TPKS BINUS menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi masuk BINUS University. Tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir logis, memahami informasi, menganalisis masalah, hingga kesiapan akademik calon mahasiswa.
Agar lebih siap menghadapi TPKS BINUS 2026, Anda perlu memahami jenis kemampuan yang berpotensi diujikan sekaligus membiasakan diri mengerjakan soal dengan pola yang beragam. Persiapan yang terarah dapat membantu meningkatkan ketelitian, kecepatan berpikir, dan kemampuan menentukan jawaban secara logis.
Cara Belajar TPKS BINUS agar Latihan Lebih Terarah
Latihan TPKS BINUS akan lebih efektif jika digunakan untuk membaca pola soal, bukan sekadar menghafal jawaban. Tes ini banyak menilai kemampuan memahami informasi, menyusun logika, menghitung cepat, dan mengambil keputusan dari data singkat. Karena itu, setiap pembahasan sebaiknya dipakai untuk melihat alur berpikir yang benar.
Mulailah dari penalaran verbal, lanjutkan ke numerik, lalu tutup dengan logika analitis dan pola abstrak. Setelah satu sesi latihan selesai, catat jenis kesalahan yang paling sering muncul, misalnya salah membaca premis, keliru menghitung persentase, atau terlalu lama menentukan pola.
- Target latihan: mampu mengerjakan soal logika dan numerik tanpa terpaku pada satu rumus.
- Kesalahan umum: langsung memilih jawaban tanpa memeriksa kata kunci seperti semua, sebagian, kecuali, dan paling tepat.
- Prioritas perbaikan: ulangi soal yang salah, bukan hanya menambah jumlah soal baru.
- Latihan pendukung: baca juga soal tes masuk UNIMMA dan soal seleksi mandiri UPY untuk variasi penalaran verbal dan numerik.
Cara Mengevaluasi Hasil Latihan
Gunakan pembahasan bukan hanya untuk melihat jawaban benar, tetapi untuk membandingkan alur berpikir Anda. Jika jawaban salah karena konsep, pelajari ulang materinya. Jika salah karena terburu-buru, latih manajemen waktu dengan batas pengerjaan per soal. Jika salah karena kurang teliti, biasakan memberi tanda pada informasi penting sebelum memilih opsi.
Persiapkan Diri Menghadapi TPKS BINUS 2026
Tes Potensi Keberhasilan Studi atau TPKS merupakan salah satu tahapan seleksi penerimaan mahasiswa baru BINUS University. Tes ini digunakan untuk melihat potensi akademik, kemampuan berpikir logis, serta kesiapan calon mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran di perguruan tinggi.
Berbeda dari ujian yang mengandalkan hafalan materi pelajaran, TPKS BINUS lebih menekankan kemampuan memahami informasi, menemukan pola, menganalisis hubungan, dan menentukan kesimpulan secara logis. Materi yang perlu dipersiapkan antara lain logika verbal, penalaran kuantitatif, analisis masalah, pola abstrak, serta kemampuan Bahasa Inggris dasar.
Hasil TPKS tidak hanya berkaitan dengan kelulusan seleksi masuk. Pada jalur tertentu, nilai tes juga dapat menjadi salah satu dasar penentuan beasiswa atau potongan biaya pengembangan. BINUS menjelaskan bahwa beasiswa TPKS dapat diberikan kepada peserta dengan hasil tes masuk terbaik.
Kisi-Kisi Soal TPKS BINUS 2026
Sebelum mulai berlatih, pahami terlebih dahulu kisi-kisi TPKS BINUS 2026 agar proses belajar lebih terarah.
1. Penalaran Verbal dan Pemahaman Informasi
Materi ini mengukur kemampuan peserta dalam memahami hubungan antarkata, kalimat, dan informasi tertulis. Peserta perlu menentukan makna kata, analogi, hubungan sebab-akibat, serta kesimpulan yang sesuai dengan premis.
Cakupan materinya meliputi:
- Sinonim dan antonim kontekstual
- Analogi kata
- Klasifikasi kata
- Silogisme dan penarikan kesimpulan
- Pemahaman paragraf
- Identifikasi gagasan utama
- Evaluasi argumen
- Hubungan sebab dan akibat
Dalam mengerjakan soal verbal, gunakan informasi yang tersedia pada soal dan hindari menambahkan asumsi yang tidak disebutkan.
