52 Soal Latihan TKA Sejarah SMA/SMK & Kunci Jawaban Terlengkap

Share ke:
thumbnail artikel tka sejarah

Mata Pelajaran Sejarah dalam rumpun Tes Kemampuan Akademik (TKA) Soshum dan Kurikulum Merdeka menguji kemampuan berpikir kritis, analisis kausalitas (sebab-akibat), serta kronologis dalam memahami dinamika peradaban bangsa Indonesia dan peristiwa besar dunia. Ujian ini menuntut lebih dari sekadar menghafal tahun dan nama tokoh, melainkan memahami latar belakang sosiopolitis, dampak historis, dan relevansinya bagi kehidupan masa kini.

Untuk membantu Anda mempersiapkan diri menghadapi Asesmen Sekolah, UTBK SNBT, hingga Ujian Mandiri PTN, artikel ini menyajikan 52 Soal Latihan TKA Sejarah SMA/SMK Kurikulum Merdeka Lengkap dengan kunci jawaban dan analisis konteks sejarah interaktif.

Kisi-Kisi Materi Pokok Ujian TKA Sejarah SMA/SMK

  1. Pengantar Ilmu Sejarah: Konsep berpikir diakronik, sinkronik, kausalitas, periodisasi, historiografi, dan kritik sumber sejarah.
  2. Peradaban Nusantara: Zaman praaksara, perkembangan kerajaan Hindu-Buddha (Sriwijaya, Majapahit, Mataram Kuno), serta islamisasi nusantara (Samudera Pasai, Demak, Aceh, Mataram Islam, Gowa-Tallo).
  3. Kolonialisme & Pergerakan Nasional: Masuknya bangsa Barat (VOC & Hindia Belanda), perlawanan kedaerahan, politik etis, dan lahirnya organisasi modern (Budi Utomo, Sarekat Islam, Indische Partij, Sumpah Pemuda 1928).
  4. Pendudukan Jepang & Kemerdekaan: Dampak militerisasi Jepang, BPUPKI, PPKI, Proklamasi 17 Agustus 1945, serta perjuangan revolusi fisik dan diplomasi (1945–1949).
  5. Indonesia Pasca-Kemerdekaan: Dinamika Demokrasi Parlementer (Liberal), Demokrasi Terpimpin, Orde Baru, hingga Peristiwa Reformasi 1998.

Kumpulan 52 Soal TKA Sejarah SMA/SMK dan Pembahasan Lengkap

Uji daya ingat dan analisis peristiwa Anda pada setiap butir soal di bawah ini, lalu klik tombol “Lihat Kunci & Pembahasan” untuk memeriksa akurasi fakta sejarahnya:

1 Soal Nomor 1 Konsep Berpikir Sejarah
Kajian sejarah yang memanjang dalam waktu tetapi terbatas dalam ruang, dengan fokus meneliti perkembangan suatu peristiwa dari waktu ke waktu secara kronologis, menggunakan konsep berpikir ….
A. Diakronik (Kronologis)
B. Sinkronik
C. Anakronisme
D. Kausalitas sirkuler
E. Periodisasi spasial
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Diakronik (Kronologis)
Analisis Konteks Sejarah:

Konsep berpikir diakronik (berasal dari bahasa Yunani: dia = melintas, chronos = waktu) menekankan pada proses perjalanan waktu peristiwa sejarah secara runtut kronologis.

2 Soal Nomor 2 Masa Praaksara Indonesia
Kapak lonjong dan kapak persegi dengan permukaan halus yang digunakan pada masa bercocok tanam (food producing) merupakan peninggalan kebudayaan zaman ….
A. Paleolitikum
B. Mesolitikum
C. Neolitikum
D. Megalitikum
E. Perundagian
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: C – Neolitikum
Analisis Konteks Sejarah:

Zaman Neolitikum (Batu Muda) ditandai dengan revolusi pola hidup dari food gathering menjadi food producing, serta alat batu yang sudah diasah halus sempurna seperti kapak persegi dan lonjong.

