SMAKBO, atau Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor, adalah sekolah menengah kejuruan negeri yang secara khusus mendidik siswanya di bidang analisis kimia. Dinaungi oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), SMAKBO dikenal sebagai sekolah yang sangat kompetitif dan prestisius di bidang keilmuan laboratorium. Setiap tahunnya, ribuan siswa dari seluruh Indonesia berlomba-lomba untuk bisa lolos seleksi masuk dan menjadi bagian dari sekolah kejuruan terbaik ini.
Artikel ini hadir untuk membantu para calon siswa SMAKBO dalam menghadapi proses seleksi yang ketat. Di dalamnya, kami sajikan lebih dari 120 soal latihan lengkap dengan pembahasan terperinci, mencakup materi-materi umum yang sering diujikan dalam tes masuk, seperti Matematika, IPA, Bahasa Inggris, serta kemampuan logika dan analisis. Latihan soal ini dirancang untuk mengasah pemahaman sekaligus membiasakan diri dengan format soal yang kemungkinan besar akan muncul di ujian seleksi.
Kisi-Kisi Soal Tes Masuk SMAK Bogor

Berikut merupakan kisi-kisi soal tes masuk SMAK Bogor yang dapat dijadikan acuan dalam menyusun strategi belajar. Kisi-kisi ini mencakup berbagai materi yang umumnya diujikan dalam proses seleksi, dan dapat membantu calon peserta memahami fokus utama dari setiap bidang yang diujikan.
- Operasi Aritmatika dan Bilangan
Penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, pangkat, akar, dan persen. - Pola Bilangan dan Deret
Meneruskan urutan angka atau menemukan pola aritmatika/geometrik. - Aljabar Sederhana
Persamaan linear satu variabel, manipulasi ekspresi aljabar. - Perbandingan dan Skala
Penerapan logika proporsi, rasio, dan perbandingan dalam situasi ilmiah. - Logika Angka
Soal-soal cerita yang mengharuskan calon siswa menggunakan pemahaman dasar dan pendekatan logis untuk memecahkan masalah. - Logika Verbal
Sinonim, antonim, analogi kata, penyusunan kalimat efektif. - Logika Spasial dan Pola Bentuk
Menyusun potongan gambar, melengkapi pola, dan rotasi bangun. - Logika Simbol dan Diagram
Menarik kesimpulan berdasarkan simbol dan relasi antar diagram. - Penalaran Deduktif & Induktif
Soal silogisme, sebab-akibat, dan kesimpulan logis dari pernyataan. - Reading Comprehension
Membaca teks pendek dan menjawab pertanyaan terkait ide pokok, detail informasi, dan inferensi. - Vocabulary Kontekstual
Sinonim, antonim, dan penggunaan kata dalam kalimat ilmiah sederhana. - Kalimat Sederhana
Pemahaman struktur kalimat aktif-pasif, bentuk lampau, dan present simple. - Fisika
Materi Fisika mencakup hukum Newton, gerak lurus, massa, gaya, energi, tekanan, suhu, perpindahan kalor, serta pengantar listrik statis dan dinamis. Kimia Dasar meliputi struktur atom, sistem periodik, ikatan kimia, campuran, reaksi dasar, hukum Lavoisier dan Proust, serta konsep larutan seperti pH dan konsentrasi molar. Biologi mencakup sel dan organelnya, metabolisme dasar (fotosintesis dan respirasi), serta sistem pencernaan, pernapasan, dan ekskresi pada manusia.
Kumpulan 52 Soal Tes Masuk SMAK Bogor (SMAKBO) Lengkap Pembahasan
📘 Bank Soal Tes Masuk SMAK Bogor (SMAKBO) Terlengkap: Di bawah ini disajikan 52 Soal Latihan Tes Masuk SMAKBO yang mencakup Kimia Dasar & Sains Pengetahuan Alam (Stokiometri, Larutan, Sifat Zat), Matematika Dasar & Logika Berhitung (Aritmetika, Aljabar, Persamaan), Bahasa Inggris Sains Dasar & Reading Comprehension, serta Logika Deduktif, Ketelitian & Penalaran Analisis Laboratorium. Buka akordeon jawaban pada tiap nomor untuk meninjau pembahasannya secara lengkap!
