Institut Seni Indonesia Surakarta atau ISI Surakarta merupakan salah satu perguruan tinggi seni ternama di Indonesia yang banyak diminati calon mahasiswa dari berbagai daerah. Kampus ini memiliki berbagai program studi di bidang seni rupa, desain, tari, karawitan, teater, pedalangan, hingga film dan televisi yang menekankan kreativitas, kemampuan artistik, dan pemahaman budaya seni Nusantara.
Dalam proses penerimaan mahasiswa baru, ISI Surakarta juga membuka jalur Seleksi Mandiri yang umumnya diselenggarakan sekitar pertengahan tahun setelah jalur nasional selesai. Proses seleksi biasanya meliputi tes tertulis, tes keterampilan, wawancara, hingga penilaian portofolio untuk program studi tertentu. Karena itu, peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik dasar, tetapi juga kreativitas visual, kepekaan artistik, serta wawasan seni dan budaya.
Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari kisi-kisi sekaligus berlatih Soal Seleksi Mandiri ISI Surakarta untuk membantu memahami pola soal yang sering muncul dalam proses seleksi masuk ISI Surakarta.
Mengenal Seleksi Mandiri ISI Surakarta
Institut Seni Indonesia Surakarta memiliki jalur Seleksi Mandiri yang dibuka bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang seni setelah pelaksanaan jalur SNBP dan SNBT. Jalur ini menjadi salah satu kesempatan tambahan untuk masuk ISI Surakarta melalui proses seleksi yang menyesuaikan karakter program studi seni.
A. Tentang ISI Surakarta
ISI Surakarta dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi seni yang fokus pada pengembangan seni tradisi maupun seni modern. Program studinya mencakup seni rupa, desain, tari, karawitan, teater, pedalangan, fotografi, film dan televisi, hingga etnomusikologi.
B. Sistem Seleksi Mandiri
Seleksi Mandiri ISI Surakarta umumnya terdiri dari beberapa tahapan seperti tes tertulis, tes praktik keterampilan, wawancara, serta penilaian portofolio untuk program studi tertentu. Sistem seleksi dapat berbeda tergantung rumpun seni dan program studi yang dipilih peserta.
C. Kemampuan yang Dinilai
Dalam proses seleksi, peserta akan dinilai dari kemampuan kreativitas, imajinasi visual, kepekaan artistik, kemampuan observasi, hingga pemahaman budaya dan seni tradisional Indonesia.
D. Rumpun Seni Rupa dan Desain
Peserta dari rumpun seni rupa dan desain biasanya akan menghadapi tes menggambar, perspektif, komposisi visual, proporsi objek, serta kemampuan menuangkan ide kreatif ke dalam bentuk visual.
E. Rumpun Seni Pertunjukan
Untuk rumpun seni pertunjukan, seleksi lebih banyak menilai kepekaan musikal, ritme, ekspresi artistik, wawasan seni tradisi, hingga kemampuan memahami unsur budaya dalam karya seni pertunjukan.
D. Pendaftaran dan Pelaksanaan Seleksi
Pendaftaran Seleksi Mandiri ISI Surakarta umumnya dibuka sekitar pertengahan tahun, sedangkan pelaksanaan ujian dilakukan setelah proses pendaftaran selesai. Jadwal seleksi dapat berbeda setiap tahun tergantung kebijakan kampus dan program studi yang dibuka.
Kisi-Kisi Soal Seleksi Mandiri ISI Surakarta
Memahami Kisi-Kisi Soal Seleksi Mandiri ISI Surakarta akan membantu Anda mengetahui materi penting yang sering muncul dalam proses seleksi masuk ISI Surakarta.
Rumpun Seni Rupa & Desain:
- Penguasaan Perspektif & Proporsi: Menggambar objek tiga dimensi dengan penerapan hukum perspektif (1 atau 2 titik hilang) dan ketepatan anatomi manusia/benda mati (still life).
- Komposisi & Gelap-Terang: Teknik arsir, penguasaan pencahayaan (lighting), dan penataan elemen visual di atas kertas kerja.
- Imajinasi Visual (Menggambar Suasana): Kemampuan menerjemahkan teks naratif atau skenario ke dalam bentuk visual yang memiliki ruang, interaksi, dan suasana yang logis.
- Wawasan Seni Dasar: Sejarah seni rupa dasar, teori warna, dan apresiasi karya seni.
Rumpun Seni Pertunjukan:
- Kepekaan Musikal (Auditori): Pengenalan interval nada, kemampuan mengidentifikasi dan mereproduksi ritme/ketukan dasar (wirama).
- Wawasan Budaya & Seni Tradisi: Pengetahuan mengenai sejarah kesenian Nusantara (tari, karawitan, pedalangan), tokoh-tokoh seni, dan filosofi di balik karya seni tradisional.
Contoh Soal Seleksi Mandiri ISI Surakarta & Pembahasannya
Berikut ini adalah Contoh Soal Seleksi Mandiri ISI Surakarta yang dapat Anda gunakan sebagai bahan latihan untuk memahami pola soal yang sering muncul dalam proses seleksi masuk ISI Surakarta.
Soal 1
Dalam menggambar perspektif satu titik hilang, garis-garis objek umumnya akan…
A. Menyebar ke segala arah
B. Mengarah menuju satu titik tertentu
C. Membentuk lingkaran
D. Selalu sejajar tanpa perubahan
E. Mengikuti arah cahaya
Jawaban: B
Pembahasan:
Pada perspektif satu titik hilang, garis-garis objek akan mengarah menuju satu titik hilang untuk menciptakan kesan ruang dan kedalaman.
Soal 2
Teknik arsir dalam gambar digunakan untuk…
A. Menghapus kesalahan gambar
B. Memberikan efek gelap-terang dan volume objek
C. Menentukan ukuran kertas
D. Mengurangi detail objek
E. Membuat garis perspektif
Jawaban: B
Pembahasan:
Teknik arsir digunakan untuk menciptakan efek bayangan, pencahayaan, serta memberikan dimensi pada objek gambar.
Soal 3
Dalam menggambar suasana pasar tradisional, agar gambar terlihat hidup maka seorang peserta perlu…
A. Menggambar satu objek utama saja
B. Menghilangkan latar belakang
C. Menampilkan interaksi antar manusia dan lingkungan
D. Mengurangi detail aktivitas
E. Membuat seluruh objek berukuran sama
Jawaban: C
Pembahasan:
Gambar suasana membutuhkan aktivitas, interaksi, dan penataan ruang agar suasana terlihat lebih nyata dan dinamis.
Soal 4
Karawitan merupakan seni tradisional Nusantara yang identik dengan penggunaan…
A. Piano elektrik
B. Drum modern
C. Biola klasik Eropa
D. Gamelan
E. Gitar bass
Jawaban: D
Pembahasan:
Karawitan adalah seni musik tradisional yang identik dengan penggunaan gamelan dan instrumen tradisional Jawa lainnya.
Soal 5
Dalam teori warna, warna merah, kuning, dan biru termasuk kelompok warna…
A. Sekunder
B. Netral
C. Primer
D. Monokrom
E. Analogus
Jawaban: C
Pembahasan:
Merah, kuning, dan biru merupakan warna primer yang menjadi dasar pembentukan warna-warna lainnya.
Soal 6
Dalam menggambar manusia, ketepatan ukuran antarbagian tubuh agar terlihat seimbang disebut…
A. Perspektif
B. Komposisi
C. Proporsi
D. Tekstur
E. Siluet
Jawaban: C
Pembahasan:
Proporsi merupakan perbandingan ukuran antarbagian objek agar terlihat seimbang dan realistis.
Soal 7
Perhatikan pernyataan berikut:
“Sebuah karya tari tradisional tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sering digunakan dalam upacara adat dan memiliki makna simbolis tertentu.”
Berdasarkan pernyataan tersebut, fungsi seni tradisional dapat berupa…
A. Media promosi produk
B. Hiburan dan sarana budaya masyarakat
C. Pengganti komunikasi sehari-hari
D. Media perdagangan utama
E. Alat dokumentasi modern
Jawaban: B
Pembahasan:
Seni tradisional memiliki fungsi hiburan sekaligus fungsi budaya dan simbolis dalam kehidupan masyarakat.
Soal 8
Dalam komposisi gambar, penempatan objek utama yang terlalu kecil di sudut kertas dapat menyebabkan…
A. Fokus visual menjadi kurang kuat
B. Gambar terlihat lebih realistis
C. Efek perspektif semakin jelas
D. Warna menjadi lebih kontras
E. Tekstur gambar lebih detail
Jawaban: A
Pembahasan:
Komposisi yang kurang tepat dapat membuat perhatian penikmat gambar tidak terarah pada objek utama.
Soal 9
Tokoh pelukis Indonesia yang terkenal dengan aliran ekspresionisme dan karya “Ayam Jantan dari Timur” adalah…
A. Affandi
B. Basuki Abdullah
C. Raden Saleh
D. Hendra Gunawan
E. S. Sudjojono
Jawaban: A
Pembahasan:
Affandi dikenal sebagai pelukis ekspresionis Indonesia dengan gaya khas dan julukan “Ayam Jantan dari Timur”.
Soal 10
Dalam seni musik, pola ketukan yang teratur dalam sebuah lagu disebut…
A. Harmoni
B. Tempo
C. Ritme
D. Dinamika
E. Melodi
Jawaban: C
Pembahasan:
Ritme adalah pola ketukan atau irama yang teratur dalam sebuah karya musik.
Soal 11
Dalam menggambar benda tiga dimensi, pencahayaan dari satu arah akan menyebabkan bagian tertentu pada objek menjadi lebih gelap karena…
A. Terkena warna tambahan
B. Tidak terkena cahaya secara langsung
C. Garis perspektif berubah
D. Objek kehilangan proporsi
E. Kertas gambar terlalu kecil
Jawaban: B
Pembahasan:
Bagian objek yang tidak terkena cahaya langsung akan tampak lebih gelap sehingga menciptakan efek volume dan dimensi.
