Universitas Mercu Buana dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang memiliki sistem seleksi masuk cukup kompetitif namun fleksibel. Proses penerimaan mahasiswa baru dirancang untuk menilai kesiapan akademik, potensi, serta prestasi calon mahasiswa melalui berbagai mekanisme seleksi yang dapat disesuaikan dengan latar belakang pendaftar. Oleh karena itu, memahami pola soal tes masuk dan karakteristik seleksinya menjadi langkah penting bagi calon mahasiswa yang ingin meningkatkan peluang lolos.
Dalam pelaksanaannya, Universitas Mercu Buana membuka beberapa jalur seleksi, antara lain jalur tes online, seleksi berdasarkan nilai rapor, jalur prestasi, jalur beasiswa, serta jalur undangan. Setiap jalur memiliki kriteria penilaian yang berbeda, namun tetap mengacu pada standar mutu akademik universitas. Pendaftaran dilakukan secara bertahap dalam beberapa gelombang sepanjang tahun, mulai dari Oktober hingga Agustus, sehingga peserta dapat memilih waktu pendaftaran yang paling sesuai dengan kesiapan mereka.
Table of Contents
ToggleKisi Kisi Soal Tes Masuk Mercu Buana University

Kisi-Kisi Soal Tes Masuk Mercu Buana University ini disusun dengan mengacu pada karakter seleksi yang diterapkan Universitas Mercu Buana, khususnya pada jalur tes online yang menilai kemampuan logika, numerik, verbal, dan kesiapan akademik calon mahasiswa. Materi dalam kisi-kisi mencerminkan kompetensi yang memang menjadi fokus penilaian UMB, bukan sekadar prediksi umum, sehingga pola soal, tingkat kesulitan, dan cakupan materinya relevan dengan soal tes masuk yang dihadapi peserta dan dapat dijadikan acuan belajar yang terarah dan realistis.
- Tes Penalaran Numerik
Mengukur kemampuan berpikir matematis melalui deret angka, pola, dan hubungan antar angka. - Aritmetika dan Perhitungan Dasar
Soal hitung cepat, persentase, perbandingan, dan operasi numerik yang sering muncul dalam konteks TPA. - Logika dan Penalaran Umum
Menguji kemampuan berpikir sistematis, menarik kesimpulan dari informasi yang diberikan, serta memahami hubungan logis antar konsep. - Penalaran Verbal
Soal yang menilai kemampuan bahasa verbal/analogi kata, sinonim/antonim, dan hubungan makna sebagai bagian dari TPA. - Tes Cerita Numerik
Soal dengan konteks naratif yang menuntut penerapan matematika dan logika untuk menyelesaikan masalah dalam bentuk cerita. - Tes Potensi Akademik (TPA)
Mengukur kemampuan kognitif umum yang mencakup penalaran numerik, verbal, dan logika sebagai satu kesatuan kemampuan akademik. - Tes Potensi Akademik Soshum / Saintek
Menguji kemampuan akademik sesuai kelompok keilmuan, meliputi penalaran sosial-humaniora atau penalaran sains-teknik secara konseptual. - Bahasa Inggris
Menguji pemahaman bahasa Inggris dasar meliputi struktur kalimat, kosakata umum, kalimat rumpang, dan pemahaman teks pendek.
Contoh Soal Tes Masuk Mercubuana University
Contoh soal tes masuk Mercu Buana University disusun untuk memberikan gambaran pola dan tingkat kesulitan soal yang digunakan dalam seleksi Universitas Mercu Buana. Soal menekankan kemampuan logika, numerik, dan verbal sesuai karakter soal tes masuk pada jalur tes online, sehingga dapat digunakan sebagai latihan yang relevan dan terarah.