Standar Masuk SMAKBO
Di antara fenomena perubahan zat dalam kehidupan sehari-hari berikut, manakah yang merupakan contoh perubahan kimia?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
Perubahan kimia menghasilkan zat baru yang memiliki susunan molekul dan sifat kimia berbeda secara permanen. Perkaratan besi merupakan proses reaksi oksidasi antara besi (Fe), gas oksigen (O₂), dan air (H₂O) membentuk senyawa baru karat besi (Fe₂O₃·xH₂O). Sedangkan pelelehan lilin, sublimasi kamper, pelarutan garam, dan pendidihan air hanyalah perubahan wujud atau perubahan fisika tanpa membentuk zat baru.
Standar Masuk SMAKBO
Sebanyak 12 gram serbuk magnesium direaksikan tepat habis dengan 8 gram gas oksigen dalam bejana tertutup rapat menghasilkan senyawa magnesium oksida (MgO). Berdasarkan Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier), massa magnesium oksida yang dihasilkan adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: D
Menurut Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier), dalam sistem tertutup massa total zat sebelum reaksi selalu sama dengan massa total zat setelah reaksi. Maka: Massa MgO = Massa Magnesium + Massa Oksigen = 12 gram + 8 gram = 20 gram.
Standar Masuk SMAKBO
Perbandingan massa hidrogen dan oksigen dalam senyawa air (H₂O) selalu tetap, yaitu 1 : 8. Jika direaksikan 4 gram gas hidrogen dengan 24 gram gas oksigen, berapakah massa air yang terbentuk dan zat apa yang tersisa?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Sesuai Hukum Proust (Perbandingan Tetap), rasio massa H : O = 1 : 8.
Untuk 24 gram oksigen, massa hidrogen yang dibutuhkan = (1/8) × 24 gram = 3 gram.
Karena tersedia 4 gram hidrogen, hidrogen berlebih dan bersisa = 4 gram – 3 gram = 1 gram hidrogen.
Massa air yang terbentuk = massa hidrogen bereaksi (3 g) + massa oksigen bereaksi (24 g) = 27 gram.
Standar Masuk SMAKBO
Sebanyak 10 gram kalsium karbonat (CaCO₃) ditimbang di laboratorium. Diketahui massa atom relatif (Ar) Ca = 40, C = 12, dan O = 16. Jumlah mol kalsium karbonat tersebut adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
Massa Molar (Mr) CaCO₃ = Ar Ca + Ar C + (3 × Ar O) = 40 + 12 + (3 × 16) = 100 g/mol.
Jumlah mol (n) = massa / Mr = 10 gram / 100 g/mol = 0,10 mol.
Standar Masuk SMAKBO
Berapakah jumlah molekul yang terkandung di dalam 0,5 mol gas karbon dioksida (CO₂)? (Diketahui Bilangan Avogadro L = 6,02 × 10²³ partikel/mol)
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
Jumlah partikel/molekul = mol (n) × Bilangan Avogadro (L)
Jumlah molekul = 0,5 mol × 6,02 × 10²³ molekul/mol = 3,01 × 10²³ molekul.
Standar Masuk SMAKBO
Sebanyak 4 gram kristal natrium hidroksida (NaOH, Mr = 40 g/mol) dilarutkan ke dalam labu ukur hingga volume larutan tepat mencapai 500 mL. Konsentrasi molaritas (M) larutan NaOH tersebut adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Jumlah mol NaOH = massa / Mr = 4 gram / 40 g/mol = 0,10 mol.
Volume larutan = 500 mL = 0,5 Liter.
Molaritas (M) = mol / Volume (L) = 0,10 mol / 0,5 L = 0,20 M.
Standar Masuk SMAKBO
Seorang analis di laboratorium kimia hendak membuat 200 mL larutan asam klorida (HCl) 0,25 M dari larutan stok HCl pekat berukuran 2,5 M. Volume larutan stok HCl yang harus dipipet adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Rumus pengenceran larutan laboratorium:
V₁ × M₁ = V₂ × M₂
V₁ × 2,5 M = 200 mL × 0,25 M
V₁ × 2,5 = 50
V₁ = 50 / 2,5 = 20 mL.
Jadi analis harus memipet 20 mL larutan HCl pekat kemudian diencerkan dengan akuades hingga batas 200 mL.
