100+ Soal Seleksi Mandiri UPI + Pembahasan

Share ke:

Banyak calon mahasiswa menjadikan Universitas Pendidikan Indonesia sebagai tujuan utama karena identitasnya yang kuat sebagai kampus pencetak tenaga pendidik profesional di Indonesia. Jalur Seleksi Mandiri UPI hadir sebagai kesempatan tambahan bagi peserta yang ingin membuktikan kapasitas berpikirnya melalui mekanisme ujian yang menuntut ketelitian analisis, pemahaman bacaan mendalam, serta kesiapan karakter yang selaras dengan dunia pendidikan.

Pelaksanaan Ujian Mandiri UPI umumnya berada pada rentang bulan April hingga Juli setiap tahunnya. Pada periode inilah calon peserta perlu memaksimalkan persiapan karena sistem seleksi dirancang untuk menguji potensi kognitif tingkat tinggi yang dipadukan dengan literasi kritis dan pengukuran kecenderungan bakat pedagogik yang menjadi ciri khas UPI.

Melalui artikel ini, Anda dapat mempelajari gambaran kisi-kisi sekaligus mencoba berbagai soal Seleksi Mandiri UPI lengkap dengan pembahasan untuk membantu memahami pola ujian dan meningkatkan kesiapan menghadapi proses seleksi masuk UPI.

Jalur Mandiri Masuk Universitas Pendidikan Indonesia

UPI membuka Seleksi Mandiri sebagai alternatif penerimaan mahasiswa baru di luar jalur nasional. Jalur ini memberi kesempatan bagi calon peserta untuk mengikuti tes yang disusun langsung oleh pihak universitas dengan penekanan pada kemampuan penalaran, literasi, dan potensi dasar kependidikan.

A. Program Studi yang Tersedia di Seleksi Mandiri UPI

Berikut beberapa program studi yang dapat dipilih peserta melalui jalur Seleksi Mandiri UPI:

  • Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
  • Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
  • Pendidikan Bahasa Inggris
  • Pendidikan Matematika
  • Bimbingan dan Konseling
  • Manajemen
  • Akuntansi
  • Ilmu Komunikasi
  • Sistem Informasi
  • Ilmu Keolahragaan

B. Gambaran Sistem Tes pada Seleksi Mandiri

Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir logis, memahami bacaan secara mendalam, serta melihat kecenderungan bakat pedagogik yang menjadi ciri khas seleksi di UPI.

Kisi-Kisi Soal Seleksi Mandiri UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Kuasai kisi-kisi Seleksi Mandiri UPI untuk mengenali karakteristik dan pola soal yang sering keluar. Pemahaman ini akan membantu Anda mengetahui materi penting yang sering muncul dalam proses seleksi Universitas Pendidikan Indonesia.

A. Tes Potensi Skolastik (TPS) / Kognitif

  • Penalaran Verbal: Analogi kata kompleks, hubungan logis antar-konsep abstrak, dan penarikan kesimpulan silogisme dari multipremis.
  • Penalaran Kuantitatif: Operasi aljabar dasar, barisan dan deret angka/huruf bertingkat, geometri dasar (perhitungan sudut, luas, dan volume bangun ruang), serta pemodelan matematika praktis.
  • Penalaran Figural: Analisis hubungan spasial, rotasi mental objek tiga dimensi, pengelompokan komponen visual, dan konsistensi kelanjutan pola gambar.

B. Literasi Bahasa & Pemahaman Bacaan

  • Literasi Bahasa Indonesia: Analisis wacana panjang, penentuan ide pokok dan kalimat utama, rekonstruksi struktur paragraf, serta penyuntingan kalimat tidak efektif dan kesalahan konjungsi.
  • Literasi Bahasa Inggris: Pemahaman teks tingkat lanjut, teknik inferencing (menarik kesimpulan tersirat), restatement (menyatakan kembali inti teks dengan struktur berbeda), dan analisis tone/sikap penulis.

C. Tes Bakat Skolastik & Pedagogik (Kekhasan Prodi Kependidikan)

  • Potensi Calon Pendidik: Pengukuran implisit dan eksplisit terkait minat, ketahanan kerja, kepribadian adaptif, serta aspek psikologis yang mendukung kompetensi sebagai tenaga pendidik.

