Prediksi Soal SKD Sekolah Kedinasan 2026: Kisi-Kisi & Pembahasan Lengkap

Share ke:

Menghadapi SKD Sekolah Kedinasan 2026 membutuhkan persiapan yang matang, baik dari sisi penguasaan materi maupun kemampuan menyelesaikan soal dengan cepat dan tepat. Terlebih, ketentuan penerimaan peserta didik Sekolah Kedinasan telah diperbarui melalui PermenPANRB Nomor 13 Tahun 2026 yang berlaku sejak 15 Juli 2026. 

Artikel “Prediksi Soal SKD Sekolah Kedinasan 2026: Kisi-Kisi, Materi & Pembahasan” disusun untuk membantu peserta mempersiapkan diri melalui rangkuman materi, kisi-kisi yang perlu dipelajari, serta prediksi soal yang dibuat berdasarkan karakteristik kemampuan yang diujikan. Soal latihan dapat mencakup TWK, TIU, dan TKP, termasuk soal penalaran, analisis, numerik, dan studi kasus. Dengan latihan yang konsisten, peserta diharapkan semakin terbiasa menghadapi pola soal, mampu mengatur waktu, dan lebih percaya diri saat mengikuti SKD. Prediksi soal ini merupakan bahan latihan, bukan bocoran soal resmi, sehingga informasi dan ketentuan terbaru dari penyelenggara tetap menjadi acuan utama.

Mengenal SKD Sekolah Kedinasan 2026

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi Sekolah Kedinasan. SKD bertujuan mengukur kemampuan dasar peserta melalui Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Karena itu, peserta perlu memahami karakteristik masing-masing tes sebelum mulai memperbanyak latihan soal.

1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

TWK mengukur kemampuan peserta dalam memahami wawasan kebangsaan serta nilai-nilai dasar kehidupan bernegara. Materi yang perlu dipelajari antara lain:

  • Pancasila dan penerapan nilai-nilainya.
  • UUD NRI Tahun 1945.
  • Bhinneka Tunggal Ika.
  • Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  • Nasionalisme dan bela negara.
  • Integritas.
  • Sistem tata negara.
  • Sejarah perjuangan bangsa.
  • Bahasa Indonesia.

Soal TWK tidak hanya menguji kemampuan mengingat fakta, tetapi juga dapat berbentuk studi kasus yang mengharuskan peserta menentukan sikap paling sesuai dengan nilai Pancasila, konstitusi, persatuan, dan integritas.

2. Tes Intelegensi Umum (TIU)

TIU dirancang untuk mengukur kemampuan peserta dalam berpikir secara logis, analitis, dan sistematis. Beberapa materi yang perlu dikuasai meliputi:

  • Verbal: sinonim, antonim, analogi, dan pemahaman informasi.
  • Numerik: operasi hitung, persentase, perbandingan, deret, dan aritmetika.
  • Logis: silogisme, hubungan sebab-akibat, dan penarikan kesimpulan.
  • Analitis: analisis informasi, pola, urutan, serta pemecahan masalah.

Kunci menghadapi TIU adalah ketepatan sekaligus kecepatan. Semakin sering berlatih, peserta akan semakin terbiasa mengenali pola soal dan menentukan metode penyelesaian yang paling efisien.

3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

TKP menguji respons peserta ketika menghadapi berbagai situasi yang berkaitan dengan pekerjaan, pelayanan, kerja sama, maupun permasalahan dalam lingkungan organisasi. Aspek yang perlu dipahami antara lain:

  • Integritas.
  • Orientasi pelayanan.
  • Kerja sama.
  • Kemampuan beradaptasi.
  • Pengendalian diri.
  • Orientasi hasil.
  • Kreativitas dan inovasi.
  • Kemampuan mengambil keputusan.
  • Kemauan belajar dan mengembangkan diri.
  • Kemampuan mengoordinasikan orang lain.

Dalam mengerjakan TKP, peserta harus membaca situasi dengan cermat dan mempertimbangkan efektivitas, tanggung jawab, kepentingan bersama, aturan, serta profesionalisme sebelum memilih jawaban.

