50+ Soal Tes Masuk Universitas Trisakti Lengkap Pembahasan & Kisi-Kisi

Share ke:
100+ Soal Tes Masuk Universitas Trisakti + Kisi-kisi dan Pembahasan


Memasuki Universitas Trisakti merupakan impian banyak calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan tinggi di salah satu kampus ternama di Indonesia. Sebagai universitas swasta dengan reputasi akademik yang kuat dan jaringan alumni luas, Trisakti memiliki standar seleksi yang ketat dalam menjaring mahasiswa baru. Tes masuk Universitas Trisakti tidak hanya mengukur kemampuan akademik dasar seperti Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, tetapi juga menilai kemampuan berpikir logis, analitis, dan pemecahan masalah yang menjadi indikator kesiapan calon mahasiswa menghadapi dunia perkuliahan.

Oleh karena itu, memahami pola soal dan kisi-kisi Tes Masuk Universitas Trisakti menjadi langkah strategis bagi siapa pun yang ingin lolos seleksi. Dengan mempelajari contoh soal beserta pembahasannya, calon mahasiswa dapat mengenali tipe pertanyaan yang sering muncul, strategi menjawab yang efektif, dan area materi yang perlu dikuasai lebih dalam. Artikel ini akan membahas secara lengkap contoh Soal Tes Masuk Universitas Trisakti beserta pembahasan dan kisi-kisi terbarunya, agar kamu bisa mempersiapkan diri dengan lebih matang dan percaya diri menghadapi ujian seleksi nanti.

Kisi-kisi Soal Tes Masuk Universitas Trisakti

Berikut kisi-kisi Tes Masuk Universitas Trisakti yang bisa menjadi panduan belajar calon mahasiswa. Kisi-kisi ini disusun berdasarkan pola umum seleksi masuk universitas swasta papan atas dan materi akademik SMA yang paling sering diuji.

1. Bahasa Indonesia
  • Pemahaman Bacaan Kompleks: Mengukur kemampuan memahami ide pokok, makna tersirat, dan kesimpulan dari teks panjang.
  • Ejaan dan Tata Bahasa: Uji kemampuan dalam penggunaan kalimat efektif, tanda baca, dan struktur kalimat.
  • Makna Kata dan Sinonim: Mengidentifikasi hubungan makna, padanan kata, serta konteks penggunaan dalam kalimat.
  • Paragraf dan Logika Bahasa: Menguji kemampuan menyusun paragraf yang padu dan logis berdasarkan ide utama.
2. Bahasa Inggris
  • Reading Comprehension: Pemahaman terhadap teks akademik, termasuk inferensi dan ide utama.
  • Grammar & Structure: Penggunaan tenses, prepositions, conjunctions, dan conditional sentences.
  • Vocabulary in Context: Menentukan makna kata dalam kalimat atau paragraf.
  • Error Recognition: Mengidentifikasi kesalahan tata bahasa dalam kalimat.
3. Matematika Dasar
  • Aritmetika dan Aljabar: Operasi bilangan, persamaan linear, kuadrat, dan sistem persamaan.
  • Geometri dan Trigonometri: Bentuk bangun datar, ruang, perbandingan trigonometri, serta penerapannya.
  • Statistika dan Peluang: Pengolahan data sederhana, rata-rata, median, modus, dan peluang kejadian.
  • Logika dan Penalaran Matematis: Soal berbasis pola, deret, dan penalaran numerik tingkat menengah.
4. Penalaran Logis dan Analitis
  • Logika Deduktif dan Induktif: Menarik kesimpulan berdasarkan premis dan pola berpikir rasional.
  • Analisis Kasus dan Hubungan Sebab-Akibat: Menentukan keterkaitan antara peristiwa dan argumen.
  • Pemecahan Masalah (Problem Solving): Menguji kemampuan berpikir kritis terhadap situasi baru.
  • Penalaran Diagramatik: Soal berbasis tabel, grafik, dan diagram yang membutuhkan interpretasi data.
5. Pengetahuan Umum dan Akademik
  • Kewarganegaraan & Nasionalisme: Pemahaman dasar tentang konstitusi, Pancasila, dan sistem pemerintahan.
  • Sains Umum: Konsep dasar Fisika, Biologi, dan Kimia yang sering muncul dalam konteks kehidupan sehari-hari.
  • Isu Aktual dan Literasi Digital: Mengukur kepekaan terhadap perkembangan sosial, teknologi, dan budaya terkini.

Kumpulan 50+ Soal Tes Masuk Universitas Trisakti Lengkap Pembahasan

📘 Bank Soal Tes Masuk Universitas Trisakti (USM Trisakti) Terlengkap: Di bawah ini disajikan 52 Soal Latihan Tes Masuk Universitas Trisakti yang disusun sesuai standar USM terbaru, mencakup Tes Potensi Akademik / Penalaran Skolastik & Logika Verbal (1-14), Matematika Dasar, Numerik & Aritmetika Praktis (15-28), Kemampuan Bahasa Inggris Komunikatif & Reading Comprehension (29-40), serta Pengetahuan Umum, Wawasan Kebangsaan & Logika Analitik Kasus (41-52). Klik tombol akordeon di setiap nomor untuk meninjau kunci jawaban dan pembahasan komprehensifnya!

Soal #1 • Penalaran Verbal (Sinonim) Standar USM Trisakti

Sinonim yang paling tepat dan kontekstual untuk kata PARADIGMA adalah…

A. Kerangka berpikir
B. Pola perilaku praktis
C. Standar operasional
D. Metodologi sampling
E. Rencana anggaran kerja
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Paradigma menurut KBBI adalah kerangka berpikir, model teoretis, atau pola acuan berpikir yang mendasari pendekatan ilmiah dalam memecahkan masalah.
Soal #2 • Penalaran Verbal (Antonim) Standar USM Trisakti

Lawan kata (antonim) yang paling tepat untuk kata PROGRESIF adalah…

A. Dinamis
B. Regresif
C. Inklusif
D. Ekspansif
E. Visioner
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Progresif memiliki makna bergerak ke arah kemajuan atau perbaikan berkelanjutan. Lawan katanya adalah regresif, yang berarti bergerak mundur atau mengalami penurunan/kemunduran.
Soal #3 • Penalaran Verbal (Analogi Kata) Standar USM Trisakti

