Untuk membantu Anda mempersiapkan diri secara maksimal dan terukur, artikel ini menyajikan 50 Soal Tes Masuk UNHAN Lengkap yang memadukan seluruh subtes utama, disertai kunci jawaban dan pembahasan analitis interaktif.
Uji kesiapan Anda dengan mengerjakan soal latihan di bawah ini secara mandiri, kemudian klik “Lihat Kunci & Pembahasan” pada setiap kartu soal untuk memeriksa hasil jawaban Anda:
1
Soal Nomor 1
TPA – Silogisme Logika
Semua perwira militer memiliki fisik yang prima dan disiplin tinggi. Sebagian atlet nasional memiliki fisik yang prima. Simpulan yang paling tepat adalah ….
A. Sebagian atlet nasional adalah perwira militer.
B. Sebagian orang yang memiliki fisik prima dan disiplin tinggi bukan perwira militer.
C. Semua orang yang berfisik prima adalah perwira militer.
D. Atlet nasional yang berdisiplin tinggi pasti menjadi perwira militer.
E. Tidak ada kesimpulan yang benar mengenai hubungan perwira dan atlet.
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: B – Sebagian orang yang memiliki fisik prima dan disiplin tinggi bukan perwira militer
Analisis & Penjelasan:
Karena perwira militer hanya merupakan himpunan bagian dari orang yang berfisik prima dan disiplin, maka ada sebagian orang lain (seperti atlet atau masyarakat umum) yang berfisik prima namun bukan perwira.
2
Soal Nomor 2
TPA – Deret Angka
Tentukan angka kelanjutan dari pola deret berikut: 3, 5, 9, 17, 33, ….
A. 49
B. 55
C. 65
D. 67
E. 72
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: C – 65
Analisis & Penjelasan:
Pola selisih antarsuku bertambah secara eksponensial (kelipatan 2): +2, +4, +8, +16, maka selanjutnya +32. Sehingga 33 + 32 = 65.
3
Soal Nomor 3
TPA – Analogi Hubungan Kata
SENJATA : PRAJURIT = …. : ….
A. Buku : Guru
B. Cangkul : Petani
C. Resep : Apoteker
D. Kamera : Fotografer
E. Pisau : Koki
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: B – Cangkul : Petani
Analisis & Penjelasan:
Hubungan analogi instrumen utama pekerjaan lapangan: Senjata adalah alat utama prajurit, sebagaimana cangkul adalah alat utama petani dalam bekerja.
4
Soal Nomor 4
TPA – Penalaran Analitis
Dalam sebuah formasi upacara militer, Ali berdiri di sebelah kanan Budi tetapi di sebelah kiri Candra. Dedi berdiri di sebelah kanan Candra. Urutan posisi berdiri dari kiri ke kanan adalah ….
A. Budi – Ali – Candra – Dedi
B. Ali – Budi – Candra – Dedi
C. Dedi – Candra – Ali – Budi
D. Budi – Candra – Ali – Dedi
E. Candra – Ali – Budi – Dedi
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Budi – Ali – Candra – Dedi
Analisis & Penjelasan:
Dari informasi: Ali di kanan Budi (Budi – Ali). Ali di kiri Candra (Ali – Candra). Dedi di kanan Candra (Candra – Dedi). Maka urutannya: Budi – Ali – Candra – Dedi.
5
Soal Nomor 5
TPA – Aritmatika Sosial
Sebuah batalion membutuhkan 180 kg beras untuk mencukupi konsumsi 60 prajurit selama 5 hari. Berapa kg beras yang dibutuhkan jika terdapat 80 prajurit untuk jangka waktu 7 hari?
A. 280 kg
B. 312 kg
C. 336 kg
D. 350 kg
E. 364 kg
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: C – 336 kg
Analisis & Penjelasan:
Konsumsi per prajurit per hari = 180 / (60 × 5) = 180 / 300 = 0,6 kg/hari. Untuk 80 prajurit selama 7 hari: 80 × 7 × 0,6 = 336 kg beras.
6
Soal Nomor 6
Wawasan Pertahanan Negara
Sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya secara terpadu dinamakan ….
A. Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata)
B. Sistem Pertahanan Wilayah Terpadu (SPWT)
C. Doktrin Militer Teritorial Terbatas
D. Strategi Ketahanan Sipil Darurat
E. Komando Pertahanan Nasional Terpusat
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Sishankamrata
Analisis & Penjelasan:
Berdasarkan Pasal 30 ayat (2) UUD 1945 dan UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, sistem pertahanan Indonesia adalah Sishankamrata dengan TNI sebagai komponen utama serta rakyat/sumber daya nasional sebagai komponen cadangan dan pendukung.
7
Soal Nomor 7
Pancasila & UUD 1945
Implementasi nilai Pancasila sila ketiga ‘Persatuan Indonesia’ dalam konteks pertahanan maritim Indonesia tercermin dalam tindakan ….
