Politeknik Pelayaran Banten atau Poltekpel Banten merupakan perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Perhubungan yang berfokus pada pendidikan pelayaran dan transportasi laut. Kampus ini dapat menjadi pilihan bagi lulusan SMA atau SMK yang tertarik pada bidang nautika, permesinan kapal, keselamatan, serta kegiatan operasional maritim.
Untuk dapat mengikuti pendidikan di Poltekpel Banten, calon taruna perlu mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk dengan baik. Artikel ini menyajikan kisi-kisi serta contoh soal Poltekpel Banten lengkap dengan kunci jawaban untuk membantu Anda mengenali materi dan pola tes yang perlu dipelajari.
Belajar Apa di Poltekpel Banten Politeknik Pelayaran?
Poltekpel Banten memiliki tiga program studi Diploma III, yaitu D-III Nautika, D-III Permesinan Kapal, dan D-III Manajemen Transportasi Laut. Ketiganya memiliki arah pembelajaran berbeda, tetapi sama-sama dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di bidang pelayaran dan transportasi laut.
A. D-III Nautika
Program Studi Nautika berfokus pada navigasi, pengoperasian kapal, keselamatan pelayaran, komunikasi maritim, serta tugas dan tanggung jawab perwira dek. Lulusannya dipersiapkan untuk bekerja sebagai perwira dek kapal dengan kompetensi dan sertifikasi yang sesuai bidang pelayaran.
B. D-III Permesinan Kapal
Program Studi Permesinan Kapal mempelajari pengoperasian, perawatan, dan perbaikan mesin utama maupun mesin bantu di atas kapal. Taruna juga dibekali pengetahuan mengenai sistem kelistrikan, bahan bakar, pendinginan, pelumasan, serta keselamatan kerja di ruang mesin.
C. D-III Manajemen Transportasi Laut
Program Studi Manajemen Transportasi Laut berfokus pada pengelolaan angkutan laut, kegiatan pelabuhan, pelayanan kapal dan muatan, logistik, administrasi pelayaran, serta keselamatan dan keamanan transportasi laut. Program ini cocok bagi Anda yang tertarik pada sisi manajerial dan operasional industri maritim.
Pendidikan Diploma III di Poltekpel Banten berlangsung selama tiga tahun. Taruna Nautika dan Permesinan Kapal menjalani praktik laut, sedangkan taruna Manajemen Transportasi Laut mengikuti praktik darat sesuai bidangnya.
Kisi-Kisi Soal Poltekpel Banten Politeknik Pelayaran
Kisi-kisi soal Poltekpel Banten berikut dirangkum dari pola seleksi akademik terbaru dan disesuaikan dengan fokus Program Studi Nautika, Permesinan Kapal, serta Manajemen Transportasi Laut.
1. Perhitungan Muatan dan Kapasitas Kapal
Materi ini mencakup persentase, pecahan, rasio, dan perbandingan yang dikaitkan dengan kapasitas ruang muat, pembagian muatan, serta sisa daya angkut kapal.
2. Jarak Pelayaran dan Estimasi Waktu Tiba
Peserta perlu menguasai hubungan antara jarak, kecepatan kapal, waktu tempuh, waktu keberangkatan, dan perkiraan kedatangan di pelabuhan tujuan.
3. Arah, Haluan, dan Sudut Navigasi
Soal dapat membahas arah mata angin, perubahan haluan, besar sudut putaran, posisi relatif kapal, serta perpindahan berdasarkan beberapa arah perjalanan.
4. Daya Apung dan Distribusi Beban
Materinya meliputi massa jenis, tekanan fluida, gaya apung, titik keseimbangan, dan pengaruh penempatan muatan terhadap posisi kapal. Materi ini relevan dengan kompetensi dasar bidang Nautika.
5. Sistem Bahan Bakar dan Efisiensi Mesin
Peserta dapat menghadapi soal tentang konsumsi bahan bakar, lama operasi mesin, efisiensi, daya, usaha, serta perbandingan penggunaan energi dalam sistem permesinan kapal.
6. Sistem Pendinginan, Pelumasan, dan Suhu Mesin
Kisi-kisi ini menguji konsep suhu, kalor, perpindahan panas, perubahan temperatur, dan tindakan yang tepat ketika mesin mengalami panas berlebih.