HIPOTESIS : EKSPERIMEN setara dengan ASUMSI : …

A. Teori
B. Kesimpulan
C. Prediksi
D. Verifikasi
E. Justifikasi
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: D

Pembahasan:
Suatu hipotesis dibuktikan kebenarannya melalui proses eksperimen, sebagaimana suatu asumsi diuji kebenarannya melalui proses verifikasi.
Soal #4 • Penalaran Verbal (Analogi Tiga Unsur) Standar USM Trisakti

Pilihlah pasangan analogi tiga unsur yang memiliki relasi sepadan:
ARSITEK : CETAK BIRU : GEDUNG

A. Sutradara : Skenario : Film
B. Komponis : Partitur : Penonton
C. Dokter : Resep : Rumah Sakit
D. Penulis : Buku : Royalti
E. Pahat : Patung : Seniman
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Arsitek menyusun cetak biru (desain perencanaan) untuk memproduksi gedung. Relasi yang identik adalah sutradara yang mengarahkan skenario untuk memproduksi film.
Soal #5 • Silogisme Kategorik Standar USM Trisakti

Perhatikan premis-premis berikut:
1. Semua sarjana rekayasa industri Universitas Trisakti menguasai analisis optimalisasi sistem.
2. Sebagian analis manajemen logistik adalah sarjana rekayasa industri Universitas Trisakti.
Kesimpulan yang sah dan niscaya benar adalah…

A. Semua analis manajemen logistik menguasai analisis optimalisasi sistem.
B. Sebagian analis manajemen logistik menguasai analisis optimalisasi sistem.
C. Analis yang tidak menguasai optimalisasi sistem bukan sarjana perguruan tinggi.
D. Tidak ada sarjana rekayasa industri yang menjadi analis logistik.
E. Semua yang menguasai optimalisasi sistem adalah analis manajemen logistik.
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Berdasarkan silogisme kategorik modis Darii (Semua M adalah P, Sebagian S adalah M $\implies$ Sebagian S adalah P). Sebagian analis manajemen logistik yang berasal dari sarjana rekayasa industri Trisakti pasti menguasai analisis optimalisasi sistem.
Soal #6 • Penalaran Logika Kondisional (Modus Tollens) Standar USM Trisakti

Jika sebuah proyek konstruksi jalan layang lolos audit kelayakan AMDAL dan kekuatan struktur, maka dinas pekerjaan umum akan menerbitkan izin konstruksi fisik.
Fakta di lapangan: Dinas pekerjaan umum TIDAK menerbitkan izin konstruksi fisik proyek jalan layang tersebut.
Kesimpulan yang logis adalah…

A. Proyek konstruksi sedang mengalami kekurangan suplai material semen.
B. Proyek konstruksi jalan layang tidak lolos audit kelayakan AMDAL atau tidak lolos uji kekuatan struktur.
C. Dinas pekerjaan umum mengubah rencana tata ruang secara sepihak.
D. Kontraktor proyek mengundurkan diri dari proses tender pemerintah.
E. Masyarakat setempat menolak rencana pembangunan jalan layang.
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Berdasarkan prinsip Modus Tollens ($P \implies Q$, diketahui $\neg Q$, maka kesimpulannya $\neg P$). Karena $P = (A \land B)$, maka ingkarannya berdasarkan Hukum De Morgan adalah $\neg A \lor \neg B$ (tidak lolos audit AMDAL atau tidak lolos uji kekuatan struktur).
Soal #7 • Penalaran Analitis (Urutan Jadwal) Standar USM Trisakti

Enam mahasiswa (Rendi, Sinta, Tio, Uma, Vina, Wawan) dijadwalkan wawancara seleksi program pertukaran mahasiswa secara berurutan nomor 1 sampai 6:
• Sinta diwawancarai pada urutan pertama.
• Wawan diwawancarai pada urutan terakhir (ke-6).
• Tio diwawancarai tepat sebelum Vina.
• Rendi diwawancarai setelah Uma, tetapi sebelum Tio.
Siapakah yang menempati urutan wawancara ke-3?

A. Uma
B. Sinta
C. Tio
D. Rendi
E. Vina
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: D

Pembahasan:
Urutan ke-1 adalah Sinta, urutan ke-6 adalah Wawan. Sisa slot (2, 3, 4, 5) harus memenuhi: Uma sebelum Rendi, Rendi sebelum Tio, dan Tio tepat sebelum Vina. Urutan yang tepat adalah: 1. Sinta, 2. Uma, 3. Rendi, 4. Tio, 5. Vina, 6. Wawan. Maka urutan ke-3 adalah Rendi.
Soal #8 • Penalaran Analitis (Kombinasi Tim) Standar USM Trisakti

Sebuah tim perancang tata kota beranggotakan 3 orang akan dibentuk dari 5 pakar: Arsitek (A), Planolog (P), Ekonom (E), Insinyur Sipil (S), dan Pakar Lingkungan (L).
Ketentuan:
• Jika A terpilih, maka E tidak boleh dipilih.
• P dan S harus dipilih bersama-sama atau keduanya tidak dipilih sama sekali.
• Insinyur Sipil (S) dipastikan terpilih.
• Planolog (P) tidak bersedia bekerja sama dengan A.
Siapakah tiga pakar yang membentuk tim tersebut?

A. A, P, S
B. P, S, E
C. P, S, L
D. A, S, L
E. P, E, L
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: C

Pembahasan:
Karena S terpilih, maka P wajib terpilih (P dan S selalu bersama). Karena P terpilih dan tidak bersedia bersama A, maka A tidak boleh dipilih. Anggota tim yang sudah pasti adalah {P, S}. Karena A tidak dipilih dan slot ketiga harus diisi, pilihan yang tersisa antara E atau L. Namun jika kita memilih L, tim menjadi {P, S, L} yang memenuhi seluruh syarat tanpa konflik.
Soal #9 • Pemahaman Wacana Kritis (Ide Pokok) Standar USM Trisakti

Bacalah kutipan teks berikut:
‘Konsep pembangunan kota cerdas (smart city) berkelanjutan tidak sekadar bertumpu pada modernisasi infrastruktur teknologi informasi semata. Esensi utamanya terletak pada integrasi antara efisiensi energi terbarukan, pengelolaan transportasi massal ramah lingkungan, serta pelibatan aktif warga kota. Tanpa literasi ekologis dan inklusi sosial, digitalisasi tata kota justru berisiko memicu segregasi spasial dan ketimpangan akses terhadap layanan publik.’
Ide pokok paragraf di atas adalah…

A. Pentingnya anggaran besar bagi pengadaan jaringan internet perkotaan.
B. Smart city berkelanjutan memerlukan sinergi teknologi, kepedulian lingkungan, dan partisipasi warga.
C. Digitalisasi tata ruang pasti menyebabkan ketimpangan fasilitas publik.
D. Kegagalan sistem transportasi massal akibat kurangnya sensor pintar.
E. Peran tunggal pemerintah dalam merancang tata kelola kota mandiri.
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Ide pokok kalimat utama menegaskan bahwa esensi kota cerdas berkelanjutan bukan hanya teknologi, melainkan integrasi efisiensi energi, transportasi ramah lingkungan, dan partisipasi warga agar tidak terjadi ketimpangan.
Soal #10 • Penalaran Evaluatif Argumen Standar USM Trisakti

Seorang konsultan perkotaan mengklaim bahwa pemberlakuan kebijakan tarif parkir progresif yang sangat tinggi di kawasan segitiga emas Jakarta akan serta-merta menurunkan volume kemacetan mobil pribadi di jalan protokol sebesar 40%.
Temuan manakah yang paling MELEMAHKAN klaim konsultan tersebut?