Contoh Soal Seleksi Mandiri Universitas Pendidikan Indonesia

Di bawah ini berisi beberapa contoh soal Seleksi Mandiri UPI berdasarkan kisi-kisi yang sering muncul pada tahapan seleksi tersebut.

Soal 1 

Semua pendidik profesional memiliki kemampuan reflektif.

Sebagian individu yang reflektif gemar menulis jurnal.

Tidak ada penulis jurnal yang anti-evaluasi.

Kesimpulan yang pasti benar adalah…

A. Sebagian pendidik profesional gemar menulis jurnal

B. Semua pendidik profesional tidak anti-evaluasi

C. Sebagian individu reflektif adalah pendidik profesional

D. Tidak ada penulis jurnal yang merupakan pendidik profesional

E. Semua yang gemar menulis jurnal adalah pendidik profesional

Jawaban: B

Pembahasan:

Pendidik profesional → reflektif.

Sebagian reflektif → menulis jurnal.

Penulis jurnal → tidak anti-evaluasi.

Maka pendidik profesional pasti tidak anti-evaluasi.

Soal 2 

Jika 2x + 3y = 19 dan x − y = 2, maka nilai x + y adalah…

A. 7

B. 8

C. 9

D. 10

E. 11

Jawaban: C

Pembahasan:

Dari x − y = 2 → x = y + 2.

Substitusi ke 2x + 3y = 19:

2(y + 2) + 3y = 19 → 2y + 4 + 3y = 19 → 5y = 15 → y = 3.

x = 5 → x + y = 8.

Soal 3 

Sebuah balok berukuran 6 cm × 4 cm × 3 cm dipotong menjadi kubus-kubus kecil berukuran 1 cm³. Banyak kubus kecil yang memiliki tepat tiga sisi terkena cat jika seluruh permukaan balok dicat adalah…

A. 6

B. 8

C. 12

D. 4

E. 10

Jawaban: B

Pembahasan:

Kubus kecil dengan tiga sisi tercat hanya berada di sudut bangun. Setiap balok memiliki 8 titik sudut.

Soal 4 

Kalimat acak berikut:

(1) Oleh sebab itu, evaluasi pembelajaran perlu dirancang sistematis.

(2) Hasil belajar tidak selalu mencerminkan proses belajar.

(3) Banyak faktor eksternal memengaruhi capaian siswa.

(4) Proses belajar yang baik belum tentu menghasilkan nilai tinggi.

Urutan paragraf yang logis adalah…

A. 2–4–3–1

B. 4–2–3–1

C. 2–3–4–1

D. 3–2–4–1

E. 4–3–2–1

Jawaban: A

Pembahasan:

(2) sebagai gagasan umum, diikuti penjelas (4) dan (3), lalu ditutup simpulan (1).

Soal 5 

“Students who engage in reflective practice tend to adapt better to diverse classroom challenges.”

Makna tersirat dari kalimat tersebut adalah…

A. Reflective practice is mandatory in classrooms

B. Adaptability is unrelated to reflection

C. Reflection helps students face varied situations

D. Classroom challenges are always predictable

E. Only reflective students succeed academically

Jawaban: C

Pembahasan:

Kalimat menyiratkan bahwa refleksi membantu kemampuan beradaptasi dalam berbagai situasi kelas.

Soal 6 

Empati : Konseling = Objektivitas : …

A. Presentasi

B. Diskusi

C. Observasi

D. Penelitian

E. Penilaian

Jawaban: D

Pembahasan:

Empati adalah dasar dalam konseling karena membantu memahami kondisi orang lain. Objektivitas adalah dasar dalam penelitian karena menuntut penilaian yang netral. Keduanya sama-sama menjadi landasan penting dalam bidangnya.

Soal 7 

A, C, F, J, O, …

A. S

B. T

C. U

D. V

E. W

Jawaban: C

Pembahasan:

Urutan posisi huruf: 1, 3, 6, 10, 15. Selisihnya +2, +3, +4, +5, sehingga berikutnya +6 → 21 = U.