3 Soal Nomor 3 Kerajaan Hindu-Buddha
Faktor geografis utama yang mendorong Kerajaan Sriwijaya berkembang pesat menjadi kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara pada abad ke-7 hingga ke-11 Masehi adalah ….
A. Letaknya yang sangat strategis di jalur pelayaran dagang Selat Malaka
B. Kesuburan tanah vulkanik di pedalaman pulau Sumatra
C. Tambang emas terbesar di Asia yang melimpah
D. Pasukan kavaleri berkuda yang mendominasi daratan
E. Bantuan militer penuh dari Dinasti Tang di Tiongkok
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Letak strategis di Selat Malaka
Analisis Konteks Sejarah:

Sriwijaya menguasai Selat Malaka dan Selat Sunda yang merupakan urat nadi perdagangan laut internasional antara India dan Tiongkok.

4 Soal Nomor 4 Kerajaan Islam Nusantara
Perlawanan Sultan Ageng Tirtayasa dari Kesultanan Banten terhadap VOC pada abad ke-17 mengalami kegagalan terutama disebabkan oleh ….
A. Politik adu domba (devide et impera) VOC terhadap Sultan Haji
B. Kalahnya jumlah armada tempur laut Banten
C. Terjadinya bencana alam tsunami di Selat Sunda
D. Pembelotan massal para ulama Banten ke pihak Belanda
E. Serangan mendadak dari Kesultanan Mataram Islam
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Politik adu domba VOC terhadap Sultan Haji
Analisis Konteks Sejarah:

VOC memanfaatkan konflik internal antara Sultan Ageng Tirtayasa dan putranya, Sultan Haji, dengan memberikan bantuan persenjataan kepada Sultan Haji demi memonopoli lada di Banten.

5 Soal Nomor 5 Pergerakan Nasional
Organisasi pergerakan nasional pertama di Hindia Belanda yang secara tegas dan terang-terangan mencanangkan tujuan kemerdekaan Indonesia (Indie los van Holland) adalah ….
A. Budi Utomo
B. Sarekat Islam
C. Indische Partij
D. Perhimpunan Indonesia
E. Partai Nasional Indonesia
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: C – Indische Partij
Analisis Konteks Sejarah:

Didirikan oleh Tiga Serangkai (Douwes Dekker, dr. Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat) pada tahun 1912 dengan asas politik non-kooperatif radikal menuntut kemerdekaan Indonesia.

6 Soal Nomor 6 Pendudukan Jepang di Indonesia
Kebijakan penyerahan wajib hasil panen padi dan pembentukan romusha pada masa pendudukan Jepang di Indonesia bertujuan untuk ….
A. Mendukung logistik dan tenaga kerja perang Asia Timur Raya Jepang
B. Meningkatkan taraf kesejahteraan petani pedesaan Indonesia
C. Membiayai program transmigrasi massal ke luar Jawa
D. Menyaingi ekspor beras komoditas Belanda di Eropa
E. Membantu pembangunan sarana pendidikan pribumi
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Mendukung logistik perang Asia Timur Raya
Analisis Konteks Sejarah:

Jepang memeras sumber daya alam dan tenaga kerja rakyat Indonesia guna menopang perang melawan tentara Sekutu dalam Perang Pasifik.

7 Soal Nomor 7 Proklamasi & Pembentukan Pemerintahan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

8 Soal Nomor 8 Revolusi Fisik & Diplomasi (1945-1949)
Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta yang dipimpin oleh Letkol Soeharto memiliki dampak politis dan diplomasi internasional yang sangat penting, yaitu ….
A. Membuktikan kepada dunia internasional bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis dan berdaya
B. Menghancurkan seluruh markas komando militer Belanda di Jawa
C. Memaksa Ratu Belanda menandatangani penyerahan kedaulatan tanpa syarat
D. Mengusir seluruh garnisun tentara Sekutu dari ibu kota Yogyakarta
E. Membubarkan perundingan Renville secara sepihak
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Membuktikan kepada dunia bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis
Analisis Konteks Sejarah:

Serangan 6 jam di Yogyakarta mematahkan propaganda Belanda di forum Dewan Keamanan PBB yang mengklaim bahwa Republik Indonesia telah hancur total pasca-Agresi Militer Belanda II.

