100+ Soal Pembahasan & Kisi Kisi Ujian Mandiri Universitas Mataram

Share ke:

Seleksi Mandiri Universitas Mataram (UNRAM) merupakan jalur masuk strategis bagi calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan di berbagai program studi unggulan. Jalur ini memberikan kesempatan bagi siswa berprestasi untuk bersaing masuk ke universitas negeri terkemuka di NTB melalui mekanisme seleksi yang kredibel.

Pendaftaran dan pelaksanaan ujian Mandiri UNRAM umumnya diselenggarakan pada bulan Juni hingga Juli setiap tahunnya. Calon peserta wajib mempersiapkan diri dengan baik karena seleksi ini menguji kemampuan akademik melalui ujian tertulis yang ketat.

Melalui artikel ini, kami menyajikan kisi-kisi resmi dan contoh soal sebagai panduan belajar agar kamu lebih siap menghadapi seleksi Mandiri UNRAM.

Fokus Utama Seleksi Mandiri UNRAM

Seleksi Mandiri UNRAM dirancang sebagai instrumen evaluasi komprehensif yang menguji ketajaman penalaran logis, kemampuan literasi, serta penguasaan sains dasar calon mahasiswa. Fokus ujian ini menitikberatkan pada kemampuan pemecahan masalah (problem solving) yang menuntut kecepatan analisis dan ketepatan pengambilan keputusan, sehingga peserta diharapkan memiliki fleksibilitas berpikir dalam mengintegrasikan berbagai konsep ilmu 

A. Pilihan Program Studi Populer

Peserta Seleksi Mandiri UNRAM dapat memilih berbagai program studi sesuai minat, antara lain:

  • Pendidikan Dokter
  • Teknik Informatika
  • Ilmu Komunikasi
  • Manajemen
  • Akuntansi
  • Agribisnis
  • Ilmu Hukum
  • Teknik Sipil
  • Pendidikan Matematika
  • Ilmu Politik

B. Format Evaluasi Ujian

Sistem seleksi disusun untuk memetakan potensi akademis calon mahasiswa melalui soal-soal penalaran logis, literasi akademik, serta pemahaman sains dasar. Fokus utama ujian terletak pada kemampuan peserta dalam mensintesis informasi untuk memberikan solusi yang paling tepat dan efisien terhadap persoalan yang disajikan.

Kisi-Kisi Soal Seleksi Mandiri UNRAM (Universitas Mataram)

Memahami cakupan materi adalah langkah awal yang krusial untuk meraih skor maksimal dalam seleksi ini. Berikut adalah rangkuman kisi-kisi Soal Seleksi Mandiri UNRAM yang mencakup berbagai aspek penilaian.

1. Penalaran Logis dan Analitis
Silogisme, hubungan sebab-akibat, logika pernyataan, penarikan kesimpulan, analisis argumen, serta penyelesaian masalah berbasis kondisi tertentu.

2. Penalaran Kuantitatif Kontekstual
Persentase, rasio, aritmetika sosial, perbandingan, interpretasi angka, serta soal hitungan yang dikaitkan dengan situasi kehidupan sehari-hari, ekonomi, atau data masyarakat.

3. Literasi Kuantitatif dan Pemecahan Masalah
Kemampuan menerapkan konsep matematika dalam situasi nyata, analisis permasalahan berbasis data sederhana, interpretasi informasi numerik, serta pemilihan metode penyelesaian yang paling efektif.

4. Literasi Bahasa Indonesia Kritis
Ide pokok, hubungan antargagasan, inferensi, analisis opini, argumentasi penulis, efektivitas kalimat, serta pemahaman bacaan akademik dan sosial.

5. Literasi Bahasa Inggris Akademik
Reading comprehension, vocabulary berdasarkan konteks, inferensi makna, tujuan penulis, serta analisis informasi dalam teks ilmiah maupun artikel populer.

6. Penalaran Situasional dan Pengambilan Keputusan
Pemecahan masalah praktis, prioritas tindakan, analisis situasi, serta kemampuan menentukan solusi yang paling logis terhadap suatu kasus.

7. Wawasan Sosial, Kebangsaan, dan Kemasyarakatan
Interaksi sosial, keberagaman masyarakat Indonesia, pembangunan daerah, nilai kebangsaan, serta isu sosial yang berkembang di masyarakat.

8. Gejala Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan
Permasalahan lingkungan, konservasi sumber daya alam, mitigasi bencana, perubahan iklim, dan pembangunan berkelanjutan yang relevan dengan kondisi Indonesia.