A. Tarif parkir gedung swasta ditentukan oleh pengelola gedung masing-masing.
B. Kapasitas dan frekuensi armada transportasi umum massal sudah ditingkatkan 20%.
C. Sebagian perkantoran menerapkan fleksibilitas jam masuk kerja bertahap.
D. Kendaraan listrik mendapatkan insentif pembebasan ganjil-genap.
E. Mayoritas pengemudi mobil pribadi memilih menggunakan layanan sopir pribadi yang terus berputar di jalan tanpa pernah memarkirkan kendaraannya di area parkir resmi.
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: E

Pembahasan:
Jika para pengemudi mobil pribadi menggunakan jasa sopir yang terus berputar-putar di jalan raya tanpa memarkirkan mobilnya, maka kenaikan tarif parkir gedung tidak akan menurunkan volume mobil di jalan raya, sehingga melemahkan klaim konsultan.
Soal #11 • Deret Bilangan & Pola Aritmetika Standar USM Trisakti

Tentukan angka berikutnya dari deret: 2, 5, 11, 23, 47, …

A. 91
B. 93
C. 95
D. 97
E. 99
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: C

Pembahasan:
Pola deret: suku berikutnya diperoleh dari dua kali suku sebelumnya ditambah 1 ($U_n = 2 \times U_{n-1} + 1$).
$2 \times 2 + 1 = 5$
$5 \times 2 + 1 = 11$
$11 \times 2 + 1 = 23$
$23 \times 2 + 1 = 47$
$47 \times 2 + 1 = 94 + 1 = 95$.
Soal #12 • Deret Angka Pola Selisih Bertingkat Standar USM Trisakti

Tentukan angka lanjutan dari barisan bilangan: 4, 7, 12, 19, 28, 39, …

A. 50
B. 52
C. 54
D. 56
E. 58
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Perhatikan selisih antarsuku berurutan:
$7 – 4 = 3$
$12 – 7 = 5$
$19 – 12 = 7$
$28 – 19 = 9$
$39 – 28 = 11$
Selisihnya membentuk barisan bilangan ganjil (+3, +5, +7, +9, +11, +13).
Suku berikutnya: $39 + 13 = 52$.
Soal #13 • Deret Abjad & Pola Huruf Standar USM Trisakti

Tentukan huruf berikutnya dari rangkaian huruf berikut: C, F, I, L, O, …

A. P
B. Q
C. R
D. S
E. T
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: C

Pembahasan:
Konversikan ke urutan alfabet: C (3), F (6), I (9), L (12), O (15). Polanya selalu bertambah 3 (+3). Huruf urutan ke-$15 + 3 = 18$ adalah R.
Soal #14 • Penalaran Spasial & Hubungan Sisi Kubus Standar USM Trisakti

Sebuah kubus memiliki 6 bidang sisi dengan simbol: Lingkaran berhadapan dengan Persegi, Segitiga berhadapan dengan Bintang, serta Belah Ketupat berhadapan dengan Tanda Silang.
Jika kubus diletakkan di atas meja dengan sisi Segitiga di bagian atas (atap) dan sisi Lingkaran di bagian depan, maka simbol manakah yang TIDAK MUNGKIN berada di sisi samping kanan kubus?

A. Belah Ketupat
B. Tanda Silang
C. Persegi
D. Segitiga
E. Bintang
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: E

Pembahasan:
Karena Segitiga berhadapan langsung dengan Bintang, jika Segitiga berada di posisi atas, maka Bintang mutlak menempati posisi dasar (alas/bawah). Dengan demikian, Bintang mustahil berada di sisi samping kanan.
Soal #15 • Aljabar & Faktorisasi Polinomial Standar USM Trisakti

Jika diketahui $x + y = 7$ dan $x \cdot y = 10$, maka nilai dari $x^3 + y^3$ adalah…

A. 123
B. 133
C. 143
D. 153
E. 163
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Gunakan identitas aljabar pangkat tiga:
$x^3 + y^3 = (x + y)^3 – 3xy(x + y)$
$x^3 + y^3 = (7)^3 – 3(10)(7) = 343 – 210 = 133$.
Soal #16 • Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Standar USM Trisakti

Di toko perlengkapan teknik, harga 3 buah buku sketsa gambar dan 2 pensil mekanik adalah Rp48.000,00. Sedangkan harga 2 buah buku sketsa gambar dan 5 pensil mekanik sejenis adalah Rp54.000,00. Berapakah harga total yang harus dibayar oleh mahasiswa yang membeli 4 buah buku sketsa gambar dan 3 pensil mekanik?

A. Rp60.000,00
B. Rp62.000,00
C. Rp64.000,00
D. Rp66.000,00
E. Rp70.000,00
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: D

Pembahasan:
Misalkan harga buku sketsa $= x$ dan pensil mekanik $= y$.
(1) $3x + 2y = 48.000$ (kalikan 2: $6x + 4y = 96.000$)
(2) $2x + 5y = 54.000$ (kalikan 3: $6x + 15y = 162.000$)
Selisih (2) – (1): $11y = 66.000 \implies y = 6.000$.
Substitusi ke (1): $3x + 2(6.000) = 48.000 \implies 3x = 36.000 \implies x = 12.000$.
Harga $4x + 3y = 4(12.000) + 3(6.000) = 48.000 + 18.000 = \text{Rp}66.000,00$.
Soal #17 • Persamaan Kuadrat & Rumus Vieta Standar USM Trisakti

Jika $p$ dan $q$ merupakan akar-akar penyelesaian dari persamaan kuadrat $2x^2 – 6x + 1 = 0$, maka nilai dari ekspresi $\frac{p}{q} + \frac{q}{p}$ adalah…