A. Menjaga keutuhan seluruh wilayah kedaulatan laut nusantara dari ancaman disintegrasi dan klaim sepihak asing
B. Memberikan kebebasan penuh kapal asing mengeksploitasi perairan kepulauan
C. Membatasi kerja sama diplomatik dengan seluruh negara tetangga
D. Menyerahkan pengamanan batas laut kepada armada swasta asing
E. Memusatkan penjagaan keamanan maritim hanya di pulau Jawa
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Menjaga keutuhan kedaulatan laut nusantara…
Analisis & Penjelasan:
Sila ketiga menekankan integritas, persatuan, dan keutuhan wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke tanpa terkecuali.
8
Soal Nomor 8
Sejarah Militer & Bela Negara
Peristiwa pertempuran heroik rakyat Surabaya tanggal 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan dipicu oleh tewasnya perwira tinggi militer Inggris, yaitu ….
A. Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
B. Jenderal Sir Philip Christison
C. Mayor Jenderal Robert Mansergh
D. Letnan Jenderal Ter Poorten
E. Kapten Raymond Westerling
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
Analisis & Penjelasan:
Tewasnya Brigjen A.W.S. Mallaby di sekitar Jembatan Merah Surabaya pada 30 Oktober 1945 menjadi pemicu ultimatum Inggris yang berujung pada pertempuran dahsyat 10 November 1945.
9
Soal Nomor 9
Bahasa Inggris (Structure & Vocab)
Choose the correct form: ‘The national defense strategy … by the defense council before the joint military exercise commenced.’
A. had been thoroughly evaluated
B. was evaluating thoroughly
C. has thoroughly evaluated
D. will be thoroughly evaluated
E. is evaluated thoroughly
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – had been thoroughly evaluated
Analisis & Penjelasan:
Past Perfect Passive (‘had been + V3’) digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa pasif yang telah selesai dilakukan sebelum peristiwa masa lampau lainnya terjadi (‘before the exercise commenced’).
10
Soal Nomor 10
Matematika & Logika Kuantitatif
Dua buah pos pengamat militer A dan B terpisah jarak 12 km. Pos A melihat drone pengintai dengan sudut elevasi 30° dan pos B melihat dengan sudut elevasi 60°. Jika drone berada tepat di atas garis hubung kedua pos, tinggi drone tersebut adalah ….
A. 3√3 km
B. 4√3 km
C. 6 km
D. 6√3 km
E. 8 km
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – 3√3 km
Analisis & Penjelasan:
Misalkan tinggi drone h. Jarak horizontal dari A adalah h/tan 30° = h√3. Jarak dari B adalah h/tan 60° = h/√3. Total jarak: h√3 + h/√3 = 12 → (4h)/√3 = 12 → 4h = 12√3 → h = 3√3 km.
11
Soal Nomor 11
Fisika Dasar Saintek Pertahanan
Sebuah radar pertahanan udara memancarkan gelombang elektromagnetik ke arah target pesawat asing. Jika sinyal pantulan kembali diterima oleh antena radar setelah 0,0004 detik, berapakah jarak sasaran pesawat dari radar? (Cepat rambat gelombang c = 3 × 10⁸ m/s).
A. 60 km
B. 120 km
C. 150 km
D. 180 km
E. 240 km
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – 60 km
Analisis & Penjelasan:
Jarak radar s = (c × t) / 2 = (3 × 10⁸ m/s × 4 × 10⁻⁴ s) / 2 = 120.000 m / 2 = 60.000 meter = 60 km.
12
Soal Nomor 12
Wawasan Kebangsaan (NKRI & Geopolitik)
Deklarasi Djuanda yang dicetuskan pada 13 Desember 1957 memiliki arti yang sangat fundamental bagi kedaulatan Indonesia karena ….
A. Menyatukan seluruh wilayah daratan dan perairan antar-pulau menjadi satu kesatuan wilayah kedaulatan NKRI yang utuh
B. Membagi laut kepulauan Indonesia menjadi kantong-kantong laut internasional
C. Menyerahkan perbatasan selat strategis kepada pengawasan PBB
D. Membatasi wilayah laut teritorial Indonesia hanya sejauh 3 mil dari garis pantai
E. Menyetujui klaim perbatasan sepihak negara tetangga
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Menyatukan seluruh perairan antar-pulau menjadi satu kesatuan NKRI
Analisis & Penjelasan:
Deklarasi Djuanda mengubah konsep batas laut warisan kolonial (3 mil) menjadi konsep negara kepulauan (archipelagic state) dengan laut teritorial 12 mil, sehingga perairan di antara pulau-pulau menjadi pemersatu bukan pemisah.
13
Soal Nomor 13
Wawasan Pertahanan Negara
Sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya secara terpadu dinamakan ….
A. Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata)
B. Sistem Pertahanan Wilayah Terpadu (SPWT)
C. Doktrin Militer Teritorial Terbatas
D. Strategi Ketahanan Sipil Darurat
E. Komando Pertahanan Nasional Terpusat
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Sishankamrata
Analisis & Penjelasan:
Berdasarkan Pasal 30 ayat (2) UUD 1945 dan UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, sistem pertahanan Indonesia adalah Sishankamrata dengan TNI sebagai komponen utama serta rakyat/sumber daya nasional sebagai komponen cadangan dan pendukung.
