Untuk membantu Anda mempersiapkan diri menghadapi Asesmen Sekolah, UTBK SNBT, hingga Ujian Mandiri PTN, artikel ini menyajikan 52 Soal Latihan TKA Sejarah SMA/SMK Kurikulum Merdeka Lengkap dengan kunci jawaban dan analisis konteks sejarah interaktif.
Uji daya ingat dan analisis peristiwa Anda pada setiap butir soal di bawah ini, lalu klik tombol “Lihat Kunci & Pembahasan” untuk memeriksa akurasi fakta sejarahnya:
1
Soal Nomor 1
Konsep Berpikir Sejarah
Kajian sejarah yang memanjang dalam waktu tetapi terbatas dalam ruang, dengan fokus meneliti perkembangan suatu peristiwa dari waktu ke waktu secara kronologis, menggunakan konsep berpikir ….
A. Diakronik (Kronologis)
B. Sinkronik
C. Anakronisme
D. Kausalitas sirkuler
E. Periodisasi spasial
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Diakronik (Kronologis)
Analisis Konteks Sejarah:
Konsep berpikir diakronik (berasal dari bahasa Yunani: dia = melintas, chronos = waktu) menekankan pada proses perjalanan waktu peristiwa sejarah secara runtut kronologis.
2
Soal Nomor 2
Masa Praaksara Indonesia
Kapak lonjong dan kapak persegi dengan permukaan halus yang digunakan pada masa bercocok tanam (food producing) merupakan peninggalan kebudayaan zaman ….
A. Paleolitikum
B. Mesolitikum
C. Neolitikum
D. Megalitikum
E. Perundagian
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: C β Neolitikum
Analisis Konteks Sejarah:
Zaman Neolitikum (Batu Muda) ditandai dengan revolusi pola hidup dari food gathering menjadi food producing, serta alat batu yang sudah diasah halus sempurna seperti kapak persegi dan lonjong.
3
Soal Nomor 3
Kerajaan Hindu-Buddha
Faktor geografis utama yang mendorong Kerajaan Sriwijaya berkembang pesat menjadi kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara pada abad ke-7 hingga ke-11 Masehi adalah ….
A. Letaknya yang sangat strategis di jalur pelayaran dagang Selat Malaka
B. Kesuburan tanah vulkanik di pedalaman pulau Sumatra
C. Tambang emas terbesar di Asia yang melimpah
D. Pasukan kavaleri berkuda yang mendominasi daratan
E. Bantuan militer penuh dari Dinasti Tang di Tiongkok
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Letak strategis di Selat Malaka
Analisis Konteks Sejarah:
Sriwijaya menguasai Selat Malaka dan Selat Sunda yang merupakan urat nadi perdagangan laut internasional antara India dan Tiongkok.
4
Soal Nomor 4
Kerajaan Islam Nusantara
Perlawanan Sultan Ageng Tirtayasa dari Kesultanan Banten terhadap VOC pada abad ke-17 mengalami kegagalan terutama disebabkan oleh ….
A. Politik adu domba (devide et impera) VOC terhadap Sultan Haji
B. Kalahnya jumlah armada tempur laut Banten
C. Terjadinya bencana alam tsunami di Selat Sunda
D. Pembelotan massal para ulama Banten ke pihak Belanda
E. Serangan mendadak dari Kesultanan Mataram Islam
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Politik adu domba VOC terhadap Sultan Haji
Analisis Konteks Sejarah:
VOC memanfaatkan konflik internal antara Sultan Ageng Tirtayasa dan putranya, Sultan Haji, dengan memberikan bantuan persenjataan kepada Sultan Haji demi memonopoli lada di Banten.
5
Soal Nomor 5
Pergerakan Nasional
Organisasi pergerakan nasional pertama di Hindia Belanda yang secara tegas dan terang-terangan mencanangkan tujuan kemerdekaan Indonesia (Indie los van Holland) adalah ….