Soal 8 

Jika sisi 1 berhadapan dengan sisi 6, dan sisi 2 bersebelahan dengan sisi 1 dan 3, maka sisi yang berhadapan dengan sisi 3 adalah…

A. 4

B. 5

C. 2

D. 6

E. 1

Jawaban: B

Pembahasan:

Pada kubus, setiap sisi hanya memiliki satu sisi yang berhadapan. Dari informasi yang ada, pasangan sisi lainnya adalah 3 berhadapan dengan 5.

Soal 9 

Kalimat tidak efektif:

“Para siswa-siswa diharapkan untuk dapat supaya mengerjakan tugas dengan sebaik mungkin.”

Perbaikan yang tepat adalah…

A. Para siswa diharapkan dapat mengerjakan tugas supaya baik.

B. Siswa-siswa diharapkan mengerjakan tugas dengan baik.

C. Siswa diharapkan supaya mengerjakan tugas sebaik mungkin.

D. Siswa diharapkan mengerjakan tugas sebaik mungkin.

E. Para siswa diharapkan mengerjakan tugas dengan baik mungkin.

Jawaban: D

Pembahasan:

Kata yang berulang dan tidak perlu dihilangkan sehingga kalimat menjadi lebih ringkas dan jelas tanpa mengubah makna.

Soal 10 

Seorang calon pendidik mencoba berbagai metode saat siswa kesulitan memahami materi dan tidak menyerah. Sikap ini mencerminkan…

A. Ketegasan dalam mengajar

B. Penguasaan materi

C. Ketahanan kerja dan adaptivitas pedagogik

D. Disiplin kelas

E. Kewibawaan pendidik

Jawaban: C

Pembahasan:

Sikap tersebut menunjukkan kemampuan beradaptasi dan tidak mudah menyerah, yang merupakan ciri penting dalam kompetensi seorang pendidik.

Soal 11 

Semua guru adalah pendidik.

Sebagian pendidik adalah peneliti.

Kesimpulan yang paling tepat adalah…

A. Semua guru adalah peneliti

B. Sebagian guru adalah peneliti

C. Semua peneliti adalah guru

D. Sebagian peneliti bukan pendidik

E. Guru bukan peneliti

Jawaban: B

Pembahasan:

Guru termasuk dalam kelompok pendidik. Karena sebagian pendidik adalah peneliti, maka ada kemungkinan sebagian guru juga peneliti.

Soal 12

Sebuah tabung memiliki jari-jari 7 cm dan tinggi 10 cm.

Volume tabung adalah… (π = 22/7)

A. 1.540 cm³

B. 1.540,5 cm³

C. 1.500 cm³

D. 1.600 cm³

E. 1.520 cm³

Jawaban: A

Pembahasan:

Rumus volume tabung: V = π × r² × t

V = (22/7) × 7² × 10 = (22/7) × 49 × 10 = 22 × 7 × 10 = 1.540 cm³.

Soal 13 

Sebuah pola segitiga bertambah jumlah sisinya:

Gambar 1 memiliki 3 garis, gambar 2 memiliki 6 garis, gambar 3 memiliki 10 garis.

Jumlah garis pada gambar ke-4 adalah…

A. 12

B. 14

C. 15

D. 18

E. 20

Jawaban: C

Pembahasan:

Pola penambahan garis: +3, +4, sehingga berikutnya +5.

10 + 5 = 15.

Soal 14 

Paragraf:

“Kemampuan membaca kritis sangat penting dalam dunia pendidikan. Melalui membaca kritis, siswa mampu memahami makna tersirat dalam teks. Selain itu, siswa dapat menilai informasi secara objektif dan tidak mudah terpengaruh opini.”

Ide pokok paragraf tersebut adalah…

A. Membaca membantu memahami teks

B. Siswa harus banyak membaca

C. Pentingnya kemampuan membaca kritis dalam pendidikan

D. Siswa mudah terpengaruh opini

E. Membaca menambah wawasan

Jawaban: C

Pembahasan:

Kalimat pertama menjadi gagasan utama, sedangkan kalimat berikutnya merupakan penjelasan dari pentingnya membaca kritis.

