Jurusan Akuntansi merupakan bidang studi yang fokus pada pengelolaan data keuangan, termasuk pencatatan, pengolahan, dan pelaporan untuk mendukung pengambilan keputusan yang akurat. Mahasiswa di jurusan ini akan mempelajari berbagai topik, mulai dari akuntansi keuangan, manajemen, perpajakan, hingga audit, serta penguasaan teknologi yang mendukung sistem akuntansi modern.
Lulusan Akuntansi memiliki peluang karir yang menjanjikan di berbagai sektor, seperti perusahaan swasta, lembaga pemerintah, hingga organisasi internasional. Profesi yang dapat ditekuni meliputi akuntan profesional, auditor internal, konsultan pajak, analis keuangan, hingga kepala keuangan di perusahaan besar.
Kisi-Kisi Tes Masuk Jurusan Akuntansi

Berikut ini adalah materi utama yang umumnya diujikan dalam tes masuk jurusan Akuntansi. Mengetahui kisi-kisi tes ini akan membantu calon mahasiswa untuk lebih fokus dan siap dalam menghadapi ujian, serta meningkatkan peluang untuk lolos.
1. Konsep Dasar Akuntansi
Pembahasan: Menguji pemahaman calon mahasiswa tentang definisi akuntansi, tujuan, dan fungsi akuntansi sebagai sistem informasi keuangan. Materi ini mencakup konsep persamaan dasar akuntansi (harta = kewajiban + modal).
2. Jurnal dan Buku Besar
Pembahasan: Menguji kemampuan membuat jurnal umum berdasarkan transaksi sederhana dan memindahkan data ke buku besar. Contoh soal meliputi pencatatan transaksi seperti pembelian barang secara tunai atau kredit.
3. Laporan Keuangan
Pembahasan: Mengukur kemampuan menyusun laporan keuangan dasar, seperti neraca, laporan laba rugi, dan arus kas. Fokus pada pengklasifikasian akun dengan benar sesuai pos laporan.
4. Siklus Akuntansi
Pembahasan: Menguji pemahaman tentang tahapan siklus akuntansi, mulai dari identifikasi transaksi, pencatatan jurnal, posting ke buku besar, hingga penyusunan laporan keuangan.
5. Akuntansi Persediaan
Pembahasan: Materi meliputi metode pencatatan persediaan (FIFO, LIFO, dan metode rata-rata). Soal dapat mencakup perhitungan harga pokok persediaan akhir berdasarkan metode tertentu.
6. Akuntansi Pajak
Pembahasan: Menguji pengetahuan dasar perpajakan, seperti jenis pajak (PPh, PPN), fungsi pajak, dan penghitungan sederhana pajak penghasilan. Fokus pada pengenalan kewajiban perpajakan dalam laporan keuangan.
7. Akuntansi Perusahaan Dagang
Pembahasan: Menguji kemampuan pencatatan transaksi khusus perusahaan dagang, seperti retur penjualan, diskon, dan perhitungan harga pokok penjualan (HPP).
8. Analisis Rasio Keuangan
Pembahasan: Materi mencakup perhitungan rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Soal dirancang untuk mengukur kemampuan membaca dan menganalisis kesehatan keuangan perusahaan.
9. Matematika Keuangan
Pembahasan: Mengukur kemampuan dalam perhitungan keuangan seperti bunga tunggal, bunga majemuk, anuitas, dan nilai sekarang (present value). Contoh soal melibatkan perhitungan investasi atau pinjaman.
10. Prinsip Akuntansi Berterima Umum (GAAP)
Pembahasan: Soal mencakup pemahaman prinsip dasar akuntansi seperti kesesuaian, konsistensi, dan materialitas dalam penyusunan laporan keuangan.
📑 Bank Soal Tes Masuk Jurusan Akuntansi (SNBT & Ujian Mandiri): Di bawah ini tersedia 52 Soal Latihan Tes Masuk Jurusan Akuntansi yang mencakup Persamaan Dasar Akuntansi, Siklus Akuntansi & Jurnal Umum, Jurnal Penyesuaian & Kertas Kerja, Analisis Laporan Keuangan, serta Akuntansi Biaya dan Perpajakan. Klik tombol akordeon di bawah tiap soal untuk menampilkan uraian jawaban dan langkah perhitungannya!