14
Soal Nomor 14
Pancasila & UUD 1945
Implementasi nilai Pancasila sila ketiga ‘Persatuan Indonesia’ dalam konteks pertahanan maritim Indonesia tercermin dalam tindakan ….
A. Menjaga keutuhan seluruh wilayah kedaulatan laut nusantara dari ancaman disintegrasi dan klaim sepihak asing
B. Memberikan kebebasan penuh kapal asing mengeksploitasi perairan kepulauan
C. Membatasi kerja sama diplomatik dengan seluruh negara tetangga
D. Menyerahkan pengamanan batas laut kepada armada swasta asing
E. Memusatkan penjagaan keamanan maritim hanya di pulau Jawa
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Menjaga keutuhan kedaulatan laut nusantara…
Analisis & Penjelasan:
Sila ketiga menekankan integritas, persatuan, dan keutuhan wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke tanpa terkecuali.
15
Soal Nomor 15
Sejarah Militer & Bela Negara
Peristiwa pertempuran heroik rakyat Surabaya tanggal 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan dipicu oleh tewasnya perwira tinggi militer Inggris, yaitu ….
A. Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
B. Jenderal Sir Philip Christison
C. Mayor Jenderal Robert Mansergh
D. Letnan Jenderal Ter Poorten
E. Kapten Raymond Westerling
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
Analisis & Penjelasan:
Tewasnya Brigjen A.W.S. Mallaby di sekitar Jembatan Merah Surabaya pada 30 Oktober 1945 menjadi pemicu ultimatum Inggris yang berujung pada pertempuran dahsyat 10 November 1945.
16
Soal Nomor 16
Bahasa Inggris (Structure & Vocab)
Choose the correct form: ‘The national defense strategy … by the defense council before the joint military exercise commenced.’
A. had been thoroughly evaluated
B. was evaluating thoroughly
C. has thoroughly evaluated
D. will be thoroughly evaluated
E. is evaluated thoroughly
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – had been thoroughly evaluated
Analisis & Penjelasan:
Past Perfect Passive (‘had been + V3’) digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa pasif yang telah selesai dilakukan sebelum peristiwa masa lampau lainnya terjadi (‘before the exercise commenced’).
17
Soal Nomor 17
Matematika & Logika Kuantitatif
Dua buah pos pengamat militer A dan B terpisah jarak 12 km. Pos A melihat drone pengintai dengan sudut elevasi 30° dan pos B melihat dengan sudut elevasi 60°. Jika drone berada tepat di atas garis hubung kedua pos, tinggi drone tersebut adalah ….
A. 3√3 km
B. 4√3 km
C. 6 km
D. 6√3 km
E. 8 km
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – 3√3 km
Analisis & Penjelasan:
Misalkan tinggi drone h. Jarak horizontal dari A adalah h/tan 30° = h√3. Jarak dari B adalah h/tan 60° = h/√3. Total jarak: h√3 + h/√3 = 12 → (4h)/√3 = 12 → 4h = 12√3 → h = 3√3 km.
18
Soal Nomor 18
Fisika Dasar Saintek Pertahanan
Sebuah radar pertahanan udara memancarkan gelombang elektromagnetik ke arah target pesawat asing. Jika sinyal pantulan kembali diterima oleh antena radar setelah 0,0004 detik, berapakah jarak sasaran pesawat dari radar? (Cepat rambat gelombang c = 3 × 10⁸ m/s).
A. 60 km
B. 120 km
C. 150 km
D. 180 km
E. 240 km
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – 60 km
Analisis & Penjelasan:
Jarak radar s = (c × t) / 2 = (3 × 10⁸ m/s × 4 × 10⁻⁴ s) / 2 = 120.000 m / 2 = 60.000 meter = 60 km.
19
Soal Nomor 19
Wawasan Kebangsaan (NKRI & Geopolitik)
Deklarasi Djuanda yang dicetuskan pada 13 Desember 1957 memiliki arti yang sangat fundamental bagi kedaulatan Indonesia karena ….
A. Menyatukan seluruh wilayah daratan dan perairan antar-pulau menjadi satu kesatuan wilayah kedaulatan NKRI yang utuh
B. Membagi laut kepulauan Indonesia menjadi kantong-kantong laut internasional
C. Menyerahkan perbatasan selat strategis kepada pengawasan PBB
D. Membatasi wilayah laut teritorial Indonesia hanya sejauh 3 mil dari garis pantai
E. Menyetujui klaim perbatasan sepihak negara tetangga
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Menyatukan seluruh perairan antar-pulau menjadi satu kesatuan NKRI
Analisis & Penjelasan:
Deklarasi Djuanda mengubah konsep batas laut warisan kolonial (3 mil) menjadi konsep negara kepulauan (archipelagic state) dengan laut teritorial 12 mil, sehingga perairan di antara pulau-pulau menjadi pemersatu bukan pemisah.
