Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) merupakan perguruan tinggi negeri yang berlokasi di Provinsi Banten dan memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan dan riset. Secara institusi, UNTIRTA telah meraih akreditasi Unggul dari BAN-PT, yang mencerminkan mutu akademik dan pengelolaan universitas yang baik. Setiap tahun, UNTIRTA menjadi salah satu tujuan calon mahasiswa dari berbagai daerah melalui beragam jalur penerimaan.
Dalam penerimaan mahasiswa baru, UNTIRTA membuka jalur nasional dan seleksi mandiri. Tahapan seleksi dan ujian tertulis umumnya dilaksanakan pada pertengahan hingga akhir tahun, mengikuti jadwal SNBP, SNBT (UTBK), serta Seleksi Mandiri UNTIRTA. Pada jalur ujian tertulis, anda akan menghadapi Soal Tes Masuk UNTIRTA yang dirancang untuk mengukur kemampuan penalaran, numerasi, literasi bahasa, dan wawasan umum sebagai bagian dari proses seleksi masuk universitas.
KISI-KISI TES MASUK UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA (UNTIRTA)

Kisi-kisi Soal Tes Masuk UNTIRTA disusun untuk menunjukkan ruang lingkup materi yang biasanya muncul dalam proses seleksi masuk Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Melalui gambaran ini, anda dapat mengenali jenis kemampuan yang diuji dan menyesuaikan persiapan belajar secara lebih terarah sebelum menghadapi tahapan ujian tertulis.
1. Tes Potensi Akademik (TPA)
Materi ini menilai kemampuan berpikir logis, sistematis, dan analitis. Peserta diuji dalam memahami hubungan antar konsep, penarikan kesimpulan, serta pemecahan masalah berbasis logika dan penalaran abstrak.
2. Penalaran Numerik
Bagian ini mengukur kemampuan mengolah angka dan memahami konsep matematika dasar. Materi mencakup operasi bilangan, perbandingan, persentase, rasio, deret angka, serta soal cerita yang menuntut ketelitian dan kecepatan berpikir.
3. Penalaran Verbal
Materi ini menguji kemampuan memahami makna kata, hubungan antarkata, serta isi teks. Penilaian meliputi sinonim, antonim, analogi, dan kemampuan menarik kesimpulan dari bacaan singkat.
4. Literasi Bahasa Indonesia
Bagian ini menilai kemampuan memahami dan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Materi mencakup pemahaman wacana, struktur kalimat, ejaan dan tanda baca, serta ketepatan penggunaan bahasa dalam konteks akademik.
5. Literasi Bahasa Inggris
Materi ini mengukur kemampuan dasar berbahasa Inggris. Peserta diuji dalam pemahaman kosakata umum, tata bahasa sederhana, serta kemampuan menangkap ide pokok dan informasi penting dalam teks bacaan.
6. Matematika Dasar
Bagian ini mencakup materi matematika tingkat SMA, seperti aljabar, fungsi, geometri, peluang, dan statistika dasar. Penilaian difokuskan pada pemahaman konsep dan penerapan rumus dalam penyelesaian soal.
7. Pengetahuan Umum
Materi ini menguji wawasan peserta mengenai ilmu pengetahuan, teknologi, sosial, budaya, serta isu-isu aktual. Soal dirancang untuk menilai kemampuan memahami fenomena umum dalam kehidupan sehari-hari.
8. Wawasan Kebangsaan
Bagian ini menilai pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kebangsaan, seperti Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta sikap dan peran warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
9. Dasar Keilmuan Sesuai Program Studi (jika disertakan)
Pada jalur seleksi tertentu, tes dapat mencakup materi dasar sesuai program studi yang dipilih, seperti Matematika dan IPA untuk sains dan teknik, atau IPS untuk bidang sosial dan humaniora.
10. Tes Kepribadian dan Motivasi (jika disertakan)
Bagian ini bertujuan menilai kesiapan mental, motivasi belajar, serta sikap tanggung jawab calon mahasiswa dalam mengikuti pendidikan tinggi.