Standar Masuk SMAKBO
Suatu larutan sampel X diuji menggunakan indikator lakmus. Kertas lakmus merah berubah menjadi biru, sedangkan lakmus biru tetap berwarna biru. Ketika ditetesi indikator fenolftalein (PP), larutan berubah warna menjadi merah muda. Larutan X tersebut bersifat…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: D
Larutan yang membirukan kertas lakmus merah dan mempertahankan warna lakmus biru memiliki pH > 7 (bersifat basa). Indikator fenolftalein (PP) yang memiliki trayek pH 8,3 – 10,0 akan berwarna merah muda keunguan dalam suasana basa dan tak berwarna dalam suasana asam maupan netral.
Standar Masuk SMAKBO
Reaksi netralisasi antara larutan asam sulfat (H₂SO₄) dengan kalium hidroksida (KOH) yang telah disetarakan dengan benar adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Asam sulfat (H₂SO₄) merupakan asam diprotik yang mendonasikan 2 ion H⁺, sehingga memerlukan 2 ion OH⁻ dari 2 molekul KOH untuk membentuk garam kalium sulfat (K₂SO₄) dan 2 molekul air (H₂O). Persamaan setaranya: H₂SO₄ + 2KOH → K₂SO₄ + 2H₂O.
Standar Masuk SMAKBO
Ion kalium dengan lambang ³⁹₁₉K⁺ memiliki jumlah proton, elektron, dan neutron berturut-turut sebesar…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Nomor atom (Z) = 19, sehingga jumlah proton = 19.
Nomor massa (A) = 39, sehingga jumlah neutron = A – Z = 39 – 19 = 20.
Karena bermuatan positif satu (+1), atom telah melepaskan 1 elektron, sehingga jumlah elektron = 19 – 1 = 18 elektron.
Standar Masuk SMAKBO
Pemisahan campuran zat cair yang didasarkan pada perbedaan titik didih komponen-komponen penyusunnya, seperti pemisahan fraksi minyak bumi atau pemurnian alkohol dari campuran air, disebut…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
Destilasi (penyulingan) adalah metode pemisahan zat cair dari campurannya berdasarkan perbedaan titik didih melalui proses pemanasan (penguapan) lalu pengembunan kembali (kondensasi).
Standar Masuk SMAKBO
Teknik pemisahan zat kimia yang didasarkan pada perbedaan kecepatan perambatan zat terlarut dalam fase diam dan fase gerak untuk menganalisis pewarna atau komponen tinta disebut…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Kromatografi adalah metode analisis pemisahan campuran zat berdasarkan perbedaan afinitas partikel terhadap fase diam (stationary phase) dan fase gerak (mobile phase). Umum dipakai menguji zat pewarna dan pigmen.
Standar Masuk SMAKBO
Ketika seberkas sinar senter diarahkan ke dalam gelas berisi susu encer, berkas cahaya tersebut tampak dihamburkan dan jalurnya terlihat jelas. Fenomena penghamburan cahaya oleh partikel koloid ini dikenal sebagai…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
Efek Tyndall adalah gejala penghamburan berkas sinar oleh partikel-partikel koloid, yang menyebabkan berkas cahaya tampak jelas melintasi medium tersebut. Fenomena ini membedakan koloid dari larutan sejati.
Standar Masuk SMAKBO
Koefisien reaksi a, b, c, dan d pada penyetaraan reaksi pembakaran sempurna gas propana: a C₃H₈ + b O₂ → c CO₂ + d H₂O berturut-turut adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Penyetaraan reaksi:
Atom C di ruas kiri = 3, maka c = 3.
Atom H di ruas kiri = 8, maka d = 4 (karena 4 × 2 = 8).
Jumlah atom O di ruas kanan = (3 × 2) + (4 × 1) = 6 + 4 = 10 atom O.
Maka koefisien b = 10 / 2 = 5.
Persamaan setara: C₃H₈ + 5O₂ → 3CO₂ + 4H₂O (koefisien 1, 5, 3, 4).
Standar Masuk SMAKBO
Larutan asam klorida (HCl 0,1 M) memiliki daya hantar listrik yang jauh lebih baik daripada larutan asam cuka (CH₃COOH 0,1 M). Hal tersebut terjadi karena…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
HCl merupakan asam kuat yang terionisasi sempurna (derajat ionisasi α ≈ 1), menghasilkan konsentrasi ion bebas yang melimpah untuk menghantarkan listrik. Sedangkan CH₃COOH adalah asam lemah yang hanya terionisasi sebagian kecil (α << 1) sehingga ion penghantar listriknya sedikit.