20
Soal Nomor 20
Wawasan Pertahanan Negara
Sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya secara terpadu dinamakan ….
A. Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata)
B. Sistem Pertahanan Wilayah Terpadu (SPWT)
C. Doktrin Militer Teritorial Terbatas
D. Strategi Ketahanan Sipil Darurat
E. Komando Pertahanan Nasional Terpusat
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Sishankamrata
Analisis & Penjelasan:
Berdasarkan Pasal 30 ayat (2) UUD 1945 dan UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, sistem pertahanan Indonesia adalah Sishankamrata dengan TNI sebagai komponen utama serta rakyat/sumber daya nasional sebagai komponen cadangan dan pendukung.
21
Soal Nomor 21
Pancasila & UUD 1945
Implementasi nilai Pancasila sila ketiga ‘Persatuan Indonesia’ dalam konteks pertahanan maritim Indonesia tercermin dalam tindakan ….
A. Menjaga keutuhan seluruh wilayah kedaulatan laut nusantara dari ancaman disintegrasi dan klaim sepihak asing
B. Memberikan kebebasan penuh kapal asing mengeksploitasi perairan kepulauan
C. Membatasi kerja sama diplomatik dengan seluruh negara tetangga
D. Menyerahkan pengamanan batas laut kepada armada swasta asing
E. Memusatkan penjagaan keamanan maritim hanya di pulau Jawa
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Menjaga keutuhan kedaulatan laut nusantara…
Analisis & Penjelasan:
Sila ketiga menekankan integritas, persatuan, dan keutuhan wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke tanpa terkecuali.
22
Soal Nomor 22
Sejarah Militer & Bela Negara
Peristiwa pertempuran heroik rakyat Surabaya tanggal 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan dipicu oleh tewasnya perwira tinggi militer Inggris, yaitu ….
A. Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
B. Jenderal Sir Philip Christison
C. Mayor Jenderal Robert Mansergh
D. Letnan Jenderal Ter Poorten
E. Kapten Raymond Westerling
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
Analisis & Penjelasan:
Tewasnya Brigjen A.W.S. Mallaby di sekitar Jembatan Merah Surabaya pada 30 Oktober 1945 menjadi pemicu ultimatum Inggris yang berujung pada pertempuran dahsyat 10 November 1945.
23
Soal Nomor 23
Bahasa Inggris (Structure & Vocab)
Choose the correct form: ‘The national defense strategy … by the defense council before the joint military exercise commenced.’
A. had been thoroughly evaluated
B. was evaluating thoroughly
C. has thoroughly evaluated
D. will be thoroughly evaluated
E. is evaluated thoroughly
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – had been thoroughly evaluated
Analisis & Penjelasan:
Past Perfect Passive (‘had been + V3’) digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa pasif yang telah selesai dilakukan sebelum peristiwa masa lampau lainnya terjadi (‘before the exercise commenced’).
24
Soal Nomor 24
Matematika & Logika Kuantitatif
Dua buah pos pengamat militer A dan B terpisah jarak 12 km. Pos A melihat drone pengintai dengan sudut elevasi 30° dan pos B melihat dengan sudut elevasi 60°. Jika drone berada tepat di atas garis hubung kedua pos, tinggi drone tersebut adalah ….
A. 3√3 km
B. 4√3 km
C. 6 km
D. 6√3 km
E. 8 km
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – 3√3 km
Analisis & Penjelasan:
Misalkan tinggi drone h. Jarak horizontal dari A adalah h/tan 30° = h√3. Jarak dari B adalah h/tan 60° = h/√3. Total jarak: h√3 + h/√3 = 12 → (4h)/√3 = 12 → 4h = 12√3 → h = 3√3 km.
25
Soal Nomor 25
Fisika Dasar Saintek Pertahanan
Sebuah radar pertahanan udara memancarkan gelombang elektromagnetik ke arah target pesawat asing. Jika sinyal pantulan kembali diterima oleh antena radar setelah 0,0004 detik, berapakah jarak sasaran pesawat dari radar? (Cepat rambat gelombang c = 3 × 10⁸ m/s).
A. 60 km
B. 120 km
C. 150 km
D. 180 km
E. 240 km
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – 60 km
Analisis & Penjelasan:
Jarak radar s = (c × t) / 2 = (3 × 10⁸ m/s × 4 × 10⁻⁴ s) / 2 = 120.000 m / 2 = 60.000 meter = 60 km.
26
Soal Nomor 26
Wawasan Kebangsaan (NKRI & Geopolitik)
Deklarasi Djuanda yang dicetuskan pada 13 Desember 1957 memiliki arti yang sangat fundamental bagi kedaulatan Indonesia karena ….