CONTOH SOAL TES MASUK TES MASUK UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA (UNTIRTA)

Bagian ini memuat contoh latihan yang menggambarkan karakter Soal Tes Masuk UNTIRTA pada jalur ujian tertulis. Melalui soal-soal berikut, anda dapat mengenali pola pengujian, tingkat kesulitan, serta jenis kemampuan yang dinilai dalam seleksi masuk Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Soal 1
Diketahui beberapa pernyataan berikut:
1. Semua mahasiswa yang aktif mengikuti organisasi kampus memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
2. Sebagian mahasiswa yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik tidak aktif mengikuti organisasi kampus.
3. Sebagian mahasiswa yang tidak aktif mengikuti organisasi kampus memiliki prestasi akademik tinggi.
Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan pernyataan tersebut adalah …
A. Semua mahasiswa berprestasi akademik tinggi memiliki kemampuan komunikasi yang baik
B. Sebagian mahasiswa yang memiliki prestasi akademik tinggi memiliki kemampuan komunikasi yang baik
C. Semua mahasiswa yang tidak aktif organisasi tidak memiliki kemampuan komunikasi yang baik
D. Semua mahasiswa yang aktif organisasi memiliki prestasi akademik tinggi
E. Sebagian mahasiswa yang tidak aktif organisasi tidak memiliki prestasi akademik tinggi
Jawaban: B
Pembahasan:
Dari pernyataan (1), mahasiswa yang aktif organisasi pasti memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Pernyataan (3) menyebutkan adanya mahasiswa yang tidak aktif organisasi tetapi memiliki prestasi akademik tinggi. Karena pada pernyataan (2) terdapat mahasiswa yang memiliki komunikasi baik meskipun tidak aktif organisasi, maka dapat disimpulkan bahwa sebagian mahasiswa berprestasi akademik tinggi memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.
Soal 2
Dalam suatu kelas persiapan ujian terdapat 40 siswa. Sebanyak 60% siswa mengikuti bimbingan Matematika, 45% mengikuti bimbingan Bahasa Inggris, dan 20% mengikuti kedua bimbingan tersebut.
Jumlah siswa yang tidak mengikuti bimbingan apa pun adalah …
A. 6
B. 8
C. 10
D. 12
E. 14
Jawaban: C
Pembahasan:
Jumlah siswa = 40
Bimbingan Matematika = 60% × 40 = 24 siswa
Bimbingan Bahasa Inggris = 45% × 40 = 18 siswa
Mengikuti keduanya = 20% × 40 = 8 siswa
Jumlah siswa yang mengikuti minimal satu bimbingan:
24 + 18 − 8 = 34 siswa
Siswa yang tidak mengikuti bimbingan apa pun:
40 − 34 = 10 siswa
Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
Soal 3
Dalam dunia akademik dan kesehatan, dikenal berbagai istilah yang menunjukkan fungsi atau tujuan tertentu. Pemahaman terhadap makna kata dan hubungan antarkata sangat penting untuk menafsirkan informasi secara tepat.
Kata “kuratif” digunakan untuk menggambarkan tindakan atau upaya yang bertujuan menyembuhkan penyakit yang sudah terjadi. Hubungan makna antara kata tersebut dengan kata “penyembuhan” bersifat langsung dan fungsional.
Hubungan kata yang paling sepadan dengan pasangan kata “Kuratif : Penyembuhan” adalah …
A. Preventif : Perbaikan
B. Reaktif : Pencegahan
C. Edukatif : Pendidikan
D. Diagnostik : Kesalahan
E. Konsumtif : Produksi
Jawaban: C
Pembahasan:
Kata kuratif memiliki makna sesuatu yang bersifat menyembuhkan, sehingga berhubungan langsung dengan kata penyembuhan. Hubungan ini menunjukkan tujuan utama dari suatu tindakan atau pendekatan.
Kata edukatif memiliki makna sesuatu yang bersifat mendidik, sehingga berhubungan langsung dengan kata pendidikan. Pilihan lainnya tidak menunjukkan hubungan tujuan yang sepadan atau memiliki makna yang kurang tepat. Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
Soal 4
Perhatikan kalimat berikut!