A. Budi Utomo
B. Sarekat Islam
C. Indische Partij
D. Perhimpunan Indonesia
E. Partai Nasional Indonesia
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: C β Indische Partij
Analisis Konteks Sejarah:
Didirikan oleh Tiga Serangkai (Douwes Dekker, dr. Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat) pada tahun 1912 dengan asas politik non-kooperatif radikal menuntut kemerdekaan Indonesia.
6
Soal Nomor 6
Pendudukan Jepang di Indonesia
Kebijakan penyerahan wajib hasil panen padi dan pembentukan romusha pada masa pendudukan Jepang di Indonesia bertujuan untuk ….
A. Mendukung logistik dan tenaga kerja perang Asia Timur Raya Jepang
B. Meningkatkan taraf kesejahteraan petani pedesaan Indonesia
C. Membiayai program transmigrasi massal ke luar Jawa
D. Menyaingi ekspor beras komoditas Belanda di Eropa
E. Membantu pembangunan sarana pendidikan pribumi
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Mendukung logistik perang Asia Timur Raya
Analisis Konteks Sejarah:
Jepang memeras sumber daya alam dan tenaga kerja rakyat Indonesia guna menopang perang melawan tentara Sekutu dalam Perang Pasifik.
7
Soal Nomor 7
Proklamasi & Pembentukan Pemerintahan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
8
Soal Nomor 8
Revolusi Fisik & Diplomasi (1945-1949)
Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta yang dipimpin oleh Letkol Soeharto memiliki dampak politis dan diplomasi internasional yang sangat penting, yaitu ….
A. Membuktikan kepada dunia internasional bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis dan berdaya
B. Menghancurkan seluruh markas komando militer Belanda di Jawa
C. Memaksa Ratu Belanda menandatangani penyerahan kedaulatan tanpa syarat
D. Mengusir seluruh garnisun tentara Sekutu dari ibu kota Yogyakarta
E. Membubarkan perundingan Renville secara sepihak
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Membuktikan kepada dunia bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis
Analisis Konteks Sejarah:
Serangan 6 jam di Yogyakarta mematahkan propaganda Belanda di forum Dewan Keamanan PBB yang mengklaim bahwa Republik Indonesia telah hancur total pasca-Agresi Militer Belanda II.
9
Soal Nomor 9
Demokrasi Liberal & Pemilu 1955
Penyebab utama sering terjadinya pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal (1950β1959) di Indonesia adalah ….
A. Penerapan sistem parlementer multipartai yang rapuh dan maraknya mosi tidak percaya di parlemen
B. Campur tangan militer yang membatasi hak interpelasi DPR
C. Boikot total dari negara-negara Barat terhadap perekonomian nasional
D. Keengganan Presiden Soekarno mengesahkan susunan kabinet terpilih
E. Tuntutan referendum pemisahan daerah di seluruh pulau luar Jawa
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Penerapan sistem parlementer multipartai dan mosi tidak percaya
Analisis Konteks Sejarah:
Tanpa adanya partai mayoritas tunggal, kabinet koalisi sangat mudah dijatuhkan oleh mosi tidak percaya oposisi di parlemen.
10
Soal Nomor 10
Demokrasi Terpimpin & Dekrit Presiden 1959
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
11
Soal Nomor 11
Lahirnya Orde Baru & Pembangunan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
12
Soal Nomor 12
Krisis Moneter 1997 & Gerakan Reformasi 1998
Agenda utama Gerakan Reformasi tahun 1998 yang disuarakan oleh mahasiswa dan elemen masyarakat Indonesia mencakup ….
A. Turunkan Soeharto, amendemen UUD 1945, hapuskan Dwi Fungsi ABRI, dan tegakkan supremasi hukum/pemberantasan KKN
B. Kembali ke sistem monarki konstitusional nusantara
C. Pembubaran seluruh partai politik peserta Pemilu 1997
D. Menolak kerja sama dengan lembaga keuangan internasional
E. Membagi wilayah Indonesia menjadi negara-negara bagian federasi
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Amendemen UUD 1945, hapus Dwi Fungsi ABRI, dan berantas KKN
Analisis Konteks Sejarah:
Tuntutan Reformasi 1998 memuat 6 agenda pokok: Suksesi kepemimpinan nasional, Amendemen UUD 1945, Penghapusan Dwi Fungsi ABRI, Penegakan supremasi hukum, Otonomi daerah seluas-luasnya, dan Pemberantasan KKN.