7. Rangkaian dan Keselamatan Kelistrikan Kapal
Materinya mencakup tegangan, arus, hambatan, daya, energi listrik, rangkaian seri-paralel, hubungan pendek, dan prosedur awal ketika terjadi gangguan kelistrikan. Bidang ini berkaitan dengan pengoperasian dan perawatan sistem permesinan kapal.
8. Data Pelabuhan dan Transportasi Laut
Soal dapat berupa tabel, grafik, atau jadwal mengenai jumlah kapal, volume muatan, arus penumpang, waktu bongkar muat, dan kapasitas pelayanan pelabuhan. Materi tersebut disesuaikan dengan arah pembelajaran Manajemen Transportasi Laut.
9. Logika Operasional dan Penjadwalan
Peserta diminta menganalisis penggunaan dermaga, urutan sandar kapal, pembagian petugas, durasi bongkar muat, serta sejumlah kegiatan yang harus memenuhi syarat tertentu.
10. Bahasa Inggris Maritim dan Keselamatan
Materinya meliputi kosakata kapal dan pelabuhan, instruksi awak kapal, laporan cuaca, kondisi mesin, informasi muatan, serta bacaan singkat tentang keselamatan pelayaran.
Contoh Soal Poltekpel Banten Politeknik Pelayaran
Contoh soal berikut memuat perhitungan muatan, navigasi dasar, permesinan, kelistrikan, serta bahasa Inggris maritim. Latihan ini dapat membantu Anda memahami karakter tes masuk sekaligus mengukur ketelitian dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan pelayaran.
Soal 1
Sebuah kapal memiliki kapasitas muatan maksimum 900 ton. Kapal tersebut telah membawa muatan sebanyak 68% dari kapasitasnya. Sisa kapasitas muatan kapal adalah ….
A. 252 ton
B. 270 ton
C. 288 ton
D. 306 ton
E. 324 ton
Jawaban: C
Pembahasan:
Muatan yang telah digunakan adalah 68% × 900 = 612 ton. Sisa kapasitas kapal adalah 900 − 612 = 288 ton.
Soal 2
Sebuah kapal berlayar sejauh 330 mil laut dengan kecepatan rata-rata 22 knot. Jika kapal berangkat pukul 05.30, perkiraan waktu tibanya adalah ….
A. 18.30
B. 19.30
C. 20.00
D. 20.30
E. 21.30
Jawaban: D
Pembahasan:
Waktu tempuh kapal adalah 330 ÷ 22 = 15 jam. Jika kapal berangkat pukul 05.30, kapal diperkirakan tiba pukul 20.30.
Soal 3
Sebuah kapal bergerak ke arah timur sejauh 24 mil laut, kemudian berbelok ke arah utara sejauh 10 mil laut. Jarak lurus kapal dari titik awal adalah ….
A. 26 mil laut
B. 28 mil laut
C. 30 mil laut
D. 32 mil laut
E. 34 mil laut
Jawaban: A
Pembahasan:
Pergerakan kapal membentuk segitiga siku-siku. Jarak lurusnya adalah √(24² + 10²) = √676 = 26 mil laut.
Soal 4
Mesin kapal menggunakan bahan bakar sebanyak 180 liter per jam. Jika persediaan bahan bakar yang tersedia adalah 3.240 liter, mesin dapat beroperasi selama ….
A. 15 jam
B. 16 jam
C. 17 jam
D. 18 jam
E. 20 jam
Jawaban: D
Pembahasan:
Lama operasi mesin dihitung dengan membagi persediaan bahan bakar terhadap konsumsi per jam. Hasilnya adalah 3.240 ÷ 180 = 18 jam.
Soal 5
Perhatikan kalimat berikut:
The officer inspected the cargo before the vessel departed.
Arti kalimat tersebut adalah ….
A. petugas memindahkan muatan setelah kapal berangkat
B. petugas memeriksa muatan sebelum kapal berangkat
C. awak kapal menurunkan muatan di pelabuhan
D. kapal berangkat tanpa pemeriksaan muatan
E. petugas mencatat muatan setelah perjalanan selesai
Jawaban: B
Pembahasan:
Frasa inspected the cargo berarti memeriksa muatan, sedangkan before the vessel departed berarti sebelum kapal berangkat.
Soal 6
Sebuah kapal mengubah haluan dari 070° menjadi 160°. Besar perubahan arah kapal adalah ….
A. 70°
B. 80°
C. 90°
D. 100°
E. 110°
Jawaban: C
Pembahasan:
Perubahan haluan diperoleh dari selisih 160° − 70° = 90°.
