
C. Active participation improves thinking skills
D. Students dislike discussions
E. Lecturers avoid discussion methods
Jawaban: C
Pembahasan:
Kalimat tersebut menekankan hubungan antara partisipasi aktif dalam diskusi kelas dan peningkatan kemampuan berpikir kritis. Ide utama bukan pada diskusi itu sendiri, melainkan manfaat dari keaktifan mahasiswa dalam proses tersebut.
Soal 6
Dalam sebuah kegiatan akademik lintas fakultas yang diselenggarakan oleh UIN Ar-Raniry Banda Aceh, panitia mencatat jumlah peserta untuk keperluan evaluasi dan laporan. Total peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 120 orang, yang berasal dari berbagai latar belakang fakultas. Dari hasil pendataan, diketahui bahwa 40% peserta berasal dari fakultas keagamaan, sedangkan peserta lainnya berasal dari fakultas umum. Berdasarkan data tersebut, berapakah jumlah peserta yang berasal dari fakultas umum?
A. 48 orang
B. 60 orang
C. 80 orang
D. 90 orang
E. 72 orang
Jawaban: E
Pembahasan:
Jika 40% peserta berasal dari fakultas keagamaan, maka sisanya adalah 60% yang berasal dari fakultas umum. Dengan total peserta 120 orang, enam puluh persen dari jumlah tersebut adalah 72 orang. Oleh karena itu, jumlah peserta dari fakultas umum adalah 72 orang.
Soal 7
Dalam proses pendidikan di perguruan tinggi Islam, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Islam. Akhlak menjadi salah satu aspek penting yang terus ditekankan dalam pembelajaran, karena berkaitan langsung dengan cara bersikap kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Berdasarkan pemahaman tersebut, pernyataan yang paling tepat mengenai konsep akhlak dalam Islam adalah …
A. Akhlak hanya berkaitan dengan ibadah ritual
B. Akhlak mengatur hubungan sosial dan spiritual
C. Akhlak tidak berhubungan dengan ilmu
D. Akhlak hanya penting bagi ulama
E. Akhlak bersifat budaya semata
Jawaban: B
Pembahasan:
Akhlak dalam Islam mencakup dua dimensi utama, yaitu hubungan manusia dengan Allah (hablumminallah) dan hubungan manusia dengan sesama (hablumminannas). Oleh karena itu, akhlak tidak hanya berkaitan dengan ibadah ritual, tetapi juga tercermin dalam perilaku sosial, etika, dan sikap sehari-hari seorang muslim.
Soal 8
ejarah mencatat bahwa peradaban Islam pernah mengalami masa kejayaan, terutama dalam bidang ilmu pengetahuan, filsafat, dan sains. Para ilmuwan Muslim pada masa itu aktif mempelajari, menerjemahkan, dan mengembangkan ilmu dari berbagai peradaban seperti Yunani, Persia, dan India. Fakta sejarah ini menunjukkan bahwa Islam mendorong sikap …
A. Keterbukaan dan pengembangan ilmu
B. Penolakan terhadap budaya luar
C. Fanatisme keilmuan
D. Pemisahan agama dan ilmu
E. Pembatasan kajian ilmiah
Jawaban: A
Pembahasan:
Kemajuan peradaban Islam terjadi karena adanya keterbukaan terhadap ilmu pengetahuan dari berbagai sumber. Ilmuwan Muslim tidak menolak ilmu asing, tetapi mengkaji dan mengembangkannya sesuai dengan nilai-nilai Islam. Hal ini menunjukkan bahwa Islam mendorong pengembangan ilmu secara luas dan terbuka.
Soal 9
Indonesia dikenal sebagai negara dengan keberagaman suku, budaya, dan agama. Dalam kondisi masyarakat yang majemuk seperti ini, sikap moderasi beragama menjadi sangat penting agar kehidupan sosial tetap harmonis dan damai. Sikap moderasi beragama yang tepat ditunjukkan oleh perilaku …
A. Menganggap keyakinan sendiri paling benar dan menolak dialog
B. Menghindari interaksi dengan pemeluk agama lain
C. Menyamakan semua ajaran agama
D. Menghargai perbedaan tanpa meninggalkan keyakinan
E. Mengutamakan kepentingan kelompok sendiri
Jawaban: D
Pembahasan:
Moderasi beragama berarti bersikap adil dan seimbang, yaitu tetap meyakini ajaran agama sendiri tanpa merendahkan atau menolak keberadaan agama lain. Sikap saling menghargai inilah yang menjadi kunci terciptanya keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat yang beragam.