13
Soal Nomor 13
Perang Dingin & Non-Aligned Movement (KAA)
Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KAA) yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 1955 menghasilkan kesepakatan prinsip hidup berdampingan secara damai yang dikenal sebagai ….
A. Dasasila Bandung
B. Piagam Jakarta
C. Deklarasi Bangkok
D. Piagam PBB Bab VII
E. Perjanjian Versailles
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Dasasila Bandung
Analisis Konteks Sejarah:
Dasasila Bandung memuat 10 prinsip pembebasan dari kolonialisme, penghormatan atas kedaulatan negara, dan peredaan ketegangan Perang Dingin dunia.
14
Soal Nomor 14
Revolusi Industri Dunia
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
15
Soal Nomor 15
Perang Dunia I & II
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
16
Soal Nomor 16
Sejarah Maritim Nusantara
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
17
Soal Nomor 17
Organisasi Regional (ASEAN, APEC)
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
18
Soal Nomor 18
Pendudukan Jepang di Indonesia
Kebijakan penyerahan wajib hasil panen padi dan pembentukan romusha pada masa pendudukan Jepang di Indonesia bertujuan untuk ….
A. Mendukung logistik dan tenaga kerja perang Asia Timur Raya Jepang
B. Meningkatkan taraf kesejahteraan petani pedesaan Indonesia
C. Membiayai program transmigrasi massal ke luar Jawa
D. Menyaingi ekspor beras komoditas Belanda di Eropa
E. Membantu pembangunan sarana pendidikan pribumi
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Mendukung logistik perang Asia Timur Raya
Analisis Konteks Sejarah:
Jepang memeras sumber daya alam dan tenaga kerja rakyat Indonesia guna menopang perang melawan tentara Sekutu dalam Perang Pasifik.
19
Soal Nomor 19
Proklamasi & Pembentukan Pemerintahan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
20
Soal Nomor 20
Revolusi Fisik & Diplomasi (1945-1949)
Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta yang dipimpin oleh Letkol Soeharto memiliki dampak politis dan diplomasi internasional yang sangat penting, yaitu ….
A. Membuktikan kepada dunia internasional bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis dan berdaya
B. Menghancurkan seluruh markas komando militer Belanda di Jawa
C. Memaksa Ratu Belanda menandatangani penyerahan kedaulatan tanpa syarat
D. Mengusir seluruh garnisun tentara Sekutu dari ibu kota Yogyakarta
E. Membubarkan perundingan Renville secara sepihak
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Membuktikan kepada dunia bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis
Analisis Konteks Sejarah:
Serangan 6 jam di Yogyakarta mematahkan propaganda Belanda di forum Dewan Keamanan PBB yang mengklaim bahwa Republik Indonesia telah hancur total pasca-Agresi Militer Belanda II.
21
Soal Nomor 21
Demokrasi Liberal & Pemilu 1955
Penyebab utama sering terjadinya pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal (1950β1959) di Indonesia adalah ….
A. Penerapan sistem parlementer multipartai yang rapuh dan maraknya mosi tidak percaya di parlemen
B. Campur tangan militer yang membatasi hak interpelasi DPR
C. Boikot total dari negara-negara Barat terhadap perekonomian nasional
D. Keengganan Presiden Soekarno mengesahkan susunan kabinet terpilih
E. Tuntutan referendum pemisahan daerah di seluruh pulau luar Jawa
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Penerapan sistem parlementer multipartai dan mosi tidak percaya
Analisis Konteks Sejarah:
Tanpa adanya partai mayoritas tunggal, kabinet koalisi sangat mudah dijatuhkan oleh mosi tidak percaya oposisi di parlemen.