Soal 7
Sebuah benda bermassa 500 kg memiliki volume 0,4 m³. Massa jenis benda tersebut adalah ….
A. 1.000 kg/m³
B. 1.100 kg/m³
C. 1.200 kg/m³
D. 1.250 kg/m³
E. 1.500 kg/m³
Jawaban: D
Pembahasan:
Massa jenis dihitung dengan membagi massa terhadap volume. Hasilnya adalah 500 ÷ 0,4 = 1.250 kg/m³.
Soal 8
Sebuah pompa bahan bakar mampu mengalirkan 2.400 liter dalam waktu 30 menit. Jika kapasitas alirannya tetap, volume bahan bakar yang dapat dialirkan dalam 45 menit adalah ….
A. 3.200 liter
B. 3.400 liter
C. 3.600 liter
D. 3.800 liter
E. 4.000 liter
Jawaban: C
Pembahasan:
Kapasitas pompa setiap menit adalah 2.400 ÷ 30 = 80 liter. Dalam 45 menit, volume yang dialirkan adalah 80 × 45 = 3.600 liter.
Soal 9
Dua hambatan masing-masing sebesar 5 ohm dan 10 ohm disusun secara seri. Hambatan total rangkaian tersebut adalah ….
A. 2 ohm
B. 5 ohm
C. 10 ohm
D. 12 ohm
E. 15 ohm
Jawaban: E
Pembahasan:
Pada rangkaian seri, hambatan total diperoleh dengan menjumlahkan seluruh hambatan. Jadi, 5 + 10 = 15 ohm.
Soal 10
Petugas pelabuhan menemukan perbedaan antara data muatan pada dokumen dan hasil pemeriksaan langsung. Kapal dijadwalkan segera berangkat. Tindakan yang paling tepat adalah ….
A. menggunakan data pada dokumen agar keberangkatan tidak tertunda
B. mencatat perbedaan untuk diperiksa setelah kapal berangkat
C. mengubah hasil pemeriksaan agar sesuai dengan dokumen
D. melakukan verifikasi dan memperbaiki data sebelum memberikan izin proses berikutnya
E. menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada awak kapal
Jawaban: D
Pembahasan:
Perbedaan data muatan harus diverifikasi sebelum proses dilanjutkan. Ketepatan dokumen penting untuk keselamatan, administrasi, dan pengelolaan transportasi laut.
Soal 11
Sebuah kapal membawa 750 ton muatan. Sebanyak 28% dibongkar di pelabuhan pertama dan 32% dari muatan awal dibongkar di pelabuhan kedua. Sisa muatan kapal adalah ….
A. 300 ton
B. 315 ton
C. 330 ton
D. 345 ton
E. 360 ton
Jawaban: A
Pembahasan:
Total muatan yang dibongkar adalah 28% + 32% = 60% dari 750 ton, yaitu 450 ton. Sisa muatan kapal menjadi 750 − 450 = 300 ton.
Soal 12
Suhu mesin kapal meningkat dari 42°C menjadi 78°C dalam waktu 12 menit. Rata-rata kenaikan suhu setiap menit adalah ….
A. 2°C
B. 3°C
C. 4°C
D. 5°C
E. 6°C
Jawaban: B
Pembahasan:
Kenaikan suhu total adalah 78 − 42 = 36°C. Rata-rata kenaikan setiap menit adalah 36 ÷ 12 = 3°C.
Soal 13
Sebuah alat listrik bekerja pada tegangan 240 volt dan dialiri arus sebesar 6 ampere. Daya listrik alat tersebut adalah ….
A. 960 watt
B. 1.200 watt
C. 1.440 watt
D. 1.600 watt
E. 1.800 watt
Jawaban: C
Pembahasan:
Daya listrik dihitung menggunakan rumus P = V × I. Hasilnya adalah 240 × 6 = 1.440 watt.
Soal 14
Perhatikan kalimat berikut:
The crew reduced the engine speed after receiving a warning about shallow water.
Makna kalimat tersebut adalah ….
A. awak kapal menghentikan mesin setelah tiba di pelabuhan
B. awak kapal mempercepat mesin karena kondisi laut tenang
C. petugas memperingatkan kapal agar mengubah muatan
D. awak kapal mengurangi kecepatan mesin setelah menerima peringatan tentang perairan dangkal
E. kapal mengubah arah karena terjadi kerusakan mesin
Jawaban: D
Pembahasan:
Frasa reduced the engine speed berarti mengurangi kecepatan mesin, sedangkan shallow water berarti perairan dangkal.