A. 14
B. 16
C. 18
D. 20
E. 22
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Berdasarkan teorema Vieta untuk $2x^2 – 6x + 1 = 0$:
$p + q = -\frac{-6}{2} = 3$ dan $p \cdot q = \frac{1}{2}$.
Bentuk rasional:
$\frac{p}{q} + \frac{q}{p} = \frac{p^2 + q^2}{pq} = \frac{(p + q)^2 – 2pq}{pq} = \frac{3^2 – 2(1/2)}{1/2} = \frac{9 – 1}{0.5} = \frac{8}{0.5} = 16$.
Soal #18 • Fungsi Rasional & Invers Fungsi Standar USM Trisakti

Diketahui fungsi $f(x) = \frac{2x + 5}{x – 3}$ dengan $x \neq 3$. Nilai dari $f^{-1}(4)$ adalah…

A. 6,5
B. 7,0
C. 8,0
D. 8,5
E. 9,5
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: D

Pembahasan:
Nilai $f^{-1}(4) = x$ ekuivalen dengan $f(x) = 4$.
$\frac{2x + 5}{x – 3} = 4$
$2x + 5 = 4(x – 3)$
$2x + 5 = 4x – 12$
$2x = 17 \implies x = 8,5$.
Soal #19 • Bentuk Akar & Rasionalisasi Penyebut Standar USM Trisakti

Bentuk rasional dan paling sederhana dari pecahan $\frac{6}{\sqrt{5} – \sqrt{2}}$ adalah…

A. $2\sqrt{5} – 2\sqrt{2}$
B. $2\sqrt{5} + 2\sqrt{2}$
C. $3\sqrt{5} + 3\sqrt{2}$
D. $\sqrt{5} + \sqrt{2}$
E. $6\sqrt{5} + 6\sqrt{2}$
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Kalikan pembilang dan penyebut dengan bentuk sekawannya $(\sqrt{5} + \sqrt{2})$:
$\frac{6}{\sqrt{5} – \sqrt{2}} \times \frac{\sqrt{5} + \sqrt{2}}{\sqrt{5} + \sqrt{2}} = \frac{6(\sqrt{5} + \sqrt{2})}{(\sqrt{5})^2 – (\sqrt{2})^2} = \frac{6(\sqrt{5} + \sqrt{2})}{5 – 2} = \frac{6(\sqrt{5} + \sqrt{2})}{3} = 2\sqrt{5} + 2\sqrt{2}$.
Soal #20 • Logaritma & Perubahan Basis Standar USM Trisakti

Jika diketahui $^2\log 3 = a$ dan $^3\log 5 = b$, maka nilai dari $^{15}\log 20$ dapat dinyatakan dalam bentuk aljabar…

A. $\frac{a + 2b}{ab + 1}$
B. $\frac{2a + b}{a + b}$
C. $\frac{ab + 1}{a + b}$
D. $\frac{2 + b}{a + 1}$
E. $\frac{ab + 2}{a(b + 1)}$
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: E

Pembahasan:
Gunakan sifat perubahan basis ke basis 2:
$^{15}\log 20 = \frac{^2\log 20}{^2\log 15}$.
Perhatikan bahwa $^2\log 5 = ^2\log 3 \cdot ^3\log 5 = a \cdot b = ab$.
Pembilang: $^2\log 20 = ^2\log(4 \times 5) = ^2\log 4 + ^2\log 5 = 2 + ab$.
Penyebut: $^2\log 15 = ^2\log(3 \times 5) = ^2\log 3 + ^2\log 5 = a + ab = a(b + 1)$.
Maka $^{15}\log 20 = \frac{ab + 2}{a(b + 1)}$.
Soal #21 • Aritmetika Sosial (Diskon Bertingkat) Standar USM Trisakti

Sebuah perangkat laptop berharga katalog Rp12.000.000,00 ditawarkan dalam bazar kampus. Selama pameran, toko memberikan diskon awal sebesar 20%, dan bagi pembeli yang menunjukkan kartu mahasiswa aktif diberikan diskon tambahan sebesar 10% dari harga setelah diskon pertama. Berapakah harga akhir yang harus dibayar pembeli?

A. Rp8.400.000,00
B. Rp8.640.000,00
C. Rp8.800.000,00
D. Rp9.000.000,00
E. Rp9.240.000,00
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Diskon bertingkat dihitung secara multiplikatif berantai:
Harga setelah diskon pertama = $12.000.000 \times (1 – 0,20) = 12.000.000 \times 0,80 = \text{Rp}9.600.000,00$.
Harga setelah diskon tambahan = $9.600.000 \times (1 – 0,10) = 9.600.000 \times 0,90 = \text{Rp}8.640.000,00$.
Soal #22 • Perbandingan Berbalik Nilai (Proyek Pekerja) Standar USM Trisakti

Sebuah proyek renovasi studio perancangan arsitektur ditargetkan selesai dalam 30 hari kerja oleh 15 orang pekerja. Setelah bekerja selama 10 hari, pekerjaan terhenti selama 5 hari karena keterlambatan pengiriman material struktur. Agar proyek tetap selesai tepat waktu sesuai rencana semula, berapakah tambahan pekerja yang harus didatangkan?

A. 3 orang
B. 4 orang
C. 5 orang
D. 6 orang
E. 8 orang
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: C

Pembahasan:
Sisa hari normal: $30 – 10 = 20$ hari dengan 15 pekerja. Total beban kerja tersisa $= 20 \times 15 = 300$ hari-orang.
Karena pekerjaan terhenti 5 hari, sisa hari efektif yang tersedia $= 20 – 5 = 15$ hari.
Jumlah total pekerja yang dibutuhkan $= \frac{300}{15} = 20$ orang.
Tambahan pekerja yang harus didatangkan $= 20 – 15 = 5$ orang.
Soal #23 • Barisan & Deret Aritmetika Standar USM Trisakti

Jumlah $n$ suku pertama dari suatu deret aritmetika dirumuskan dengan $S_n = 3n^2 + 2n$. Nilai dari suku ke-8 ($U_8$) deret tersebut adalah…

A. 41
B. 44
C. 47
D. 50
E. 53
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: C

Pembahasan:
Gunakan hubungan suku ke-$n$ dengan jumlah $n$ suku pertama: $U_n = S_n – S_{n-1}$.
$S_8 = 3(8^2) + 2(8) = 3(64) + 16 = 192 + 16 = 208$.
$S_7 = 3(7^2) + 2(7) = 3(49) + 14 = 147 + 14 = 161$.
Maka $U_8 = 208 – 161 = 47$. (Atau menggunakan rumus turunan $U_n = 6n – 1 \implies U_8 = 6(8) – 1 = 47$).
Soal #24 • Statistika Deskriptif (Rata-rata Gabungan) Standar USM Trisakti