4. Pentingnya Memahami Pola SKD

Memahami materi saja belum cukup untuk menghadapi SKD. Peserta juga perlu mengetahui karakteristik soal dan membiasakan diri mengerjakan soal dalam kondisi terbatas waktu. Latihan dapat dilakukan dengan tahapan memahami materi, mengerjakan soal per kategori, mengevaluasi kesalahan, kemudian melakukan simulasi CAT.

Dengan memahami tiga komponen SKD sejak awal, peserta dapat menentukan strategi belajar yang lebih terarah. Bab selanjutnya akan membahas kisi-kisi dan materi yang perlu menjadi prioritas dalam persiapan SKD Sekolah Kedinasan 2026.

Strategi Menghadapi SKD Sekolah Kedinasan 2026

Setelah memahami gambaran umum SKD, peserta perlu menyusun strategi belajar berdasarkan tiga komponen utama, yaitu TWK, TIU, dan TKP. Persiapan juga perlu memperhatikan ketentuan terbaru karena PermenPANRB Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan telah berlaku sejak 15 Juli 2026 dan mencabut ketentuan sebelumnya. (JDIH Kementerian PANRB)

1. Strategi Menghadapi TWK

Untuk menghadapi TWK, peserta tidak cukup hanya menghafalkan materi. Fokuskan pembelajaran pada Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, nasionalisme, integritas, bela negara, tata negara, sejarah perjuangan bangsa, dan Bahasa Indonesia. Latihan soal berbentuk studi kasus juga penting agar peserta terbiasa menentukan penerapan nilai kebangsaan dalam situasi tertentu.

2. Strategi Menghadapi TIU

TIU membutuhkan kemampuan berpikir cepat, logis, dan analitis. Peserta sebaiknya memperbanyak latihan sinonim, antonim, analogi, silogisme, deret angka, perbandingan, persentase, aritmetika, logika, serta analisis informasi. Jangan hanya mengejar jumlah soal yang dikerjakan, tetapi pahami pola penyelesaiannya agar waktu dapat digunakan secara efisien.

3. Strategi Menghadapi TKP

Pada TKP, peserta akan menghadapi berbagai permasalahan yang membutuhkan pilihan tindakan paling tepat. Beberapa aspek yang perlu dilatih antara lain integritas, orientasi pelayanan, kerja sama, adaptasi, pengendalian diri, orientasi hasil, kreativitas, kemampuan belajar, dan pengambilan keputusan.

Saat mengerjakan TKP, baca situasi secara menyeluruh dan perhatikan kata kunci dalam soal. Pilih respons yang menunjukkan sikap profesional, bertanggung jawab, solutif, sesuai aturan, mampu bekerja sama, serta berorientasi pada kepentingan bersama.

4. Terapkan Pola Belajar Bertahap

Agar persiapan lebih terarah, gunakan pola belajar berikut:

  • Pelajari materi dasar TWK, TIU, dan TKP.
  • Kerjakan soal per materi untuk mengetahui kemampuan awal.
  • Catat soal yang salah dan pahami penyebab kesalahannya.
  • Perbanyak soal HOTS dan studi kasus.
  • Latihan dengan batas waktu agar terbiasa mengerjakan soal secara cepat.
  • Lakukan simulasi CAT secara berkala.
  • Evaluasi skor dan fokuskan latihan pada materi yang masih lemah.

5. Biasakan Mengerjakan Soal HOTS

Prediksi soal SKD sebaiknya tidak hanya berisi soal hafalan. Peserta perlu berlatih soal yang mengharuskan mereka menganalisis informasi, membandingkan pilihan, menemukan pola, menarik kesimpulan, menghitung secara bertahap, dan menentukan tindakan paling tepat.

Contohnya, TWK dapat disajikan dalam bentuk kasus keberagaman atau integritas, TIU melalui permasalahan numerik dan logika yang membutuhkan beberapa tahapan, sedangkan TKP dapat menggunakan situasi kerja yang menuntut peserta menentukan skala prioritas.