2. Penalaran Kuantitatif dan Analisis Hitung
Penalaran kuantitatif menguji kemampuan memahami angka dan menyelesaikan permasalahan matematika dasar secara logis. Materi ini bukan hanya menilai kemampuan menghitung, tetapi juga ketepatan memilih strategi penyelesaian.
Cakupan materinya antara lain:
- Operasi hitung dasar
- Pecahan dan persentase
- Rasio dan perbandingan
- Deret angka
- Pola bilangan
- Aritmetika sosial
- Kecepatan, jarak, dan waktu
- Interpretasi tabel atau data sederhana
- Persamaan dasar
- Perbandingan kuantitas
Soal biasanya disajikan dalam bentuk kasus sehingga peserta perlu menerjemahkan informasi menjadi model perhitungan yang tepat.
3. Penalaran Logis dan Analitis
Bagian ini mengukur kemampuan mengolah beberapa informasi sekaligus, menemukan keterkaitan, dan menentukan keputusan yang paling logis.
Materinya dapat mencakup:
- Urutan dan penjadwalan
- Pengelompokan objek
- Hubungan antarvariabel
- Logika bersyarat
- Analisis benar dan salah
- Pernyataan cukup dan tidak cukup
- Pemecahan masalah
- Penentuan kemungkinan
- Evaluasi kesimpulan
Peserta perlu membaca setiap ketentuan secara teliti karena perubahan kecil dalam informasi dapat menghasilkan kesimpulan yang berbeda.
4. Penalaran Abstrak dan Pola Visual
Penalaran abstrak menguji kemampuan menemukan aturan atau pola dari simbol, bentuk, dan susunan visual. Materi ini berkaitan dengan visualisasi, rotasi, perubahan posisi, dan transformasi objek.
Cakupan materinya meliputi:
- Pola bentuk
- Rotasi dan refleksi
- Perubahan jumlah elemen
- Perpindahan posisi
- Hubungan antarfigura
- Matriks gambar
- Klasifikasi bentuk
- Analogi simbol
- Bangun yang berbeda dari kelompoknya
BINUS menyebutkan bahwa analisis abstraksi merupakan salah satu kemampuan yang dapat diujikan dalam TPKS, terutama melalui pola gambar atau bentuk geometri.
5. Bahasa Inggris Dasar
Kemampuan Bahasa Inggris dapat menguji pemahaman peserta terhadap teks pendek, penggunaan tata bahasa, dan kosakata umum dalam konteks akademik maupun kehidupan sehari-hari.
Materinya meliputi:
- Reading comprehension
- Main idea
- Specific information
- Vocabulary in context
- Synonym and antonym
- Simple present dan simple past
- Subject-verb agreement
- Conjunction
- Sentence completion
- Logical sentence arrangement
Materi tes dapat berbeda sesuai jalur, program studi, lokasi kampus, dan periode penerimaan. Karena itu, peserta sebaiknya tetap memeriksa informasi terbaru melalui portal resmi penerimaan BINUS.
Contoh Soal TPKS BINUS 2026 dan Pembahasannya
Setelah memahami kisi-kisinya, saatnya menguji kemampuan melalui contoh soal TPKS BINUS 2026. Kerjakan setiap soal terlebih dahulu, kemudian pelajari pembahasannya untuk memahami pola berpikir dan strategi penyelesaian yang tepat.
Soal 1
Semua peserta yang lolos seleksi administrasi dapat mengikuti TPKS. Sebagian peserta TPKS memperoleh potongan biaya pendidikan. Raka telah lolos seleksi administrasi.
Kesimpulan yang paling tepat adalah …
A. Raka pasti memperoleh potongan biaya pendidikan
B. Raka dapat mengikuti TPKS
C. Raka tidak perlu mengikuti TPKS
D. Semua peserta TPKS memperoleh potongan biaya
E. Raka pasti diterima sebagai mahasiswa
Jawaban: B
Pembahasan:
Premis menyatakan bahwa semua peserta yang lolos seleksi administrasi dapat mengikuti TPKS. Karena Raka telah lolos administrasi, dapat disimpulkan bahwa Raka dapat mengikuti TPKS. Tidak terdapat informasi yang memastikan bahwa Raka memperoleh potongan biaya atau langsung diterima.