Nilai rata-rata ujian matematika dasar dari kelas A yang beranggotakan 20 mahasiswa adalah 78. Sedangkan nilai rata-rata dari kelas B yang beranggotakan 30 mahasiswa adalah 83. Jika kedua kelas tersebut digabungkan, nilai rata-rata gabungan seluruh mahasiswa adalah…

A. 80,0
B. 80,5
C. 81,0
D. 81,5
E. 82,0
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: C

Pembahasan:
Rata-rata gabungan dirumuskan dengan:
$\bar{x}_{\text{gab}} = \frac{n_A \bar{x}_A + n_B \bar{x}_B}{n_A + n_B} = \frac{(20 \times 78) + (30 \times 83)}{20 + 30} = \frac{1560 + 2490}{50} = \frac{4050}{50} = 81,0$.
Soal #25 • Kombinatorika & Peluang Kejadian Standar USM Trisakti

Dari delegasi fakultas yang terdiri dari 6 mahasiswa pria dan 4 mahasiswa wanita, akan dipilih secara acak 3 orang perwakilan untuk mengikuti kompetisi riset nasional. Peluang terpilihnya perwakilan yang terdiri dari 2 pria dan 1 wanita adalah…

A. $\frac{1}{4}$
B. $\frac{1}{3}$
C. $\frac{2}{5}$
D. $\frac{1}{2}$
E. $\frac{2}{3}$
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: D

Pembahasan:
Banyak cara memilih 3 orang dari total 10 orang:
$n(S) = \binom{10}{3} = \frac{10 \times 9 \times 8}{3 \times 2 \times 1} = 120$.
Banyak cara memilih 2 pria dari 6 dan 1 wanita dari 4:
$n(E) = \binom{6}{2} \times \binom{4}{1} = \frac{6 \times 5}{2} \times 4 = 15 \times 4 = 60$.
Peluang kejadian $= \frac{n(E)}{n(S)} = \frac{60}{120} = \frac{1}{2}$.
Soal #26 • Geometri Datar & Teorema Pythagoras Standar USM Trisakti

Sebuah taman mini kampus berbentuk segitiga siku-siku memiliki sisi miring (hipotenusa) sepanjang 25 meter dan salah satu sisi siku-sikunya 15 meter. Di sekeliling batas taman tersebut akan dipasang tiang lampu taman dengan jarak antar-tiang sejauh 2 meter. Berapa jumlah tiang lampu yang dibutuhkan?

A. 25 tiang
B. 28 tiang
C. 30 tiang
D. 32 tiang
E. 35 tiang
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: C

Pembahasan:
Panjang sisi siku-siku kedua dihitung dengan Pythagoras:
$b = \sqrt{25^2 – 15^2} = \sqrt{625 – 225} = \sqrt{400} = 20\text{ meter}$.
Keliling taman $= 15 + 20 + 25 = 60\text{ meter}$.
Banyak tiang lampu pada batas kurva tertutup $= \frac{\text{Keliling}}{\text{Jarak}} = \frac{60}{2} = 30\text{ tiang}$.
Soal #27 • Geometri Ruang (Volume Silinder) Standar USM Trisakti

Sebuah tangki penampung air laboratorium berbentuk silinder memiliki diameter alas 140 cm (jari-jari 70 cm) dan tinggi 1,5 meter (150 cm). Jika tangki tersebut terisi air sebanyak $\frac{4}{5}$ bagian dari volume totalnya, berapakah volume air di dalam tangki dalam satuan liter? (Gunakan $\pi = \frac{22}{7}$)

A. 1.624 liter
B. 1.750 liter
C. 1.848 liter
D. 1.960 liter
E. 2.310 liter
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: C

Pembahasan:
Volume total silinder $= \pi r^2 t = \frac{22}{7} \times (70\text{ cm})^2 \times 150\text{ cm} = 22 \times 700 \times 150 = 2.310.000\text{ cm}^3 = 2.310\text{ liter}$.
Volume air $\frac{4}{5}$ kapasitas $= \frac{4}{5} \times 2.310 = 1.848\text{ liter}$.
Soal #28 • Trigonometri Dasar & Sudut Elevasi Standar USM Trisakti

Seorang mahasiswa teknik geodesi berdiri sejauh 30 meter secara horizontal dari dasar gedung rektorat. Mahasiswa tersebut mengamati puncak gedung dengan sudut elevasi $45^\circ$. Jika tinggi alat ukur (pandangan mata) adalah 1,6 meter dari permukaan tanah, berapakah tinggi total gedung rektorat tersebut?

A. 28,4 meter
B. 30,0 meter
C. 32,4 meter
D. 31,6 meter
E. 35,0 meter
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: D

Pembahasan:
Gunakan perbandingan tangen pada segitiga siku-siku:
$\tan 45^\circ = \frac{h_{\text{atap}} – 1,6}{30} \implies 1 = \frac{h_{\text{atap}} – 1,6}{30} \implies h_{\text{atap}} – 1,6 = 30$.
Tinggi gedung total $= 30 + 1,6 = 31,6\text{ meter}$.
Soal #29 • Reading Comprehension (Main Idea) Standar USM Trisakti

Read the following text for questions 29-32:

“The rapid urbanization of metropolitan centers like Jakarta has triggered acute ecological and infrastructural tensions, notably air pollution, chronic gridlock, and the urban heat island effect. To tackle these interconnected crises, urban planners and environmental engineers are increasingly championing transit-oriented development (TOD) and sustainable architectural standards. Green building design focuses not only on energy efficiency through solar photovoltaic integration, but also on expanding permeable vegetative spaces that absorb stormwater runoff. Furthermore, progressive urban governance requires modernizing mass transit with zero-emission electric bus fleets and rail connectivity. Nevertheless, achieving resilient, climate-neutral cities depends on active cross-sectoral partnerships uniting academic researchers, private developers, and municipal policy makers.”

What is the main idea of the passage?

