Masuk ke Pondok Pesantren Tebuireng adalah impian banyak calon santri di Indonesia. Sebagai salah satu pondok pesantren tertua dan paling berpengaruh di tanah air, Tebuireng dikenal dengan sistem pendidikannya yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pendekatan modern. Proses seleksi untuk menjadi santri di pondok ini cukup ketat, sehingga persiapan yang matang sangat penting bagi Anda yang ingin diterima.
Dalam artikel ini, kami menyediakan 100 soal tes masuk Pondok Pesantren Tebuireng lengkap dengan pembahasannya. Soal-soal ini dirancang untuk membantu Anda memahami jenis ujian yang akan dihadapi, mulai dari materi akademik hingga pemahaman agama. Dengan mempelajari soal-soal ini, Anda dapat meningkatkan peluang untuk lolos seleksi dan mewujudkan impian menjadi bagian dari pesantren penuh berkah ini.
Kisi-Kisi Tes Masuk Pondok Pesantren Tebuireng
Persiapan menghadapi tes masuk Pondok Pesantren Tebuireng menjadi langkah penting bagi calon santri. Dengan memahami kisi-kisi berikut ini, Anda dapat lebih fokus belajar dan meningkatkan peluang diterima.
1. Pengetahuan Agama Islam
Pembahasan: Menguji pemahaman calon santri tentang dasar-dasar Islam, seperti aqidah (rukun iman), fiqih (praktek ibadah seperti wudhu, shalat, dan puasa), akhlak (adab kepada orang tua dan guru), serta tafsir Al-Qur’an (tema keimanan dan akhlak mulia).
2. Hafalan Al-Qur’an dan Doa Harian
Pembahasan: Tes hafalan surat-surat pendek dalam Juz 30 seperti An-Nas hingga Ad-Dhuha. Juga mencakup hafalan doa-doa harian, seperti doa sebelum dan sesudah makan, doa tidur, serta bacaan shalat yang benar dengan tajwid sederhana.
3. Bahasa Arab
Pembahasan: Soal meliputi tata bahasa dasar (nahwu dan sharaf), kosakata sehari-hari (mufrodat), dan pemahaman teks sederhana seperti percakapan singkat atau cerita. Fokus pada kemampuan membaca dan memahami bahasa Arab dasar.
4. Bahasa Inggris
Pembahasan: Menguji kemampuan dasar dalam bahasa Inggris, seperti penguasaan kosakata umum, tata bahasa sederhana (tenses dasar), serta kemampuan memahami teks pendek untuk mengukur kemampuan membaca.
5. Bahasa Indonesia
Pembahasan: Mengukur kemampuan memahami teks narasi atau deskripsi, menyusun paragraf logis, dan memahami penggunaan tata bahasa seperti tanda baca dan sinonim. Fokus pada logika berbahasa dan pemahaman bacaan.
6. Sejarah Kebudayaan Islam
Pembahasan: Soal mencakup perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, peran Walisongo dalam penyebaran Islam di Nusantara, serta kontribusi pesantren dalam pendidikan dan perkembangan Islam di Indonesia.
7. Matematika Dasar
Pembahasan: Soal mencakup operasi matematika dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Juga meliputi soal pecahan, persen, serta pola angka untuk mengukur kemampuan logika numerik.
Contoh Soal Tes Masuk Pondok Pesantren Tebuireng
Berikut adalah contoh soal tes masuk Pondok Pesantren Tebuireng yang bisa Anda gunakan sebagai bahan latihan dan persiapan.
1. Dalam fiqih, wudhu memiliki fardhu (rukun) dan sunnah. Manakah kombinasi berikut yang termasuk sunnah wudhu?
A. Membasuh wajah tiga kali, berkumur-kumur, membaca basmalah
B. Membasuh kedua kaki, mengusap kepala, berniat
C. Membasuh telinga, berkumur-kumur, mendahulukan yang kanan
D. Membasuh wajah, berniat, membasuh kedua tangan hingga siku
E. Membasuh wajah tiga kali, berniat, membasuh kaki
Jawaban: C. Membasuh telinga, berkumur-kumur, mendahulukan yang kanan
Pembahasan: Sunnah wudhu meliputi membasuh telinga, berkumur-kumur, mendahulukan anggota tubuh yang kanan, dan melakukannya sebanyak tiga kali.