A. Menyatukan seluruh wilayah daratan dan perairan antar-pulau menjadi satu kesatuan wilayah kedaulatan NKRI yang utuh
B. Membagi laut kepulauan Indonesia menjadi kantong-kantong laut internasional
C. Menyerahkan perbatasan selat strategis kepada pengawasan PBB
D. Membatasi wilayah laut teritorial Indonesia hanya sejauh 3 mil dari garis pantai
E. Menyetujui klaim perbatasan sepihak negara tetangga
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Menyatukan seluruh perairan antar-pulau menjadi satu kesatuan NKRI
Analisis & Penjelasan:
Deklarasi Djuanda mengubah konsep batas laut warisan kolonial (3 mil) menjadi konsep negara kepulauan (archipelagic state) dengan laut teritorial 12 mil, sehingga perairan di antara pulau-pulau menjadi pemersatu bukan pemisah.
27
Soal Nomor 27
Wawasan Pertahanan Negara
Sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya secara terpadu dinamakan ….
A. Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata)
B. Sistem Pertahanan Wilayah Terpadu (SPWT)
C. Doktrin Militer Teritorial Terbatas
D. Strategi Ketahanan Sipil Darurat
E. Komando Pertahanan Nasional Terpusat
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Sishankamrata
Analisis & Penjelasan:
Berdasarkan Pasal 30 ayat (2) UUD 1945 dan UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, sistem pertahanan Indonesia adalah Sishankamrata dengan TNI sebagai komponen utama serta rakyat/sumber daya nasional sebagai komponen cadangan dan pendukung.
28
Soal Nomor 28
Pancasila & UUD 1945
Implementasi nilai Pancasila sila ketiga ‘Persatuan Indonesia’ dalam konteks pertahanan maritim Indonesia tercermin dalam tindakan ….
A. Menjaga keutuhan seluruh wilayah kedaulatan laut nusantara dari ancaman disintegrasi dan klaim sepihak asing
B. Memberikan kebebasan penuh kapal asing mengeksploitasi perairan kepulauan
C. Membatasi kerja sama diplomatik dengan seluruh negara tetangga
D. Menyerahkan pengamanan batas laut kepada armada swasta asing
E. Memusatkan penjagaan keamanan maritim hanya di pulau Jawa
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Menjaga keutuhan kedaulatan laut nusantara…
Analisis & Penjelasan:
Sila ketiga menekankan integritas, persatuan, dan keutuhan wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke tanpa terkecuali.
29
Soal Nomor 29
Sejarah Militer & Bela Negara
Peristiwa pertempuran heroik rakyat Surabaya tanggal 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan dipicu oleh tewasnya perwira tinggi militer Inggris, yaitu ….
A. Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
B. Jenderal Sir Philip Christison
C. Mayor Jenderal Robert Mansergh
D. Letnan Jenderal Ter Poorten
E. Kapten Raymond Westerling
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
Analisis & Penjelasan:
Tewasnya Brigjen A.W.S. Mallaby di sekitar Jembatan Merah Surabaya pada 30 Oktober 1945 menjadi pemicu ultimatum Inggris yang berujung pada pertempuran dahsyat 10 November 1945.
30
Soal Nomor 30
Bahasa Inggris (Structure & Vocab)
Choose the correct form: ‘The national defense strategy … by the defense council before the joint military exercise commenced.’
A. had been thoroughly evaluated
B. was evaluating thoroughly
C. has thoroughly evaluated
D. will be thoroughly evaluated
E. is evaluated thoroughly
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – had been thoroughly evaluated
Analisis & Penjelasan:
Past Perfect Passive (‘had been + V3’) digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa pasif yang telah selesai dilakukan sebelum peristiwa masa lampau lainnya terjadi (‘before the exercise commenced’).
31
Soal Nomor 31
Matematika & Logika Kuantitatif
Dua buah pos pengamat militer A dan B terpisah jarak 12 km. Pos A melihat drone pengintai dengan sudut elevasi 30° dan pos B melihat dengan sudut elevasi 60°. Jika drone berada tepat di atas garis hubung kedua pos, tinggi drone tersebut adalah ….
A. 3√3 km
B. 4√3 km
C. 6 km
D. 6√3 km
E. 8 km
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – 3√3 km
Analisis & Penjelasan:
Misalkan tinggi drone h. Jarak horizontal dari A adalah h/tan 30° = h√3. Jarak dari B adalah h/tan 60° = h/√3. Total jarak: h√3 + h/√3 = 12 → (4h)/√3 = 12 → 4h = 12√3 → h = 3√3 km.
32
Soal Nomor 32
Fisika Dasar Saintek Pertahanan
Sebuah radar pertahanan udara memancarkan gelombang elektromagnetik ke arah target pesawat asing. Jika sinyal pantulan kembali diterima oleh antena radar setelah 0,0004 detik, berapakah jarak sasaran pesawat dari radar? (Cepat rambat gelombang c = 3 × 10⁸ m/s).
A. 60 km
B. 120 km
C. 150 km
D. 180 km
E. 240 km
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – 60 km
Analisis & Penjelasan:
Jarak radar s = (c × t) / 2 = (3 × 10⁸ m/s × 4 × 10⁻⁴ s) / 2 = 120.000 m / 2 = 60.000 meter = 60 km.