6. Evaluasi Hasil Latihan Secara Rutin

Setiap kali menyelesaikan latihan, lakukan evaluasi terhadap tiga hal: jumlah jawaban benar, waktu pengerjaan, dan jenis kesalahan. Kesalahan yang berulang menunjukkan bahwa materi tersebut perlu dipelajari kembali. Dengan evaluasi rutin, peserta dapat mengetahui perkembangan kemampuan sekaligus menentukan bagian yang harus mendapatkan porsi latihan lebih banyak.

7. Ikuti Ketentuan Resmi Tahun 2026

Karena regulasi penerimaan Sekolah Kedinasan telah diperbarui pada 2026, peserta sebaiknya tidak hanya mengandalkan informasi dari soal atau latihan tahun sebelumnya. Jumlah soal, jadwal, mekanisme seleksi, persyaratan, maupun ketentuan teknis lainnya harus merujuk pada pengumuman resmi tahun berjalan. Peraturan terbaru yang berlaku adalah PermenPANRB Nomor 13 Tahun 2026

Dengan strategi belajar yang terarah, latihan soal yang konsisten, dan evaluasi berkala, peserta dapat lebih siap menghadapi SKD Sekolah Kedinasan 2026. Bab berikutnya akan membahas kisi-kisi materi TWK, TIU, dan TKP secara lebih detail sebagai dasar penyusunan prediksi soal SKD.

Kisi-Kisi dan Prediksi Materi SKD Sekolah Kedinasan 2026

Untuk menghadapi SKD Sekolah Kedinasan 2026, peserta perlu mengetahui materi yang menjadi fokus latihan agar proses belajar lebih terarah. Kisi-kisi berikut disusun berdasarkan komponen utama SKD dan dapat digunakan sebagai acuan latihan, bukan sebagai bocoran soal resmi. Ketentuan penerimaan Sekolah Kedinasan tahun 2026 telah diperbarui melalui PermenPANRB Nomor 13 Tahun 2026 yang berlaku sejak 15 Juli 2026, sehingga peserta tetap perlu mengikuti pengumuman resmi untuk ketentuan teknis seleksi tahun berjalan.

1. Kisi-Kisi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

TWK berfokus pada kemampuan peserta memahami wawasan kebangsaan, nilai dasar negara, konstitusi, serta penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Materi yang perlu dipelajari meliputi:

  • Pancasila
    • Kedudukan dan fungsi Pancasila.
    • Makna setiap sila.
    • Implementasi nilai Pancasila.
    • Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi.
    • Penerapan Pancasila dalam studi kasus.
  • UUD NRI Tahun 1945
    • Pembukaan UUD 1945.
    • Pokok-pokok konstitusi.
    • Hak dan kewajiban warga negara.
    • Sistem pemerintahan.
    • Lembaga-lembaga negara.
    • Prinsip negara hukum dan demokrasi.
  • NKRI
    • Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    • Wawasan Nusantara.
    • Persatuan dan kesatuan.
    • Integrasi nasional.
    • Ancaman terhadap keutuhan NKRI.
    • Bela negara.
  • Bhinneka Tunggal Ika
    • Keberagaman suku, agama, ras, dan budaya.
    • Toleransi.
    • Persatuan dalam keberagaman.
    • Konflik sosial dan penyelesaiannya.
    • Sikap menghargai perbedaan.
  • Nasionalisme dan Integritas
    • Cinta tanah air.
    • Kepentingan bangsa dan negara.
    • Semangat persatuan.
    • Kejujuran dan tanggung jawab.
    • Antikorupsi.
    • Kepatuhan terhadap aturan.
  • Sejarah dan Bahasa Indonesia
    • Pergerakan nasional.
    • Sumpah Pemuda.
    • Proklamasi Kemerdekaan.
    • Perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
    • Kata baku.
    • Kalimat efektif.
    • Pemahaman informasi dalam teks.

Prediksi fokus soal: peserta sebaiknya memperbanyak latihan soal berbentuk studi kasus, terutama yang meminta penerapan Pancasila, nasionalisme, integritas, toleransi, bela negara, dan persatuan dalam situasi tertentu.