2. Apa saja syarat diterimanya amal ibadah menurut para ulama?
A. Niat ikhlas, sesuai tuntunan syariat, dilakukan dalam keadaan suci
B. Niat ikhlas, waktu yang tepat, mendapatkan ridha orang tua
C. Ikhlas, sesuai syariat, diawali dengan doa
D. Ikhlas, sesuai tuntunan syariat, dilakukan dengan khusyuk
E. Sesuai waktu, mendapatkan ridha guru, diawali dengan niat
Jawaban: D. Ikhlas, sesuai tuntunan syariat, dilakukan dengan khusyuk
Pembahasan: Syarat diterimanya amal adalah ikhlas karena Allah dan sesuai dengan tuntunan syariat (ittiba’ Rasulullah SAW).
3. Dalam ilmu akhlak, bagaimana cara menghindari sifat takabbur?
A. Mengingat dosa-dosa yang telah diperbuat dan memperbanyak sedekah
B. Banyak membaca Al-Qur’an dan berpuasa sunnah
C. Menyadari bahwa semua kelebihan adalah milik Allah dan bersikap tawadhu
D. Meminta maaf kepada orang lain dan menjaga silaturahmi
E. Meningkatkan ibadah wajib dan sunnah secara konsisten
Jawaban: C. Menyadari bahwa semua kelebihan adalah milik Allah dan bersikap tawadhu
Pembahasan: Sifat takabbur dihindari dengan menyadari bahwa semua kelebihan adalah anugerah dari Allah SWT dan bersikap tawadhu (rendah hati).
4. Dalam QS Al-Falaq, disebutkan lima bentuk keburukan yang dimohon perlindungan darinya. Salah satunya adalah ‘syarrun naffatsati fil ‘uqad.’ Apa maksud dari ayat tersebut?
A. Keburukan malam yang gelap gulita
B. Keburukan orang yang iri hati
C. Keburukan tukang sihir yang meniup simpul-simpul
D. Keburukan makhluk Allah yang diciptakan
E. Keburukan makhluk yang menimbulkan fitnah
Jawaban: C. Keburukan tukang sihir yang meniup simpul-simpul
Pembahasan: Ayat ini merujuk pada keburukan tukang sihir yang meniup simpul-simpul untuk mencelakai orang lain.
5. Bacaan dalam sujud tilawah memiliki perbedaan dibanding sujud biasa. Apa bacaan yang disunnahkan dalam sujud tilawah?
A. Subhana rabbiyal a’la
B. Allahumma inni as’aluka ridhaaka wal jannah
C. Subhana rabbiyal a’la wa bihamdih
D. Allahumma laka sajadtu wabika amantu
E. Sajda wajhiya lilladzi khalaqahu
Jawaban: E. Sajda wajhiya lilladzi khalaqahu
Pembahasan: Bacaan dalam sujud tilawah yang disunnahkan adalah “Sajda wajhiya lilladzi khalaqahu wa shauw-warahu wa syaqqa sam’ahu wa basharahu bihaulihi wa quwwatihi.”
6. Manakah surat dalam Juz 30 yang memiliki 11 ayat dan membahas tentang keimanan kepada Allah serta kebinasaan orang yang menolak kebenaran?
A. Al-Ma’un
B. Al-Ikhlas
C. Al-Lahab
D. Al-Fil
E. Al-Qari’ah
Jawaban: C. Al-Lahab
Pembahasan: Surat Al-Lahab memiliki 11 ayat dan berbicara tentang kebinasaan Abu Lahab, simbol penolakan terhadap kebenaran.
7. Dalam tata bahasa Arab, apa bentuk jamak taksir dari kata “bait” (rumah)?
A. Buyut
B. Baitani
C. Bawaat
D. Abyaat
E. Baitun
Jawaban: A. Buyut
Pembahasan: Jamak taksir dari “bait” adalah “buyut,” yang berarti rumah-rumah.