22
Soal Nomor 22
Demokrasi Terpimpin & Dekrit Presiden 1959
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
23
Soal Nomor 23
Lahirnya Orde Baru & Pembangunan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
24
Soal Nomor 24
Krisis Moneter 1997 & Gerakan Reformasi 1998
Agenda utama Gerakan Reformasi tahun 1998 yang disuarakan oleh mahasiswa dan elemen masyarakat Indonesia mencakup ….
A. Turunkan Soeharto, amendemen UUD 1945, hapuskan Dwi Fungsi ABRI, dan tegakkan supremasi hukum/pemberantasan KKN
B. Kembali ke sistem monarki konstitusional nusantara
C. Pembubaran seluruh partai politik peserta Pemilu 1997
D. Menolak kerja sama dengan lembaga keuangan internasional
E. Membagi wilayah Indonesia menjadi negara-negara bagian federasi
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Amendemen UUD 1945, hapus Dwi Fungsi ABRI, dan berantas KKN
Analisis Konteks Sejarah:
Tuntutan Reformasi 1998 memuat 6 agenda pokok: Suksesi kepemimpinan nasional, Amendemen UUD 1945, Penghapusan Dwi Fungsi ABRI, Penegakan supremasi hukum, Otonomi daerah seluas-luasnya, dan Pemberantasan KKN.
25
Soal Nomor 25
Perang Dingin & Non-Aligned Movement (KAA)
Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KAA) yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 1955 menghasilkan kesepakatan prinsip hidup berdampingan secara damai yang dikenal sebagai ….
A. Dasasila Bandung
B. Piagam Jakarta
C. Deklarasi Bangkok
D. Piagam PBB Bab VII
E. Perjanjian Versailles
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Dasasila Bandung
Analisis Konteks Sejarah:
Dasasila Bandung memuat 10 prinsip pembebasan dari kolonialisme, penghormatan atas kedaulatan negara, dan peredaan ketegangan Perang Dingin dunia.
26
Soal Nomor 26
Revolusi Industri Dunia
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
27
Soal Nomor 27
Perang Dunia I & II
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
28
Soal Nomor 28
Sejarah Maritim Nusantara
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
29
Soal Nomor 29
Organisasi Regional (ASEAN, APEC)
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
30
Soal Nomor 30
Pendudukan Jepang di Indonesia
Kebijakan penyerahan wajib hasil panen padi dan pembentukan romusha pada masa pendudukan Jepang di Indonesia bertujuan untuk ….
A. Mendukung logistik dan tenaga kerja perang Asia Timur Raya Jepang
B. Meningkatkan taraf kesejahteraan petani pedesaan Indonesia
C. Membiayai program transmigrasi massal ke luar Jawa
D. Menyaingi ekspor beras komoditas Belanda di Eropa
E. Membantu pembangunan sarana pendidikan pribumi
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Mendukung logistik perang Asia Timur Raya
Analisis Konteks Sejarah:
Jepang memeras sumber daya alam dan tenaga kerja rakyat Indonesia guna menopang perang melawan tentara Sekutu dalam Perang Pasifik.
31
Soal Nomor 31
Proklamasi & Pembentukan Pemerintahan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
32
Soal Nomor 32
Revolusi Fisik & Diplomasi (1945-1949)
Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta yang dipimpin oleh Letkol Soeharto memiliki dampak politis dan diplomasi internasional yang sangat penting, yaitu ….
A. Membuktikan kepada dunia internasional bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis dan berdaya
B. Menghancurkan seluruh markas komando militer Belanda di Jawa
C. Memaksa Ratu Belanda menandatangani penyerahan kedaulatan tanpa syarat
D. Mengusir seluruh garnisun tentara Sekutu dari ibu kota Yogyakarta
E. Membubarkan perundingan Renville secara sepihak
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Membuktikan kepada dunia bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis
Analisis Konteks Sejarah:
Serangan 6 jam di Yogyakarta mematahkan propaganda Belanda di forum Dewan Keamanan PBB yang mengklaim bahwa Republik Indonesia telah hancur total pasca-Agresi Militer Belanda II.
33
Soal Nomor 33
Demokrasi Liberal & Pemilu 1955
Penyebab utama sering terjadinya pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal (1950β1959) di Indonesia adalah ….