2. Kisi-Kisi Tes Intelegensi Umum (TIU)

TIU menguji kemampuan peserta dalam memahami informasi, melakukan perhitungan, berpikir logis, dan menganalisis permasalahan. Materi yang perlu dikuasai antara lain:

A. Kemampuan Verbal

  • Sinonim.
  • Antonim.
  • Analogi.
  • Hubungan antarkata.
  • Pemahaman bacaan.
  • Ide pokok.
  • Kesimpulan teks.

B. Kemampuan Numerik

  • Operasi bilangan.
  • Pecahan dan desimal.
  • Persentase.
  • Perbandingan.
  • Rata-rata.
  • Aritmetika.
  • Kecepatan, jarak, dan waktu.
  • Deret angka.
  • Pola bilangan.
  • Soal cerita.

C. Kemampuan Logis

  • Silogisme.
  • Logika pernyataan.
  • Hubungan sebab-akibat.
  • Penarikan kesimpulan.
  • Analisis kondisi.

D. Kemampuan Analitis

  • Penyusunan urutan.
  • Analisis beberapa informasi.
  • Hubungan antarobjek.
  • Penentuan kemungkinan.
  • Pemecahan masalah.
  • Pengambilan kesimpulan berdasarkan data.

Prediksi fokus soal: latihan TIU sebaiknya lebih banyak diarahkan pada soal yang membutuhkan beberapa tahap penalaran, bukan hanya operasi hitung sederhana. Peserta juga perlu berlatih menemukan pola dengan cepat agar waktu pengerjaan dapat digunakan secara efisien.

3. Kisi-Kisi Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

TKP menguji kemampuan peserta dalam menghadapi berbagai situasi yang berkaitan dengan pekerjaan, pelayanan, kerja sama, dan kehidupan organisasi. Aspek yang perlu dilatih meliputi:

  • Integritas diri → kejujuran, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan.
  • Orientasi pelayanan → memberikan pelayanan secara profesional, responsif, dan solutif.
  • Semangat berprestasi → berusaha mencapai target dan meningkatkan kualitas hasil.
  • Kreativitas dan inovasi → menemukan solusi atau metode kerja yang lebih efektif.
  • Kemampuan beradaptasi → mampu menghadapi perubahan lingkungan dan sistem kerja.
  • Pengendalian diri → tetap tenang dan profesional dalam situasi sulit.
  • Kemampuan bekerja mandiri → menyelesaikan tugas dengan penuh tanggung jawab.
  • Kemampuan bekerja sama → berkomunikasi dan membantu anggota tim.
  • Kemampuan belajar → memiliki kemauan meningkatkan kompetensi.
  • Orientasi kepada orang lain → memahami kebutuhan dan kepentingan orang lain.
  • Kemampuan mengoordinasikan orang lain → mengarahkan dan membangun kerja tim.

Prediksi fokus soal: soal TKP kemungkinan banyak menggunakan skenario situasional, sehingga peserta perlu memahami prioritas tindakan. Pilihan terbaik umumnya mencerminkan sikap profesional, bertanggung jawab, solutif, mampu bekerja sama, tetap mengikuti aturan, serta berorientasi pada kepentingan pelayanan.

4. Prediksi Karakteristik Soal HOTS

Selain menguasai materi dasar, peserta perlu mempersiapkan diri menghadapi soal yang membutuhkan kemampuan analisis. Beberapa bentuk latihan yang dapat diprioritaskan adalah:

  • Menganalisis kasus penerapan nilai Pancasila.
  • Menentukan solusi terhadap konflik keberagaman.
  • Menentukan tindakan yang mencerminkan integritas.
  • Menarik kesimpulan dari beberapa pernyataan.
  • Menyelesaikan soal numerik bertahap.
  • Menganalisis pola angka dan hubungan logis.
  • Menentukan urutan berdasarkan sejumlah kondisi.
  • Menganalisis data dan informasi.
  • Menentukan respons terbaik dalam situasi pelayanan.
  • Menentukan skala prioritas dalam pekerjaan.