Rumus matematis baku dari persamaan dasar akuntansi yang mencerminkan keseimbangan posisi keuangan adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Persamaan dasar akuntansi menyatakan bahwa seluruh sumber daya ekonomis (Aset) yang dimiliki entitas dibiayai oleh klaim pihak ketiga kreditor (Liabilitas) dan hak pemilik (Ekuitas): $\text{Aset} = \text{Liabilitas} + \text{Ekuitas}$.
Pemilik menyetorkan uang tunai sebesar Rp50.000.000 sebagai modal awal pendirian usaha jasa akuntan publik. Pengaruh transaksi tersebut terhadap persamaan dasar akuntansi adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Penyetoran modal tunai menambah kas perusahaan (Aset +Rp50.000.000) dan secara bersamaan meningkatkan saldo ekuitas pemilik (Modal +Rp50.000.000).
Perusahaan membeli perlengkapan kantor senilai Rp15.000.000 secara kredit dengan termin 2/10, n/30. Akun yang bertambah di sisi debet dan kredit adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Pembelian perlengkapan kantor secara kredit menambah akun aset (Perlengkapan Kantor di sisi DEBET) dan memunculkan kewajiban kepada pemasok (Utang Usaha di sisi KREDIT).
Prinsip akuntansi yang mengharuskan pemisahan tegas antara kekayaan pribadi pemilik dan kekayaan perusahaan disebut…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Asumsi Entitas Ekonomi (Economic Entity) menetapkan bahwa aktivitas keuangan perusahaan harus dicatat terpisah secara mutlak dari keuangan pribadi pemilik atau entitas bisnis lainnya.
Asumsi dasar bahwa perusahaan didirikan untuk menjalankan aktivitas operasionalnya dalam jangka waktu yang tidak terbatas (berkelanjutan) dan tidak bermaksud dilikuidasi dalam waktu dekat disebut…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Going Concern mengasumsikan bahwa entitas bisnis akan terus beroperasi di masa depan untuk merealisasikan rencana dan kewajibannya.
Kelompok akun yang secara alami memiliki saldo normal di sisi KREDIT adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Akun Liabilitas (Kewajiban), Ekuitas (Modal), dan Pendapatan bertambah di sisi KREDIT dan berkurang di sisi DEBET, sehingga saldo normalnya adalah KREDIT.
Perusahaan jasa menerima pembayaran kas sebesar Rp12.000.000 untuk jasa konsultasi yang baru akan diselesaikan bulan depan. Transaksi ini dicatat mula-mula sebagai…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Karena jasa belum diserahkan, kas yang diterima menimbulkan kewajiban (liabilitas) berupa Pendapatan Diterima di Muka (Unearned Revenue) di sisi Kredit.
Pengambilan uang tunai dari kas perusahaan oleh pemilik untuk keperluan pribadi (Prive / Drawing) akan berakibat…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Prive mengurangi saldo aset kas dan secara langsung mendebet akun penarik modal (mengurangi nilai ekuitas pemilik).
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) mewajibkan pencatatan transaksi menggunakan basis akrual (accrual basis), yang artinya…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Basis akrual mengakui pengaruh transaksi pada saat terjadinya hak dan kewajiban (earned & incurred), bukan menunggu saat kas riil berpindah tangan.
Prinsip penandingan (matching principle) dalam akuntansi menegaskan bahwa…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Matching principle menandingkan pendapatan yang diperoleh pada suatu periode dengan seluruh beban yang dikorbankan untuk menghasilkan pendapatan tersebut.
Perusahaan melunasi sisa utang usaha kepada pemasok sebesar Rp8.000.000 secara tunai. Ayat jurnal yang tepat adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Pelunasan utang mengurangi kewajiban di sisi Debet (Utang Usaha berkurang) dan mengurangi aset di sisi Kredit (Kas berkurang).
Telah diselesaikan pekerjaan audit laporan keuangan senilai Rp25.000.000 untuk klien. Tagihan telah dikirimkan namun belum diterima pembayarannya. Ayat jurnalnya adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Jasa yang telah selesai tetapi belum dibayar diakui sebagai penambahan aset tagihan di Debet (Piutang Usaha) dan penambahan pendapatan di Kredit (Pendapatan Jasa).
Tujuan utama pemindahbukuan (posting) ayat jurnal umum ke buku besar (ledger) adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Posting ke buku besar bertujuan mengumpulkan seluruh data mutasi debet-kredit transaksi historis ke dalam rekening akun sejenis guna memperoleh saldo akhir berkala.