Soal 10
Pada jalur mandiri, UIN Ar-Raniry Banda Aceh menerapkan seleksi tambahan untuk menilai kesiapan akademik calon mahasiswa sesuai dengan program studi yang dipilih. Seorang peserta memilih program studi keagamaan, sehingga materi yang diujikan difokuskan pada kemampuan dasar yang akan mendukung proses perkuliahan nantinya. Kemampuan yang paling relevan untuk dinilai dalam kondisi tersebut adalah …
A. Hafalan rumus matematika tingkat lanjut
B. Pemahaman dasar kajian keislaman dan bahasa Arab
C. Kemampuan olahraga dan seni
D. Penguasaan teknologi pemrograman
E. Keterampilan administrasi perkantoran
Jawaban: B
Pembahasan:
Untuk program studi keagamaan, kesiapan akademik calon mahasiswa sangat dipengaruhi oleh pemahaman dasar keislaman dan kemampuan bahasa Arab. Kedua aspek ini menjadi pondasi penting dalam memahami materi perkuliahan, sehingga wajar jika kemampuan tersebut menjadi fokus penilaian pada jalur mandiri.
Soal 11
Dalam sebuah forum akademik mahasiswa baru, dosen menyampaikan bahwa mahasiswa yang terbiasa membaca jurnal ilmiah cenderung lebih aktif dalam diskusi kelas. Diketahui pula bahwa sebagian mahasiswa yang aktif berdiskusi memiliki kemampuan analisis yang baik. Berdasarkan informasi tersebut, pernyataan yang paling tepat adalah …
A. Sebagian mahasiswa yang aktif berdiskusi memiliki kemampuan analisis baik
B. Semua mahasiswa yang membaca jurnal pasti aktif berdiskusi
C. Semua mahasiswa berkemampuan analisis baik rajin membaca jurnal
D. Mahasiswa yang tidak membaca jurnal tidak bisa berdiskusi
E. Diskusi kelas tidak berkaitan dengan kemampuan analisis
Jawaban: A
Pembahasan:
Pernyataan kedua secara langsung menyebutkan bahwa sebagian mahasiswa aktif berdiskusi memiliki kemampuan analisis yang baik. Kesimpulan ini tidak bersifat mutlak untuk semua mahasiswa, sehingga pilihan yang paling tepat adalah pernyataan yang bersifat sebagian, bukan keseluruhan.
Soal 12
Panitia kegiatan orientasi mahasiswa baru mencatat bahwa dari seluruh peserta, 75 orang mengikuti sesi kajian keislaman pagi hari. Jumlah tersebut merupakan setengah dari total peserta kegiatan. Berdasarkan data tersebut, jumlah seluruh peserta orientasi adalah …
A. 120 orang
B. 140 orang
C. 150 orang
D. 160 orang
E. 180 orang
Jawaban: C
Pembahasan:
Jika 75 orang merupakan setengah dari total peserta, maka jumlah keseluruhan peserta adalah dua kali lipatnya. Dengan demikian, total peserta orientasi mahasiswa baru tersebut adalah 150 orang.
Soal 13
Dalam sebuah teks ilmiah, penulis menjelaskan bahwa mahasiswa dituntut mampu berpikir kritis terhadap informasi yang diterima, terutama dari sumber digital. Penulis menekankan pentingnya memilah informasi agar tidak terjebak pada data yang tidak valid. Ide utama dari paragraf tersebut adalah …
A. Semua informasi digital tidak dapat dipercaya
B. Mahasiswa harus menghindari teknologi
C. Informasi cetak lebih baik dari digital
D. Validitas data tidak penting dalam akademik
E. Pentingnya berpikir kritis terhadap informasi
Jawaban: E
Pembahasan:
Ide utama paragraf terletak pada penekanan pentingnya sikap kritis dalam menerima informasi, khususnya dari sumber digital. Kalimat lainnya hanya berfungsi sebagai penjelas dan pendukung gagasan utama tersebut.
Soal 14
Penulis sebuah artikel akademik menyatakan bahwa kebiasaan membaca secara rutin dapat meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa. Dengan membaca, mahasiswa dapat memperkaya kosakata, memahami struktur kalimat, dan mengembangkan cara berpikir sistematis. Simpulan yang paling tepat dari pernyataan tersebut adalah …
A. Menulis tidak memerlukan latihan
B. Membaca hanya untuk hiburan
C. Menulis lebih sulit daripada membaca
D. Membaca mendukung kemampuan menulis
E. Kosakata tidak penting dalam tulisan
Jawaban: D
Pembahasan:
Simpulan merupakan ringkasan inti dari penjelasan penulis. Dari pernyataan tersebut, jelas bahwa kebiasaan membaca berperan penting dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa secara akademik.