9. Matematika Dasar dan Pemodelan Masalah
Aljabar dasar, persamaan linear, pola bilangan, peluang sederhana, serta penerapan konsep matematika dalam pemecahan masalah nyata.

10. Penalaran Spasial dan Visual
Pola gambar, rotasi bangun, hubungan bentuk, susunan visual, dan kemampuan mengenali pola ruang secara logis.

11. Dasar Sains Terapan (Saintek)
Konsep dasar biologi, fisika, dan kimia yang menekankan pemahaman fenomena alam, penerapan konsep ilmiah, serta penalaran berbasis sains.

12. Dasar Sosial Humaniora (Soshum)
Ekonomi dasar, geografi, sejarah Indonesia, sosiologi, serta hubungan fenomena sosial dengan kondisi masyarakat dan pembangunan nasional.

13. Kemampuan Integratif dan Pemecahan Masalah Multidisiplin
Soal yang menggabungkan literasi, numerasi, penalaran logis, dan analisis kasus sehingga peserta harus menghubungkan berbagai informasi untuk memperoleh solusi yang tepat.

Contoh Soal Seleksi Mandiri UNRAM 

Simak rangkaian contoh soal berikut yang telah disusun secara khusus berdasarkan kisi-kisi terbaru Seleksi Mandiri Universitas Mataram.

Soal 1

Jika seluruh dosen di fakultas teknik harus memiliki gelar doktor, dan sebagian dosen di fakultas tersebut sedang melakukan riset di luar negeri, maka pernyataan yang harus benar adalah…

A. Semua dosen yang sedang riset di luar negeri memiliki gelar doktor.

B. Sebagian dosen yang tidak melakukan riset di luar negeri tidak memiliki gelar doktor.

C. Sebagian dosen yang memiliki gelar doktor sedang melakukan riset di luar negeri.

D. Tidak ada dosen yang melakukan riset di luar negeri yang memiliki gelar doktor.

E. Semua dosen yang memiliki gelar doktor sedang melakukan riset di luar negeri.

Jawaban: C

Pembahasan: 

Karena seluruh dosen di fakultas teknik wajib memiliki gelar doktor, maka dosen yang sedang melakukan riset di luar negeri juga termasuk dosen yang bergelar doktor. Oleh sebab itu, sebagian dosen yang memiliki gelar doktor sedang melakukan riset di luar negeri.

Soal 2 

Sebuah perusahaan menggunakan modal Rp200.000.000 untuk menghasilkan laba bersih 15% per tahun. Jika pajak penghasilan sebesar 10% dikenakan pada laba bersih tersebut, berapakah jumlah uang yang diterima perusahaan setelah pajak?

A. Rp202.000.000

B. Rp205.000.000

C. Rp207.000.000

D. Rp227.000.000

E. Rp215.000.000

Jawaban: D

Pembahasan: 

Laba perusahaan = 15% x Rp200.000.000 = Rp30.000.000.

Pajak penghasilan = 10% x Rp30.000.000 = Rp3.000.000.

Laba setelah pajak = Rp30.000.000 – Rp3.000.000 = Rp27.000.000.

Total uang yang diterima perusahaan = Rp200.000.000 + Rp27.000.000 = Rp227.000.000.

Soal 3 

“The advancement of agricultural technology in Mataram has significantly increased crop yields; however, this trend relies heavily on chemical fertilizers which potentially degrade soil health in the long run. Farmers are now transitioning to organic alternatives to maintain sustainable productivity.”

What is the most accurate inference regarding the farmers’ current situation?

A. They are prioritizing long-term soil health over immediate chemical-based productivity gains.

B. They are completely abandoning agricultural technology in favor of traditional methods.

C. They are unaware of the negative impacts of chemical fertilizers on their land.

D. They are unable to maintain crop yields due to the transition to organic farming.

E. They are facing a decrease in productivity due to the lack of chemical fertilizers.

Jawaban: A

Pembahasan:
Teks menjelaskan bahwa penggunaan pupuk kimia dapat merusak kesehatan tanah dalam jangka panjang. Karena itu, petani mulai beralih ke alternatif organik agar produktivitas tetap berkelanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa petani mulai memprioritaskan kesehatan tanah untuk jangka panjang.