5. Prioritas Belajar SKD 2026

Agar persiapan lebih efektif, peserta dapat menggunakan pola belajar berikut:

  1. Kuasai konsep dasar TWK, TIU, dan TKP.
  2. Latihan soal berdasarkan materi untuk mengetahui kemampuan awal.
  3. Perbanyak soal HOTS dan studi kasus.
  4. Latihan menggunakan batas waktu agar terbiasa dengan tekanan ujian.
  5. Catat kesalahan dan pelajari kembali materi yang belum dikuasai.
  6. Lakukan simulasi CAT secara berkala.
  7. Evaluasi perkembangan skor dan tingkatkan bagian yang masih lemah.
  8. Pantau pengumuman resmi 2026 untuk mengetahui perubahan ketentuan seleksi.

Dengan menguasai kisi-kisi tersebut, peserta dapat menyusun pola belajar yang lebih terarah dan tidak sekadar menghafalkan materi. Bab selanjutnya akan menyajikan prediksi soal SKD Sekolah Kedinasan 2026 yang mencakup TWK, TIU, dan TKP, lengkap dengan kunci jawaban serta pembahasan.

Contoh Soal Prediksi SKD Sekolah Kedinasan 2026

Berikut 20 contoh soal prediksi SKD Sekolah Kedinasan 2026 yang disusun berdasarkan kisi-kisi TWK, TIU, dan TKP. Soal dibuat bervariasi dengan pendekatan HOTS, penalaran, numerik, dan studi kasus agar peserta terbiasa menghadapi soal yang membutuhkan analisis.

A. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Soal 1

Dalam sebuah organisasi yang terdiri atas anggota dengan latar belakang berbeda, terjadi perbedaan pendapat mengenai program kerja. Ketua ingin segera mengambil keputusan sendiri karena mempertimbangkan keterbatasan waktu. Namun, beberapa anggota memiliki alternatif yang dinilai lebih efektif.

Sikap yang paling sesuai dengan nilai Pancasila adalah…

A. Ketua mengambil keputusan karena memiliki kewenangan
B. Mengikuti pendapat anggota terbanyak tanpa diskusi
C. Melakukan musyawarah dengan tetap mempertimbangkan efektivitas keputusan
D. Menunda keputusan hingga seluruh anggota memiliki pendapat yang sama
E. Memilih pendapat anggota yang paling senior

Jawaban: C

Pembahasan: Sila keempat menekankan musyawarah dalam pengambilan keputusan. Musyawarah dapat dilakukan secara efektif dengan tetap mempertimbangkan kepentingan dan kondisi yang dihadapi.

Soal 2

Di media sosial beredar informasi yang menyebutkan bahwa kelompok masyarakat tertentu mendapatkan perlakuan khusus dari pemerintah. Informasi tersebut belum memiliki sumber yang jelas dan berpotensi menimbulkan konflik.

Sebagai warga negara yang bertanggung jawab, tindakan paling tepat adalah…

A. Membagikan informasi agar masyarakat waspada
B. Mengomentari informasi tersebut berdasarkan pendapat pribadi
C. Memverifikasi informasi dan tidak menyebarkannya sebelum terbukti benar
D. Menghapus semua informasi yang berbeda dengan pendapat pribadi
E. Membalas dengan menyebarkan informasi mengenai kelompok lain

Jawaban: C

Pembahasan: Verifikasi informasi dan mencegah penyebaran berita yang belum terbukti merupakan sikap yang mendukung persatuan dan menjaga ketertiban sosial.

Soal 3

Sebuah kelompok mahasiswa menolak bekerja sama dengan mahasiswa dari daerah lain karena menganggap budaya kelompoknya lebih baik. Jika kondisi tersebut dibiarkan, dampak yang paling mungkin terjadi adalah…

A. Integrasi nasional semakin kuat
B. Solidaritas antardaerah meningkat
C. Munculnya sikap eksklusif yang dapat menghambat persatuan
D. Keberagaman menjadi semakin terjaga
E. Konflik sosial dapat dicegah

Jawaban: C

Pembahasan: Menganggap budaya sendiri lebih tinggi dan menutup diri terhadap kelompok lain dapat menimbulkan eksklusivisme dan menghambat persatuan.