Soal 2
Hubungan kata yang setara dengan kompas : arah adalah …
A. Termometer : suhu
B. Kalender : tulisan
C. Kamera : cahaya
D. Buku : penulis
E. Sepatu : perjalanan
Jawaban: A
Pembahasan:
Kompas merupakan alat untuk mengetahui arah, sedangkan termometer merupakan alat untuk mengetahui suhu. Keduanya memiliki hubungan antara alat dan sesuatu yang diukur atau ditunjukkan.
Soal 3
Sebuah program pelatihan dianggap efektif apabila meningkatkan kemampuan peserta dan dapat diterapkan dalam kegiatan nyata. Pelatihan X meningkatkan nilai tes peserta, tetapi sebagian besar peserta tidak mampu menerapkan keterampilan tersebut dalam pekerjaan.
Kesimpulan yang paling logis adalah …
A. Pelatihan X sepenuhnya efektif
B. Pelatihan X tidak memberikan manfaat apa pun
C. Pelatihan X berhasil pada aspek pengetahuan, tetapi belum efektif pada aspek penerapan
D. Nilai tes tidak berkaitan dengan kemampuan peserta
E. Semua pelatihan sebaiknya dihapuskan
Jawaban: C
Pembahasan:
Pelatihan X mampu meningkatkan nilai tes, sehingga terdapat peningkatan pada aspek pengetahuan. Namun, keterampilan belum dapat diterapkan secara nyata. Oleh karena itu, efektivitasnya belum terpenuhi secara menyeluruh.
Soal 4
Kata yang tidak termasuk dalam kelompok yang sama adalah …
A. Analisis
B. Evaluasi
C. Interpretasi
D. Observasi
E. Dekorasi
Jawaban: E
Pembahasan:
Analisis, evaluasi, interpretasi, dan observasi merupakan kegiatan yang berkaitan dengan proses memahami atau menilai informasi. Dekorasi berkaitan dengan kegiatan menghias.
Soal 5
Sebuah toko memberikan diskon 20% untuk sebuah tas seharga Rp450.000. Setelah diskon, pembeli harus membayar biaya layanan sebesar 5% dari harga setelah diskon. Total pembayaran adalah …
A. Rp360.000
B. Rp369.000
C. Rp378.000
D. Rp382.500
E. Rp405.000
Jawaban: C
Pembahasan:
Diskon 20% dari Rp450.000 adalah Rp90.000.
Harga setelah diskon:
Rp450.000 − Rp90.000 = Rp360.000
Biaya layanan:
5% × Rp360.000 = Rp18.000
Total pembayaran:
Rp360.000 + Rp18.000 = Rp378.000.
Soal 6
Tentukan angka berikutnya dalam deret:
3, 7, 15, 31, 63, …
A. 95
B. 111
C. 125
D. 127
E. 129
Jawaban: D
Pembahasan:
Setiap angka diperoleh dengan mengalikan angka sebelumnya dengan 2 kemudian menambahkan 1.
3 × 2 + 1 = 7
7 × 2 + 1 = 15
15 × 2 + 1 = 31
31 × 2 + 1 = 63
Maka:
63 × 2 + 1 = 127.
Soal 7
Perbandingan jumlah mahasiswa kelas A dan kelas B adalah 4 : 5. Setelah 4 mahasiswa dari kelas B pindah ke kelas A, jumlah mahasiswa kedua kelas menjadi sama. Jumlah mahasiswa kelas A sebelum perpindahan adalah …
A. 24 mahasiswa
B. 32 mahasiswa
C. 36 mahasiswa
D. 40 mahasiswa
E. 48 mahasiswa
Jawaban: B
Pembahasan:
Misalkan jumlah mahasiswa kelas A adalah 4x dan jumlah mahasiswa kelas B adalah 5x.
Setelah 4 mahasiswa berpindah dari kelas B ke kelas A, jumlah mahasiswa kedua kelas menjadi:
- Kelas A = 4x + 4
- Kelas B = 5x − 4
Karena jumlah mahasiswa kedua kelas menjadi sama:
4x + 4 = 5x − 4
x = 8
Jumlah mahasiswa kelas A sebelum perpindahan adalah:
4 × 8 = 32 mahasiswa.