8. Terjemahkan kalimat berikut ke dalam bahasa Arab: “Anak itu sedang membaca Al-Qur’an di masjid.”
A. الولد يقرأ القرآن في المسجد
B. الولد يكتب القرآن في المسجد
C. الولد يقرأ الكتاب في المسجد
D. الولد يتحدث عن القرآن في المسجد
E. الولد يجلس في المسجد يقرأ القرآن
Jawaban: A. الولد يقرأ القرآن في المسجد
Pembahasan: Terjemahan yang tepat adalah “الولد يقرأ القرآن في المسجد,” di mana “يقرأ” berarti membaca, dan “في المسجد” berarti di masjid.
9. Apa bentuk fi’il madhi dari kata kerja “يكتب” (menulis)?
A. يكتب
B. كتبت
C. كتب
D. مكتوب
E. كاتب
Jawaban: C. كتب
Pembahasan: Bentuk fi’il madhi (lampau) dari “menulis” adalah “كتب” (kataba).
10. Manakah kalimat berikut yang menggunakan isim maushul dengan tepat?
A. هذا الكتاب الذي قرأته
B. هذا الكتاب الذي أريد شراؤه
C. هذه المدرسة التي تزورها كل يوم
D. كل الإجابات صحيحة
E. لا شيء من الإجابات صحيحة
Jawaban: D. كل الإجابات صحيحة
Pembahasan: Semua pilihan benar karena menunjukkan penggunaan isim maushul “الذي” (yang) dengan struktur yang tepat dalam konteks masing-masing.
11. Choose the correct sentence using the present perfect tense:
A. She is going to the park every weekend.
B. She has gone to the park every weekend.
C. She had gone to the park last weekend.
D. She goes to the park every weekend.
E. She was going to the park yesterday.
Jawaban: B. She has gone to the park every weekend.
Pembahasan: Present perfect tense indicates an action that has been done repeatedly or recently. Option B is correct because it uses “has gone,” suitable for present perfect.
12. Identify the error in the following sentence:
“If I was you, I would take the opportunity immediately.”
A. If I
B. was
C. you
D. would take
E. immediately
Jawaban: B. was
Pembahasan: The sentence should use “were” instead of “was” because it’s a subjunctive mood to indicate an unreal condition.
13. Fill in the blank with the correct preposition:
“She is very good ___ solving difficult problems.”
A. on
B. in
C. at
D. for
E. with
Jawaban: C. at
Pembahasan: The correct preposition to use with “good” when indicating a skill is “at.”
14. Read the passage and answer the question:
“The rapid deforestation in many tropical regions has led to severe climate changes and loss of biodiversity.” What is the primary effect of deforestation as mentioned in the text?
A. Urban development
B. Economic growth
C. Climate changes and biodiversity loss
D. Increased agriculture
E. None of the above
Jawaban: C. Climate changes and biodiversity loss
Pembahasan: The text directly mentions climate changes and biodiversity loss as effects of deforestation.
15. Choose the correct meaning of the word “meticulous”:
A. Careless
B. Thorough
C. Quick
D. Irresponsible
E. Rude
Jawaban: B. Thorough
Pembahasan: “Meticulous” means showing great attention to detail, which is synonymous with “thorough.”
16. Tentukan susunan paragraf yang logis dari potongan berikut ini:
(1) Masyarakat di daerah itu kini merasakan manfaat teknologi ramah lingkungan.
(2) Alat tersebut mampu mengubah limbah organik menjadi energi biogas.
(3) Pemerintah daerah telah menyediakan alat-alat teknologi ramah lingkungan bagi warga.
(4) Dengan demikian, kualitas lingkungan dan ekonomi masyarakat menjadi lebih baik.
A. 1-2-3-4
B. 3-2-1-4
C. 2-3-4-1
D. 3-1-2-4
E. 2-1-4-3
Jawaban: B. 3-2-1-4
Pembahasan: Susunan logis adalah menjelaskan penyediaan alat (3), fungsi alat (2), dampaknya bagi masyarakat (1), dan kesimpulan (4).
17. Pilih sinonim yang tepat untuk kata “aneka”:
A. Beragam
B. Sederhana
C. Mahal
D. Sedikit
E. Indah
Jawaban: A. Beragam
Pembahasan: Sinonim “aneka” adalah “beragam,” yang berarti berbagai macam.
18. Identifikasi penggunaan tanda baca yang salah:
“Ketika tiba di sana, mereka berkata, ‘Kami harus segera pergi’.”