“Mahasiswa dituntut untuk mampu berpikir kritis, analitis, dan mampu menyelesaikan masalah secara sistematis.”
Berdasarkan kaidah kebahasaan, kesalahan utama pada kalimat tersebut terletak pada …
A. Penggunaan kata “dituntut” yang bersifat formal
B. Pengulangan kata yang menyebabkan kalimat tidak efektif
C. Kesalahan penggunaan tanda baca koma
D. Ketidaktepatan susunan subjek dan predikat
E. Penggunaan kata “sistematis” yang tidak sesuai konteks
Jawaban: B
Pembahasan:
Kalimat tersebut mengandung pengulangan kata “mampu” yang tidak diperlukan. Pengulangan ini menyebabkan kalimat menjadi tidak efektif, padahal maknanya tetap dapat dipahami tanpa pengulangan tersebut.
Jadi, jawaban yang tepat adalah B.
Soal 5
Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya. Keberagaman tersebut disatukan oleh nilai-nilai dasar kebangsaan yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Salah satu semboyan nasional Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika. Makna yang paling tepat dari semboyan tersebut dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara adalah …
A. Mengutamakan kepentingan kelompok mayoritas demi stabilitas nasional
B. Menyeragamkan seluruh budaya daerah menjadi satu budaya nasional
C. Menghargai perbedaan dalam satu kesatuan bangsa
D. Menghilangkan perbedaan suku dan agama demi persatuan
E. Menyatukan pandangan politik seluruh warga negara
Jawaban: C
Pembahasan:
Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetapi tetap satu.
Makna tersebut menegaskan bahwa keberagaman yang ada di Indonesia bukan untuk dihilangkan, melainkan dihargai dan dipersatukan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pilihan jawaban lain justru bertentangan dengan prinsip keberagaman. Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
Soal 6
Dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan, sebuah perguruan tinggi menerapkan kebijakan akademik berbasis evaluasi kinerja mahasiswa. Berdasarkan hasil evaluasi, diketahui bahwa mahasiswa yang memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik cenderung mampu menyelesaikan tugas tepat waktu. Selain itu, sebagian mahasiswa yang mampu menyelesaikan tugas tepat waktu juga aktif mengikuti kegiatan organisasi kampus. Namun, tidak semua mahasiswa yang aktif berorganisasi memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik.
Berdasarkan informasi tersebut, kesimpulan yang paling tepat adalah …
A. Semua mahasiswa yang aktif berorganisasi memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik
B. Sebagian mahasiswa yang memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik aktif mengikuti organisasi
C. Semua mahasiswa yang menyelesaikan tugas tepat waktu aktif mengikuti organisasi
D. Sebagian mahasiswa yang aktif berorganisasi tidak mampu menyelesaikan tugas tepat waktu
E. Semua mahasiswa yang mampu menyelesaikan tugas tepat waktu memiliki manajemen waktu yang baik
Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui bahwa mahasiswa dengan manajemen waktu baik cenderung menyelesaikan tugas tepat waktu, dan sebagian mahasiswa yang menyelesaikan tugas tepat waktu aktif berorganisasi. Ini memungkinkan adanya mahasiswa yang memiliki manajemen waktu baik dan aktif berorganisasi, meskipun tidak semua mahasiswa organisasi memiliki manajemen waktu baik. Kesimpulan yang paling aman dan logis adalah pilihan B. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.
Soal 7
Dalam sebuah penelitian mengenai kebiasaan akademik mahasiswa di sebuah perguruan tinggi, dilakukan survei terhadap 200 mahasiswa. Hasil survei menunjukkan bahwa:
65% mahasiswa rutin membaca jurnal ilmiah,
50% mahasiswa aktif mengikuti seminar akademik,
30% mahasiswa melakukan kedua aktivitas tersebut secara rutin.