9 Soal Nomor 9 Demokrasi Liberal & Pemilu 1955
Penyebab utama sering terjadinya pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal (1950–1959) di Indonesia adalah ….
A. Penerapan sistem parlementer multipartai yang rapuh dan maraknya mosi tidak percaya di parlemen
B. Campur tangan militer yang membatasi hak interpelasi DPR
C. Boikot total dari negara-negara Barat terhadap perekonomian nasional
D. Keengganan Presiden Soekarno mengesahkan susunan kabinet terpilih
E. Tuntutan referendum pemisahan daerah di seluruh pulau luar Jawa
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Penerapan sistem parlementer multipartai dan mosi tidak percaya
Analisis Konteks Sejarah:

Tanpa adanya partai mayoritas tunggal, kabinet koalisi sangat mudah dijatuhkan oleh mosi tidak percaya oposisi di parlemen.

10 Soal Nomor 10 Demokrasi Terpimpin & Dekrit Presiden 1959
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

11 Soal Nomor 11 Lahirnya Orde Baru & Pembangunan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

12 Soal Nomor 12 Krisis Moneter 1997 & Gerakan Reformasi 1998
Agenda utama Gerakan Reformasi tahun 1998 yang disuarakan oleh mahasiswa dan elemen masyarakat Indonesia mencakup ….
A. Turunkan Soeharto, amendemen UUD 1945, hapuskan Dwi Fungsi ABRI, dan tegakkan supremasi hukum/pemberantasan KKN
B. Kembali ke sistem monarki konstitusional nusantara
C. Pembubaran seluruh partai politik peserta Pemilu 1997
D. Menolak kerja sama dengan lembaga keuangan internasional
E. Membagi wilayah Indonesia menjadi negara-negara bagian federasi
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Amendemen UUD 1945, hapus Dwi Fungsi ABRI, dan berantas KKN
Analisis Konteks Sejarah:

Tuntutan Reformasi 1998 memuat 6 agenda pokok: Suksesi kepemimpinan nasional, Amendemen UUD 1945, Penghapusan Dwi Fungsi ABRI, Penegakan supremasi hukum, Otonomi daerah seluas-luasnya, dan Pemberantasan KKN.

13 Soal Nomor 13 Perang Dingin & Non-Aligned Movement (KAA)
Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KAA) yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 1955 menghasilkan kesepakatan prinsip hidup berdampingan secara damai yang dikenal sebagai ….
A. Dasasila Bandung
B. Piagam Jakarta
C. Deklarasi Bangkok
D. Piagam PBB Bab VII
E. Perjanjian Versailles
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Dasasila Bandung
Analisis Konteks Sejarah:

Dasasila Bandung memuat 10 prinsip pembebasan dari kolonialisme, penghormatan atas kedaulatan negara, dan peredaan ketegangan Perang Dingin dunia.

14 Soal Nomor 14 Revolusi Industri Dunia
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

15 Soal Nomor 15 Perang Dunia I & II
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

16 Soal Nomor 16 Sejarah Maritim Nusantara
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

17 Soal Nomor 17 Organisasi Regional (ASEAN, APEC)
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

18 Soal Nomor 18 Pendudukan Jepang di Indonesia
Kebijakan penyerahan wajib hasil panen padi dan pembentukan romusha pada masa pendudukan Jepang di Indonesia bertujuan untuk ….
A. Mendukung logistik dan tenaga kerja perang Asia Timur Raya Jepang
B. Meningkatkan taraf kesejahteraan petani pedesaan Indonesia
C. Membiayai program transmigrasi massal ke luar Jawa
D. Menyaingi ekspor beras komoditas Belanda di Eropa
E. Membantu pembangunan sarana pendidikan pribumi
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Mendukung logistik perang Asia Timur Raya
Analisis Konteks Sejarah:

Jepang memeras sumber daya alam dan tenaga kerja rakyat Indonesia guna menopang perang melawan tentara Sekutu dalam Perang Pasifik.