A. Ketika tiba di sana,
B. mereka berkata,
C. ‘Kami harus segera pergi’
D. “.”
E. Tidak ada kesalahan
Jawaban: D. “.”
Pembahasan: Kalimat langsung yang diakhiri tanda kutip harus diikuti tanda baca sebelum tanda kutip ditutup. Seharusnya, “Kami harus segera pergi.'”
19. Bacalah teks berikut dan jawab pertanyaan:
“Pembangunan yang tidak memperhatikan dampak lingkungan dapat merugikan masyarakat dalam jangka panjang.”
Apa dampak utama dari pembangunan yang tidak memperhatikan lingkungan menurut teks?
A. Kemajuan ekonomi
B. Kerugian masyarakat
C. Keindahan lingkungan
D. Pengembangan teknologi
E. Peningkatan populasi
Jawaban: B. Kerugian masyarakat
Pembahasan: Teks menyebutkan bahwa pembangunan tanpa memperhatikan lingkungan merugikan masyarakat.
20. Pilih kalimat berikut yang paling efektif dan baku:
A. Anak-anak harus memiliki mainan yang edukasi agar cerdas.
B. Anak-anak harus punya mainan yang edukatif supaya pintar.
C. Anak-anak harus memiliki mainan yang edukatif agar cerdas.
D. Anak-anak perlu mainan yang edukatif agar cerdas.
E. Anak-anak perlu punya mainan edukasi supaya pintar.
Jawaban: C. Anak-anak harus memiliki mainan yang edukatif agar cerdas.
Pembahasan: Kalimat ini paling efektif dan sesuai kaidah bahasa Indonesia karena menggunakan kata “memiliki” yang formal, “edukatif,” dan struktur yang baku.
21. Peristiwa Hijrah ke Habasyah dilakukan oleh beberapa sahabat Nabi Muhammad SAW. Apa alasan utama hijrah tersebut?
A. Menghindari ancaman suku Quraisy di Makkah
B. Menjalankan perintah Rasulullah SAW untuk berdagang
C. Menyebarkan Islam di wilayah Afrika
D. Mencari suaka politik kepada Raja Persia
E. Membentuk komunitas baru di luar Makkah
Jawaban: A. Menghindari ancaman suku Quraisy di Makkah
Pembahasan: Hijrah ke Habasyah dilakukan oleh para sahabat untuk menghindari ancaman dan penyiksaan dari suku Quraisy. Raja Habasyah (Najasyi) memberikan perlindungan kepada umat Islam.
22. Peran penting Walisongo dalam penyebaran Islam di Nusantara adalah melalui pendekatan budaya. Salah satu contohnya adalah Sunan Kalijaga yang menggunakan media wayang. Apa pesan utama yang ingin disampaikan melalui media ini?
A. Perlawanan terhadap penjajah
B. Persatuan antar masyarakat Jawa
C. Nilai-nilai Islam yang sejalan dengan budaya lokal
D. Sistem pemerintahan berbasis keadilan
E. Pentingnya pendidikan bagi anak-anak
Jawaban: C. Nilai-nilai Islam yang sejalan dengan budaya lokal
Pembahasan: Sunan Kalijaga menggunakan wayang untuk menyampaikan ajaran Islam dengan cara yang dapat diterima oleh masyarakat Jawa melalui budaya mereka.
23. Apa tujuan utama didirikannya pesantren pada masa awal penyebaran Islam di Indonesia?
A. Membentuk ulama-ulama yang ahli dalam fiqih
B. Melatih masyarakat dalam bidang pertanian
C. Menyebarkan Islam melalui pendidikan berbasis keilmuan
D. Menyatukan berbagai suku di Indonesia
E. Melatih tentara Islam untuk melawan penjajah
Jawaban: C. Menyebarkan Islam melalui pendidikan berbasis keilmuan
Pembahasan: Pesantren didirikan sebagai pusat pendidikan agama yang bertujuan menyebarkan Islam dan memperdalam keilmuan Islam kepada masyarakat.
24. Sebelum Rasulullah SAW menerima wahyu pertama, beliau sering melakukan uzlah di Gua Hira. Apa yang dimaksud dengan uzlah?