A. Penerapan sistem parlementer multipartai yang rapuh dan maraknya mosi tidak percaya di parlemen
B. Campur tangan militer yang membatasi hak interpelasi DPR
C. Boikot total dari negara-negara Barat terhadap perekonomian nasional
D. Keengganan Presiden Soekarno mengesahkan susunan kabinet terpilih
E. Tuntutan referendum pemisahan daerah di seluruh pulau luar Jawa
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Penerapan sistem parlementer multipartai dan mosi tidak percaya
Analisis Konteks Sejarah:
Tanpa adanya partai mayoritas tunggal, kabinet koalisi sangat mudah dijatuhkan oleh mosi tidak percaya oposisi di parlemen.
34
Soal Nomor 34
Demokrasi Terpimpin & Dekrit Presiden 1959
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
35
Soal Nomor 35
Lahirnya Orde Baru & Pembangunan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
36
Soal Nomor 36
Krisis Moneter 1997 & Gerakan Reformasi 1998
Agenda utama Gerakan Reformasi tahun 1998 yang disuarakan oleh mahasiswa dan elemen masyarakat Indonesia mencakup ….
A. Turunkan Soeharto, amendemen UUD 1945, hapuskan Dwi Fungsi ABRI, dan tegakkan supremasi hukum/pemberantasan KKN
B. Kembali ke sistem monarki konstitusional nusantara
C. Pembubaran seluruh partai politik peserta Pemilu 1997
D. Menolak kerja sama dengan lembaga keuangan internasional
E. Membagi wilayah Indonesia menjadi negara-negara bagian federasi
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Amendemen UUD 1945, hapus Dwi Fungsi ABRI, dan berantas KKN
Analisis Konteks Sejarah:
Tuntutan Reformasi 1998 memuat 6 agenda pokok: Suksesi kepemimpinan nasional, Amendemen UUD 1945, Penghapusan Dwi Fungsi ABRI, Penegakan supremasi hukum, Otonomi daerah seluas-luasnya, dan Pemberantasan KKN.
37
Soal Nomor 37
Perang Dingin & Non-Aligned Movement (KAA)
Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KAA) yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 1955 menghasilkan kesepakatan prinsip hidup berdampingan secara damai yang dikenal sebagai ….
A. Dasasila Bandung
B. Piagam Jakarta
C. Deklarasi Bangkok
D. Piagam PBB Bab VII
E. Perjanjian Versailles
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Dasasila Bandung
Analisis Konteks Sejarah:
Dasasila Bandung memuat 10 prinsip pembebasan dari kolonialisme, penghormatan atas kedaulatan negara, dan peredaan ketegangan Perang Dingin dunia.
38
Soal Nomor 38
Revolusi Industri Dunia
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
39
Soal Nomor 39
Perang Dunia I & II
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
40
Soal Nomor 40
Sejarah Maritim Nusantara
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
41
Soal Nomor 41
Organisasi Regional (ASEAN, APEC)
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
42
Soal Nomor 42
Pendudukan Jepang di Indonesia
Kebijakan penyerahan wajib hasil panen padi dan pembentukan romusha pada masa pendudukan Jepang di Indonesia bertujuan untuk ….
A. Mendukung logistik dan tenaga kerja perang Asia Timur Raya Jepang
B. Meningkatkan taraf kesejahteraan petani pedesaan Indonesia
C. Membiayai program transmigrasi massal ke luar Jawa
D. Menyaingi ekspor beras komoditas Belanda di Eropa
E. Membantu pembangunan sarana pendidikan pribumi
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Mendukung logistik perang Asia Timur Raya
Analisis Konteks Sejarah:
Jepang memeras sumber daya alam dan tenaga kerja rakyat Indonesia guna menopang perang melawan tentara Sekutu dalam Perang Pasifik.
43
Soal Nomor 43
Proklamasi & Pembentukan Pemerintahan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
44
Soal Nomor 44
Revolusi Fisik & Diplomasi (1945-1949)
Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta yang dipimpin oleh Letkol Soeharto memiliki dampak politis dan diplomasi internasional yang sangat penting, yaitu ….