Soal 8
Rata-rata nilai lima peserta adalah 78. Setelah nilai peserta keenam dimasukkan, rata-ratanya menjadi 80. Nilai peserta keenam adalah …
A. 82
B. 84
C. 86
D. 88
E. 90
Jawaban: E
Pembahasan:
Jumlah nilai lima peserta:
5 × 78 = 390
Jumlah nilai enam peserta:
6 × 80 = 480
Nilai peserta keenam:
480 − 390 = 90.
Soal 9
Lima peserta, yaitu Arga, Bima, Citra, Dinda, dan Eka, duduk berjajar. Ketentuannya adalah:
- Arga tidak duduk di ujung.
- Bima duduk tepat di sebelah kiri Citra.
- Dinda duduk di salah satu ujung.
- Arga duduk tepat di sebelah kanan Eka.
Susunan yang memenuhi seluruh ketentuan adalah …
A. Dinda–Bima–Citra–Arga–Eka
B. Dinda–Eka–Bima–Citra–Arga
C. Bima–Citra–Eka–Arga–Dinda
D. Eka–Arga–Bima–Citra–Dinda
E. Dinda–Arga–Eka–Citra–Bima
Jawaban: D
Pembahasan:
Susunan Eka–Arga–Bima–Citra–Dinda memenuhi seluruh ketentuan karena:
- Arga tidak berada di posisi ujung.
- Bima duduk tepat di sebelah kiri Citra.
- Dinda berada di salah satu ujung.
- Arga duduk tepat di sebelah kanan Eka.
Pilihan lain melanggar setidaknya satu ketentuan yang diberikan. Dengan demikian, susunan yang benar adalah Eka–Arga–Bima–Citra–Dinda.
Soal 10
Jika sistem mengalami gangguan, proses pendaftaran dihentikan. Jika proses pendaftaran dihentikan, jadwal seleksi diperpanjang. Ternyata jadwal seleksi tidak diperpanjang.
Kesimpulan yang tepat adalah …
A. Sistem pasti mengalami gangguan
B. Proses pendaftaran pasti dihentikan
C. Sistem tidak mengalami gangguan
D. Seleksi telah dibatalkan
E. Pendaftaran belum pernah dibuka
Jawaban: C
Pembahasan:
Jika sistem mengalami gangguan, pendaftaran dihentikan dan jadwal diperpanjang. Karena jadwal tidak diperpanjang, rantai akibat tersebut tidak terjadi. Dengan menggunakan modus tollens, dapat disimpulkan bahwa sistem tidak mengalami gangguan.
Soal 11
Empat mata kuliah, yaitu P, Q, R, dan S, dijadwalkan dari Senin hingga Kamis dengan satu mata kuliah setiap hari.
Ketentuannya:
- P dilaksanakan sebelum R.
- Q dilaksanakan sehari setelah S.
- R tidak dilaksanakan pada Kamis.
Jadwal yang mungkin adalah …
A. Senin P, Selasa S, Rabu Q, Kamis R
B. Senin S, Selasa Q, Rabu P, Kamis R
C. Senin P, Selasa R, Rabu S, Kamis Q
D. Senin R, Selasa P, Rabu S, Kamis Q
E. Senin S, Selasa P, Rabu Q, Kamis R
Jawaban: C
Pembahasan:
Pada pilihan C:
- P dilaksanakan sebelum R.
- Q dilaksanakan sehari setelah S.
- R dilaksanakan pada Selasa, bukan Kamis.
Semua ketentuan terpenuhi.
Soal 12
Dalam sebuah kelompok berlaku ketentuan berikut:
- Jika Nisa ikut, maka Roni ikut.
- Jika Roni ikut, maka Sinta tidak ikut.
- Sinta ikut.
Kesimpulan yang pasti benar adalah …
A. Nisa ikut
B. Roni ikut
C. Nisa tidak ikut
D. Roni dan Nisa ikut
E. Tidak dapat ditentukan
Jawaban: C
Pembahasan:
Jika Roni ikut, Sinta tidak ikut. Namun, diketahui Sinta ikut, sehingga Roni tidak ikut. Karena jika Nisa ikut maka Roni ikut, sedangkan Roni tidak ikut, Nisa juga tidak ikut.
Soal 13
Suatu pola simbol mengikuti aturan berikut:
▲, ▲■, ▲■■, ▲■■■, …
Bentuk berikutnya adalah …
A. ▲▲■■
B. ▲■■■■
C. ■▲■■
D. ■■■■▲
E. ▲▲▲▲
Jawaban: B
Pembahasan:
Setiap tahap mempertahankan satu segitiga dan menambahkan satu persegi. Setelah bentuk ▲■■■, pola berikutnya adalah satu segitiga dan empat persegi, yaitu ▲■■■■.