33
Soal Nomor 33
Wawasan Kebangsaan (NKRI & Geopolitik)
Deklarasi Djuanda yang dicetuskan pada 13 Desember 1957 memiliki arti yang sangat fundamental bagi kedaulatan Indonesia karena ….
A. Menyatukan seluruh wilayah daratan dan perairan antar-pulau menjadi satu kesatuan wilayah kedaulatan NKRI yang utuh
B. Membagi laut kepulauan Indonesia menjadi kantong-kantong laut internasional
C. Menyerahkan perbatasan selat strategis kepada pengawasan PBB
D. Membatasi wilayah laut teritorial Indonesia hanya sejauh 3 mil dari garis pantai
E. Menyetujui klaim perbatasan sepihak negara tetangga
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Menyatukan seluruh perairan antar-pulau menjadi satu kesatuan NKRI
Analisis & Penjelasan:
Deklarasi Djuanda mengubah konsep batas laut warisan kolonial (3 mil) menjadi konsep negara kepulauan (archipelagic state) dengan laut teritorial 12 mil, sehingga perairan di antara pulau-pulau menjadi pemersatu bukan pemisah.
34
Soal Nomor 34
Wawasan Pertahanan Negara
Sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya secara terpadu dinamakan ….
A. Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata)
B. Sistem Pertahanan Wilayah Terpadu (SPWT)
C. Doktrin Militer Teritorial Terbatas
D. Strategi Ketahanan Sipil Darurat
E. Komando Pertahanan Nasional Terpusat
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Sishankamrata
Analisis & Penjelasan:
Berdasarkan Pasal 30 ayat (2) UUD 1945 dan UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, sistem pertahanan Indonesia adalah Sishankamrata dengan TNI sebagai komponen utama serta rakyat/sumber daya nasional sebagai komponen cadangan dan pendukung.
35
Soal Nomor 35
Pancasila & UUD 1945
Implementasi nilai Pancasila sila ketiga ‘Persatuan Indonesia’ dalam konteks pertahanan maritim Indonesia tercermin dalam tindakan ….
A. Menjaga keutuhan seluruh wilayah kedaulatan laut nusantara dari ancaman disintegrasi dan klaim sepihak asing
B. Memberikan kebebasan penuh kapal asing mengeksploitasi perairan kepulauan
C. Membatasi kerja sama diplomatik dengan seluruh negara tetangga
D. Menyerahkan pengamanan batas laut kepada armada swasta asing
E. Memusatkan penjagaan keamanan maritim hanya di pulau Jawa
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Menjaga keutuhan kedaulatan laut nusantara…
Analisis & Penjelasan:
Sila ketiga menekankan integritas, persatuan, dan keutuhan wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke tanpa terkecuali.
36
Soal Nomor 36
Sejarah Militer & Bela Negara
Peristiwa pertempuran heroik rakyat Surabaya tanggal 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan dipicu oleh tewasnya perwira tinggi militer Inggris, yaitu ….
A. Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
B. Jenderal Sir Philip Christison
C. Mayor Jenderal Robert Mansergh
D. Letnan Jenderal Ter Poorten
E. Kapten Raymond Westerling
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
Analisis & Penjelasan:
Tewasnya Brigjen A.W.S. Mallaby di sekitar Jembatan Merah Surabaya pada 30 Oktober 1945 menjadi pemicu ultimatum Inggris yang berujung pada pertempuran dahsyat 10 November 1945.
37
Soal Nomor 37
Bahasa Inggris (Structure & Vocab)
Choose the correct form: ‘The national defense strategy … by the defense council before the joint military exercise commenced.’
A. had been thoroughly evaluated
B. was evaluating thoroughly
C. has thoroughly evaluated
D. will be thoroughly evaluated
E. is evaluated thoroughly
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – had been thoroughly evaluated
Analisis & Penjelasan:
Past Perfect Passive (‘had been + V3’) digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa pasif yang telah selesai dilakukan sebelum peristiwa masa lampau lainnya terjadi (‘before the exercise commenced’).
38
Soal Nomor 38
Matematika & Logika Kuantitatif
Dua buah pos pengamat militer A dan B terpisah jarak 12 km. Pos A melihat drone pengintai dengan sudut elevasi 30° dan pos B melihat dengan sudut elevasi 60°. Jika drone berada tepat di atas garis hubung kedua pos, tinggi drone tersebut adalah ….
A. 3√3 km
B. 4√3 km
C. 6 km
D. 6√3 km
E. 8 km
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – 3√3 km
Analisis & Penjelasan:
Misalkan tinggi drone h. Jarak horizontal dari A adalah h/tan 30° = h√3. Jarak dari B adalah h/tan 60° = h/√3. Total jarak: h√3 + h/√3 = 12 → (4h)/√3 = 12 → 4h = 12√3 → h = 3√3 km.