Kondisi di mana total kolom Debet dan Kredit pada Neraca Saldo menunjukkan angka yang sama (seimbang) membuktikan bahwa…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Keseimbangan neraca saldo hanya membuktikan kesamaan matematis antara total debet dan kredit, namun tidak mendeteksi transaksi yang lupa dicatat, salah posting ke akun lain, atau pencatatan ganda.
Jurnal khusus yang digunakan semata-mata untuk mencatat seluruh transaksi penjualan barang dagangan secara KREDIT adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Sales Journal (Jurnal Penjualan) dikhususkan untuk mencatat transaksi penjualan barang dagangan secara kredit.
Faktur penjualan tertanggal 5 Maret senilai Rp10.000.000 memiliki syarat pembayaran 3/10, n/30. Jika pembeli melunasi pembayaran pada tanggal 14 Maret, berapa jumlah uang tunai yang harus dibayarkan?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Masa potongan adalah 10 hari sejak 5 Maret (hingga 15 Maret). Pelunasan 14 Maret berhak atas diskon 3%: Potongan = $3\% \times 10.000.000 = \text{Rp}300.000$. Kas yang dibayar = $10.000.000 – 300.000 = \text{Rp}9.700.000$.
Dalam syarat penyerahan barang FOB Shipping Point, biaya angkut pengiriman barang dan risiko selama perjalanan dari gudang penjual ke gudang pembeli menjadi tanggung jawab…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
FOB Shipping Point menetapkan hak kepemilikan dan risiko barang berpindah ke tangan pembeli sejak barang keluar dari gudang penjual, sehingga ongkos angkut ditanggung pembeli.
Akun-akun nominal yang harus ditutup pada akhir periode akuntansi agar bersaldo nol mencakup…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Akun nominal (akun sementara di laporan laba rugi dan prive) harus ditutup ke Ikhtisar Laba Rugi dan Modal pada akhir periode agar saldo awal periode berikutnya kembali nol.
Tujuan utama pembuatan jurnal pembalik pada awal periode akuntansi baru adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Jurnal pembalik bersifat opsional pada awal tahun baru untuk membalik penyesuaian akrual tertentu agar pencatatan transaksi penerimaan/pengeluaran kas berikutnya konsisten.
Pembayaran beban listrik Rp500.000 keliru dicatat mendebet akun Beban Telepon Rp500.000 dan mengkredit Kas Rp500.000. Ayat jurnal koreksi yang tepat untuk membetulkannya adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Akun Kas sudah benar di sisi Kredit. Cukup mendebet akun yang seharusnya (Beban Listrik Rp500.000) dan mengkredit akun yang keliru dicatat (Beban Telepon Rp500.000).
Akun yang tetap tercantum dalam Neraca Saldo Setelah Penutupan (Post-Closing Trial Balance) adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Karena akun nominal dan prive telah ditutup, neraca saldo setelah penutupan hanya memuat akun-akun riil (neraca/posisi keuangan) yang akan dibawa sebagai saldo awal periode baru.
Perusahaan mengembalikan sebagian barang dagang yang dibeli secara kredit senilai Rp2.000.000 karena rusak. Pencatatan ayat jurnal dengan metode periodik adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Pengembalian barang pembelian kredit mengurangi Utang Usaha di sisi Debet dan mencatat Retur Pembelian di sisi Kredit.
Pada tanggal 1 Januari saldo akun Perlengkapan adalah Rp6.000.000. Pada tanggal 31 Desember, pemeriksaan fisik menunjukkan perlengkapan yang masih tersisa di gudang adalah Rp2.000.000. Ayat jurnal penyesuaian per 31 Desember adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Perlengkapan yang terpakai selama periode = Saldo Awal – Sisa Akhir = $6.000.000 – 2.000.000 = \text{Rp}4.000.000$. Jurnal penyesuaian: mendebet Beban Perlengkapan Rp4.000.000 dan mengkredit Perlengkapan Rp4.000.000.