Soal Nomor 1
Suatu deret angka disusun dengan pola tertentu sebagai berikut:
4, 9, 19, 39, 79, …
Jika pola deret tersebut berlanjut secara konsisten, angka yang paling tepat untuk mengisi titik-titik adalah …
A. 119
B. 139
C. 159
D. 169
E. 179
Jawaban: C
Pembahasan:
Pola deret adalah dikali 2 lalu ditambah 1 secara konsisten:
4 × 2 + 1 = 9
9 × 2 + 1 = 19
19 × 2 + 1 = 39
39 × 2 + 1 = 79
79 × 2 + 1 = 159
Soal Nomor 2
Sebuah koperasi mahasiswa memberikan diskon sebesar 20% untuk setiap pembelian buku. Setelah diskon, pembeli masih dikenakan pajak sebesar 10% dari harga setelah diskon. Jika harga awal sebuah buku adalah Rp200.000, maka harga akhir yang harus dibayar adalah …
A. Rp160.000
B. Rp176.000
C. Rp180.000
D. Rp184.000
E. Rp198.000
Jawaban: B
Pembahasan:
Diskon 20% → 200.000 − 40.000 = 160.000
Pajak 10% dari 160.000 → 16.000
Total = 160.000 + 16.000 = 176.000
Soal Nomor 3
Semua mahasiswa yang lulus ujian akhir berhak mengikuti wisuda. Sebagian mahasiswa yang mengikuti wisuda telah menyelesaikan skripsi. Berdasarkan pernyataan tersebut, simpulan yang paling tepat adalah …
A. Semua mahasiswa yang menyelesaikan skripsi pasti lulus ujian akhir
B. Semua peserta wisuda telah menyelesaikan skripsi
C. Sebagian mahasiswa yang lulus ujian akhir telah menyelesaikan skripsi
D. Mahasiswa yang tidak menyelesaikan skripsi tidak dapat mengikuti wisuda
E. Tidak ada hubungan antara kelulusan ujian dan skripsi
Jawaban: C
Pembahasan:
Diketahui:
- Semua yang lulus ujian → boleh wisuda
- Sebagian yang wisuda → telah menyelesaikan skripsi
Maka dapat ditarik simpulan bahwa sebagian mahasiswa yang lulus ujian akhir telah menyelesaikan skripsi, tanpa menyatakan semua.
Soal Nomor 4
Hubungan kata “ARSITEK : BANGUNAN” sepadan dengan hubungan kata …
A. Dokter : Rumah Sakit
B. Penulis : Buku
C. Petani : Sawah
D. Guru : Sekolah
E. Polisi : Jalan Raya
Jawaban: B
Pembahasan:
Arsitek adalah pihak yang merancang dan menghasilkan bangunan.
Penulis memiliki hubungan serupa karena menciptakan dan menghasilkan buku.
Pilihan lain hanya menunjukkan tempat kerja atau lingkungan aktivitas.
Soal Nomor 5
Dalam sebuah proyek penelitian, tim A mampu menyelesaikan pekerjaan dalam 12 hari, sedangkan tim B mampu menyelesaikan pekerjaan yang sama dalam 18 hari. Jika kedua tim bekerja bersama selama beberapa hari, kemudian tim B berhenti dan tim A melanjutkan sendiri selama 4 hari hingga proyek selesai, maka lama waktu kedua tim bekerja bersama adalah …
A. 4 hari
B. 5 hari
C. 6 hari
D. 7 hari
E. 8 hari
Jawaban: C
Pembahasan:
Kecepatan kerja:
Tim A = 1/12 pekerjaan per hari
Tim B = 1/18 pekerjaan per hari
Bersama = 1/12 + 1/18 = 5/36 pekerjaan per hari
Sisa pekerjaan setelah tim A bekerja sendiri 4 hari:
4 × 1/12 = 1/3 pekerjaan
Artinya pekerjaan bersama menyelesaikan 2/3 pekerjaan
Waktu bersama = (2/3) ÷ (5/36) = (2/3) × (36/5) = 6 hari
Soal Nomor 6
Dalam sebuah evaluasi akademik, diketahui bahwa suatu program studi menetapkan standar kelulusan berdasarkan nilai akhir mahasiswa. Nilai akhir tersebut diperoleh dari gabungan nilai ujian tengah semester, ujian akhir semester, dan tugas proyek dengan perbandingan 3 : 5 : 2. Seorang mahasiswa memperoleh nilai 70 untuk UTS dan 80 untuk tugas proyek. Jika nilai akhir mahasiswa tersebut adalah 76, maka nilai UAS yang diperoleh mahasiswa tersebut adalah …
A. 72
B. 74
C. 76
D. 78
E. 80
Jawaban: D
Pembahasan:
Total bobot = 3 + 5 + 2 = 10