Soal 4

Seorang pegawai mengetahui bahwa rekannya melakukan kesalahan administrasi yang dapat diperbaiki sebelum menimbulkan dampak lebih besar. Rekan tersebut meminta agar kesalahan itu dirahasiakan.

Sikap yang menunjukkan integritas adalah…

A. Menutupi kesalahan demi menjaga hubungan baik
B. Membiarkan karena bukan tanggung jawab pribadi
C. Membantu memperbaiki kesalahan dan menyampaikan kondisi sebenarnya sesuai prosedur
D. Langsung menyebarkan informasi tersebut kepada semua rekan
E. Mengubah data tanpa memberitahukan siapa pun

Jawaban: C

Pembahasan: Integritas menuntut kejujuran dan tanggung jawab. Kesalahan sebaiknya diperbaiki secara profesional dan dilaporkan melalui mekanisme yang tepat.

Soal 5

Nasionalisme di era globalisasi sebaiknya diwujudkan melalui sikap…

A. Menolak seluruh pengaruh asing
B. Menghindari kerja sama dengan negara lain
C. Terbuka terhadap perkembangan global sambil mempertahankan identitas nasional
D. Menganggap produk asing selalu merugikan
E. Mengutamakan kepentingan kelompok sendiri

Jawaban: C

Pembahasan: Nasionalisme tidak berarti menutup diri. Sikap yang tepat adalah mampu mengambil manfaat dari perkembangan global tanpa kehilangan jati diri dan kepentingan nasional.

Soal 6

Pemerintah dan masyarakat menghadapi persoalan yang menimbulkan perbedaan kepentingan. Dalam negara demokrasi berdasarkan konstitusi, penyelesaian yang paling tepat adalah…

A. Memaksakan keputusan pemerintah
B. Mengabaikan aspirasi masyarakat
C. Menyelesaikan melalui dialog, mekanisme hukum, dan aturan yang berlaku
D. Membiarkan kelompok terkuat menentukan keputusan
E. Menghindari penyelesaian sampai masalah mereda

Jawaban: C

Pembahasan: Negara demokrasi dan negara hukum mengutamakan penyelesaian masalah melalui mekanisme yang sah, dialog, dan aturan yang berlaku.

B. Tes Intelegensi Umum (TIU)

Soal 7

Perhatikan deret berikut:

4, 9, 19, 39, 79, …

Angka berikutnya adalah…

A. 119
B. 139
C. 149
D. 159
E. 169

Jawaban: D

Pembahasan: Polanya adalah ×2 + 1.

4 × 2 + 1 = 9
9 × 2 + 1 = 19
19 × 2 + 1 = 39
39 × 2 + 1 = 79
79 × 2 + 1 = 159

Soal 8

Perbandingan peserta laki-laki dan perempuan dalam suatu kegiatan adalah 3 : 5. Jika jumlah seluruh peserta 480 orang, jumlah peserta perempuan adalah…

A. 180
B. 240
C. 270
D. 300
E. 320

Jawaban: D

Pembahasan:

Total perbandingan = 3 + 5 = 8.

Peserta perempuan = 5/8 × 480 = 300 orang.

Soal 9

Sebuah kelompok mampu menyelesaikan 75 soal dalam 3 jam. Dengan kecepatan kerja yang sama, berapa soal yang dapat diselesaikan dalam 8 jam?

A. 180
B. 190
C. 200
D. 210
E. 225

Jawaban: C

Pembahasan:

75 ÷ 3 = 25 soal/jam.

25 × 8 = 200 soal.

Soal 10

Nilai lima kali simulasi seorang peserta adalah 70, 75, 80, 85, dan 90. Rata-rata nilai tersebut adalah…

A. 78
B. 80
C. 82
D. 84
E. 85

Jawaban: B

Pembahasan:

Jumlah nilai = 70 + 75 + 80 + 85 + 90 = 400.

Rata-rata = 400 ÷ 5 = 80.

Soal 11

Semua peserta yang disiplin menyelesaikan latihan tepat waktu. Sebagian peserta sekolah kedinasan adalah peserta yang disiplin.