Standar Masuk SMAKBO
Piktogram simbol bahaya kimia bergambar cairan yang menetes dari dua tabung reaksi ke permukaan logam dan tangan manusia hingga menimbulkan kerusakan menandakan sifat zat…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
Simbol cairan menetes yang merusak logam dan melukai jaringan kulit hidup adalah piktogram zat Korosif (Corrosive). Zat berkategori ini dapat merusak jaringan biologis dan material padat, seperti asam sulfat pekat (H₂SO₄) atau natrium hidroksida (NaOH) padat/pekat.
Standar Masuk SMAKBO
Peralatan gelas laboratorium berpresisi tinggi yang berbentuk silinder panjang dengan skala volume bertingkat dan dilengkapi kran pada ujung bawahnya untuk meneteskan larutan titran secara kuantitatif disebut…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Buret adalah alat gelas volumetri presisi tinggi yang digunakan dalam titrasi volumetri untuk mengalirkan dan mengukur volume cairan titran secara akurat hingga tingkat ketelitian desimal (misal 0,05 mL).
Standar Masuk SMAKBO
Air murni mendidih pada suhu 100°C di permukaan laut (tekanan 1 atm). Namun di daerah dataran tinggi seperti Kota Bogor dan Puncak, air mendidih pada suhu di bawah 100°C (sekitar 97°C – 98°C). Mengapa hal ini dapat terjadi?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Mendidih tercapai ketika tekanan uap jenuh cairan sama dengan tekanan atmosfer udara luar. Di wilayah dataran tinggi, tekanan atmosfer luar lebih rendah (< 1 atm), sehingga molekul air hanya memerlukan energi kalor yang lebih sedikit untuk menyamai tekanan luar, menyebabkan titik didihnya turun di bawah 100°C.
Standar Masuk SMAKBO
Hasil perhitungan dari 2½ ÷ ¾ + 1⅓ × 1½ adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Ubah ke pecahan biasa:
2½ = 5/2, ¾ = 3/4, 1⅓ = 4/3, 1½ = 3/2.
Operasi bagi: 5/2 ÷ 3/4 = 5/2 × 4/3 = 20/6 = 10/3.
Operasi kali: 4/3 × 3/2 = 12/6 = 2 = 6/3.
Hasil akhir = 10/3 + 6/3 = 16/3 = 5⅓.
Standar Masuk SMAKBO
Nilai x yang memenuhi persamaan linier (3x – 5)/4 + 2 = (2x + 7)/3 adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: D
Kalikan kedua ruas dengan KPK(4, 3) = 12:
12 × [(3x – 5)/4] + 12 × 2 = 12 × [(2x + 7)/3]
3(3x – 5) + 24 = 4(2x + 7)
9x – 15 + 24 = 8x + 28
9x + 9 = 8x + 28
9x – 8x = 28 – 9
x = 19.
Standar Masuk SMAKBO
Di laboratorium kimia, harga 3 botol reagen A dan 2 botol reagen B adalah Rp140.000. Sedangkan harga 2 botol reagen A dan 4 botol reagen B adalah Rp160.000. Berapakah harga 1 botol reagen A dan 1 botol reagen B jika dibeli bersamaan?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Misalkan harga reagen A = x dan reagen B = y.
Persamaan (1): 3x + 2y = 140.000 (kalikan 2 → 6x + 4y = 280.000)
Persamaan (2): 2x + 4y = 160.000
Kurangkan pers (1) dengan pers (2): 4x = 120.000 → x = Rp30.000.
Substitusi nilai x: 3(30.000) + 2y = 140.000 → 90.000 + 2y = 140.000 → 2y = 50.000 → y = Rp25.000.
Harga 1 botol A + 1 botol B = 30.000 + 25.000 = Rp55.000.
Standar Masuk SMAKBO
Sebuah unit pengolahan limbah kimia dapat dibersihkan dan disterilisasi oleh 6 orang teknisi dalam waktu 10 jam. Jika pekerjaan tersebut dituntut selesai dalam waktu 4 jam, berapakah jumlah teknisi tambahan yang harus ditugaskan?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Gunakan konsep perbandingan berbalik nilai:
N₁ × T₁ = N₂ × T₂
6 orang × 10 jam = N₂ × 4 jam
60 = 4 × N₂ → N₂ = 60 / 4 = 15 orang.