A. The financial drawbacks of implementing solar energy in developing nations.
B. Sustainable urban architecture and integrated transit policies as strategic solutions for metropolitan crises.
C. The historical timeline of Jakarta’s traffic expansion and motorization.
D. Technological comparisons between diesel vehicles and urban rail transit.
E. Why private real estate conglomerates resist environmental urban governance.
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
The passage discusses how rapid urbanization causes metropolitan environmental and infrastructure problems, proposing integrated solutions such as transit-oriented development (TOD), green architectural standards, and multi-sectoral partnerships.
Soal #30 • Reading Comprehension (Factual Detail) Standar USM Trisakti

Based on the passage, why are permeable vegetative spaces emphasized in green building design?

A. To produce geothermal energy for industrial transit networks.
B. To absorb stormwater runoff and mitigate flooding risks.
C. To eliminate the necessity for public mass transportation.
D. To substitute traditional concrete walls entirely.
E. To reduce the municipal budget allocated to academic researchers.
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
The text explicitly states: ‘…expanding permeable vegetative spaces that absorb stormwater runoff’, which directly points to storm runoff absorption and flood risk mitigation.
Soal #31 • Reading Comprehension (Inference) Standar USM Trisakti

What can be inferred from the final sentence of the passage?

A. Municipal policy makers can accomplish urban decarbonization without academic assistance.
B. Private developers are capable of resolving climate challenges independently.
C. Higher education institutions bear no responsibility in sustainable urban planning.
D. Zero-emission transit systems have proven ineffective in developing countries.
E. Achieving sustainable urban decarbonization requires collaborative synergy across various institutional stakeholders.
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: E

Pembahasan:
The concluding sentence emphasizes that achieving resilient and climate-neutral cities ‘depends on active cross-sectoral partnerships uniting academic researchers, private developers, and municipal policy makers,’ implying necessary stakeholder synergy.
Soal #32 • Vocabulary in Context Standar USM Trisakti

The word ‘resilient’ in the last sentence is closest in meaning to…

A. Fragile and susceptible
B. Adaptable, durable, and robust
C. Short-lived and ephemeral
D. Financially unprofitable
E. Strictly confidential
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
In environmental urban design, ‘resilient’ denotes systems capable of withstanding, adapting to, and recovering quickly from ecological stresses, making ‘adaptable, durable, and robust’ the closest synonym.
Soal #33 • Grammar & Structure (Subject-Verb Agreement) Standar USM Trisakti

Neither the chief engineering supervisor nor the graduate architectural researchers … able to access the high-performance simulation laboratory during yesterday’s power outage.

A. was
B. were
C. is
D. are
E. has been
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
When correlative conjunctions like ‘neither … nor …’ join subjects, the verb agrees with the closer subject (the proximity rule). Here, ‘the graduate architectural researchers’ is plural, and the time signal ‘yesterday’ indicates the past tense, requiring ‘were’.
Soal #34 • Grammar & Structure (Conditional Type 3) Standar USM Trisakti

If the geotechnical team … the subsurface soil density more meticulously, the foundation settlement would not have occurred during construction.

A. inspected
B. have inspected
C. inspects
D. had inspected
E. would inspect
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: D

Pembahasan:
This is a Third Conditional sentence expressing an unreal past situation. The structure is: ‘If + Past Perfect (had + V3), Subject + would have + V3’. Therefore, ‘had inspected’ is the grammatically correct choice.
Soal #35 • Grammar & Structure (Passive Voice & Modals) Standar USM Trisakti

All chemical reagents and experimental apparatus … safely stored in temperature-controlled compartments before the laboratory closes for the weekend.

A. must be
B. must have
C. must to be
D. must being
E. must been
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
The passive voice construction with a modal auxiliary verb is formulated as: Modal + be + Past Participle (V3). Hence, ‘must be safely stored’ is the correct form.
Soal #36 • Grammar & Structure (Relative Pronoun) Standar USM Trisakti

The civil engineer … innovative patent on seismic-resistant composite steel was adopted nationwide recently delivered a guest lecture at Universitas Trisakti.

A. who
B. whose
C. which
D. whom
E. where
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
The possessive relative pronoun ‘whose’ is required here because it modifies the noun phrase ‘innovative patent’ belonging to the civil engineer (‘whose patent was adopted…’).
Soal #37 • Grammar & Structure (Parallelism) Standar USM Trisakti

The updated engineering curriculum not only emphasizes theoretical conceptual mastery, … practical hands-on problem-solving skills in modern computer labs.

A. but also cultivates
B. and also cultivating
C. but it cultivated as well
D. as well as to cultivate
E. furthermore cultivate
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Correlative conjunctions like ‘not only … but also …’ require parallel grammatical structures. Since the first clause uses ’emphasizes (verb + -s)’, the corresponding clause must follow with ‘but also cultivates (verb + -s)’.
Soal #38 • Error Identification (Grammar Spotting) Standar USM Trisakti

Identify the underlined part that contains an error:
“Despite of (A) the severe technical complications, the software engineering team successfully (B) deployed the municipal database system ahead of (C) the client’s contractual deadline (D).”

A. A (Despite of)
B. B (successfully)
C. C (ahead of)
D. D (contractual deadline)
E. No error
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
The preposition ‘despite’ must not be followed by ‘of’ (unlike ‘in spite of’). The correct usage is either ‘Despite the severe technical complications’ or ‘In spite of the severe technical complications’.
Soal #39 • Word Form (Adverb Modification) Standar USM Trisakti

The internal university audit committee examined the annual financial statements … before presenting the comprehensive fiscal report to the board of trustees.

A. meticulous
B. meticulously
C. meticulousness
D. more meticulous
E. most meticulous
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
An adverb is required to modify the action verb ‘examined’. The adverb form derived from the adjective ‘meticulous’ is ‘meticulously’ (with thorough and extreme precision).
Soal #40 • Discourse Markers & Transitional Words Standar USM Trisakti

The initial renewable solar microgrid project encountered severe supply chain disruptions; …, the engineering consortium managed to finalize trial operations ahead of schedule.