Berdasarkan data tersebut, jumlah mahasiswa yang tidak rutin membaca jurnal ilmiah maupun tidak aktif mengikuti seminar akademik adalah …
A. 20
B. 30
C. 40
D. 50
E. 60
Jawaban: B
Pembahasan:
Jumlah mahasiswa = 200
Mahasiswa yang rutin membaca jurnal:
65% × 200 = 130 mahasiswa
Mahasiswa yang aktif mengikuti seminar:
50% × 200 = 100 mahasiswa
Mahasiswa yang melakukan keduanya:
30% × 200 = 60 mahasiswa
Mahasiswa yang melakukan minimal satu aktivitas:
130 + 100 − 60 = 170 mahasiswa
Mahasiswa yang tidak melakukan kedua aktivitas tersebut:
200 − 170 = 30 mahasiswa
Dengan demikian, jumlah mahasiswa yang tidak rutin membaca jurnal ilmiah maupun tidak aktif mengikuti seminar akademik adalah 30 mahasiswa.
Jadi, jawaban yang tepat adalah B.
Soal 8
Dalam sebuah artikel ilmiah, penulis menyatakan bahwa hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara intensitas belajar mandiri dan prestasi akademik mahasiswa. Pernyataan tersebut tidak bermaksud bahwa kedua variabel selalu saling menentukan, tetapi menunjukkan adanya keterkaitan yang bermakna secara ilmiah.
Makna kata signifikan yang paling tepat dalam konteks tersebut adalah …
A. Bersifat mutlak tanpa pengecualian
B. Terjadi secara kebetulan
C. Memiliki pengaruh yang bermakna secara statistik
D. Tidak dapat diuji kebenarannya
E. Bersifat subjektif
Jawaban: C
Pembahasan:
Dalam konteks penelitian, kata signifikan digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu hubungan atau perbedaan bermakna secara statistik, bukan terjadi secara kebetulan. Pilihan lain tidak sesuai dengan penggunaan istilah ilmiah tersebut. Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
Soal 9
Perhatikan kutipan paragraf berikut!
“Pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga pada pembentukan karakter dan tanggung jawab sosial mahasiswa. Oleh karena itu, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kualitas lulusan.”
Berdasarkan isi paragraf tersebut, simpulan yang paling tepat adalah …
A. Prestasi akademik tidak diperlukan dalam pendidikan tinggi
B. Kegiatan kemahasiswaan lebih penting daripada perkuliahan
C. Pendidikan tinggi harus menyeimbangkan aspek akademik dan nonakademik
D. Kualitas lulusan hanya ditentukan oleh nilai akademik
E. Tanggung jawab sosial tidak berkaitan dengan pendidikan
Jawaban: C
Pembahasan:
Paragraf tersebut menekankan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga karakter dan tanggung jawab sosial. Hal ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara aspek akademik dan nonakademik. Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
Soal 10
Read the following text carefully!
“In the era of globalization, universities are expected to produce graduates who are not only academically competent but also adaptable and ethically responsible. These qualities enable graduates to compete and collaborate in a global environment.”
The main idea of the text is …
A. Globalization limits academic competence
B. Universities focus only on ethical values
C. Graduates must be competitive and adaptable in a global era
D. Collaboration is more important than competition
E. Academic competence is no longer needed
Jawaban: C
Pembahasan:
Teks tersebut menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi harus memiliki kompetensi akademik, kemampuan adaptasi, dan etika agar mampu bersaing di era global. Gagasan utama tersebut paling tepat diwakili oleh pilihan C. Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
Soal 11
Dalam suatu evaluasi akademik, diketahui bahwa semua mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi mampu menyusun argumen ilmiah dengan baik. Sebagian mahasiswa yang mampu menyusun argumen ilmiah dengan baik aktif mengikuti diskusi kelas. Namun, tidak semua mahasiswa yang aktif mengikuti diskusi kelas memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi.
Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan pernyataan tersebut adalah …
A. Semua mahasiswa aktif diskusi memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi
B. Sebagian mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi aktif mengikuti diskusi kelas
C. Semua mahasiswa yang menyusun argumen ilmiah dengan baik memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi
D. Sebagian mahasiswa aktif diskusi tidak mampu menyusun argumen ilmiah
E. Semua mahasiswa yang aktif diskusi mampu menyusun argumen ilmiah dengan baik
Jawaban: B
Pembahasan:
Mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi mampu menyusun argumen ilmiah dengan baik, dan sebagian penyusun argumen ilmiah aktif berdiskusi. Maka terdapat kemungkinan sebagian mahasiswa berpikir kritis tinggi juga aktif diskusi. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.