Soal 14
Sebuah panah menghadap ke utara. Panah tersebut diputar 90° searah jarum jam, kemudian 180° berlawanan arah jarum jam. Arah akhirnya adalah …
A. Utara
B. Timur
C. Selatan
D. Barat
E. Tenggara
Jawaban: D
Pembahasan:
Dari utara diputar 90° searah jarum jam menjadi timur. Setelah itu diputar 180° berlawanan arah jarum jam menjadi barat.
Soal 15
Perhatikan pola posisi berikut:
- Lingkaran berada di kiri persegi.
- Lingkaran berpindah ke atas persegi.
- Lingkaran berpindah ke kanan persegi.
Apabila perpindahan dilakukan secara teratur, posisi berikutnya adalah …
A. Lingkaran di dalam persegi
B. Lingkaran di bawah persegi
C. Lingkaran di kiri persegi
D. Persegi di atas lingkaran
E. Lingkaran menghilang
Jawaban: B
Pembahasan:
Lingkaran bergerak mengelilingi persegi secara berurutan: kiri, atas, kanan, kemudian bawah.
Soal 16
Sebuah pola memiliki jumlah sisi sebagai berikut:
Segitiga, persegi, segilima, segienam, …
Bangun berikutnya adalah …
A. Lingkaran
B. Segitiga
C. Segiempat
D. Segitujuh
E. Segidelapan
Jawaban: D
Pembahasan:
Jumlah sisi bertambah satu secara berurutan, yaitu 3, 4, 5, 6, sehingga bangun berikutnya memiliki 7 sisi atau segitujuh.
Soal 17
Read the passage below.
Many students believe that studying longer always produces better results. However, research suggests that focused study sessions followed by short breaks may improve concentration and memory. Therefore, the quality of study time can be more important than its duration.
What is the main idea of the passage?
A. Students should stop studying for long periods
B. Long study sessions always reduce memory
C. Effective studying depends on focus, not only duration
D. Research is unnecessary for students
E. Short breaks are more important than studying
Jawaban: C
Pembahasan:
Paragraf menekankan bahwa kualitas dan fokus belajar dapat lebih penting dibandingkan lamanya waktu belajar.
Soal 18
Choose the correct sentence.
A. She study at the library every evening.
B. She studying at the library every evening.
C. She studies at the library every evening.
D. She studied at the library every evening now.
E. She is study at the library every evening.
Jawaban: C
Pembahasan:
Subjek she dalam simple present membutuhkan kata kerja dengan tambahan -s, sehingga bentuk yang benar adalah she studies.
Soal 19
The word essential in the sentence “Critical thinking is essential for university students” is closest in meaning to …
A. Optional
B. Difficult
C. Necessary
D. Unusual
E. Temporary
Jawaban: C
Pembahasan:
Kata essential berarti sangat penting atau diperlukan. Padanan makna yang paling tepat adalah necessary.
Soal 20
Read the following statement.
The university introduced an online registration system to reduce queues. Although some applicants initially found the system confusing, most agreed that it made the registration process faster.
Which statement is supported by the passage?
A. All applicants rejected the online system
B. The online system made registration slower
C. Applicants were prohibited from registering directly
D. The system was initially confusing for some applicants but improved efficiency
E. The university removed the registration system
Jawaban: D
Pembahasan:
Teks menjelaskan bahwa sebagian peserta awalnya merasa bingung, tetapi sebagian besar menilai sistem tersebut mempercepat proses pendaftaran.
Tingkatkan Persiapan TPKS BINUS 2026 dengan Latihan Soal yang Lebih Lengkap

Maksimalkan persiapan Anda dengan ratusan latihan soal TPKS BINUS 2026 di utbk.or.id yang mencakup penalaran verbal, kemampuan numerik, logika analitis, pola abstrak, dan Bahasa Inggris. Setiap soal dilengkapi kunci jawaban serta pembahasan untuk membantu memahami pola penyelesaian, melatih kecepatan dan ketelitian, sekaligus membiasakan diri menghadapi berbagai tingkat kesulitan sebelum mengikuti TPKS BINUS.