Jumlah teknisi tambahan yang diperlukan = 15 – 6 = 9 orang teknisi.
Standar Masuk SMAKBO
Sebanyak 200 gram larutan garam dapur berkadar 15% dicampurkan dengan 300 gram larutan garam dapur berkadar 25%. Kadar garam pada larutan campuran akhir adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
Massa garam terlarut wadah 1 = 15% × 200 gram = 30 gram.
Massa garam terlarut wadah 2 = 25% × 300 gram = 75 gram.
Massa total zat terlarut = 30 + 75 = 105 gram.
Massa total larutan campuran = 200 + 300 = 500 gram.
Kadar akhir = (105 gram / 500 gram) × 100% = 21%.
Standar Masuk SMAKBO
Bentuk sederhana dari ekspresi matematika (√75 + 2√48) / √27 adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Sederhanakan masing-masing bentuk akar:
√75 = √(25 × 3) = 5√3.
2√48 = 2√(16 × 3) = 2 × 4√3 = 8√3.
Pembilang = 5√3 + 8√3 = 13√3.
Penyebut = √27 = √(9 × 3) = 3√3.
Maka nilai pecahan = 13√3 / 3√3 = 13/3.
Standar Masuk SMAKBO
Suatu barisan aritmetika memiliki suku ke-4 bernilai 17 dan suku ke-9 bernilai 37. Jumlah 15 suku pertama (S₁₅) dari deret aritmetika tersebut adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Rumus suku ke-n: Uₙ = a + (n – 1)b.
U₉ – U₄ = 5b → 37 – 17 = 20 → b = 4.
U₄ = a + 3(4) = 17 → a + 12 = 17 → a = 5.
Rumus jumlah deret: Sₙ = (n/2) [2a + (n – 1)b]
S₁₅ = (15/2) [2(5) + 14(4)] = (15/2) [10 + 56] = (15/2) × 66 = 15 × 33 = 495.
Standar Masuk SMAKBO
Dua bilangan lanjutan dari pola barisan angka 3, 5, 9, 17, 33, … adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
Pola penambahan antarsuku:
3 ke 5 = +2 (2¹)
5 ke 9 = +4 (2²)
9 ke 17 = +8 (2³)
17 ke 33 = +16 (2⁴)
Penambahan berikutnya adalah +32 (2⁵) → 33 + 32 = 65.
Penambahan berikutnya lagi adalah +64 (2⁶) → 65 + 64 = 129.
Jadi dua suku berikutnya adalah 65 dan 129.
Standar Masuk SMAKBO
Dari 40 siswa kelas IX yang mengikuti uji coba minat laboratorium di SMAKBO, 25 siswa memilih peminatan Kimia Analisis, 20 siswa memilih Pengujian Mikrobiologi, dan 3 siswa belum memilih keduanya. Banyaknya siswa yang memilih kedua peminatan sekaligus adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Jumlah siswa yang memilih minimal salah satu = Total – Tidak memilih keduanya = 40 – 3 = 37 siswa.
Sesuai rumus gabungan himpunan:
n(A ∪ B) = n(A) + n(B) – n(A ∩ B)
37 = 25 + 20 – x
37 = 45 – x
x = 45 – 37 = 8 siswa.
Standar Masuk SMAKBO
Sebuah wadah kaca berbentuk tabung silinder memiliki diameter 14 cm (jari-jari 7 cm) dan tinggi 20 cm. Wadah tersebut diisi larutan asam hingga ¾ dari kapasitas totalnya. Volume larutan di dalam wadah adalah… (Gunakan π = 22/7)
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Volume tabung silinder = π × r² × t
Volume total = (22/7) × 7² × 20 = 22 × 7 × 20 = 3.080 cm³.
Volume ¾ kapasitas = ¾ × 3.080 cm³ = 3 × 770 cm³ = 2.310 cm³.
Standar Masuk SMAKBO
Sebuah pipa penyangga instalasi destilasi dirancang dengan struktur segitiga siku-siku. Panjang dua sisi siku-sikunya adalah 12 cm dan 16 cm. Panjang pipa sisi miring (hipotenusa) yang dibutuhkan adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Menurut Teorema Pythagoras:
c = √(a² + b²) = √(12² + 16²) = √(144 + 256) = √400 = 20 cm.