19 Soal Nomor 19 Proklamasi & Pembentukan Pemerintahan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

20 Soal Nomor 20 Revolusi Fisik & Diplomasi (1945-1949)
Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta yang dipimpin oleh Letkol Soeharto memiliki dampak politis dan diplomasi internasional yang sangat penting, yaitu ….
A. Membuktikan kepada dunia internasional bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis dan berdaya
B. Menghancurkan seluruh markas komando militer Belanda di Jawa
C. Memaksa Ratu Belanda menandatangani penyerahan kedaulatan tanpa syarat
D. Mengusir seluruh garnisun tentara Sekutu dari ibu kota Yogyakarta
E. Membubarkan perundingan Renville secara sepihak
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Membuktikan kepada dunia bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis
Analisis Konteks Sejarah:

Serangan 6 jam di Yogyakarta mematahkan propaganda Belanda di forum Dewan Keamanan PBB yang mengklaim bahwa Republik Indonesia telah hancur total pasca-Agresi Militer Belanda II.

21 Soal Nomor 21 Demokrasi Liberal & Pemilu 1955
Penyebab utama sering terjadinya pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal (1950–1959) di Indonesia adalah ….
A. Penerapan sistem parlementer multipartai yang rapuh dan maraknya mosi tidak percaya di parlemen
B. Campur tangan militer yang membatasi hak interpelasi DPR
C. Boikot total dari negara-negara Barat terhadap perekonomian nasional
D. Keengganan Presiden Soekarno mengesahkan susunan kabinet terpilih
E. Tuntutan referendum pemisahan daerah di seluruh pulau luar Jawa
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Penerapan sistem parlementer multipartai dan mosi tidak percaya
Analisis Konteks Sejarah:

Tanpa adanya partai mayoritas tunggal, kabinet koalisi sangat mudah dijatuhkan oleh mosi tidak percaya oposisi di parlemen.

22 Soal Nomor 22 Demokrasi Terpimpin & Dekrit Presiden 1959
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

23 Soal Nomor 23 Lahirnya Orde Baru & Pembangunan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

24 Soal Nomor 24 Krisis Moneter 1997 & Gerakan Reformasi 1998
Agenda utama Gerakan Reformasi tahun 1998 yang disuarakan oleh mahasiswa dan elemen masyarakat Indonesia mencakup ….
A. Turunkan Soeharto, amendemen UUD 1945, hapuskan Dwi Fungsi ABRI, dan tegakkan supremasi hukum/pemberantasan KKN
B. Kembali ke sistem monarki konstitusional nusantara
C. Pembubaran seluruh partai politik peserta Pemilu 1997
D. Menolak kerja sama dengan lembaga keuangan internasional
E. Membagi wilayah Indonesia menjadi negara-negara bagian federasi
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Amendemen UUD 1945, hapus Dwi Fungsi ABRI, dan berantas KKN
Analisis Konteks Sejarah:

Tuntutan Reformasi 1998 memuat 6 agenda pokok: Suksesi kepemimpinan nasional, Amendemen UUD 1945, Penghapusan Dwi Fungsi ABRI, Penegakan supremasi hukum, Otonomi daerah seluas-luasnya, dan Pemberantasan KKN.

25 Soal Nomor 25 Perang Dingin & Non-Aligned Movement (KAA)
Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KAA) yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 1955 menghasilkan kesepakatan prinsip hidup berdampingan secara damai yang dikenal sebagai ….
A. Dasasila Bandung
B. Piagam Jakarta
C. Deklarasi Bangkok
D. Piagam PBB Bab VII
E. Perjanjian Versailles
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Dasasila Bandung
Analisis Konteks Sejarah:

Dasasila Bandung memuat 10 prinsip pembebasan dari kolonialisme, penghormatan atas kedaulatan negara, dan peredaan ketegangan Perang Dingin dunia.