Kesimpulan yang tepat adalah…

A. Semua peserta sekolah kedinasan menyelesaikan latihan tepat waktu
B. Sebagian peserta sekolah kedinasan menyelesaikan latihan tepat waktu
C. Semua peserta yang menyelesaikan latihan adalah peserta sekolah kedinasan
D. Tidak ada peserta sekolah kedinasan yang terlambat
E. Sebagian peserta disiplin tidak menyelesaikan latihan

Jawaban: B

Pembahasan: Karena sebagian peserta sekolah kedinasan termasuk peserta disiplin dan peserta disiplin menyelesaikan latihan tepat waktu, maka sebagian peserta sekolah kedinasan menyelesaikan latihan tepat waktu.

Soal 12

Konstitusi : Negara = Pedoman : …

A. Tujuan
B. Perjalanan
C. Hasil
D. Keputusan
E. Evaluasi

Jawaban: B

Pembahasan: Konstitusi berfungsi sebagai pedoman dalam penyelenggaraan negara. Pedoman juga berfungsi sebagai acuan dalam menjalankan suatu perjalanan atau proses.

Soal 13

Sebuah nilai meningkat dari 240 menjadi 300. Persentase kenaikan nilai tersebut adalah…

A. 20%
B. 22,5%
C. 25%
D. 27,5%
E. 30%

Jawaban: C

Pembahasan:

Kenaikan = 300 − 240 = 60.

Persentase = 60/240 × 100% = 25%.

C. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Soal 14

Anda mendapatkan tugas baru dengan sistem yang belum pernah digunakan sebelumnya. Tenggat waktu cukup singkat dan Anda belum memahami seluruh prosedurnya.

Apa tindakan Anda?

A. Menolak tugas karena belum pernah mengerjakannya
B. Menunggu sampai ada pelatihan
C. Mempelajari prosedur, mencari referensi, dan bertanya kepada pihak yang memahami
D. Meminta rekan mengerjakan seluruh tugas
E. Menggunakan cara lama tanpa mempertimbangkan sistem baru

Jawaban terbaik: C

Pembahasan: Respons C menunjukkan kemampuan beradaptasi, kemauan belajar, inisiatif, dan tanggung jawab terhadap pekerjaan.

Soal 15

Saat memberikan pelayanan, seorang pengguna layanan mengeluhkan proses yang dianggap terlalu lama. Ia berbicara dengan nada tinggi kepada Anda.

Tindakan terbaik adalah…

A. Membalas dengan nada tegas
B. Mengabaikan keluhan
C. Mendengarkan keluhan, tetap tenang, menjelaskan kondisi, dan menawarkan solusi sesuai prosedur
D. Meminta pengguna mencari petugas lain
E. Menjelaskan bahwa keterlambatan bukan kesalahan Anda

Jawaban terbaik: C

Pembahasan: Orientasi pelayanan ditunjukkan dengan kemampuan menjaga emosi, mendengarkan kebutuhan pengguna, dan memberikan solusi sesuai aturan.

Soal 16

Dalam sebuah kelompok, salah satu anggota belum menyelesaikan tugasnya sehingga pekerjaan tim terancam terlambat. Setelah ditanya, ternyata ia mengalami kesulitan memahami bagian yang dikerjakan.

Apa yang Anda lakukan?

A. Mengambil seluruh tugasnya
B. Membiarkannya karena tugas merupakan tanggung jawab pribadi
C. Membantu memahami kendalanya dan mencari solusi bersama
D. Langsung melaporkan ketidakmampuannya
E. Meminta anggota lain menggantikannya tanpa diskusi

Jawaban terbaik: C

Pembahasan: Pilihan C menunjukkan kerja sama dan orientasi terhadap pencapaian tujuan bersama tanpa menghilangkan tanggung jawab anggota tersebut.

Soal 17

Anda menerima kritik dari atasan karena hasil pekerjaan belum sesuai harapan. Menurut Anda, sebagian kritik tersebut kurang tepat.