Pada 1 Agustus dibayar premi asuransi gedung sebesar Rp12.000.000 untuk jangka waktu 1 tahun dan dicatat pada akun Asuransi Dibayar di Muka. Ayat jurnal penyesuaian pada tanggal 31 Desember adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Waktu yang telah kadaluarsa dari 1 Agustus hingga 31 Desember adalah 5 bulan. Beban asuransi = $\frac{5}{12} \times 12.000.000 = \text{Rp}5.000.000$. Jurnal penyesuaian: Debet Beban Asuransi Rp5.000.000 dan Kredit Asuransi Dibayar di Muka Rp5.000.000.
Gaji 4 orang karyawan untuk bulan Desember sebesar Rp16.000.000 baru akan dibayarkan secara tunai pada tanggal 2 Januari tahun depan. Ayat jurnal penyesuaian per 31 Desember adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Sesuai prinsip akrual, beban gaji Desember harus diakui di periode berjalan sebagai Beban Gaji di Debet dan kewajiban yang belum dibayar diakui sebagai Utang Gaji di Kredit.
Perusahaan telah menyelesaikan pengerjaan laporan pajak klien senilai Rp7.500.000 pada akhir Desember, namun faktur tagihan belum diterbitkan dan uang belum diterima. Jurnal penyesuaiannya adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Pendapatan yang sudah menjadi hak namun belum dicatat/diterima diakui sebagai Piutang Pendapatan (Debet) dan Pendapatan Jasa (Kredit).
Kendaraan operasional dibeli seharga Rp120.000.000 disusutkan menggunakan metode garis lurus sebesar Rp15.000.000 per tahun. Ayat jurnal penyesuaian akhir tahun adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Penyusutan tidak langsung mengurangi akun aset, melainkan dicatat pada akun kontra aset: Beban Penyusutan (Debet) dan Akumulasi Penyusutan (Kredit).
Manakah di antara akun berikut yang tergolong sebagai akun kontra aset dengan saldo normal KREDIT?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Akumulasi Penyusutan dan Cadangan Kerugian Piutang adalah akun kontra aset yang disajikan sebagai pengurang nilai kotor aset terkait di Neraca, sehingga memiliki saldo normal di sisi Kredit.
Urutan pasangan kolom yang terdapat dalam lembar kerja (Neraca Lajur 10 kolom) secara berurutan adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Neraca lajur 10 kolom memiliki urutan standar 5 pasang kolom (Debet & Kredit): Neraca Saldo, Penyesuaian, Neraca Saldo Disesuaikan, Laba Rugi, dan Neraca.
Pada kolom Laba Rugi di neraca lajur, jika total sisi KREDIT (Pendapatan) lebih besar daripada total sisi DEBET (Beban), maka selisihnya menunjukkan…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Kredit > Debet pada kolom Laba Rugi berarti Pendapatan melebihi Beban (Laba Bersih). Selisih ditempatkan di sisi Debet Laba Rugi (agar seimbang) dan dipindahkan ke sisi Kredit Neraca (menambah modal).
Saat menerima uang sewa diterima di muka, perusahaan mencatatnya pada akun Pendapatan Sewa (pendekatan laba rugi). Maka pada akhir periode, jurnal penyesuaian dibuat untuk mengakui…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Jika saat transaksi mula-mula dicatat sebagai Pendapatan, maka penyesuaian akhir tahun bertujuan memindahkan porsi sewa yang BELUM menjadi hak (masih utang) ke akun Sewa Diterima di Muka.
Perusahaan meminjam uang di bank sebesar Rp100.000.000 pada 1 Oktober dengan bunga 12% per tahun yang dibayarkan setiap tanggal 1 April. Beban bunga yang harus disesuaikan per 31 Desember adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
Bunga terutang dari 1 Oktober hingga 31 Desember adalah 3 bulan. Beban bunga = $100.000.000 \times 12\% \times \frac{3}{12} = \text{Rp}3.000.000$. Jurnal: Beban Bunga (D) Rp3.000.000 ; Utang Bunga (K) Rp3.000.000.
Data akuntansi: Persediaan Awal Rp20.000.000, Pembelian Bersih Rp70.000.000, dan Persediaan Akhir Rp25.000.000. Berapakah Harga Pokok Penjualan (HPP)?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Barang Tersedia Dijual = Persediaan Awal + Pembelian Bersih = $20.000.000 + 70.000.000 = \text{Rp}90.000.000$. HPP = Barang Tersedia Dijual – Persediaan Akhir = $90.000.000 – 25.000.000 = \text{Rp}65.000.000$.