Soal 4 

Sebuah mobil berangkat dari Mataram ke Bima dengan kecepatan 60 km/jam. Dua jam kemudian, sebuah bus berangkat dari rute yang sama dengan kecepatan 80 km/jam. Pada jarak berapakah dari Mataram bus dapat menyusul mobil tersebut?

A. 240 km

B. 520 km

C. 560 km

D. 600 km

E. 480 km

Jawaban: E

Pembahasan:

Mobil lebih dulu menempuh jarak selama 2 jam dengan kecepatan 60 km/jam, sehingga jarak awalnya adalah 120 km.

Selisih kecepatan bus dan mobil = 80 – 60 = 20 km/jam.

Waktu yang dibutuhkan bus untuk menyusul mobil = 120 ÷ 20 = 6 jam.

Jarak dari Mataram saat bus menyusul mobil = 80 x 6 = 480 km.

Soal 5 

Dalam sebuah reaksi kimia endoterm, sistem menyerap kalor sebesar 50 kJ dari lingkungan, sementara sistem melakukan kerja sebesar 20 kJ. Berapakah perubahan energi dalam (delta U) sistem tersebut?

A. -70 kJ

B. -30 kJ

C. 10 kJ

D. 30 kJ

E. 70 kJ

Jawaban: D

Pembahasan: 

Menurut Hukum I Termodinamika:

delta U = Q – W

Kalor yang diserap sistem sebesar 50 kJ dan kerja yang dilakukan sistem sebesar 20 kJ.

delta U = 50 – 20 = 30 kJ

Jadi, perubahan energi dalam sistem adalah 30 kJ.

Soal 6 

Sebuah proyek membutuhkan 15 pekerja untuk menyelesaikan pekerjaan dalam 20 hari. Jika pimpinan ingin pekerjaan selesai dalam 12 hari, berapakah tambahan pekerja yang diperlukan?

A. 5 pekerja

B. 8 pekerja

C. 10 pekerja

D. 12 pekerja

E. 25 pekerja

Jawaban: C

Pembahasan: 

Jumlah pekerjaan tetap, sehingga berlaku:

15 x 20 = x x 12

300 = 12x

x = 25

Jumlah pekerja yang dibutuhkan adalah 25 orang.

Tambahan pekerja = 25 – 15 = 10 pekerja.

Soal 7 

Apa peran utama mangrove dalam konteks pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir?

A. Menyerap emisi karbon dan berfungsi sebagai pemecah gelombang alami.

B. Menjadi sumber pendapatan utama melalui budidaya intensif.

C. Mencegah sedimentasi tanah secara permanen.

D. Menggantikan peran tanggul beton.

E. Menjadi habitat bagi spesies invasif.

Jawaban: A

Pembahasan: 
Mangrove memiliki fungsi penting sebagai penyerap karbon alami dan pelindung pantai dari abrasi serta gelombang laut. Oleh karena itu, mangrove sangat berperan dalam pembangunan berkelanjutan wilayah pesisir.

Soal 8

Sebuah kubus dengan panjang rusuk 10 cm dipotong menjadi 8 kubus kecil identik. Berapakah luas permukaan total dari 8 kubus kecil tersebut?

A. 600 cm^2

B. 800 cm^2

C. 1.000 cm^2

D. 1.200 cm^2

E. 2.400 cm^2

Jawaban: D

Pembahasan:

Kubus besar dengan rusuk 10 cm dipotong menjadi 8 kubus kecil identik, sehingga panjang rusuk kubus kecil adalah 5 cm.

Luas permukaan satu kubus kecil:

6 x 5^2 = 6 x 25 = 150 cm^2

Total luas permukaan 8 kubus kecil:

8 x 150 = 1.200 cm^2.

Soal 9

Adaptasi budaya yang sehat melibatkan integrasi teknologi dengan sistem tradisional. Manakah tindakan yang paling mencerminkan hal tersebut?

A. Menerapkan teknologi digital dalam pengelolaan sistem irigasi tradisional.

B. Meninggalkan seluruh tradisi lama demi standar hidup kota.

C. Menolak masuknya pengaruh teknologi asing.

D. Mengubah struktur sosial desa serupa kota besar.

E. Menggunakan bahasa asing sepenuhnya.

Jawaban: A

Pembahasan: 
Adaptasi budaya yang sehat berarti mampu menggabungkan teknologi modern dengan nilai dan sistem tradisional yang sudah ada. Penggunaan teknologi digital pada sistem irigasi tradisional menunjukkan bentuk integrasi tersebut.