Nilai akhir = (3×70 + 5×UAS + 2×80) / 10 = 76
(210 + 5UAS + 160) = 760
5UAS = 390 → UAS = 78
Soal Nomor 7
Sebuah lembaga pendidikan melakukan penelitian terhadap efektivitas metode pembelajaran daring dan luring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika pembelajaran dilakukan secara daring, maka tingkat partisipasi mahasiswa meningkat. Namun, jika tingkat partisipasi meningkat, tidak selalu diikuti oleh peningkatan hasil evaluasi akhir. Di sisi lain, pembelajaran luring cenderung menghasilkan evaluasi akhir yang lebih stabil. Berdasarkan informasi tersebut, simpulan yang paling tepat adalah …
A. Pembelajaran daring selalu lebih efektif daripada luring
B. Tingkat partisipasi menentukan sepenuhnya hasil evaluasi akhir
C. Pembelajaran luring tidak memengaruhi partisipasi mahasiswa
D. Peningkatan partisipasi tidak menjamin peningkatan hasil evaluasi
E. Pembelajaran daring dan luring memiliki hasil evaluasi yang sama
Jawaban: D
Pembahasan:
Teks secara eksplisit menyatakan bahwa meningkatnya partisipasi tidak selalu diikuti peningkatan hasil evaluasi. Maka simpulan paling logis adalah bahwa partisipasi tinggi tidak menjamin hasil evaluasi meningkat.
Soal Nomor 8
Dalam suatu seleksi beasiswa, panitia menetapkan bahwa peserta yang memiliki nilai akademik tinggi dan aktif dalam organisasi memiliki peluang lebih besar untuk lolos seleksi. Namun, tidak semua peserta yang aktif organisasi memiliki nilai akademik tinggi. Selain itu, beberapa peserta yang memiliki nilai akademik tinggi justru tidak mengikuti kegiatan organisasi. Berdasarkan informasi tersebut, pernyataan yang paling tepat adalah …
A. Semua peserta aktif organisasi memiliki nilai akademik tinggi
B. Peserta yang tidak aktif organisasi pasti tidak lolos seleksi
C. Sebagian peserta bernilai akademik tinggi tidak aktif organisasi
D. Aktivitas organisasi lebih penting daripada nilai akademik
E. Semua peserta bernilai akademik tinggi aktif organisasi
Jawaban: C
Pembahasan:
Pernyataan ketiga secara eksplisit menyebutkan bahwa beberapa peserta bernilai akademik tinggi tidak mengikuti organisasi, yang secara logika setara dengan “sebagian”.
Soal Nomor 9
Kata “IMPLIKASI” memiliki hubungan makna tertentu dengan kata “AKIBAT”. Hubungan makna tersebut paling sepadan dengan hubungan antara kata “PREMIS” dan …
A. Kesimpulan
B. Dugaan
C. Hipotesis
D. Pendapat
E. Argumen
Jawaban: A
Pembahasan:
Implikasi berkaitan langsung dengan akibat. Premis dalam penalaran logis berkaitan langsung dengan kesimpulan sebagai hasil akhir dari suatu argumen.
Soal Nomor 10
Dalam sebuah kajian kebijakan publik disebutkan bahwa setiap kebijakan yang efektif harus memiliki perencanaan yang matang. Namun, tidak semua perencanaan yang matang menghasilkan kebijakan yang efektif. Selain itu, beberapa kebijakan yang tidak efektif tetap dijalankan karena pertimbangan politis tertentu. Berdasarkan pernyataan tersebut, simpulan yang paling tepat adalah …
A. Semua kebijakan dengan perencanaan matang pasti efektif
B. Kebijakan tidak efektif selalu disebabkan oleh faktor politik
C. Sebagian kebijakan dengan perencanaan matang tidak efektif
D. Kebijakan efektif tidak memerlukan pertimbangan politik
E. Semua kebijakan yang dijalankan bersifat efektif
Jawaban: C
Pembahasan:
Pernyataan kedua menegaskan bahwa perencanaan matang tidak menjamin efektivitas. Artinya, ada sebagian kebijakan yang meskipun direncanakan dengan baik tetap tidak efektif.