Soal 15
In a passage about university learning, the author states that students are expected to participate actively in class discussions. This participation helps them develop confidence, communication skills, and deeper understanding of the subject. The main idea of the passage is …
A. University students should stay silent
B. Active participation supports learning
C. Discussion is not important in learning
D. Communication skills are irrelevant
E. Confidence cannot be developed
Jawaban: B
Pembahasan:
Teks tersebut menekankan pentingnya partisipasi aktif mahasiswa dalam diskusi kelas karena memberikan banyak manfaat akademik. Oleh karena itu, ide utama bacaan adalah bahwa partisipasi aktif mendukung proses pembelajaran.
Soal 16
Dalam sebuah pendataan mahasiswa baru, diketahui bahwa jumlah mahasiswa perempuan adalah 90 orang. Jumlah tersebut merupakan 45% dari total mahasiswa baru pada program tertentu. Berdasarkan informasi tersebut, jumlah total mahasiswa baru pada program tersebut adalah …
A. 180 orang
B. 190 orang
C. 200 orang
D. 210 orang
E. 220 orang
Jawaban: C
Pembahasan:
Jika 90 orang merupakan 45% dari total, maka total mahasiswa dapat dihitung dengan membagi 90 dengan 45% atau 0,45. Hasilnya adalah 200, sehingga jumlah total mahasiswa baru adalah 200 orang.
Soal 17
Dalam Islam, ilmu memiliki kedudukan yang sangat penting dan sering dikaitkan dengan amal. Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang tidak hanya dipahami, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa …
A. Ilmu hanya untuk kepentingan akademik
B. Amal tidak berkaitan dengan ilmu
C. Ilmu cukup dihafalkan
D. Ilmu dan amal saling melengkapi
E. Amal lebih penting dari ilmu
Jawaban: D
Pembahasan:
Islam memandang ilmu dan amal sebagai dua hal yang saling berkaitan. Ilmu tanpa amal tidak memberikan manfaat nyata, sedangkan amal tanpa ilmu dapat kehilangan arah. Oleh karena itu, keduanya harus berjalan seimbang.
Soal 18
Dalam kajian sejarah Islam, dakwah Rasulullah SAW dilakukan dengan cara yang bijaksana dan penuh hikmah. Pendekatan ini membuat ajaran Islam dapat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa dakwah Islam menekankan …
A. Paksaan dalam penyebaran ajaran
B. Kekerasan sebagai cara utama
C. Penolakan terhadap dialog
D. Pembatasan interaksi sosial
E. Kebijaksanaan dan keteladanan
Jawaban: E
Pembahasan:
Sejarah menunjukkan bahwa dakwah Rasulullah SAW dilakukan dengan cara yang santun, bijaksana, dan memberi teladan. Pendekatan inilah yang membuat ajaran Islam berkembang luas dan diterima oleh masyarakat.
Soal 19
Sebagai mahasiswa di perguruan tinggi keagamaan, sikap moderat perlu diterapkan dalam kehidupan kampus yang beragam. Moderasi beragama berperan penting untuk menjaga suasana akademik yang kondusif dan saling menghargai. Tujuan utama dari sikap moderasi beragama adalah …
A. Menciptakan kehidupan yang harmonis
B. Menyeragamkan pandangan semua orang
C. Menghilangkan identitas keagamaan
D. Mengutamakan kelompok mayoritas
E. Membatasi kebebasan berpendapat
Jawaban: A
Pembahasan:
Moderasi beragama bertujuan menciptakan keharmonisan dalam kehidupan bersama. Sikap ini mendorong saling menghormati perbedaan tanpa menghilangkan keyakinan masing-masing individu.
Soal 20
Seorang calon mahasiswa memilih program studi pendidikan pada jalur mandiri. Oleh karena itu, tes akademik yang diberikan harus mampu mengukur kesiapan calon mahasiswa dalam bidang yang akan dipelajari. Kemampuan yang paling relevan untuk diuji adalah …
A. Kemampuan seni pertunjukan
B. Pemahaman dasar pedagogik dan keilmuan
C. Keterampilan olahraga kompetitif
D. Penguasaan bahasa daerah
E. Kemampuan administrasi keuangan
Jawaban: B
Pembahasan:
Program studi pendidikan menuntut pemahaman dasar tentang konsep pembelajaran dan keilmuan. Oleh karena itu, tes akademik pada jalur mandiri difokuskan pada kesiapan calon mahasiswa dalam bidang pedagogik dan materi keilmuan yang relevan.
Merasa Latihan Soal yang Ada Masih Kurang untuk Tes Masuk UIN Ar-Raniry Banda Aceh?

Kalau latihan soal yang anda punya masih terasa kurang, saatnya mencoba kumpulan soal Tes Masuk UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang lebih lengkap di utbk.or.id. Di sana tersedia contoh soal beserta kunci jawaban dan pembahasannya, sehingga anda bisa memahami cara menjawab dengan benar, mengukur kemampuan secara nyata, dan mempersiapkan diri lebih matang sebelum menghadapi ujian sesungguhnya.