A. Perjalanan ke tempat jauh untuk berdagang
B. Pengasingan diri untuk mendekatkan diri kepada Allah
C. Diskusi bersama para sahabat
D. Perang melawan kaum musyrik
E. Berdoa untuk kesejahteraan umat
Jawaban: B. Pengasingan diri untuk mendekatkan diri kepada Allah
Pembahasan: Uzlah adalah pengasingan diri dari keramaian duniawi untuk mendekatkan diri kepada Allah, seperti yang dilakukan Rasulullah di Gua Hira.
25. Pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab, sistem administrasi pemerintahan diperbarui, salah satunya adalah pengenalan Diwan. Apa fungsi utama dari Diwan?
A. Mengatur strategi militer
B. Mengelola keuangan negara
C. Mengawasi penyebaran agama Islam
D. Mengatur perpajakan masyarakat non-Muslim
E. Membentuk undang-undang syariah
Jawaban: B. Mengelola keuangan negara
Pembahasan: Diwan pada masa Umar bin Khattab berfungsi untuk mengelola keuangan negara, termasuk pencatatan gaji tentara dan pendapatan negara.
26. Seorang petani memiliki 3 petak sawah. Petak pertama menghasilkan 45 kg beras, petak kedua 60 kg, dan petak ketiga 75 kg. Jika petani menjual seluruh hasil panennya dengan harga Rp8.000 per kilogram, berapa total uang yang diperoleh petani tersebut?
A. Rp1.200.000
B. Rp1.320.000
C. Rp1.400.000
D. Rp1.440.000
E. Rp1.500.000
Jawaban: D. Rp1.440.000
Pembahasan:
Total hasil panen: 45+60+75=180 kg
Total uang: 180×8.000=Rp1.440.000
27. Pak Ahmad membeli 2 buku tulis, 3 buku matematika, dan 1 buku bahasa Inggris. Harga 1 buku tulis adalah Rp12.000, 1 buku matematika Rp25.000, dan 1 buku bahasa Inggris Rp30.000. Berapa total uang yang harus dibayar Pak Ahmad?
A. Rp120.000
B. Rp125.000
C. Rp129.000
D. Rp132.000
E. Rp135.000
Jawaban: C. Rp129.000
Pembahasan:
Total biaya:
(2×12.000)+(3×25.000)+(1×30.000)=24.000+75.000+30.000=Rp129.000
28. Seorang pedagang menjual 10 kg apel dengan harga Rp15.000 per kilogram dan 8 kg jeruk dengan harga Rp12.000 per kilogram. Jika modal yang dikeluarkan pedagang sebesar Rp250.000, berapa keuntungan yang diperoleh pedagang tersebut?
A. Rp80.000
B. Rp85.000
C. Rp90.000
D. Rp95.000
E. Rp100.000
Jawaban: C. Rp90.000
Pembahasan:
Pendapatan:
(10×15.000)+(8×12.000)=150.000+96.000= Rp246.000
Keuntungan: 246.000−250.000=Rp90.000
29. Seorang guru membagikan 120 buku kepada murid-muridnya. Setiap murid mendapat 5 buku, dan ada 3 buku tersisa. Berapa jumlah murid yang menerima buku?
A. 22
B. 23
C. 24
D. 25
E. 26
Jawaban: B.23
Pembahasan:
Murid total: 120÷5=24
Karena ada 3 buku tersisa, maka jumlah murid sebenarnya: 24−1=23.
30. Seorang pembeli membeli 2 kg gula pasir dengan harga Rp14.000 per kilogram, 1 kg tepung terigu Rp10.000, dan 3 liter minyak goreng Rp12.000 per liter. Jika pembeli membawa uang Rp100.000, berapa sisa uang yang dimilikinya?
A. Rp20.000
B. Rp24.000
C. Rp26.000
D. Rp28.000
E. Rp30.000
Jawaban: C. Rp26.000
Pembahasan:
Total biaya:
(2×14.000)+(1×10.000)+(3×12.000)=28.000+10.000+36.000=Rp74.000
Sisa uang: 100.000−74.000=Rp26.000.
Lolos Tes Masuk Pesantren Tebuireng? Mulai dari Soal dan Strategi yang Tepat!