Standar Masuk SMAKBO
Di dalam sebuah rak uji terdapat 5 tabung sampel bertutup merah, 4 tabung bertutup biru, dan 3 tabung bertutup kuning. Jika seorang laboran mengambil satu tabung secara acak, berapakah peluang terambilnya tabung yang BUKAN bertutup merah?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Total seluruh tabung sampel = 5 + 4 + 3 = 12 tabung.
Jumlah tabung yang bukan merah (biru + kuning) = 4 + 3 = 7 tabung.
Peluang = 7 / 12.
Standar Masuk SMAKBO
Seorang siswa analis melakukan titrasi larutan asam secara kuadrupel (4 kali pengulangan). Data volume titran yang terbaca adalah 19,8 mL; 20,2 mL; 20,0 mL; dan 20,4 mL. Nilai rata-rata (mean) volume titran tersebut adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Rata-rata (mean) = Jumlah seluruh data / Banyak pengulangan
Mean = (19,8 + 20,2 + 20,0 + 20,4) / 4 = 80,4 / 4 = 20,1 mL.
Standar Masuk SMAKBO
Sebuah buret berkapasitas 50 mL mengalirkan larutan standar dengan debit tetesan konstan sebesar 0,25 mL per detik. Waktu yang dibutuhkan untuk mengalirkan seluruh larutan hingga buret kosong adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
Waktu (t) = Volume / Debit = 50 mL / (0,25 mL/detik) = 200 detik.
Konversi ke satuan menit: 200 detik = 3 menit (180 detik) + 20 detik = 3 menit 20 detik.
Standar Masuk SMAKBO
Read the passage below:
“Titration is a fundamental quantitative chemical analysis technique widely used to determine the unknown concentration of an identified analyte. A reagent, called the titrant, is prepared as a standard solution of known concentration and volume. The titrant reacts with a solution of analyte to determine the analyte’s concentration. The volume of titrant that reacts with the analyte is called the titration volume, and the completion of the reaction is marked by an endpoint, often detected by a visible color change of a chemical indicator.”
What is the main topic of the passage above?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
The passage discusses what titration is, its components (titrant, analyte, standard solution), and how its endpoint is determined, which thoroughly describes the fundamental concept and procedure of titration analysis.
Standar Masuk SMAKBO
Based on the text in Question #33, how is the completion of a titration reaction generally detected by an analyst?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
The last sentence of the passage states explicitly: ‘…and the completion of the reaction is marked by an endpoint, often detected by a visible color change of a chemical indicator.’
Standar Masuk SMAKBO
In scientific laboratory reports, the term “accurate” is closest in meaning to…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
“Accurate” in scientific measurement means correct, conforming exactly to the truth or standard, and free from error (precise and correct).
Standar Masuk SMAKBO
Choose the correct verb form to complete the sentence:
“Each of the chemical specimens … carefully inspected by the chief analyst before testing yesterday.”
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
A subject preceded by ‘Each of…’ is singular. Because the sentence refers to an event completed in the past (‘yesterday’), the correct past singular auxiliary verb is ‘was’.
Standar Masuk SMAKBO
Complete the sentence with the correct passive construction:
“All dirty glassware must … thoroughly with distilled water before performing a quantitative analysis.”
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
The passive voice for modal verbs (must, can, should) follows the pattern: modal + be + past participle (V3) → ‘must be cleaned’.
Standar Masuk SMAKBO
Choose the correct verb to complete the conditional sentence:
“If the student heats the volatile substance over an open flame, it … easily.”
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
This is a First Conditional sentence representing a realistic laboratory cause-and-effect condition: If + Simple Present (‘heats’), main clause uses will + bare infinitive (‘will ignite’).
Standar Masuk SMAKBO
In laboratory experiments, a mixture with a non-uniform composition where individual substances remain distinct is described as the antonym of “homogeneous”, which is…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
“Homogeneous” means uniform in structure or composition throughout. Its direct scientific opposite is “heterogeneous” (heterogen), meaning consisting of dissimilar or non-uniform parts.
Standar Masuk SMAKBO
Arrange the following scientific instructions into a logical chronological sequence:
(1) Record the final mass on your lab worksheet.
(2) Place an empty glass watch glass on the analytical balance and press ‘Tare’.
(3) Transfer the dry chemical powder onto the watch glass using a spatula.
(4) