140+ Soal Ujian Mandiri UNESA + Kisi-Kisi Lengkap

Share ke:

Menjadi bagian dari Universitas Negeri Surabaya merupakan impian banyak lulusan sekolah menengah yang ingin berkembang di kampus bereputasi unggul. Melalui SPMB Mandiri, UNESA membuka ruang kompetisi adil guna menyaring calon mahasiswa dengan ketajaman berpikir logis serta daya adaptasi ilmu yang tinggi. Jalur lokal ini menjadi tantangan tersendiri karena instrumen ujiannya didesain secara khusus dan kompetitif.

Mengacu pada agenda tahunan, tahapan Seleksi Mandiri UNESA biasanya bergulir intensif pada sekitar Juni hingga Juli. Rentang waktu ini menjadi fase krusial bagi pendaftar untuk mematangkan strategi belajar, mengingat bobot soal yang diujikan berfokus pada kemampuan analitis mendalam (HOTS) serta kesiapan materi yang linear dengan rumpun keilmuan pilihan.

Melalui artikel ini, Anda dapat memetakan arah belajar taktis dengan mencermati peta sebaran materi ujian resmi, sekaligus mengevaluasi kesiapan diri lewat deretan contoh soal simulasi yang dilengkapi pembahasan prediktif demi memperbesar peluang sukses lolos seleksi Ujian Mandiri UNESA.

Opsi Program Studi dan Mekanisme Seleksi Mandiri UNESA

Sistem Seleksi Mandiri di Universitas Negeri Surabaya membuka ruang yang luas bagi lulusan pendidikan menengah untuk memperebutkan kuota bangku kuliah melalui instrumen penilaian yang adil dan transparan. Jalur ini tidak hanya mengevaluasi aspek akademis di atas kertas, melainkan juga memetakan kesiapan mental serta minat bakat spesifik calon mahasiswa baru.

A. Alternatif Pilihan Program Studi di Jalur Mandiri

Para pendaftar memiliki kebebasan untuk memilih program studi unggulan yang tersebar di rumpun saintek maupun soshum, di antaranya:

  • Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
  • Sains Data
  • Teknik Informatika
  • Bimbingan dan Counseling (BK)
  • Manajemen
  • Sastra Inggris
  • Gizi
  • Ilmu Keolahragaan
  • Seni Musik
  • Hukum

B. Prosedur dan Metode Ujian Seleksi

Pelaksanaan seleksi ini mengandalkan platform Computer Based Test (CBT) mandiri untuk mengukur kecepatan berhitung, logika penalaran, dan pemahaman literasi kontekstual. Bagi pendaftar di rumpun olahraga, seni, maupun jalur prestasi keagamaan, UNESA melengkapi ujian digital ini dengan verifikasi dokumen portofolio atau uji keterampilan langsung guna menyaring kompetensi praktis yang relevan.

Kisi Kisi Seleksi Mandiri UNESA Surabaya

Ujian ini berfokus pada Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselaraskan dengan rumpun program studi. Materi seleksi mencakup penguasaan bidang kependidikan, olahraga, serta seni sesuai dengan standar kompetensi di UNESA.

1. Tes Potensi Akademik (TPA)
Fokus Materi: Mengukur kemampuan kognitif, logika, dan kesiapan mental untuk menempuh studi di perguruan tinggi.

  • Kemampuan Verbal:
    • Sinonim & Antonim: Penguasaan kosakata baku, istilah ilmiah, dan kata serapan.
    • Analogi Kata: Menemukan hubungan logis antarpasangan kata (misal: sebab-akibat, asosiasi fungsi, atau bagian-keseluruhan).
    • Pemahaman Wacana: Menarik kesimpulan logis atau inti sari dari bacaan pendek.
  • Kemampuan Numerik (Kuantitatif):
    • Aritmetika Dasar: Operasi hitung cepat pada bilangan pecahan, desimal, persen, akar, dan pangkat.
    • Deret Angka & Huruf: Menemukan pola sekuensial yang melompat atau bertingkat.
    • Soal Cerita (Matematika Logis): Kasus perbandingan (kecepatan, jarak, waktu), perhitungan rata-rata, probabilitas dasar, serta untung-rugi.
  • Kemampuan Penalaran Logis & Analitis:
    • Penalaran Logis: Penarikan kesimpulan berdasarkan premis formal (Silogisme, Modus Ponens, Modus Tollens).
    • Penalaran Analitis: Menganalisis kondisi acak bersyarat untuk membuat urutan atau posisi (misal: penjadwalan, posisi duduk, atau hierarki nilai).
  • Kemampuan Figural:
    • Analisis pola gambar, rotasi mental objek 3 dimensi, dan pengelompokan visual.

2. Tes Kemampuan Akademik (TKA) / Literasi Bidang
Fokus Materi: Penguasaan materi pelajaran spesifik sesuai rumpun prodi yang dipilih.

Rumpun Saintek (Sains & Teknologi):

  • Matematika IPA: Kalkulus (limit, turunan, integral), vektor, matriks, trigonometri, dan polinomial.
  • Fisika: Mekanika, fluida, termodinamika, gelombang optik, serta listrik dan magnet.
  • Kimia: Stoikiometri, struktur atom, ikatan kimia, larutan (pH, buffer, hidrolisis), dan kimia organik dasar.
  • Biologi: Sel dan genetika, metabolisme, struktur jaringan makhluk hidup, ekologi, dan evolusi.

Rumpun Soshum (Sosial & Humaniora):

  • Sosiologi: Struktur, konflik, mobilitas, dan perubahan sosial, serta metode penelitian sosial dasar.
  • Ekonomi: Mekanisme pasar (permintaan/penawaran), kebijakan fiskal/moneter, pendapatan nasional, dan dasar-dasar akuntansi.
  • Geografi: Penginderaan jauh/SIG, dinamika geosfer (litosfer, atmosfer, hidrosfer), dan sosiogeografi.
  • Sejarah: Sejarah Indonesia (Pra-aksara hingga Reformasi) dan sejarah dunia kontemporer.

3. Karakteristik Khusus UNESA (Uji Keterampilan / Portofolio)
Sebagai kampus yang memiliki akar kuat di bidang Kependidikan, Keolahragaan, dan Kesenian, UNESA memberikan bobot khusus pada komponen berikut untuk prodi terkait:

  • Rumpun Ilmu Keolahragaan (FIKK):
    • Materi Uji: Tes kesehatan, tes komponen kebugaran jasmani (daya tahan, kelentukan, kelincahan, kekuatan), dan unjuk keterampilan teknis pada cabang olahraga pilihan.
  • Rumpun Seni dan Desain (FBS):
    • Materi Uji Seni Rupa/Desain: Tes praktik menggambar (komposisi, proporsi, perspektif, dan kreativitas visual) atau portofolio karya.
    • Materi Uji Seni Pertunjukan (Musik/Tari/Teater): Tes praktik unjuk bakat secara langsung (kepekaan nada, ritme, olah tubuh, atau vokal/akting).
  • Jalur Khusus (Keagamaan/Prestasi):
    • Bagi yang mengambil jalur keagamaan (seperti Tahfidz), kisi-kisinya mencakup kelancaran hafalan (makhraj dan tajwid), serta pemahaman dasar fikih atau kitab.

Contoh Soal Ujian Mandiri Universitas Negeri Surabaya (UNESA)

Latihan ini membedah pola ujian UNESA sesuai kisi-kisi resmi. Fokus pada penalaran logis, verbal, dan kuantitatif. Simulasi ini membantumu memetakan standar kesulitan serta meningkatkan akurasi jawaban untuk menembus prodi pilihan.

Soal 1

Semua seniman FBS UNESA yang memenangkan pameran internasional memiliki kreativitas visual tingkat tinggi. Sebagian mahasiswa yang memiliki kreativitas visual tingkat tinggi diundang menjadi pembicara dalam seminar nasional. Jika sebagian seniman FBS UNESA memenangkan pameran internasional, maka kesimpulan yang mutlak benar adalah 

A. Semua seniman FBS UNESA yang memiliki kreativitas visual tingkat tinggi diundang menjadi pembicara nasional.
B. Sebagian seniman FBS UNESA diundang menjadi pembicara dalam seminar nasional.
C. Ada mahasiswa yang diundang menjadi pembicara dalam seminar nasional namun tidak memenangkan pameran internasional.
D. Tidak ada seniman FBS UNESA yang diundang menjadi pembicara dalam seminar nasional.
E. Semua mahasiswa yang memiliki kreativitas visual tingkat tinggi adalah seniman FBS UNESA.

Jawaban: C

Pembahasan:
Karena hanya sebagian pemilik kreativitas tinggi yang diundang, secara hukum logika formal mutlak ada sebagian lagi mahasiswa undangan yang tidak berasal dari kelompok pemenang pameran tersebut.

Soal 2

Dalam uji kapasitas anaerobik di FIKK UNESA, lima atlet (A, B, C, D, E) mencatatkan waktu pemulihan fisik yang berbeda.
1. Waktu pemulihan B lebih cepat daripada C, namun lebih lambat daripada A.
2. D memiliki waktu pemulihan yang lebih lambat daripada C.
3. E memiliki waktu pemulihan yang lebih cepat daripada B, namun bukan yang paling cepat.
Urutan atlet dari yang memiliki waktu pemulihan paling cepat ke paling lambat adalah ….

A. A – B – E – C – D
B. A – E – B – C – D
C. E – A – B – C – D
D. B – A – E – C – D
E. A – E – B – D – C

Jawaban: B

Pembahasan:
Berdasarkan syarat 1 (A < B < C), syarat 2 (C < D), dan syarat 3 (A bukan E, tapi E < B), maka urutan logis yang terbentuk adalah A – E – B – C – D.

Soal 3

Jika fungsi keuntungan dari produksi x pasang sepatu olahraga di laboratorium industri UNESA dinyatakan dengan persamaan:

P(x) = -1/3 x^3 + 9x^2 – 45x – 50

(dalam ratusan ribu rupiah), maka keuntungan maksimum akan dicapai saat memproduksi sepatu sebanyak ….

A. 3 pasang
B. 5 pasang
C. 12 pasang
D. 15 pasang
E. 18 pasang

Jawaban: D

Pembahasan:
Keuntungan maksimum diperoleh saat turunan pertama bernilai nol, yaitu P'(x) = -x^2 + 18x – 45 = 0, lalu difaktorkan menjadi (x – 15)(x – 3) = 0, diambil nilai terbesar x = 15.

Soal 4

EPIDEMIK : ENDEMIK : PANDEMIK = ….

A. Lokal : Regional : Global
B. Sporadis : Rutin : Periodik
C. Modern : Klasik : Kontemporer
D. Mikro : Makro : Mega
E. Daerah : Nasional : Internasional

Jawaban: A

Pembahasan:
Hubungan analogi skala cakupan wilayah penyebaran dari tingkat menengah (epidemik), tingkat terkonsentrasi/terbatas (endemik), hingga tingkat global/terluas (pandemik).

Soal 5

Perhatikan pola deret angka berikut: 4, 9, 21, 47, 101, …
Angka yang paling tepat untuk mengisi kelanjutan deret tersebut adalah ….

A. 203
B. 209
C. 211
D. 213
E. 215

Jawaban: E

Pembahasan:
Pola deret tersebut adalah dikali dua kemudian ditambah dengan bilangan prima yang berurutan, yaitu: (4 x 2) + 1, (9 x 2) + 3, (21 x 2) + 5, (47 x 2) + 7, sehingga angka berikutnya adalah (101 x 2) + 13 = 215.

Soal 6

Berdasarkan data dari dinas kebudayaan, sebuah situs sejarah lokal mengalami penurunan jumlah artefak utuh yang berbanding terbalik dengan kuadrat waktu (dalam tahun). Jika pada tahun kedua tersisa 36 artefak utuh, maka jumlah artefak utuh yang diperkirakan masih tersisa pada tahun keenam adalah ….

A. 4 artefak
B. 9 artefak
C. 12 artefak
D. 16 artefak
E. 18 artefak

Jawaban: A

Pembahasan:
Perbandingan terbalik kuadrat berarti A1 x (t1)^2 = A2 x (t2)^2 -> 36 x 2^2 = A2 x 6^2 -> 144 = 36A2 -> A2 = 4.

Soal 7

EVALUASI : KURIKULUM : PEMBELAJARAN = ….

A. Diagnosis : Penyakit : Pengobatan
B. Akreditasi : Fasilitas : Pendidikan
C. Sensor : Tayangan : Penyiaran
D. Auditing : Keuangan : Operasional
E. Kalibrasi : Alat : Pengukuran

Jawaban: E

Pembahasan:
Hubungan penjaminan mutu sistem, di mana evaluasi dilakukan terhadap kurikulum untuk memastikan kelancaran pembelajaran, setara dengan kalibrasi dilakukan pada alat untuk memastikan keakuratan pengukuran.

Soal 8

Seorang calon atlet FIKK UNESA melakukan uji kekuatan otot tungkai. Nilai rata-rata dari 4 kali percobaan awal adalah 65 kg. Jika pada percobaan kelima ia berhasil menaikkan nilai rata-rata totalnya menjadi 68 kg, maka performa kekuatan otot tungkai pada percobaan kelima tersebut adalah ….

A. 72 kg
B. 75 kg
C. 77 kg
D. 80 kg
E. 84 kg

Jawaban: D

Pembahasan:
Nilai kekuatan pada percobaan kelima dapat dihitung langsung dengan rumus gabungan rata-rata yaitu (5 x 68) – (4 x 65) = 340 – 260 = 80 kg.

Soal 9

Perhatikan pola deret huruf berikut: B, Z, E, W, H, T, K, …
Huruf yang paling tepat untuk mengisi kelanjutan deret tersebut adalah ….

A. P
B. Q
C. R
D. S
E. U

Jawaban: B

Pembahasan:
Deret ini melompati satu huruf dengan pola urutan genap berkurang 3 huruf ke belakang secara alfabetis (Z, W, T, …), sehingga setelah huruf T adalah Q.

Soal 10

Dalam sebuah eksperimen laboratorium kimia, struktur atom suatu unsur radioaktif meluruh secara eksponensial sehingga massanya berkurang setengah dari massa semula setiap 4 jam. Jika massa awal unsur tersebut adalah 80 gram, maka sisa massa unsur yang belum meluruh setelah 16 jam adalah ….

A. 20 gram
B. 10 gram
C. 5 gram
D. 2,5 gram
E. 1,25 gram

Jawaban: C

Pembahasan:
Peluruhan selama 16 jam berarti terjadi 4 kali fase setengah umur (16 / 4 = 4), sehingga sisa massanya adalah 80 x (1/2)^4 = 5 gram.

Soal 11

Jika sisa pembagian polinomial:

P(x) = x^4 – ax^3 + bx^2 – 4x + 11
oleh (x^2 – 1) adalah (2x + 5), maka nilai dari a x b adalah ….

A. -6
B. -3
C. 2
D. 4
E. 6

Jawaban: A

Pembahasan:
Menggunakan teorema sisa untuk pembagi (x-1)(x+1), diperoleh nilai variabel a = 3 dan b = -2, sehingga hasil kali dari nilai a x b = -6.

Soal 12

Dua buah gelombang berjalan memiliki persamaan simpangan masing-masing:

Y1 = 0,05 sin(10.pi.t – 2.pi.x)

Y2 = 0,05 sin(10.pi.t – 2.pi.x + pi/3)

dengan x dan Y dalam meter serta t dalam detik. Amplitudo gelombang superposisi yang dihasilkan dari perpaduan kedua gelombang tersebut adalah ….

A. 0,05 dikali akar 2 meter
B. 0,05 dikali akar 3 meter
C. 0,10 meter
D. 0,15 meter
E. 0,25 meter

Jawaban: B

Pembahasan:
Menggunakan rumus amplitudo resultan dua gelombang dengan beda fase 60 derajat (pi/3), diperoleh hasil Ar = akar dari (0,05^2 + 0,05^2 + 2 x 0,05 x 0,05 x cos 60 derajat) = 0,05 akar 3 meter.

Soal 13

Sebuah sanggar seni rupa di FBS UNESA mencatat persediaan cat minyak berbahan dasar organik mereka menyusut secara konsisten sebanyak 12% setiap akhir bulan karena penguapan alami. Jika persediaan awal cat pada bulan pertama adalah 50 kg, maka sisa persediaan cat pada akhir bulan ketiga adalah ….

A. 31,04 kg
B. 34,07 kg
C. 36,41 kg
D. 38,72 kg
E. 44,00 kg

Jawaban: B

Pembahasan:
Menggunakan prinsip peluruhan geometri bertingkat, nilai sisa cat pada akhir bulan ketiga dihitung dengan rumus: 50 x (0,88)^3 = 34,07 kg.

Soal 14

Perhatikan pola deret angka berikut: 5, 6, 9, 14, 21, …
Angka yang paling tepat untuk mengisi kelanjutan deret tersebut adalah ….

A. 26
B. 28
C. 30
D. 32
E. 34

Jawaban: D

Pembahasan:
Pola penambahan pada deret angka tersebut merupakan barisan bilangan ganjil berurutan (+1, +3, +5, +7), sehingga angka berikutnya setelah 21 adalah 21 + 9 = 32.

Soal 15

Pada masa kolonial Hindia Belanda, pemerintah menerapkan kebijakan Politik Etis yang mencakup tiga program utama: Edukasi, Irigasi, dan Emigrasi. Secara struktural, dampak tidak terduga (unintended consequence) dari program edukasi yang paling memicu lahirnya pergerakan nasional Indonesia adalah ….

A. Lahirnya golongan elite baru berupa kaum terpelajar bumiputera yang kesadaran politiknya bangkit untuk menentang penjajahan.
B. Meningkatnya jumlah tenaga kerja kasar bumiputera di sektor perkebunan swasta Barat secara masif.
C. Terjadinya asimilasi budaya total antara masyarakat lokal dengan keluarga pejabat kolonial Belanda.
D. Melemahnya kekuasaan politik para bupati tradisional akibat dominasi sistem hukum modern.
E. Berhasilnya pemerintah kolonial menghapus stratifikasi sosial di masyarakat.

Jawaban: A

Pembahasan:
Program edukasi Politik Etis awalnya melahirkan golongan berpendidikan (intelektual) baru yang menjadi penggerak utama kesadaran nasional untuk memelopori gerakan kemerdekaan Indonesia.

Soal 16

Dalam sebuah ujian praktik anatomi di FIKK UNESA, volume udara residu dalam paru-paru seorang atlet diukur. Jika volume tidal atlet tersebut adalah 500 mL, volume cadangan inspirasi 1500 mL, dan kapasitas vital paru-parunya adalah 3500 mL, maka volume cadangan ekspirasi atlet tersebut adalah ….

A. 500 mL
B. 1000 mL
C. 1500 mL
D. 2000 mL
E. 2500 mL

Jawaban: C

Pembahasan:
Kapasitas vital adalah total keseluruhan dari volume tidal, cadangan inspirasi, dan cadangan ekspirasi, sehingga volume cadangan ekspirasi adalah 3500 – (500 + 1500) = 1500 mL.

Soal 17

Seorang mahasiswa prodi Desain FBS UNESA ingin membuat gambar perspektif tiga titik hilang untuk tugas akhir pamerannya. Karakteristik utama yang membedakan perspektif tiga titik hilang dengan perspektif satu atau dua titik hilang dalam representasi visual objek adalah ….

A. Garis horizontal objek selalu tampak sejajar dengan garis cakrawala.
B. Distorsi visual hanya terjadi pada bidang horizontal objek saja.
C. Semua garis vertikal objek tidak lagi tegak lurus melainkan mengerucut ke satu titik hilang ketiga.
D. Objek kehilangan dimensi kedalaman dan tampak seperti proyeksi ortogonal dua dimensi.
E. Sudut pandang pengamat dibatasi hanya dari ketinggian mata normal (eye level).

Jawaban: C

Pembahasan:
Perspektif tiga titik hilang membelokkan semua bentuk garis vertikal menuju titik hilang ketiga di atas atau di bawah garis cakrawala untuk memunculkan kesan distorsi tinggi objek.

Soal 18

Seorang calon mahasiswa jalur khusus keagamaan (Tahfidz) sedang diuji kelancaran hafalannya pada Surah Al-Anfal. Ketika penguji membacakan potongan ayat yang mengandung hukum bacaan Ikhfa Syafawi, kriteria utama yang dinilai oleh penguji terkait ketepatan makhraj dan tajwidnya adalah ….

A. Mengucapkan huruf nun mati dengan jelas tanpa berdengung saat bertemu huruf ba.
B. Menyuarakan huruf mim mati secara samar dan mendengung di bibir saat bertemu huruf ba.
C. Pembaca huruf mim mati dengan jelas dan tegas di bibir saat bertemu huruf selain mim dan ba.
D. Memantulkan bunyi huruf qolqolah yang berada di tengah-tengah kalimat secara tebal.
E. Memanjangkan ketukan mad thabi’i hingga mencapai enam harakat penuh.

Jawaban: B

Pembahasan:
Hukum bacaan Ikhfa Syafawi terjadi apabila mim sukun bertemu langsung dengan huruf ba, ditandai dengan cara membaca samar di bibir disertai dengung (ghunnah).

Soal 19

Perhatikan pola deret angka berikut: 1, 3, 7, 13, 21, …
Angka yang paling tepat untuk mengisi kelanjutan deret tersebut adalah ….

A. 27
B. 29
C. 31
D. 33
E. 35

Jawaban: C

Pembahasan:
Pola penambahan nilai antar angka pada deret tersebut merupakan barisan bilangan genap positif berurutan (+2, +4, +6, +8), sehingga setelah angka 21 adalah 21 + 10 = 31.

Soal 20

Sebuah prodi kependidikan di UNESA mengevaluasi efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR). Jika hasil belajar kelas eksperimen (menggunakan AR) berdistribusi normal dengan rata-rata 82 dan simpangan baku 5, sedangkan kelas kontrol (tanpa AR) memiliki rata-rata 75 dan simpangan baku 6, maka kesimpulan metodologis yang paling valid dari data tersebut adalah ….

A. Media AR tidak memberikan pengaruh yang signifikan karena simpangan baku kelas eksperimen lebih kecil.
B. Keragaman hasil belajar kelas kontrol lebih homogen daripada kelas eksperimen.
C. Penggunaan media AR secara signifikan meningkatkan rata-rata hasil belajar dengan variasi nilai yang lebih terpusat.
D. Hasil belajar kedua kelas tidak dapat dibandingkan karena nilai simpangan bakunya berbeda jauh.
E. Nilai terendah di kelas eksperimen dipastikan selalu lebih tinggi daripada nilai tertinggi di kelas kontrol.

Jawaban: C

Pembahasan:
Kelas eksperimen terbukti memiliki rata-rata lebih tinggi dengan simpangan baku yang lebih kecil, menandakan sebaran variasi nilai kompetensi siswa menjadi lebih homogen terpusat.

Akses Kumpulan Latihan Ujian Mandiri UNESA Terlengkap Di Sini!

gambar Soal Ujian Mandiri UNESA + Kisi-Kisi Lengkap

Amankan posisi terbaikmu di Universitas Negeri Surabaya sekarang juga melalui platform utbk.or.id. Dapatkan paket soal UNESA terkini, pembahasan tajam, serta simulasi Computer Based Test (CBT) yang mencakup materi penalaran logis, kemampuan kuantitatif, dan tes potensi akademik sesuai pola seleksi terbaru.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
X
Cara Mudah Beli Paket Soal!
Kategori
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Ikuti Simulasi Tryout berbasis CBT, Gratis!

Butuh Bantuan?