Persiapan yang matang adalah kunci sukses menghadapi tes masuk Pondok Pesantren Tebuireng. Dengan memahami kisi-kisi, mempelajari contoh soal, dan mendalami pembahasannya, Anda dapat lebih percaya diri saat mengikuti ujian. Jangan lupa mengatur waktu belajar secara efektif dan menjaga kesehatan selama proses persiapan. Kunjungi utbk.or.id untuk mendapatkan informasi dan kumpulan soal lengkap sebagai bekal menuju Pesantren Tebuireng.
📘 Bank Soal Latihan & Simulasi Terlengkap: 52 Butir Soal Latihan Tes Masuk Pondok Pesantren Tebuireng Jombang yang memadukan Fiqih Ibadah Syafi’iyah (Thaharah, Shalat, Zakat, Puasa, Haji), Bahasa Arab Dasar & Nahwu-Shorof (Isim, Fi’il, Huruf, Tashrif), Sejarah Perjuangan Tebuireng & Biografi Hadratussyaikh K.H. Hasyim Asy’ari (Resolusi Jihad, MINHA, Gus Dur), serta Al-Qur’an, Tajwid & Adab Penuntut Ilmu lengkap dengan kunci jawaban!
Rukun Islam yang kedua setelah mengucap dua kalimat syahadat adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Rukun Islam: Syahadat, Shalat, Zakat, Puasa Ramadhan, Haji bagi yang mampu.
Syarat sah shalat menurut fiqih madzhab Syafi’i mencakup hal berikut, KECUALI…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Doa qunut adalah sunnah ab’adh pada shalat Subuh, bukan syarat sah shalat.
Najis yang disucikan dengan cara membasuhnya sebanyak tujuh kali dan salah satunya dicampur dengan tanah debu suci adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Najis mughalladhah (anjing/babi) wajib dibasuh 7 kali, salah satunya bercampur debu tanah suci.
Batas aurat bagi laki-laki muslim saat melaksanakan ibadah shalat adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Batas aurat laki-laki menurut jumhur ulama madzhab Syafi’i adalah antara pusar dan lutut.
Hukum membaca surat Al-Fatihah dalam setiap rakaat shalat fardhu adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Al-Fatihah merupakan rukun qauli yang wajib dibaca pada setiap rakaat shalat.
Shalat sunnah yang dikerjakan saat memasuki masjid sebelum duduk dinamakan…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Shalat tahiyyatul masjid adalah penghormatan dua rakaat saat masuk masjid sebelum duduk.
Ketentuan shalat jamak qashar diperbolehkan bagi seorang musafir apabila perjalanan tersebut…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Syarat jamak qashar: bepergian mubah minimal 2 marhalah (sekitar 82 km).
Rukun wudhu yang keempat setelah membasuh kedua tangan sampai siku adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Rukun wudhu: 1. Niat, 2. Basuh muka, 3. Basuh tangan siku, 4. Usap kepala, 5. Basuh kaki mata kaki, 6. Tertib.
Hal-hal yang membatalkan puasa Ramadhan mencakup…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Makan/minum sengaja, memasukkan benda ke rongga terbuka, jima’, dan muntah sengaja membatalkan puasa.
Zakat fitrah wajib ditunaikan sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri sebesar…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Besaran zakat fitrah per jiwa adalah 1 sha’ bahan makanan pokok lokal (2,5 – 3 kg beras).
Hukum menyembelih hewan qurban pada hari raya Idul Adha dan hari Tasyrik bagi muslim yang mampu adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Hukum qurban menurut madzhab Syafi’i adalah sunnah muakkad ‘ain (atau sunnah kifayah keluarga).
Hari-hari Tasyrik di mana umat Islam diharamkan berpuasa jatuh pada tanggal…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Hari Tasyrik adalah tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah; hari makan dan minum zikir.
Rukun haji yang mengharuskan jamaah hadir dan berdiam di padang Arafah pada 9 Dzulhijjah adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Al-Hajju ‘Arafah: Wukuf di Arafah adalah rukun puncak ibadah haji.
Pembagian kata (kalimah) dalam bahasa Arab menurut kitab Jurumiyah terbagi menjadi tiga, yaitu…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Aqsamul kalam: Isim, Fi’il, dan Huruf yang memiliki arti.