Soal 12
Dalam sebuah fakultas terdapat 240 mahasiswa. Berdasarkan pendataan kegiatan akademik, diketahui bahwa:
55% mahasiswa mengikuti kegiatan penelitian,
45% mahasiswa mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat,
25% mahasiswa mengikuti kedua kegiatan tersebut.
Berdasarkan data tersebut, jumlah mahasiswa yang tidak mengikuti kegiatan penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat adalah …
A. 48
B. 60
C. 72
D. 84
E. 96
Jawaban: B
Pembahasan:
Jumlah mahasiswa = 240
Mahasiswa yang mengikuti penelitian:
55% × 240 = 132
Mahasiswa yang mengikuti pengabdian:
45% × 240 = 108
Mahasiswa yang mengikuti keduanya:
25% × 240 = 60
Mahasiswa yang mengikuti minimal satu kegiatan:
132 + 108 − 60 = 180
Mahasiswa yang tidak mengikuti keduanya:
240 − 180 = 60 mahasiswa
Dengan demikian, jumlah mahasiswa yang tidak mengikuti kegiatan penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat adalah 60 mahasiswa.
Jadi, jawaban yang tepat adalah B.
Soal 13
Dalam sebuah artikel ilmiah, penulis menyebutkan bahwa suatu kebijakan pendidikan bersifat inklusif, karena memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta didik tanpa memandang latar belakang sosial dan ekonomi.
Makna kata inklusif yang paling tepat adalah …
A. Bersifat terbatas
B. Menyeluruh dan merangkul semua pihak
C. Khusus untuk kelompok tertentu
D. Bersifat sementara
E. Bersifat eksklusif
Jawaban: B
Pembahasan:
Inklusif berarti terbuka dan mencakup semua pihak tanpa pengecualian.
Jadi, jawaban yang tepat adalah B.
Soal 14
Perhatikan paragraf berikut!
“Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan akademik dan nonakademik. Kemampuan tersebut penting agar mahasiswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mampu menganalisis dan mengevaluasi informasi secara objektif.”
Ide pokok paragraf tersebut adalah …
A. Mahasiswa harus mengikuti kegiatan non akademik
B. Informasi harus diterima tanpa analisis
C. Pentingnya pengembangan berpikir kritis bagi mahasiswa
D. Objektivitas sulit dicapai dalam pendidikan
E. Kegiatan akademik lebih penting daripada nonakademik
Jawaban: C
Pembahasan:
Seluruh paragraf menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis bagi mahasiswa.
Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
Soal 15
Read the following text!
“Online learning has become an essential part of higher education. It provides flexibility for students to access learning materials anytime and anywhere.”
The main idea of the text is …
A. Students prefer traditional learning
B. Online learning limits access
C. Online learning offers flexibility in higher education
D. Learning materials are difficult to access
E. Higher education is no longer important
Jawaban: C
Pembahasan:
Teks menekankan fleksibilitas yang ditawarkan pembelajaran daring dalam pendidikan tinggi.
Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
Soal 16
Jika fungsi linear dinyatakan dengan rumus f(x)=2x−5, maka nilai f(4) adalah …
A. −3
B. 1
C. 3
D. 5
E. 13
Jawaban: C
Pembahasan:
f(4)=2(4)−5=8−5=3
Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
Soal 17
Perkembangan teknologi digital dan otomatisasi yang pesat menandai masuknya dunia ke era Revolusi Industri 4.0. Dalam konteks pendidikan tinggi, perubahan ini menuntut perguruan tinggi untuk menyesuaikan kurikulum dan metode pembelajaran agar lulusan mampu bersaing di dunia kerja yang semakin dinamis dan berbasis teknologi.