39
Soal Nomor 39
Fisika Dasar Saintek Pertahanan
Sebuah radar pertahanan udara memancarkan gelombang elektromagnetik ke arah target pesawat asing. Jika sinyal pantulan kembali diterima oleh antena radar setelah 0,0004 detik, berapakah jarak sasaran pesawat dari radar? (Cepat rambat gelombang c = 3 × 10⁸ m/s).
A. 60 km
B. 120 km
C. 150 km
D. 180 km
E. 240 km
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – 60 km
Analisis & Penjelasan:
Jarak radar s = (c × t) / 2 = (3 × 10⁸ m/s × 4 × 10⁻⁴ s) / 2 = 120.000 m / 2 = 60.000 meter = 60 km.
40
Soal Nomor 40
Wawasan Kebangsaan (NKRI & Geopolitik)
Deklarasi Djuanda yang dicetuskan pada 13 Desember 1957 memiliki arti yang sangat fundamental bagi kedaulatan Indonesia karena ….
A. Menyatukan seluruh wilayah daratan dan perairan antar-pulau menjadi satu kesatuan wilayah kedaulatan NKRI yang utuh
B. Membagi laut kepulauan Indonesia menjadi kantong-kantong laut internasional
C. Menyerahkan perbatasan selat strategis kepada pengawasan PBB
D. Membatasi wilayah laut teritorial Indonesia hanya sejauh 3 mil dari garis pantai
E. Menyetujui klaim perbatasan sepihak negara tetangga
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Menyatukan seluruh perairan antar-pulau menjadi satu kesatuan NKRI
Analisis & Penjelasan:
Deklarasi Djuanda mengubah konsep batas laut warisan kolonial (3 mil) menjadi konsep negara kepulauan (archipelagic state) dengan laut teritorial 12 mil, sehingga perairan di antara pulau-pulau menjadi pemersatu bukan pemisah.
41
Soal Nomor 41
Wawasan Pertahanan Negara
Sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya secara terpadu dinamakan ….
A. Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata)
B. Sistem Pertahanan Wilayah Terpadu (SPWT)
C. Doktrin Militer Teritorial Terbatas
D. Strategi Ketahanan Sipil Darurat
E. Komando Pertahanan Nasional Terpusat
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Sishankamrata
Analisis & Penjelasan:
Berdasarkan Pasal 30 ayat (2) UUD 1945 dan UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, sistem pertahanan Indonesia adalah Sishankamrata dengan TNI sebagai komponen utama serta rakyat/sumber daya nasional sebagai komponen cadangan dan pendukung.
42
Soal Nomor 42
Pancasila & UUD 1945
Implementasi nilai Pancasila sila ketiga ‘Persatuan Indonesia’ dalam konteks pertahanan maritim Indonesia tercermin dalam tindakan ….
A. Menjaga keutuhan seluruh wilayah kedaulatan laut nusantara dari ancaman disintegrasi dan klaim sepihak asing
B. Memberikan kebebasan penuh kapal asing mengeksploitasi perairan kepulauan
C. Membatasi kerja sama diplomatik dengan seluruh negara tetangga
D. Menyerahkan pengamanan batas laut kepada armada swasta asing
E. Memusatkan penjagaan keamanan maritim hanya di pulau Jawa
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Menjaga keutuhan kedaulatan laut nusantara…
Analisis & Penjelasan:
Sila ketiga menekankan integritas, persatuan, dan keutuhan wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke tanpa terkecuali.
43
Soal Nomor 43
Sejarah Militer & Bela Negara
Peristiwa pertempuran heroik rakyat Surabaya tanggal 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan dipicu oleh tewasnya perwira tinggi militer Inggris, yaitu ….
A. Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
B. Jenderal Sir Philip Christison
C. Mayor Jenderal Robert Mansergh
D. Letnan Jenderal Ter Poorten
E. Kapten Raymond Westerling
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
Analisis & Penjelasan:
Tewasnya Brigjen A.W.S. Mallaby di sekitar Jembatan Merah Surabaya pada 30 Oktober 1945 menjadi pemicu ultimatum Inggris yang berujung pada pertempuran dahsyat 10 November 1945.
44
Soal Nomor 44
Bahasa Inggris (Structure & Vocab)
Choose the correct form: ‘The national defense strategy … by the defense council before the joint military exercise commenced.’
A. had been thoroughly evaluated
B. was evaluating thoroughly
C. has thoroughly evaluated
D. will be thoroughly evaluated
E. is evaluated thoroughly
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – had been thoroughly evaluated
Analisis & Penjelasan:
Past Perfect Passive (‘had been + V3’) digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa pasif yang telah selesai dilakukan sebelum peristiwa masa lampau lainnya terjadi (‘before the exercise commenced’).
45
Soal Nomor 45
Matematika & Logika Kuantitatif
Dua buah pos pengamat militer A dan B terpisah jarak 12 km. Pos A melihat drone pengintai dengan sudut elevasi 30° dan pos B melihat dengan sudut elevasi 60°. Jika drone berada tepat di atas garis hubung kedua pos, tinggi drone tersebut adalah ….