26 Soal Nomor 26 Revolusi Industri Dunia
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

27 Soal Nomor 27 Perang Dunia I & II
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

28 Soal Nomor 28 Sejarah Maritim Nusantara
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

29 Soal Nomor 29 Organisasi Regional (ASEAN, APEC)
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

30 Soal Nomor 30 Pendudukan Jepang di Indonesia
Kebijakan penyerahan wajib hasil panen padi dan pembentukan romusha pada masa pendudukan Jepang di Indonesia bertujuan untuk ….
A. Mendukung logistik dan tenaga kerja perang Asia Timur Raya Jepang
B. Meningkatkan taraf kesejahteraan petani pedesaan Indonesia
C. Membiayai program transmigrasi massal ke luar Jawa
D. Menyaingi ekspor beras komoditas Belanda di Eropa
E. Membantu pembangunan sarana pendidikan pribumi
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Mendukung logistik perang Asia Timur Raya
Analisis Konteks Sejarah:

Jepang memeras sumber daya alam dan tenaga kerja rakyat Indonesia guna menopang perang melawan tentara Sekutu dalam Perang Pasifik.

31 Soal Nomor 31 Proklamasi & Pembentukan Pemerintahan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

32 Soal Nomor 32 Revolusi Fisik & Diplomasi (1945-1949)
Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta yang dipimpin oleh Letkol Soeharto memiliki dampak politis dan diplomasi internasional yang sangat penting, yaitu ….
A. Membuktikan kepada dunia internasional bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis dan berdaya
B. Menghancurkan seluruh markas komando militer Belanda di Jawa
C. Memaksa Ratu Belanda menandatangani penyerahan kedaulatan tanpa syarat
D. Mengusir seluruh garnisun tentara Sekutu dari ibu kota Yogyakarta
E. Membubarkan perundingan Renville secara sepihak
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Membuktikan kepada dunia bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis
Analisis Konteks Sejarah:

Serangan 6 jam di Yogyakarta mematahkan propaganda Belanda di forum Dewan Keamanan PBB yang mengklaim bahwa Republik Indonesia telah hancur total pasca-Agresi Militer Belanda II.

33 Soal Nomor 33 Demokrasi Liberal & Pemilu 1955
Penyebab utama sering terjadinya pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal (1950–1959) di Indonesia adalah ….
A. Penerapan sistem parlementer multipartai yang rapuh dan maraknya mosi tidak percaya di parlemen
B. Campur tangan militer yang membatasi hak interpelasi DPR
C. Boikot total dari negara-negara Barat terhadap perekonomian nasional
D. Keengganan Presiden Soekarno mengesahkan susunan kabinet terpilih
E. Tuntutan referendum pemisahan daerah di seluruh pulau luar Jawa
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Penerapan sistem parlementer multipartai dan mosi tidak percaya
Analisis Konteks Sejarah:

Tanpa adanya partai mayoritas tunggal, kabinet koalisi sangat mudah dijatuhkan oleh mosi tidak percaya oposisi di parlemen.

34 Soal Nomor 34 Demokrasi Terpimpin & Dekrit Presiden 1959
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

35 Soal Nomor 35 Lahirnya Orde Baru & Pembangunan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

36 Soal Nomor 36 Krisis Moneter 1997 & Gerakan Reformasi 1998
Agenda utama Gerakan Reformasi tahun 1998 yang disuarakan oleh mahasiswa dan elemen masyarakat Indonesia mencakup ….
A. Turunkan Soeharto, amendemen UUD 1945, hapuskan Dwi Fungsi ABRI, dan tegakkan supremasi hukum/pemberantasan KKN
B. Kembali ke sistem monarki konstitusional nusantara
C. Pembubaran seluruh partai politik peserta Pemilu 1997
D. Menolak kerja sama dengan lembaga keuangan internasional
E. Membagi wilayah Indonesia menjadi negara-negara bagian federasi
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Amendemen UUD 1945, hapus Dwi Fungsi ABRI, dan berantas KKN
Analisis Konteks Sejarah:

Tuntutan Reformasi 1998 memuat 6 agenda pokok: Suksesi kepemimpinan nasional, Amendemen UUD 1945, Penghapusan Dwi Fungsi ABRI, Penegakan supremasi hukum, Otonomi daerah seluas-luasnya, dan Pemberantasan KKN.