A. consequently
B. furthermore
C. nevertheless
D. therefore
E. as a result
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: C

Pembahasan:
The first clause describes severe supply chain setbacks, while the second clause presents a successful outcome ahead of schedule. The appropriate adversative/contrastive transition word is ‘nevertheless’ (kendati demikian / meskipun begitu).
Soal #41 • Wawasan Kebangsaan (Pancasila) Standar USM Trisakti

Pengakuan terhadap harkat dan martabat manusia, sikap saling mencintai sesama, tenggang rasa, serta tidak bersikap semena-mena terhadap orang lain merupakan perwujudan nilai luhur yang terkandung dalam…

A. Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa
B. Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
C. Sila Ketiga: Persatuan Indonesia
D. Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan
E. Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Nilai kemanusiaan, perlindungan martabat, sikap tenggang rasa, dan penolakan terhadap kesewenang-wenangan merupakan butir-butir esensial pengamalan Sila Kedua Pancasila: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Soal #42 • Wawasan Kebangsaan (Konstitusi & Ketatanegaraan) Standar USM Trisakti

Berdasarkan amandemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, lembaga yudikatif yang berwenang melakukan pengujian undang-undang terhadap UUD 1945 (judicial review) serta memutus sengketa kewenangan antarlembaga negara adalah…

A. Mahkamah Agung (MA)
B. Mahkamah Konstitusi (MK)
C. Komisi Yudisial (KY)
D. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
E. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Sesuai Pasal 24C UUD 1945, Mahkamah Konstitusi berwenang mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final untuk menguji undang-undang terhadap UUD, memutus sengketa kewenangan lembaga negara, memutus pembubaran partai politik, dan memutus perselisihan hasil pemilu.
Soal #43 • Sejarah Pergerakan & Kampus Pahlawan Reformasi Standar USM Trisakti

Universitas Trisakti memiliki julukan terhormat sebagai ‘Kampus Pahlawan Reformasi’. Peristiwa heroik 12 Mei 1998 yang melibatkan gugurnya empat mahasiswa Trisakti menjadi tonggak sejarah krusial yang mengawali…

A. Dekrit Presiden 5 Juli 1959
B. Lahirnya Era Reformasi dan transisi demokrasi modern di Indonesia
C. Pembentukan Komite Penyelamat Konstitusi 1966
D. Deklarasi Djuanda mengenai batas laut teritorial
E. Pencetusan ikrar Sumpah Pemuda
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Tragedi 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti yang menewaskan empat mahasiswa pejuang reformasi (Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie) menjadi katalisator gelombang aksi mahasiswa nasional yang melahirkan era Reformasi dan demokratisasi di Indonesia.
Soal #44 • Wawasan Nusantara & Geopolitik Standar USM Trisakti

Konsepsi Wawasan Nusantara memandang kepulauan Indonesia sebagai satu kesatuan geopolitik dan geostrategis yang utuh, yang mencakup aspek kesatuan…

A. Kepentingan ekonomi perdagangan bilateral dengan negara adidaya saja
B. Wilayah daratan utama tanpa memperhitungkan ruang udara
C. Keseragaman tradisi dan adat istiadat seluruh suku bangsa
D. Politik, Ekonomi, Sosial-Budaya, serta Pertahanan dan Keamanan (Poleksosbud Hankam)
E. Kekuatan militer pertahanan blok regional Asia Pasifik
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: D

Pembahasan:
Hakikat Wawasan Nusantara adalah keutuhan nusantara dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional, meliputi kesatuan Politik, Ekonomi, Sosial-Budaya, dan Pertahanan-Keamanan (Poleksosbud Hankam).
Soal #45 • Pengetahuan Umum (Ekonomi Makro & Moneter) Standar USM Trisakti

Ketika perekonomian nasional mengalami tekanan inflasi tinggi akibat lonjakan permintaan pasar (demand-pull inflation), langkah kebijakan moneter kontraktif yang lazim diambil oleh Bank Indonesia adalah…

A. Menurunkan suku bunga BI Rate secara drastis
B. Menaikkan suku bunga acuan BI Rate dan memperketat cadangan kas minimum bank
C. Mencetak uang kartal dalam volume besar untuk menyubsidi konsumsi
D. Membeli obligasi pemerintah dari bank komersial dalam jumlah besar
E. Menghapus pembatasan plafon kredit konsumtif perbankan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Untuk mengerem laju inflasi tinggi, Bank Sentral menerapkan kebijakan uang ketat (tight money policy), antara lain dengan menaikkan suku bunga acuan (*BI Rate*) dan giro wajib minimum (GWM) guna mengurangi jumlah uang beredar di masyarakat.
Soal #46 • Pengetahuan Umum (Isu Lingkungan & Iklim Global) Standar USM Trisakti

Kesepakatan global bersejarah yang mengikat negara-negara dunia untuk menahan laju kenaikan suhu rata-rata bumi di bawah $2^\circ\text{C}$ dan berupaya membatasinya hingga $1,5^\circ\text{C}$ di atas tingkat pra-industri adalah…

A. Protokol Kyoto 1997
B. Konvensi Jenewa 1949
C. Deklarasi Rio 1992
D. Pakta Pertahanan Atlantik Utara 1949
E. Perjanjian Paris (Paris Agreement) 2015
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: E

Pembahasan:
Perjanjian Paris (*Paris Agreement*) yang diadopsi pada Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP21) tahun 2015 menetapkan komitmen iklim global untuk menahan kenaikan temperatur bumi di bawah $2^\circ\text{C}$ dan mengupayakan ambang batas $1,5^\circ\text{C}$.
Soal #47 • Pengetahuan Umum (Teknologi & Etika Kecerdasan Buatan) Standar USM Trisakti

Dalam pemanfaatan model kecerdasan buatan generatif (Generative AI), fenomena saat model menghasilkan keluaran informasi palsu, data fiktif, atau referensi ilmiah rekaan yang disajikan dengan gaya bahasa sangat meyakinkan dikenal dengan istilah…

A. Overfitting data
B. Halusinasi AI (AI Hallucination)
C. Bias sampling
D. Algorithmic bottleneck
E. Data redundancy
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Halusinasi AI (*AI Hallucination*) adalah kecenderungan model generatif berbasis probabilitas kata untuk menyusun kalimat yang terdengar masuk akal namun faktanya salah, fiktif, atau tidak berdasar pada sumber data autentik.
Soal #48 • Logika Analitik Kasus (Kepemimpinan & Mediasi) Standar USM Trisakti

Anda dipercaya memimpin tim mahasiswa dalam kompetisi perancangan arsitektur berkelanjutan. Dua anggota tim memiliki pandangan bertolak belakang: Anggota X bersikeras menggunakan material beton aerasi modern, sedangkan Anggota Y bersikeras menggunakan material bambu komposit laminasi. Batas akhir pengumpulan rancangan tinggal 4 hari. Tindakan kepemimpinan yang paling konstruktif adalah…

A. Memutuskan sepihak konsep beton aerasi agar anggota X tidak kecewa.
B. Mencoret kedua anggota tersebut dari susunan tim dan bekerja sendiri.
C. Mengadakan musyawarah terarah untuk memadukan kedua material menjadi konsep hibrida yang saling melengkapi sesuai efisiensi biaya dan kriteria teknis kompetisi.
D. Menyerahkan seluruh keputusan kepada dosen pembimbing tanpa berdiskusi.
E. Melakukan undian lempar koin untuk menentukan material mana yang dipakai.
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: C

Pembahasan:
Kepemimpinan yang efektif mengutamakan pendekatan pemecahan masalah secara kolaboratif (integratif-hibrida) yang memanfaatkan keunggulan fungsional kedua material sesuai parameter penilaian teknis dan efisiensi kompetisi.
Soal #49 • Logika Analitik Kasus (Manajemen Strategis SWOT) Standar USM Trisakti

Sebuah perusahaan rintisan (startup) teknologi pemilah limbah industri didirikan oleh alumni perguruan tinggi. Perusahaan memiliki algoritma cerdas yang telah dipatenkan dan hubungan baik dengan komunitas industri, namun modal operasionalnya masih sangat minim dan sertifikasi ISO lingkungannya belum terbit. Dalam analisis SWOT, keterbatasan modal kerja dan ketiadaan sertifikasi ISO tersebut digolongkan sebagai…

A. Strengths (Kekuatan internal)
B. Weaknesses (Kelemahan internal)
C. Opportunities (Peluang eksternal)
D. Threats (Ancaman eksternal)
E. Capabilities (Kecakapan)
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Keterbatasan modal kerja operasional dan ketiadaan sertifikasi resmi merupakan kendala internal dalam organisasi bisnis, sehingga dalam matriks analisis SWOT dikategorikan sebagai *Weaknesses* (Kelemahan internal).
Soal #50 • Logika Analitik Kasus (Kebijakan Publik Tata Kota) Standar USM Trisakti

Sebuah kawasan pesisir metropolitan mengalami masalah banjir rob dan penurunan muka tanah (land subsidence) yang parah setiap tahun. Di antara opsi kebijakan berikut, kombinasi kebijakan jangka panjang yang paling tepat sasaran dan terintegrasi adalah…

A. Membagikan bantuan pompa portabel gratis tanpa membatasi eksploitasi air tanah.
B. Meninggikan permukaan jalan raya beton tanpa memperbaiki jaringan drainase alami.
C. Membangun ruko baru di sepanjang sempadan muara sungai pesisir.
D. Menutup seluruh muara sungai agar air pasang laut tidak memasuki pemukiman.
E. Menegakkan moratorium penyedotan air tanah secara ketat, mempercepat jaringan air bersih perpipaan, serta merevitalisasi mangrove dan tanggul laut ramah lingkungan.
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: E

Pembahasan:
Penurunan muka tanah di kawasan perkotaan pesisir dipicu oleh eksploitasi air tanah berlebihan. Kebijakan komprehensif harus mencakup penegakan moratorium air tanah, penyediaan air perpipaan, pemulihan ekosistem mangrove, dan sistem polder/tanggul yang terintegrasi.
Soal #51 • Logika Analitik Kasus (Integritas Akademik) Standar USM Trisakti

Seorang mahasiswa menyadari adanya kesalahan perhitungan nilai akhir praktikum pada portal akademik, di mana dosen salah menginput nilainya menjadi A (nilai sempurna), padahal berdasarkan kalkulasi riil nilai seharusnya adalah B+. Tidak ada orang lain yang mengetahui hal ini. Sikap yang mencerminkan integritas moral dan etika akademik yang benar adalah…

A. Mendiamkan kesalahan tersebut karena itu murni kelalaian staf pengajar.
B. Menghubungi dosen pengampu secara transparan dan sopan untuk mengoreksi nilai sesuai dengan pencapaian akademiknya yang sebenarnya.
C. Menyebarkan kabar kelalaian dosen tersebut ke media sosial kampus.
D. Meminta dosen menaikkan nilai teman-temannya yang lain agar sama adil.
E. Memanfaatkan nilai A tersebut untuk mengajukan beasiswa tanpa merasa bersalah.
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: B

Pembahasan:
Integritas akademik adalah keselarasan antara tindakan dan nilai kebenaran moral. Mengonfirmasi dan mengoreksi nilai yang salah mencerminkan kejujuran tulus dan keberanian moral, yang merupakan nilai inti karakter akademisi.
Soal #52 • Logika Analitik Kasus (Literasi Keuangan & Mitigasi Risiko) Standar USM Trisakti

Seorang calon mahasiswa ditawari skema investasi daring yang menjanjikan keuntungan tetap (fixed return) sebesar 20% per bulan tanpa risiko rugi, dengan syarat utama harus terus merekrut anggota baru untuk memperoleh bonus komisi. Tindakan yang paling bijak dan rasional adalah…

A. Menginvestasikan seluruh uang tabungan kuliah karena potensi keuntungannya luar biasa tinggi.
B. Mengajak teman-teman dekat bergabung untuk memaksimalkan perolehan bonus anggota baru.
C. Menolak tawaran tersebut dan waspada, karena ciri-ciri tersebut mengindikasikan skema piramida (Ponzi) atau investasi bodong ilegal yang berisiko penipuan besar.
D. Mengambil pinjaman dana daring tanpa agunan demi modal awal investasi.
E. Menyimpan modal kecil saja tanpa perlu memverifikasi legalitas perusahaannya ke OJK.
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: C

Pembahasan:
Karakteristik penawaran keuntungan fantastis tanpa risiko (*high return zero risk*) disertai skema rekrutmen anggota (member-get-member) merupakan ciri khas utama skema Ponzi/piramida ilegal. Prinsip dasar investasi logis adalah *high risk, high return* dan selalu terdaftar secara legal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Siap Tembus Tes Masuk Universitas Trisakti?

Jangan hanya mengandalkan keberuntungan — siapkan dirimu dengan latihan yang tepat dan terarah! Di utbk.or.id, kamu bisa mendapatkan Paket Soal Prediksi Tes Masuk Trisakti lengkap dengan kisi-kisi terbaru, pembahasan detail, dan latihan HOTS yang dirancang sesuai pola ujian resmi kampus.

💡 Latih kemampuanmu sekarang, sebelum waktu seleksi tiba!
✅ Soal disusun oleh tim ahli pendidikan
✅ Update sesuai format seleksi terbaru
✅ Ada pembahasan dan tips strategi lolos

🎯 Ribuan calon mahasiswa sudah mempersiapkan diri bersama utbk.or.id — sekarang giliran kamu!
Klik dan mulai belajar hari ini, karena peluang emas tidak datang dua kali! 🚀

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
X
Cara Mudah Beli Paket Soal!
Kategori

Ikuti Simulasi Tryout berbasis CBT, Gratis!

Butuh Bantuan?