Jika Penjualan Bersih adalah Rp120.000.000 dan HPP adalah Rp75.000.000, sedangkan total Beban Operasional adalah Rp25.000.000, maka Laba Kotor perusahaan adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Laba Kotor = Penjualan Bersih – HPP = $120.000.000 – 75.000.000 = \text{Rp}45.000.000$. (Laba Bersih Operasional adalah $45.000.000 – 25.000.000 = \text{Rp}20.000.000$).
Manakah di antara pos akun berikut yang seluruhnya tergolong sebagai Aset Lancar (Current Assets)?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Aset lancar adalah kas atau aset lain yang diperkirakan dapat direalisasikan menjadi uang tunai, dijual, atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal satu tahun (Kas, Piutang, Perlengkapan, Persediaan).
Aset moneter tanpa substansi fisik yang memberikan hak istimewa atau keunggulan kompetitif jangka panjang bagi perusahaan disebut…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Aset tak berwujud mencakup hak paten, hak cipta, merek dagang (trademarks), waralaba (franchise), dan goodwill.
Modal awal Rp80.000.000. Selama periode berjalan, perusahaan membukukan Laba Bersih Rp25.000.000 dan pemilik melakukan penarikan Prive sebesar Rp5.000.000. Berapakah Modal Akhir perusahaan?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Modal Akhir = Modal Awal + Laba Bersih – Prive = $80.000.000 + 25.000.000 – 5.000.000 = \text{Rp}100.000.000$.
Menurut PSAK, laporan arus kas mengklasifikasikan penerimaan dan pengeluaran kas ke dalam tiga kategori aktivitas, yaitu…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Laporan arus kas membagi arus kas menjadi: Arus Kas dari Aktivitas Operasi, Arus Kas dari Aktivitas Investasi, dan Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan.
Transaksi kas berikut yang diklasifikasikan ke dalam Arus Kas dari Aktivitas Investasi adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Pembelian atau penjualan aset tetap jangka panjang (seperti tanah, gedung, mesin operasional) dilaporkan pada kelompok Aktivitas Investasi.
Arus kas keluar yang berasal dari pembagian dividen tunai kepada para pemegang saham perusahaan dikategorikan sebagai…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
Transaksi yang berkaitan dengan penerbitan/pelunasan modal saham dan utang jangka panjang serta pembayaran dividen kas masuk dalam kelompok Aktivitas Pendanaan.
Bagian integral yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan yang memuat informasi rinci mengenai kebijakan akuntansi yang diterapkan entitas dan rincian akun tertentu disebut…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
CALK memberikan penjelasan naratif, disagregasi pos-pos laporan keuangan, serta informasi penting yang tidak disajikan langsung di muka laporan posisi keuangan atau laba rugi.
Rasio Net Profit Margin (NPM) dihitung dengan membagi…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Net Profit Margin (NPM) mengukur persentase laba bersih yang dihasilkan dari setiap rupiah penjualan: $\text{NPM} = \frac{\text{Laba Bersih}}{\text{Penjualan Bersih}} \times 100\%$.
Dalam periode inflasi di mana harga barang terus mengalami kenaikan, metode penilaian persediaan yang menghasilkan nilai persediaan akhir tertinggi dan HPP terendah adalah metode…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Pada metode FIFO, barang yang dibeli lebih awal (harga lebih murah) dianggap keluar/dijual terlebih dahulu, sehingga HPP lebih rendah dan persediaan akhir dinilai berdasarkan harga pembelian terkini yang lebih tinggi.
Perbedaan mendasar sistem pencatatan persediaan perpetual (continual) dibandingkan sistem periodik adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Dalam sistem perpetual, setiap transaksi pembelian dan penjualan barang dagangan langsung diperbarui pada akun Persediaan Barang Dagang dan Harga Pokok Penjualan secara terus-menerus.
Pencatatan estimasi kerugian piutang tak tertagih pada akhir tahun menggunakan metode cadangan (allowance method) dibuat dengan mendebet akun…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Estimasi kerugian piutang: Debet Beban Kerugian Piutang (Bad Debt Expense) dan Kredit Cadangan Kerugian Piutang (Allowance for Doubtful Accounts).