Tanda utama I’rab Rofa’ pada isim mufrad (kata tunggal) adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Isim mufrad tanda rofa’ asalnya adalah harakat dhammah (misal: Zaidun).
Bentuk Fi’il Madhi dari kata kerja ‘telah membaca’ adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Qara’a adalah bentuk lampau (Fi’il Madhi) untuk dhomir huwa.
Arti kata ‘Ma’had’ (مَعْهَدٌ) dalam kosakata dunia pesantren adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Ma’had adalah istilah bahasa Arab untuk pondok pesantren.
Dhamir munfashil untuk kata ganti ‘Kalian laki-laki’ (jamak mudzakkar mukhattab) adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Antum adalah kata ganti orang kedua jamak laki-laki (kalian).
Dalam kaidah susunan Idhafah (Mudhaf dan Mudhaf Ilaih), hukum harakat Mudhaf Ilaih adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Mudhaf ilaih hukum i’rabnya wajib majrur (kasrah pada isim mufrad).
Arti dari kosakata ‘Kutubut Turats’ (كُتُبُ التُّرَاثِ) adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Kutubut turats adalah kitab-kitab rujukan klasik berbahasa Arab tanpa harakat (kitab kuning).
Bentuk fi’il amr (kata kerja perintah) untuk ‘Dengarkanlah!’ bagi satu orang laki-laki adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Isma’ adalah fi’il amr dari fi’il tsulatsi sami’a – yasma’u.
Arti jamak mudzakkar salim dari ‘Muslimun’ (مُسْلِمُونَ) adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Muslimun adalah bentuk jamak teratur laki-laki muslim (lebih dari dua orang).
Huruf jar dalam bahasa Arab berfungsi untuk memajrurkan isim sesudahnya. Contoh huruf jar adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Huruf jar: min, ila, ‘an, ‘ala, fi, rubba, ba, kaf, lam.
Terjemahan kalimat: ‘At-Thalibu yadrusu fil fashli’ (الطَّالِبُ يَدْرُسُ فِي الفَصْلِ) adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
At-Thalib (siswa), yadrusu (sedang belajar), fil fashli (di dalam kelas).
Tashrif lughawi fi’il madhi untuk dhomir ‘Nahnu’ (kami) dari kata ‘Fa’ala’ adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Nahnu diakhiri dhomir na: fa’alnā (kami telah berbuat).
Arti kata ‘Halaqah’ (حَلَقَةٌ) dalam metode belajar pesantren adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Halaqah adalah lingkaran belajar tradisi santri mengkaji kitab bersama guru.
Pondok Pesantren Tebuireng didirikan oleh Hadratussyaikh K.H. M. Hasyim Asy’ari pada tahun…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Tebuireng didirikan pada tahun 1899 di Dusun Tebuireng, Desa Cukir, Jombang.
Gelar kehormatan ‘Hadratussyaikh’ yang disematkan kepada K.H. M. Hasyim Asy’ari bermakna…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Hadratussyaikh adalah penghormatan tertinggi kepakaran ilmu hadits Shahih Bukhari-Muslim.
Kitab monumental karya Hadratussyaikh K.H. Hasyim Asy’ari tentang etika penuntut ilmu dan guru adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Adabul ‘Alim wal Muta’allim adalah karya masterpiece etika pendidikan karakter santri dan guru.
Fatwa dan Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh K.H. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 menyerukan bahwa…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 mengobarkan pertempuran 10 November Surabaya dan menjadi cikal bakal Hari Santri Nasional.
Presiden Republik Indonesia ke-4 yang merupakan putra K.H. Wahid Hasyim dan cucu Hadratussyaikh K.H. Hasyim Asy’ari adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Gus Dur adalah cucu K.H. Hasyim Asy’ari dari jalur ayahanda K.H. A. Wahid Hasyim, dimakamkan di Tebuireng.
Ayahanda Gus Dur yang menjadi Menteri Agama RI pertama dan anggota Panitia Sembilan BPUPKI perumus Piagam Jakarta adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
K.H. A. Wahid Hasyim adalah tokoh pejuang kemerdekaan perumus dasar negara dan Menteri Agama.