Soal 15 

“Teachers should encourage students to think independently rather than merely memorizing facts.”

Pernyataan yang paling sesuai adalah…

A. Students must memorize many facts

B. Independent thinking is more important than memorization

C. Teachers prefer students who memorize well

D. Memorization is the key to success

E. Facts are not important in learning

Jawaban: B

Pembahasan:

Kalimat menekankan bahwa berpikir mandiri lebih diutamakan daripada sekadar menghafal fakta.

Soal 16

“Banyak sistem pendidikan masih menilai keberhasilan siswa berdasarkan angka ujian. Padahal, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah jauh lebih penting dalam dunia nyata.”

Ide utama paragraf tersebut adalah…

A. Siswa harus menghindari ujian

B. Penilaian pendidikan seharusnya tidak hanya berbasis angka

C. Ujian adalah satu-satunya ukuran keberhasilan

D. Nilai akademik tidak diperlukan

E. Sistem pendidikan sudah ideal

Jawaban: B

Pembahasan:

Paragraf menyoroti bahwa penilaian berbasis angka saja tidak cukup. Harus ada aspek lain seperti berpikir kritis dan kreativitas.

Soal 17 

Diketahui:

x + y = 11

x − y = 5

Nilai x dan y adalah…

A. x = 8, y = 3

B. x = 7, y = 4

C. x = 6, y = 5

D. x = 9, y = 2

E. x = 5, y = 6

Jawaban: A

Pembahasan:

Jumlahkan kedua persamaan:

2x = 16 → x = 8

Substitusi: y = 3

Soal 18

“A teacher who consistently reflects on classroom experiences is more likely to improve instructional strategies and student engagement.”

Makna paling tepat dari kalimat tersebut adalah…

A. Teaching does not require reflection

B. Reflection improves teaching quality

C. Students control all teaching outcomes

D. Experience alone guarantees success

E. Teachers should avoid changing strategies

Jawaban: B

Pembahasan:

Kalimat menekankan bahwa refleksi membantu guru meningkatkan strategi dan keterlibatan siswa.

Soal 19

Semua mahasiswa yang aktif berdiskusi memiliki kemampuan berpikir kritis.

Sebagian mahasiswa berpikir kritis mampu menulis analisis.

Kesimpulan yang paling tepat adalah…

A. Semua mahasiswa mampu menulis analisis

B. Sebagian mahasiswa aktif diskusi mungkin menulis analisis

C. Tidak ada mahasiswa berpikir kritis

D. Semua penulis analisis adalah mahasiswa aktif

E. Mahasiswa tidak memiliki kemampuan kritis

Jawaban: B

Pembahasan:

Aktif diskusi → berpikir kritis.

Sebagian berpikir kritis → menulis analisis.

Maka hanya bisa disimpulkan kemungkinan sebagian mahasiswa aktif diskusi termasuk penulis analisis.

Soal 20 

Kubus memiliki:

Atas = A, Depan = B, Kanan = C.

Kubus diputar 90° ke kanan lalu 90° ke atas (miring ke belakang). Posisi A sekarang adalah…

A. Depan

B. Kiri

C. Bawah

D. Belakang

E. Atas

Jawaban: C

Pembahasan:

Putaran pertama (kanan) menggeser sisi samping.

Putaran kedua (ke atas/belakang) menyebabkan sisi atas berpindah ke bawah.

Jadi posisi A menjadi bawah.


Dapatkan Paket Soal Latihan Mandiri UPI Terupdate Di Sini!

Banner Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)


​Sukses lolos jalur Mandiri Universitas Pendidikan Indonesia dengan berlatih secara mandiri di utbk.or.id. Tersedia kumpulan soal ujian UPI terlengkap, pembahasan komprehensif, dan simulasi Computer Based Test (CBT) serta latihan materi penalaran verbal, kuantitatif, figur al, literasi bahasa, hingga tes bakat pedagogik sesuai pola seleksi terbaru.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
X
Cara Mudah Beli Paket Soal!
Kategori
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Ikuti Simulasi Tryout berbasis CBT, Gratis!

Butuh Bantuan?