A. Membuktikan kepada dunia internasional bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis dan berdaya
B. Menghancurkan seluruh markas komando militer Belanda di Jawa
C. Memaksa Ratu Belanda menandatangani penyerahan kedaulatan tanpa syarat
D. Mengusir seluruh garnisun tentara Sekutu dari ibu kota Yogyakarta
E. Membubarkan perundingan Renville secara sepihak
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Membuktikan kepada dunia bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis
Analisis Konteks Sejarah:
Serangan 6 jam di Yogyakarta mematahkan propaganda Belanda di forum Dewan Keamanan PBB yang mengklaim bahwa Republik Indonesia telah hancur total pasca-Agresi Militer Belanda II.
45
Soal Nomor 45
Demokrasi Liberal & Pemilu 1955
Penyebab utama sering terjadinya pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal (1950β1959) di Indonesia adalah ….
A. Penerapan sistem parlementer multipartai yang rapuh dan maraknya mosi tidak percaya di parlemen
B. Campur tangan militer yang membatasi hak interpelasi DPR
C. Boikot total dari negara-negara Barat terhadap perekonomian nasional
D. Keengganan Presiden Soekarno mengesahkan susunan kabinet terpilih
E. Tuntutan referendum pemisahan daerah di seluruh pulau luar Jawa
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Penerapan sistem parlementer multipartai dan mosi tidak percaya
Analisis Konteks Sejarah:
Tanpa adanya partai mayoritas tunggal, kabinet koalisi sangat mudah dijatuhkan oleh mosi tidak percaya oposisi di parlemen.
46
Soal Nomor 46
Demokrasi Terpimpin & Dekrit Presiden 1959
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
47
Soal Nomor 47
Lahirnya Orde Baru & Pembangunan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
48
Soal Nomor 48
Krisis Moneter 1997 & Gerakan Reformasi 1998
Agenda utama Gerakan Reformasi tahun 1998 yang disuarakan oleh mahasiswa dan elemen masyarakat Indonesia mencakup ….
A. Turunkan Soeharto, amendemen UUD 1945, hapuskan Dwi Fungsi ABRI, dan tegakkan supremasi hukum/pemberantasan KKN
B. Kembali ke sistem monarki konstitusional nusantara
C. Pembubaran seluruh partai politik peserta Pemilu 1997
D. Menolak kerja sama dengan lembaga keuangan internasional
E. Membagi wilayah Indonesia menjadi negara-negara bagian federasi
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Amendemen UUD 1945, hapus Dwi Fungsi ABRI, dan berantas KKN
Analisis Konteks Sejarah:
Tuntutan Reformasi 1998 memuat 6 agenda pokok: Suksesi kepemimpinan nasional, Amendemen UUD 1945, Penghapusan Dwi Fungsi ABRI, Penegakan supremasi hukum, Otonomi daerah seluas-luasnya, dan Pemberantasan KKN.
49
Soal Nomor 49
Perang Dingin & Non-Aligned Movement (KAA)
Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KAA) yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 1955 menghasilkan kesepakatan prinsip hidup berdampingan secara damai yang dikenal sebagai ….
A. Dasasila Bandung
B. Piagam Jakarta
C. Deklarasi Bangkok
D. Piagam PBB Bab VII
E. Perjanjian Versailles
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Dasasila Bandung
Analisis Konteks Sejarah:
Dasasila Bandung memuat 10 prinsip pembebasan dari kolonialisme, penghormatan atas kedaulatan negara, dan peredaan ketegangan Perang Dingin dunia.
50
Soal Nomor 50
Revolusi Industri Dunia
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
51
Soal Nomor 51
Perang Dunia I & II
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
52
Soal Nomor 52
Sejarah Maritim Nusantara
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
π‘ Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A β Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:
Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.
Persiapkan diri Anda meraih nilai maksimal pada rumpun Soshum dan Penalaran Sejarah dengan mengikuti simulasi tryout online berstandar nasional di utbk.or.id.