Soal 15
Saat kapal sedang melakukan bongkar muat, petugas menemukan salah satu tali pengikat muatan mulai longgar. Tindakan yang paling tepat adalah ….
A. membiarkannya karena muatan belum bergeser
B. menambah jumlah muatan agar posisinya lebih rapat
C. menunggu kegiatan bongkar muat selesai
D. meminta petugas lain mengawasi tanpa menghentikan proses
E. menghentikan sementara kegiatan dan mengamankan kembali tali pengikat sesuai prosedur
Jawaban: E
Pembahasan:
Tali pengikat yang longgar dapat menyebabkan muatan bergeser dan membahayakan petugas maupun kapal. Kegiatan perlu dihentikan sementara agar pengamanan dapat dilakukan sesuai prosedur.
Soal 16
Sebuah kapal menempuh jarak 420 mil laut dalam waktu 20 jam. Jika selama perjalanan kapal berhenti selama 5 jam, kecepatan rata-rata kapal saat bergerak adalah ….
A. 26 knot
B. 27 knot
C. 28 knot
D. 29 knot
E. 30 knot
Jawaban: C
Pembahasan:
Waktu kapal benar-benar bergerak adalah 20 − 5 = 15 jam. Kecepatan rata-ratanya menjadi 420 ÷ 15 = 28 knot.
Soal 17
Sebuah tangki bahan bakar berkapasitas 8.000 liter telah terisi sebanyak 65%. Jumlah bahan bakar yang masih dapat ditambahkan adalah ….
A. 2.400 liter
B. 2.600 liter
C. 2.800 liter
D. 3.000 liter
E. 3.200 liter
Jawaban: C
Pembahasan:
Bagian tangki yang belum terisi adalah 35%. Jadi, bahan bakar yang masih dapat ditambahkan sebesar 35% × 8.000 = 2.800 liter.
Soal 18
Data jumlah kapal yang dilayani selama lima hari adalah 18, 22, 25, 20, dan 30 kapal. Rata-rata jumlah kapal yang dilayani setiap hari adalah ….
A. 21 kapal
B. 22 kapal
C. 23 kapal
D. 24 kapal
E. 25 kapal
Jawaban: C
Pembahasan:
Jumlah seluruh kapal adalah 18 + 22 + 25 + 20 + 30 = 115 kapal. Rata-ratanya adalah 115 ÷ 5 = 23 kapal.
Soal 19
Perhatikan kalimat berikut:
The engineer checked the cooling system because the engine temperature was rising.
Makna kalimat tersebut adalah ….
A. masinis mematikan mesin karena bahan bakar habis
B. masinis memeriksa sistem pendingin karena suhu mesin meningkat
C. awak kapal mengganti mesin setelah sistem pendingin rusak
D. masinis meningkatkan suhu mesin sebelum pemeriksaan
E. awak kapal mengurangi muatan karena mesin terlalu panas
Jawaban: B
Pembahasan:
Frasa checked the cooling system berarti memeriksa sistem pendingin, sedangkan the engine temperature was rising berarti suhu mesin sedang meningkat.
Soal 20
Saat kapal akan meninggalkan pelabuhan, petugas menerima informasi bahwa kedalaman perairan pada jalur keluar berubah akibat sedimentasi. Tindakan yang paling tepat adalah ….
A. tetap menggunakan jalur lama karena pernah dilalui sebelumnya
B. mempercepat kapal agar segera melewati area tersebut
C. mengabaikan informasi selama cuaca masih baik
D. memverifikasi data kedalaman dan menyesuaikan rute sesuai prosedur keselamatan
E. menyerahkan keputusan kepada petugas berikutnya
Jawaban: D
Pembahasan:
Perubahan kedalaman dapat menimbulkan risiko kandas. Data perlu diverifikasi dan rute disesuaikan agar perjalanan tetap aman serta mengikuti prosedur navigasi.
Akses Lebih Banyak Soal Poltekpel Banten di utbk.or.id!

Dapatkan paket latihan soal Politeknik Pelayaran Banten yang lebih lengkap di utbk.or.id, mulai dari materi navigasi, permesinan kapal, kelistrikan, transportasi laut, hingga bahasa Inggris maritim. Setiap paket dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan untuk membantu Anda memahami pola tes masuk serta mengevaluasi kesiapan sebelum mengikuti seleksi.