Soal 12
Wayang kulit sebagai salah satu seni tradisional Nusantara umumnya berkembang kuat di daerah…
A. Sumatera Barat
B. Kalimantan Timur
C. Jawa
D. Papua
E. Maluku
Jawaban: C
Pembahasan:
Wayang kulit berkembang kuat di Pulau Jawa dan menjadi salah satu warisan budaya tradisional Indonesia yang terkenal.
Soal 13
Dalam proses menggambar suasana kelas yang sedang belajar, hal yang paling penting diperhatikan agar gambar terlihat hidup adalah…
A. Menggambar meja tanpa manusia
B. Menghilangkan latar ruangan
C. Menampilkan aktivitas dan interaksi antarobjek
D. Membuat seluruh objek berukuran sama
E. Menggunakan satu warna saja
Jawaban: C
Pembahasan:
Gambar suasana memerlukan aktivitas dan interaksi agar suasana yang ditampilkan terlihat lebih realistis dan dinamis.
Soal 14
Perpaduan warna biru dan kuning akan menghasilkan warna…
A. Merah
B. Hijau
C. Ungu
D. Oranye
E. Cokelat
Jawaban: B
Pembahasan:
Dalam teori warna dasar, perpaduan warna biru dan kuning menghasilkan warna hijau.
Soal 15
Dalam seni pertunjukan, ekspresi wajah dan gerakan tubuh digunakan untuk…
A. Mengurangi jumlah penonton
B. Menyampaikan suasana dan makna pertunjukan
C. Menghilangkan unsur artistik
D. Membatasi gerak pemain
E. Menggantikan musik pengiring
Jawaban: B
Pembahasan:
Ekspresi dan gerakan tubuh membantu menyampaikan emosi, suasana, dan pesan dalam sebuah pertunjukan seni.
Soal 16
Dalam menggambar perspektif dua titik hilang, objek biasanya terlihat…
A. Hanya memiliki satu sisi
B. Tampak datar tanpa ruang
C. Memiliki dua sisi yang mengarah ke titik hilang berbeda
D. Tidak memerlukan garis bantu
E. Selalu berbentuk lingkaran
Jawaban: C
Pembahasan:
Perspektif dua titik hilang digunakan untuk menampilkan objek dari sudut tertentu sehingga dua sisi objek mengarah ke titik hilang yang berbeda.
Soal 17
Salah satu fungsi filosofi dalam karya seni tradisional adalah…
A. Menentukan harga karya
B. Memberikan makna dan nilai budaya pada karya seni
C. Mengurangi unsur estetika karya
D. Membatasi kreativitas seniman
E. Menggantikan teknik dalam berkarya
Jawaban: B
Pembahasan:
Filosofi dalam seni tradisional berfungsi memberikan makna, pesan, dan nilai budaya yang terkandung dalam karya seni tersebut.
Soal 18
Dalam proses observasi objek sebelum menggambar, seorang peserta perlu memperhatikan…
A. Detail bentuk, tekstur, dan pencahayaan objek
B. Warna meja gambar saja
C. Ukuran tanda tangan karya
D. Jumlah penghapus yang digunakan
E. Posisi kertas tanpa melihat objek
Jawaban: A
Pembahasan:
Observasi objek dilakukan untuk memahami bentuk, detail, tekstur, serta pencahayaan agar hasil gambar lebih akurat dan realistis.
Soal 19
Tokoh seni lukis Indonesia yang dikenal sebagai pelopor seni lukis modern Indonesia adalah…
A. Affandi
B. Basuki Abdullah
C. Raden Saleh
D. S. Sudjojono
E. Hendra Gunawan
Jawaban: D
Pembahasan:
S. Sudjojono dikenal sebagai salah satu pelopor seni lukis modern Indonesia yang menekankan kejujuran ekspresi dalam karya seni.
Soal 20
Dalam seni musik tradisional, kemampuan mengikuti pola ketukan secara tepat menunjukkan…
A. Kepekaan ritme
B. Kemampuan perspektif
C. Teknik arsir
D. Pemahaman proporsi
E. Kemampuan observasi visual
Jawaban: A
Pembahasan:
Kemampuan mengikuti pola ketukan dengan tepat menunjukkan kepekaan terhadap ritme atau irama dalam musik.
Persiapkan Seleksi Mandiri ISI Surakarta dengan Latihan Soal yang Lebih Lengkap

Tingkatkan kesiapan Anda menghadapi Seleksi Mandiri ISI Surakarta melalui latihan soal lengkap langsung di utbk.or.id. Tersedia paket Soal Seleksi Mandiri ISI Surakarta lengkap dengan pembahasan, simulasi CBT, serta latihan materi seni rupa, seni pertunjukan, wawasan budaya, dan kreativitas visual untuk membantu memahami pola seleksi masuk kampus seni secara lebih mendalam.