37 Soal Nomor 37 Perang Dingin & Non-Aligned Movement (KAA)
Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KAA) yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 1955 menghasilkan kesepakatan prinsip hidup berdampingan secara damai yang dikenal sebagai ….
A. Dasasila Bandung
B. Piagam Jakarta
C. Deklarasi Bangkok
D. Piagam PBB Bab VII
E. Perjanjian Versailles
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Dasasila Bandung
Analisis Konteks Sejarah:

Dasasila Bandung memuat 10 prinsip pembebasan dari kolonialisme, penghormatan atas kedaulatan negara, dan peredaan ketegangan Perang Dingin dunia.

38 Soal Nomor 38 Revolusi Industri Dunia
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

39 Soal Nomor 39 Perang Dunia I & II
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

40 Soal Nomor 40 Sejarah Maritim Nusantara
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

41 Soal Nomor 41 Organisasi Regional (ASEAN, APEC)
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

42 Soal Nomor 42 Pendudukan Jepang di Indonesia
Kebijakan penyerahan wajib hasil panen padi dan pembentukan romusha pada masa pendudukan Jepang di Indonesia bertujuan untuk ….
A. Mendukung logistik dan tenaga kerja perang Asia Timur Raya Jepang
B. Meningkatkan taraf kesejahteraan petani pedesaan Indonesia
C. Membiayai program transmigrasi massal ke luar Jawa
D. Menyaingi ekspor beras komoditas Belanda di Eropa
E. Membantu pembangunan sarana pendidikan pribumi
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Mendukung logistik perang Asia Timur Raya
Analisis Konteks Sejarah:

Jepang memeras sumber daya alam dan tenaga kerja rakyat Indonesia guna menopang perang melawan tentara Sekutu dalam Perang Pasifik.

43 Soal Nomor 43 Proklamasi & Pembentukan Pemerintahan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

44 Soal Nomor 44 Revolusi Fisik & Diplomasi (1945-1949)
Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta yang dipimpin oleh Letkol Soeharto memiliki dampak politis dan diplomasi internasional yang sangat penting, yaitu ….
A. Membuktikan kepada dunia internasional bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis dan berdaya
B. Menghancurkan seluruh markas komando militer Belanda di Jawa
C. Memaksa Ratu Belanda menandatangani penyerahan kedaulatan tanpa syarat
D. Mengusir seluruh garnisun tentara Sekutu dari ibu kota Yogyakarta
E. Membubarkan perundingan Renville secara sepihak
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Membuktikan kepada dunia bahwa TNI dan Republik Indonesia masih eksis
Analisis Konteks Sejarah:

Serangan 6 jam di Yogyakarta mematahkan propaganda Belanda di forum Dewan Keamanan PBB yang mengklaim bahwa Republik Indonesia telah hancur total pasca-Agresi Militer Belanda II.

45 Soal Nomor 45 Demokrasi Liberal & Pemilu 1955
Penyebab utama sering terjadinya pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal (1950–1959) di Indonesia adalah ….
A. Penerapan sistem parlementer multipartai yang rapuh dan maraknya mosi tidak percaya di parlemen
B. Campur tangan militer yang membatasi hak interpelasi DPR
C. Boikot total dari negara-negara Barat terhadap perekonomian nasional
D. Keengganan Presiden Soekarno mengesahkan susunan kabinet terpilih
E. Tuntutan referendum pemisahan daerah di seluruh pulau luar Jawa
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Penerapan sistem parlementer multipartai dan mosi tidak percaya
Analisis Konteks Sejarah:

Tanpa adanya partai mayoritas tunggal, kabinet koalisi sangat mudah dijatuhkan oleh mosi tidak percaya oposisi di parlemen.