Soal Nomor 11
Kata “KOMPREHENSIF” sering digunakan dalam laporan akademik untuk menunjukkan cakupan pembahasan yang luas dan menyeluruh. Dalam konteks penalaran verbal, hubungan makna kata tersebut paling sepadan dengan hubungan antara kata “FRAGMEN” dan …
A. Keseluruhan
B. Bagian
C. Sistematis
D. Terstruktur
E. Rinci
Jawaban: B
Pembahasan:
Komprehensif berarti menyeluruh, sedangkan fragmen berarti bagian dari keseluruhan. Hubungan makna tersebut bersifat antonim konseptual.
Soal Nomor 12
Dalam sebuah laporan evaluasi organisasi disebutkan bahwa setiap program yang dirancang secara sistematis berpeluang mencapai target. Namun, tidak semua program yang mencapai target memberikan dampak jangka panjang. Selain itu, beberapa program yang tidak mencapai target tetap dilanjutkan karena alasan strategis tertentu. Berdasarkan informasi tersebut, simpulan yang paling tepat adalah …
A. Semua program sistematis pasti berdampak jangka panjang
B. Program yang mencapai target selalu dilanjutkan
C. Sebagian program yang mencapai target tidak berdampak jangka panjang
D. Program yang tidak mencapai target tidak pernah dilanjutkan
E. Dampak jangka panjang tidak dipengaruhi oleh pencapaian target
Jawaban: C
Pembahasan:
Pernyataan kedua secara jelas menyebutkan bahwa tidak semua program yang mencapai target memberikan dampak jangka panjang, sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian program yang mencapai target tidak berdampak jangka panjang.
Soal Nomor 13
Sebuah toko alat tulis mencatat bahwa penjualan buku tulis meningkat secara tetap setiap bulan. Pada bulan pertama, jumlah buku yang terjual adalah 120 buah. Pada bulan kedua meningkat menjadi 150 buah dan pada bulan ketiga menjadi 180 buah. Jika pola peningkatan tersebut terus berlanjut secara konsisten, maka jumlah buku yang terjual pada bulan keenam adalah …
A. 240
B. 330
C. 300
D. 270
E. 360
Jawaban: D
Pembahasan:
Pola kenaikan tetap sebesar +30 setiap bulan:
Bulan 1 = 120
Bulan 2 = 150
Bulan 3 = 180
Bulan 4 = 210
Bulan 5 = 240
Bulan 6 = 270
Soal Nomor 14
Kata “KONTRADIKTIF” dalam sebuah teks akademik digunakan untuk menggambarkan pernyataan yang saling bertentangan. Hubungan makna tersebut paling sepadan dengan hubungan antara kata “KOHEREN” dan …
A. Acak
B. Terpisah
C. Selaras
D. Bertentangan
E. Tidak relevan
Jawaban: C
Pembahasan:
Kontradiktif berarti saling bertentangan, sedangkan koheren berarti selaras atau saling berkaitan secara logis. Hubungan keduanya bersifat antonim konseptual.
Soal Nomor 15
Dalam sebuah penelitian sosial, seorang peneliti menyimpulkan bahwa tingkat literasi meningkat seiring dengan meningkatnya akses terhadap pendidikan formal. Namun, laporan tersebut juga menyebutkan bahwa di beberapa daerah, tingkat literasi tetap rendah meskipun akses pendidikan formal sudah tersedia. Berdasarkan pernyataan tersebut, kesimpulan yang paling logis adalah …
A. Pendidikan formal tidak berpengaruh terhadap literasi
B. Akses pendidikan formal selalu menjamin literasi tinggi
C. Faktor lain selain pendidikan formal memengaruhi literasi
D. Tingkat literasi hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah
E. Daerah dengan literasi rendah tidak memerlukan pendidikan
Jawaban: C
Pembahasan:
Adanya daerah dengan akses pendidikan tetapi literasi tetap rendah menunjukkan bahwa pendidikan formal bukan satu-satunya faktor, sehingga faktor lain juga memengaruhi tingkat literasi.