Adik kandung Gus Dur yang pernah menjadi Pengasuh Pesantren Tebuireng dan tokoh kedokteran nasional adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Gus Sholah (K.H. Ir. Salahuddin Wahid) memimpin modernisasi sistem pendidikan Tebuireng.
Lokasi Pondok Pesantren Tebuireng secara geografis berada di…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Tebuireng berlokasi di Jl. Irian Jaya No. 10, Cukir, Diwek, Jombang.
K.H. Hasyim Asy’ari mendirikan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) bersama para ulama pada tahun…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
NU didirikan pada 31 Januari 1926 M di Surabaya atas restu Syaikhona Kholil Bangkalan.
Guru utama Hadratussyaikh K.H. Hasyim Asy’ari di Madura yang merupakan ulama karismatik mahaguru ulama nusantara adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Syaikhona Kholil Bangkalan adalah guru sentral yang memberi isyarat tongkat dan tasbih pendirian NU.
Nilai luhur ‘Panca Jiwa Pesantren’ yang ditanamkan kepada seluruh santri mencakup…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Panca Jiwa Pondok: Ikhlas, Sederhana, Berdikari (mandiri), Ukhuwah, dan Bebas berkreasi.
Pusat Sejarah dan Museum Islam Nusantara yang berdiri megah di kawasan Pesantren Tebuireng bernama…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari (MINHA) diresmikan Presiden RI di kompleks makam Tebuireng.
Ciri khas sistem pembelajaran tradisional di Pesantren Tebuireng yang tetap lestari adalah metode…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Sorogan (setoran membaca privat) dan Bandongan (kyai membacakan santri memaknai) adalah tradisi salaf Tebuireng.
Hukum bacaan nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf Ba (ب) adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Nun mati/tanwin bertemu ba dibaca Iqlab (mengganti bunyi nun menjadi mim disertai dengung).
Huruf-huruf Qalqalah yang dibaca memantul saat berharakat sukun terangkum dalam singkatan…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Huruf qalqalah: Qaf, Tha, Ba, Jim, Dal (Quthbu Jaddin).
Hukum bacaan mim mati (مْ) bertemu dengan huruf Mim (م) disebut…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Mim sukun bertemu mim adalah Idgham Mimi (dibaca dengung 2 harakat).
Panjang bacaan Mad Thabi’i (Mad Asli) adalah sebanyak…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Mad thabi’i dipanjangkan 1 alif atau 2 ketukan harakat.
Menurut kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim, adab pertama seorang santri terhadap gurunya adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Menghormati guru (ta’dzim) dan rendah hati adalah kunci utama terbukanya barakah ilmu.
Hukum bacaan Idzhar Halqi terjadi apabila nun sukun atau tanwin bertemu salah satu dari 6 huruf halaq, yaitu…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Huruf idzhar halqi keluar dari tenggorokan: hamzah, ha, ha besar, ‘ain, ghain, kha.
Cara membaca hukum Idgham Bilaghunnah (bertemu huruf Lam dan Ra) adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Bilaghunnah berarti melebur tanpa dengung pada huruf Lam dan Ra.
Tanda waqaf Lazim yang disimbolkan dengan huruf Mim kecil (مـ) menandakan bahwa pembaca…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Waqaf Lazim mewajibkan pembaca berhenti agar tidak merusak makna ayat.
Sikap tawadhu’ seorang santri tecermin dari perilaku…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Tawadhu’ adalah kerendahan hati menyadari bahwa segala kelebihan adalah anugerah Allah semata.
Istilah ‘Barakah’ (Berkah) dalam tradisi menuntut ilmu di pesantren diartikan sebagai…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Berkah ilmu berarti ilmu tersebut menuntun pada amal shalih dan maslahat bagi umat.
Hukum bacaan Ghunnah Musyaddadah terjadi pada huruf…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Nun dan Mim bertasydid wajib dibaca berdengung sempurna (ghunnah).
Adab terhadap mushaf Al-Qur’an mewajibkan santri untuk…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Al-Qur’an adalah kalamullah yang wajib dihormati kesucian fisiknya dan dibaca tartil.
Konsep ‘Ngalap Berkah’ santri kepada kyai dilakukan dengan jalan…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Khidmah tulus kepada guru dan ilmu merupakan tradisi pencarian berkah yang diajarkan ulama.