Soal 10 

Jika kenaikan suhu 0,5 derajat Celsius menurunkan panen 5%, berapakah sisa panen jika suhu naik 1,5 derajat Celsius dari total awal 1.000 ton?

A. 850 ton

B. 900 ton

C. 950 ton

D. 975 ton

E. 1.050 ton

Jawaban: A

Pembahasan: 

Setiap kenaikan suhu 0,5 derajat Celsius menyebabkan penurunan panen sebesar 5%.

Jika suhu naik 1,5 derajat Celsius, maka terjadi 3 kali kenaikan 0,5 derajat.

Total penurunan panen:

3 x 5% = 15%

Jumlah panen yang hilang:

15% x 1.000 ton = 150 ton

Sisa panen:

1.000 – 150 = 850 ton

Soal 11 

Pernyataan: “Transformasi digital pendidikan harus disertai peningkatan literasi digital pendidik agar relevan dengan kebutuhan industri.” Apa asumsi pernyataan ini?

A. Pendidik sudah memiliki literasi digital mumpuni.

B. Tujuan pendidikan sudah sesuai kebutuhan industri.

C. Transformasi digital akan gagal tanpa kompetensi pengajar yang memadai.

D. Industri mementingkan literasi digital saja.

E. Teknologi adalah satu-satunya penentu keberhasilan.

Jawaban: C

Pembahasan:
Pernyataan tersebut menekankan bahwa transformasi digital pendidikan harus disertai peningkatan literasi digital pendidik. Ini berarti keberhasilan transformasi digital bergantung pada kompetensi pengajar dalam menggunakan teknologi.

Soal 12 

Bagaimana langkah paling tepat menyinergikan pembangunan daerah dengan nilai kebangsaan?

A. Mengutamakan pembangunan fisik berskala besar.

B. Membatasi pengaruh budaya luar.

C. Mengintegrasikan potensi ekonomi lokal dengan standar pembangunan nasional berkelanjutan.

D. Menyerahkan keputusan ke pemerintah pusat.

E. Mengabaikan keberagaman sosial.

Jawaban: C

Pembahasan: 
Pembangunan daerah yang selaras dengan nilai kebangsaan dilakukan dengan memanfaatkan potensi lokal tanpa meninggalkan standar pembangunan nasional yang berkelanjutan. Dengan demikian, pembangunan tetap maju namun tetap menjaga identitas dan keberagaman daerah.

Soal 13

Sebuah perusahaan memiliki fungsi biaya:

C = 2x^2 + 40x + 500

dengan x adalah jumlah unit barang. Berapakah jumlah unit barang x yang harus diproduksi agar biaya marginal bernilai 120?

A. 15 unit

B. 20 unit

C. 25 unit

D. 30 unit

E. 40 unit

Jawaban: B

Pembahasan:

Biaya marginal merupakan turunan pertama dari fungsi biaya.

C = 2x^2 + 40x + 500

Turunannya:

C’ = 4x + 40

Karena biaya marginal bernilai 120, maka:

4x + 40 = 120

4x = 80

x = 20

Jadi, jumlah unit barang yang harus diproduksi adalah 20 unit.

Soal 14

Jika populasi dekomposer menurun drastis akibat pestisida, dampak langsungnya adalah…

A. Peningkatan kesuburan tanah.

B. Terhambatnya proses daur ulang hara bagi tanaman.

C. Pertumbuhan predator tingkat atas tidak terkendali.

D. Penurunan suhu lingkungan.

E. Peningkatan laju fotosintesis.

Jawaban: B

Pembahasan:
Dekomposer berfungsi menguraikan sisa makhluk hidup menjadi unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Jika jumlah dekomposer menurun drastis, proses penguraian dan daur ulang hara menjadi terhambat sehingga kesuburan tanah menurun.

Soal 15

Proyek A (Dampak sosial tinggi, profit rendah), Proyek B (Profit tinggi, dampak sosial rendah). Apa langkah paling logis untuk pengambil keputusan?

A. Memilih Proyek B.

B. Memilih Proyek A.

C. Membagi anggaran untuk keduanya.

D. Melakukan analisis cost-benefit jangka panjang untuk menilai keberlanjutan.

E. Menolak keduanya.

Jawaban: D

Pembahasan: 
Dalam pengambilan keputusan, diperlukan analisis cost-benefit jangka panjang agar dapat mempertimbangkan keuntungan ekonomi sekaligus dampak sosial dan keberlanjutan proyek secara menyeluruh.