Salah satu tujuan utama penerapan konsep Revolusi Industri 4.0 dalam bidang pendidikan adalah …
A. Mengurangi peran teknologi dalam proses pembelajaran
B. Menekankan hafalan materi secara konvensional
C. Meningkatkan literasi digital, kreativitas, dan kemampuan inovasi mahasiswa
D. Membatasi akses mahasiswa terhadap informasi global
E. Menyeragamkan metode pembelajaran di seluruh perguruan tinggi
Jawaban: C
Pembahasan:
Revolusi Industri 4.0 menekankan pemanfaatan teknologi digital, kecerdasan buatan, serta kemampuan berpikir kritis dan inovatif. Dalam pendidikan, hal ini bertujuan agar mahasiswa memiliki literasi digital yang baik serta mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja. Pilihan lain justru bertentangan dengan semangat Revolusi Industri 4.0.
Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
Soal 18
Sebagai warga negara dan civitas akademika, mahasiswa memiliki peran penting dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat. Salah satu nilai utama Pancasila yang berkaitan dengan keseimbangan hak dan kewajiban serta perlakuan yang adil terhadap sesama adalah sila ke-5.
Contoh penerapan nilai Pancasila sila ke-5 dalam kehidupan mahasiswa adalah …
A. Menghormati perbedaan agama dan keyakinan
B. Mengutamakan musyawarah dalam pengambilan keputusan
C. Bersikap adil dan tidak diskriminatif terhadap sesama mahasiswa
D. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
E. Mengikuti upacara bendera dengan tertib
Jawaban: C
Pembahasan:
Sila ke-5 Pancasila berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Nilai utama sila ini adalah keadilan, termasuk dalam memperlakukan orang lain secara setara tanpa diskriminasi. Pilihan lain lebih mencerminkan sila ke-1, ke-3, atau ke-4.
Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
Soala 19
Seorang dosen ingin mengetahui kecenderungan nilai ujian mahasiswa pada suatu mata kuliah. Data nilai ujian lima mahasiswa yang diambil sebagai sampel adalah sebagai berikut:
70, 75, 80, 85, dan 90.
Berdasarkan data tersebut, nilai yang menunjukkan ukuran pemusatan data yang membagi data menjadi dua bagian sama besar adalah …
A. 75
B. 78
C. 80
D. 85
E. 90
Jawaban: C
Pembahasan:
Ukuran pemusatan data yang membagi data menjadi dua bagian sama besar adalah median.
Data sudah tersusun dari yang terkecil ke terbesar, sehingga median adalah nilai yang berada di posisi tengah, yaitu 80.
Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
Soal 20
Dalam suatu penalaran logis, diketahui hubungan antar kelompok sebagai berikut:
– Semua mahasiswa P adalah anggota kelompok Q.
– Tidak ada anggota kelompok Q yang termasuk dalam kelompok R.
Berdasarkan hubungan tersebut, kesimpulan yang paling tepat dan logis adalah …
A. Semua anggota kelompok R adalah anggota kelompok Q
B. Sebagian anggota kelompok P adalah anggota kelompok R
C. Tidak ada anggota kelompok P yang termasuk dalam kelompok R
D. Semua anggota kelompok R adalah anggota kelompok P
E. Sebagian anggota kelompok Q adalah anggota kelompok R
Jawaban: C
Pembahasan:
Jika semua P termasuk Q, dan tidak ada Q yang termasuk R, maka secara logis P juga tidak mungkin termasuk R. Kesimpulan ini merupakan hasil penalaran deduktif yang sah.
Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
Belajar Sudah Jalan, Tapi Belum Tahu Gambaran Soalnya? Coba Mulai Latihan Soal di utbk.or.id.

Belajar sudah berjalan, tetapi masih ingin memahami gambaran soal yang akan dihadapi? Anda dapat menggunakan latihan Soal Tes Masuk UNTIRTA sebagai referensi untuk mengenali pola pengujian, cakupan materi, dan tipe soal yang biasanya muncul pada jalur ujian tertulis. Berbagai latihan dan pembahasan pendukung tersedia di utbk.or.id dan dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari proses belajar yang lebih terarah dan bertahap.