Soal Nomor 16
A university report states that students who regularly participate in academic discussions tend to develop better critical thinking skills. However, the report also notes that some students with strong critical thinking skills rarely take part in formal discussions. Based on this information, the most logical conclusion is that …
A. Academic discussions are the only way to develop critical thinking
B. Students who avoid discussions cannot think critically
C. Regular discussion does not guarantee critical thinking ability
D. Critical thinking skills discourage students from discussion
E. All students with critical thinking skills are active in discussions
Jawaban: C
Pembahasan:
Karena terdapat mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis yang baik tetapi jarang berdiskusi, maka dapat disimpulkan bahwa partisipasi diskusi tidak secara mutlak menjamin kemampuan berpikir kritis.
Soal Nomor 17
Dalam suatu deret bilangan ditemukan pola sebagai berikut: 3, 7, 15, 31, 63, …. Seorang mahasiswa berpendapat bahwa setiap suku pada deret tersebut memiliki hubungan yang konsisten dan dapat diprediksi menggunakan pola operasi yang sama. Jika pola tersebut diteruskan, maka nilai suku berikutnya yang paling tepat adalah …
A. 95
B. 111
C. 127
D. 129
E. 131
Jawaban: C
Pembahasan: Pola deret adalah dikali 2 lalu ditambah 1.
3×2+1=7, 7×2+1=15, 15×2+1=31, 31×2+1=63, sehingga 63×2+1=127.
Soal Nomor 18
Sebuah lembaga bimbingan belajar mencatat bahwa perbandingan jumlah peserta kelas reguler dan kelas intensif adalah 5 : 3. Jika jumlah seluruh peserta adalah 320 orang dan setiap peserta kelas intensif membayar biaya 20% lebih tinggi dibanding kelas reguler, maka pernyataan yang paling tepat terkait kondisi tersebut adalah …
A. Jumlah peserta kelas reguler lebih sedikit daripada kelas intensif
B. Peserta kelas intensif berjumlah 120 orang
C. Selisih jumlah peserta kedua kelas adalah 80 orang
D. Biaya total kelas reguler pasti lebih besar
E. Jumlah peserta kelas reguler adalah 200 orang
Jawaban: E
Pembahasan: Perbandingan 5:3 berarti total bagian 8.
320 ÷ 8 = 40, sehingga kelas reguler = 5×40 = 200 orang.
Soal Nomor 19
Diketahui pernyataan berikut:
- Semua dosen yang disiplin menyusun RPS tepat waktu.
- Sebagian dosen yang menyusun RPS tepat waktu aktif dalam penelitian.
- Pak Andi adalah dosen yang disiplin.
Berdasarkan pernyataan tersebut, simpulan yang paling logis adalah …
A. Pak Andi pasti aktif dalam penelitian
B. Pak Andi menyusun RPS tepat waktu
C. Semua dosen aktif dalam penelitian
D. Sebagian dosen disiplin tidak menyusun RPS
E. Pak Andi tidak termasuk dosen aktif penelitian
Jawaban: B
Pembahasan: Dari pernyataan 1 dan 3, dapat disimpulkan bahwa Pak Andi menyusun RPS tepat waktu. Tidak ada kepastian bahwa ia aktif penelitian.
Soal Nomor 20
Hubungan makna antara kata “ANALISIS : DATA” sepadan dengan hubungan antara …
A. Membaca : Buku
B. Diagnosis : Penyakit
C. Menulis : Pena
D. Menggambar : Warna
E. Menghafal : Ujian
Jawaban: B
Pembahasan: Analisis dilakukan terhadap data, sebagaimana diagnosis dilakukan terhadap penyakit. Hubungan keduanya adalah proses terhadap objek kajian.
Ingin Memaksimalkan Kesiapan Menghadapi Tes Masuk Universitas Mercu Buana (UMB)?

Persiapkan diri menghadapi Tes Masuk Universitas Mercu Buana (UMB) dengan latihan soal Tes Masuk Universitas Mercu Buana lengkap di utbk.or.id! Semua soal disusun sesuai kisi-kisi yang akurat dan dilengkapi pembahasan mendetail. Jangan tunggu lagi, daftar sekarang di utbk.or.id dan tingkatkan peluang sukses Anda di seleksi masuk UMB!