Soal 16

Produk harga Rp5.000.000 diskon 20%, lalu diskon tambahan 10% dari harga setelah diskon pertama. Berapakah harganya?

A. Rp3.500.000

B. Rp3.600.000

C. Rp3.750.000

D. Rp3.800.000

E. Rp4.000.000

Jawaban: B

Pembahasan: 

Harga awal produk adalah Rp5.000.000.

Diskon pertama 20%:

20% x Rp5.000.000 = Rp1.000.000

Harga setelah diskon pertama:

Rp5.000.000 – Rp1.000.000 = Rp4.000.000

Diskon kedua 10% dari Rp4.000.000:

10% x Rp4.000.000 = Rp400.000

Harga akhir:

Rp4.000.000 – Rp400.000 = Rp3.600.000

Soal 17

Kertas 12 cm x 8 cm dilipat menjadi tabung dengan tinggi 8 cm. Volume tabung (pi = 3,14) adalah…

A. 84,3 cm^3

B. 88,4 cm^3

C. 91,6 cm^3

D. 95,2 cm^3

E. 98,7 cm^3

Jawaban: C

Pembahasan: 

Kertas dibentuk menjadi tabung dengan tinggi 8 cm dan keliling alas 12 cm.

Rumus keliling lingkaran:

2 x pi x r = 12

r = 12 ÷ (2 x 3,14)

r = 1,91 cm

Volume tabung:

V = pi x r^2 x t

V = 3,14 x (1,91)^2 x 8

V = 91,6 cm^3

Soal 18

Dalam sebuah kelas, peluang seorang siswa terpilih menjadi ketua organisasi adalah 0,2. Jika dipilih 3 orang siswa secara acak, berapakah peluang tepat 1 orang terpilih menjadi ketua?

A. 0,256

B. 0,384

C. 0,420

D. 0,512

E. 0,640

Jawaban: B

Pembahasan:

Menggunakan rumus binomial:

P = C(3,1) x (0,2) x (0,8)^2

P = 3 x 0,2 x 0,64

P = 0,384

Jadi, peluang tepat 1 orang terpilih menjadi ketua adalah 0,384.

Soal 19

Dampak jangka pendek kebijakan moneter kontraktif (menaikkan suku bunga) adalah…

A. Inflasi naik dan investasi naik.

B. Inflasi turun dan investasi naik.

C. Inflasi turun dan investasi turun.

D. Inflasi naik dan investasi turun.

E. Inflasi tetap dan investasi turun.

Jawaban: C

Pembahasan: 
Kebijakan moneter kontraktif dilakukan dengan menaikkan suku bunga. Suku bunga yang tinggi membuat masyarakat dan perusahaan mengurangi pinjaman sehingga investasi menurun. Selain itu, jumlah uang beredar berkurang sehingga inflasi ikut turun.

Soal 20

Produksi 200 ton, biaya Rp2jt/ton, harga jual Rp3,5jt/ton, pajak ekspor 10% dari pendapatan kotor. Keuntungan bersihnya?

A. Rp230 juta

B. Rp270 juta

C. Rp300 juta

D. Rp315 juta

E. Rp400 juta

Jawaban: A

Pembahasan: 

Pendapatan kotor:

200 ton x Rp3.500.000 = Rp700.000.000

Pajak ekspor:

10% x Rp700.000.000 = Rp70.000.000

Pendapatan setelah pajak:

Rp700.000.000 – Rp70.000.000 = Rp630.000.000

Total biaya produksi:

200 ton x Rp2.000.000 = Rp400.000.000

Keuntungan bersih:

Rp630.000.000 – Rp400.000.000 = Rp230.000.000

Ingin Soal Latihan UNRAM yang Lebih Banyak? Klik di Sini!

gambar banner Soal Pembahasan & Kisi Kisi Ujian Mandiri Universitas Mataram

Persiapkan diri Anda menghadapi Ujian Mandiri Universitas Mataram dengan latihan soal yang lebih lengkap dan terarah di utbk.or.id. Tersedia paket soal latihan yang dirancang khusus sesuai pola seleksi terbaru, dilengkapi dengan pembahasan mendalam, simulasi sistem CBT yang akurat, serta materi esensial di bidang saintek dan soshum untuk membantu Anda menguasai setiap tahapan ujian dengan percaya diri.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
X
Cara Mudah Beli Paket Soal!
Kategori
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Ikuti Simulasi Tryout berbasis CBT, Gratis!

Butuh Bantuan?