Sebuah mesin pabrik diimpor dengan harga beli faktur Rp200.000.000. Biaya pengapalan Rp15.000.000, bea masuk pabean Rp10.000.000, dan biaya instalasi pondasi mesin Rp5.000.000. Berapakah harga perolehan (cost) mesin yang harus dikapitalisasi?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: D
Harga perolehan mencakup seluruh pengeluaran yang diperlukan hingga aset siap digunakan: $200.000.000 + 15.000.000 + 10.000.000 + 5.000.000 = \text{Rp}230.000.000$.
Peralatan dibeli seharga Rp50.000.000 dengan taksiran umur ekonomis 5 tahun dan nilai residu (sisa) Rp5.000.000. Berapakah beban penyusutan tahunan peralatan tersebut menggunakan metode garis lurus?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Beban Penyusutan per tahun = $\frac{\text{Harga Perolehan} – \text{Nilai Residu}}{\text{Umur Ekonomis}} = \frac{50.000.000 – 5.000.000}{5} = \frac{45.000.000}{5} = \text{Rp}9.000.000$.
Sebuah mesin memiliki harga perolehan Rp80.000.000 dan akumulasi penyusutan Rp55.000.000. Jika mesin tersebut dijual tunai seharga Rp30.000.000, maka perusahaan membukukan…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Nilai Buku Mesin = Harga Perolehan – Akumulasi Penyusutan = $80.000.000 – 55.000.000 = \text{Rp}25.000.000$. Harga Jual = Rp30.000.000. Karena Harga Jual > Nilai Buku, perusahaan membukukan Laba Penjualan Aset Tetap = $30.000.000 – 25.000.000 = \text{Rp}5.000.000$.
Dalam rekonsiliasi bank, cek yang sudah dikeluarkan perusahaan kepada pihak ketiga namun sampai akhir bulan belum dicairkan oleh pemegang cek ke bank (Outstanding Check) akan diperlakukan sebagai…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Cek yang masih beredar (Outstanding Check) telah dicatat mengurangi buku perusahaan tetapi belum diproses oleh bank, sehingga disesuaikan sebagai pengurang saldo bank.
Pengusaha Kena Pajak (PKP) menjual barang dagangan kena pajak seharga Rp10.000.000 (belum termasuk PPN 11%). Jumlah kas total yang ditagihkan kepada pembeli adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
PPN Keluaran = $11\% \times 10.000.000 = \text{Rp}1.100.000$. Total tagihan = $10.000.000 + 1.100.000 = \text{Rp}11.100.000$.
Dalam akuntansi biaya manufaktur, Biaya Utama (Prime Cost) didefinisikan sebagai penjumlahan dari…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Prime Cost (Biaya Utama) adalah penjumlahan biaya bahan baku langsung (direct materials) dan biaya tenaga kerja langsung (direct labor). Sementara Tenaga Kerja Langsung + Overhead disebut Conversion Cost.
Prinsip etika profesi akuntan yang mewajibkan seorang akuntan untuk bersikap adil, tidak memihak, jujur secara intelektual, dan bebas dari benturan kepentingan adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Prinsip Objektivitas menuntut akuntan profesional untuk tidak mengorbankan pertimbangan profesional atau bisnisnya karena adanya bias, benturan kepentingan, atau pengaruh pihak lain yang tidak semestinya.
Panduan Sukses Menghadapi Ujian Masuk Jurusan Akuntansi (SNBT & Mandiri)
Bagi calon mahasiswa yang bercita-cita menembus program studi Akuntansi di perguruan tinggi negeri maupun swasta favorit, perhatikan kiat belajar esensial berikut:
- Pahami Logika Debet-Kredit dan Saldo Normal: Hindari menghafal secara mekanis. Pahami bagaimana setiap transaksi memengaruhi persamaan dasar akuntansi (Aset = Liabilitas + Ekuitas) dan klasifikasi akun rill versus akun nominal.
- Kuasai Mekanisme Jurnal Penyesuaian: Penyesuaian beban dibayar di muka, pendapatan diterima di muka, penyusutan aset tetap, dan beban akrual sering kali menjadi jebakan dalam ujian. Latihlah pemahaman konsep penandingan (matching principle).
- Ketelitian Analisis Angka Laporan Keuangan: Pelajari struktur pembentukan harga pokok penjualan (HPP), penyusunan laporan posisi keuangan, dan pemisahan arus kas operasi, investasi, serta pendanaan.
Simpan halaman ini untuk bahan belajar berkala dan bagikan kepada calon rekan sejawat Anda sesama pejuang jurusan Akuntansi!