46 Soal Nomor 46 Demokrasi Terpimpin & Dekrit Presiden 1959
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

47 Soal Nomor 47 Lahirnya Orde Baru & Pembangunan
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

48 Soal Nomor 48 Krisis Moneter 1997 & Gerakan Reformasi 1998
Agenda utama Gerakan Reformasi tahun 1998 yang disuarakan oleh mahasiswa dan elemen masyarakat Indonesia mencakup ….
A. Turunkan Soeharto, amendemen UUD 1945, hapuskan Dwi Fungsi ABRI, dan tegakkan supremasi hukum/pemberantasan KKN
B. Kembali ke sistem monarki konstitusional nusantara
C. Pembubaran seluruh partai politik peserta Pemilu 1997
D. Menolak kerja sama dengan lembaga keuangan internasional
E. Membagi wilayah Indonesia menjadi negara-negara bagian federasi
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Amendemen UUD 1945, hapus Dwi Fungsi ABRI, dan berantas KKN
Analisis Konteks Sejarah:

Tuntutan Reformasi 1998 memuat 6 agenda pokok: Suksesi kepemimpinan nasional, Amendemen UUD 1945, Penghapusan Dwi Fungsi ABRI, Penegakan supremasi hukum, Otonomi daerah seluas-luasnya, dan Pemberantasan KKN.

49 Soal Nomor 49 Perang Dingin & Non-Aligned Movement (KAA)
Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KAA) yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 1955 menghasilkan kesepakatan prinsip hidup berdampingan secara damai yang dikenal sebagai ….
A. Dasasila Bandung
B. Piagam Jakarta
C. Deklarasi Bangkok
D. Piagam PBB Bab VII
E. Perjanjian Versailles
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Dasasila Bandung
Analisis Konteks Sejarah:

Dasasila Bandung memuat 10 prinsip pembebasan dari kolonialisme, penghormatan atas kedaulatan negara, dan peredaan ketegangan Perang Dingin dunia.

50 Soal Nomor 50 Revolusi Industri Dunia
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

51 Soal Nomor 51 Perang Dunia I & II
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

52 Soal Nomor 52 Sejarah Maritim Nusantara
Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal J. van den Bosch pada tahun 1830 di Hindia Belanda dilatarbelakangi oleh ….
A. Kas kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong akibat Perang Jawa (Diponegoro) dan Perang Belgia
B. Keinginan Belanda membantu swasembada pangan rakyat pribumi
C. Perjanjian damai dengan para raja dan kesultanan di Jawa
D. Permintaan pasar bebas pedagang Inggris di Batavia
E. Tuntutan para bangsawan lokal untuk mengelola perkebunan modern
πŸ’‘ Lihat Kunci & Pembahasan Buka/Tutup
Kunci Jawaban: A – Kas keuangan Belanda kosong akibat Perang Jawa dan Belgia
Analisis Konteks Sejarah:

Perang Diponegoro (1825-1830) menguras kas Belanda hingga puluhan juta gulden, sehingga Van den Bosch mencetuskan Cultuurstelsel untuk mengisi kas pemerintah kolonial secara paksa.

Tips Efektif Belajar Sejarah untuk Ujian Masuk PTN

  • Gunakan Peta Konsep Kronologis (Timeline): Buat garis waktu peristiwa agar Anda tidak tertukar urutan babak sejarah (misal urutan perundingan: Linggarjati → Renville → Roem-Royen → KMB).
  • Fokus pada Latar Belakang & Dampak: Pembuat soal UTBK jarang menanyakan tanggal secara kaku, melainkan menguji pemahaman Anda terhadap alasan terjadinya peristiwa (causality) dan dampaknya bagi struktur sosial bangsa.
  • Kaitkan Kebijakan Kolonial dengan Perekonomian: Pahami perbedaan esensial antara sistem monopoli dagang VOC, sistem sewa tanah Raffles (Landrent), dan tanam paksa Van den Bosch (Cultuurstelsel).

Simulasi Tryout Soshum Online di UTBK.or.id

Persiapkan diri Anda meraih nilai maksimal pada rumpun Soshum dan Penalaran Sejarah dengan mengikuti simulasi tryout online berstandar nasional di utbk.or.id.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
X
Cara Mudah Beli Paket Soal!
Kategori

Ikuti Simulasi TKA berbasis CAT, Gratis! Klik Disini

Butuh Bantuan?