Sikap yang paling baik adalah…

A. Membantah seluruh kritik
B. Menerima semua kritik tanpa memahami masalah
C. Mendengarkan kritik, mengevaluasi pekerjaan, kemudian memberikan klarifikasi berdasarkan data
D. Menghindari atasan
E. Membicarakan kritik tersebut dengan rekan kerja

Jawaban terbaik: C

Pembahasan: Respons C menunjukkan pengendalian diri, keterbukaan terhadap evaluasi, dan kemampuan menyampaikan pendapat secara profesional.

Soal 18

Anda memiliki tiga pekerjaan dengan tenggat waktu yang hampir bersamaan. Pekerjaan pertama sangat penting bagi tim, pekerjaan kedua bersifat rutin, sedangkan pekerjaan ketiga memiliki tenggat waktu paling jauh.

Tindakan paling tepat adalah…

A. Mengerjakan pekerjaan kedua karena paling mudah
B. Mengerjakan pekerjaan ketiga terlebih dahulu
C. Memprioritaskan pekerjaan berdasarkan urgensi, dampak, dan tenggat waktu
D. Mengerjakan semua pekerjaan secara bersamaan
E. Menunggu arahan atasan

Jawaban terbaik: C

Pembahasan: Menentukan prioritas berdasarkan urgensi, dampak, dan tenggat waktu membantu pekerjaan diselesaikan secara efektif.

Soal 19

Anda menemukan cara baru yang dapat menghemat waktu dalam proses pekerjaan. Namun, metode tersebut belum pernah diterapkan oleh organisasi.

Apa tindakan Anda?

A. Langsung menggunakannya tanpa koordinasi
B. Tidak menggunakannya karena belum pernah diterapkan
C. Menganalisis manfaat dan risiko, kemudian mengusulkan penerapan kepada pihak terkait
D. Menyimpan metode tersebut untuk kepentingan pribadi
E. Menunggu organisasi menemukan metode yang sama

Jawaban terbaik: C

Pembahasan: Pilihan C menunjukkan kreativitas dan inovasi sekaligus tetap memperhatikan koordinasi, risiko, dan prosedur organisasi.

Soal 20

Dalam sebuah kegiatan, terjadi perbedaan pendapat yang cukup tajam antara dua anggota tim. Keduanya mulai saling menyalahkan dan pekerjaan menjadi terhambat.

Apa tindakan terbaik?

A. Memihak anggota yang lebih senior
B. Membiarkan konflik sampai selesai sendiri
C. Mengajak kedua pihak berdiskusi secara objektif dengan berfokus pada masalah dan tujuan bersama
D. Meminta salah satu anggota mengalah
E. Menghentikan kegiatan untuk sementara

Jawaban terbaik: C

Pembahasan: Penyelesaian konflik yang baik dilakukan dengan komunikasi terbuka, objektif, dan berorientasi pada solusi serta tujuan bersama.

Maksimalkan Persiapan SKD Sekolah Kedinasan 2026!

Sudah siap menghadapi TWK, TIU, dan TKP? Jangan berhenti di latihan soal ini. Perbanyak latihan dengan bank soal SKD Sekolah Kedinasan 2026 yang dilengkapi materi, kisi-kisi, soal HOTS, kunci jawaban, dan pembahasan untuk membantu Anda belajar lebih efektif. Kunjungi utbk.or.id sekarang dan persiapkan diri menghadapi SKD dengan latihan yang lebih terarah dan konsisten!

FAQ Seputar prediksi soal skd sekolah kedinasan 2026

Q: Kapan ujian SKD Sekolah Kedinasan 2026 dilaksanakan?
A: Pelaksanaan SKD Sekolah Kedinasan biasanya berlangsung serentak di titik lokasi BKN pada bulan Mei hingga Juli.

Q: Sekolah kedinasan mana saja yang menggunakan tes SKD BKN?
A: Semua sekolah kedinasan ikatan dinas seperti PKN STAN, IPDN, Poltekip/Poltekim, STIS, STIN, STMKG, dan Poltek Siber & Sandi Negara menggunakan SKD CAT BKN.

Rekomendasi Soal Latihan Terkait:

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
X
Cara Mudah Beli Paket Soal!
Kategori

Ikuti Simulasi Tryout berbasis CBT, Gratis!

Butuh Bantuan?