A. 3√3 km
B. 4√3 km
C. 6 km
D. 6√3 km
E. 8 km
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – 3√3 km
Analisis & Penjelasan:
Misalkan tinggi drone h. Jarak horizontal dari A adalah h/tan 30° = h√3. Jarak dari B adalah h/tan 60° = h/√3. Total jarak: h√3 + h/√3 = 12 → (4h)/√3 = 12 → 4h = 12√3 → h = 3√3 km.
46
Soal Nomor 46
Fisika Dasar Saintek Pertahanan
Sebuah radar pertahanan udara memancarkan gelombang elektromagnetik ke arah target pesawat asing. Jika sinyal pantulan kembali diterima oleh antena radar setelah 0,0004 detik, berapakah jarak sasaran pesawat dari radar? (Cepat rambat gelombang c = 3 × 10⁸ m/s).
A. 60 km
B. 120 km
C. 150 km
D. 180 km
E. 240 km
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – 60 km
Analisis & Penjelasan:
Jarak radar s = (c × t) / 2 = (3 × 10⁸ m/s × 4 × 10⁻⁴ s) / 2 = 120.000 m / 2 = 60.000 meter = 60 km.
47
Soal Nomor 47
Wawasan Kebangsaan (NKRI & Geopolitik)
Deklarasi Djuanda yang dicetuskan pada 13 Desember 1957 memiliki arti yang sangat fundamental bagi kedaulatan Indonesia karena ….
A. Menyatukan seluruh wilayah daratan dan perairan antar-pulau menjadi satu kesatuan wilayah kedaulatan NKRI yang utuh
B. Membagi laut kepulauan Indonesia menjadi kantong-kantong laut internasional
C. Menyerahkan perbatasan selat strategis kepada pengawasan PBB
D. Membatasi wilayah laut teritorial Indonesia hanya sejauh 3 mil dari garis pantai
E. Menyetujui klaim perbatasan sepihak negara tetangga
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Menyatukan seluruh perairan antar-pulau menjadi satu kesatuan NKRI
Analisis & Penjelasan:
Deklarasi Djuanda mengubah konsep batas laut warisan kolonial (3 mil) menjadi konsep negara kepulauan (archipelagic state) dengan laut teritorial 12 mil, sehingga perairan di antara pulau-pulau menjadi pemersatu bukan pemisah.
48
Soal Nomor 48
Wawasan Pertahanan Negara
Sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya secara terpadu dinamakan ….
A. Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata)
B. Sistem Pertahanan Wilayah Terpadu (SPWT)
C. Doktrin Militer Teritorial Terbatas
D. Strategi Ketahanan Sipil Darurat
E. Komando Pertahanan Nasional Terpusat
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Sishankamrata
Analisis & Penjelasan:
Berdasarkan Pasal 30 ayat (2) UUD 1945 dan UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, sistem pertahanan Indonesia adalah Sishankamrata dengan TNI sebagai komponen utama serta rakyat/sumber daya nasional sebagai komponen cadangan dan pendukung.
49
Soal Nomor 49
Pancasila & UUD 1945
Implementasi nilai Pancasila sila ketiga ‘Persatuan Indonesia’ dalam konteks pertahanan maritim Indonesia tercermin dalam tindakan ….
A. Menjaga keutuhan seluruh wilayah kedaulatan laut nusantara dari ancaman disintegrasi dan klaim sepihak asing
B. Memberikan kebebasan penuh kapal asing mengeksploitasi perairan kepulauan
C. Membatasi kerja sama diplomatik dengan seluruh negara tetangga
D. Menyerahkan pengamanan batas laut kepada armada swasta asing
E. Memusatkan penjagaan keamanan maritim hanya di pulau Jawa
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Menjaga keutuhan kedaulatan laut nusantara…
Analisis & Penjelasan:
Sila ketiga menekankan integritas, persatuan, dan keutuhan wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke tanpa terkecuali.
50
Soal Nomor 50
Sejarah Militer & Bela Negara
Peristiwa pertempuran heroik rakyat Surabaya tanggal 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan dipicu oleh tewasnya perwira tinggi militer Inggris, yaitu ….
A. Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
B. Jenderal Sir Philip Christison
C. Mayor Jenderal Robert Mansergh
D. Letnan Jenderal Ter Poorten
E. Kapten Raymond Westerling
💡 Lihat Kunci & Pembahasan
Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby
Analisis & Penjelasan:
Tewasnya Brigjen A.W.S. Mallaby di sekitar Jembatan Merah Surabaya pada 30 Oktober 1945 menjadi pemicu ultimatum Inggris yang berujung pada pertempuran dahsyat 10 November 1945.
Persiapkan diri Anda menghadapi seleksi UNHAN, IPDN, STAN, dan Sekolah Kedinasan lainnya dengan mengikuti simulasi tryout berstandar CAT nasional hanya di utbk.or.id.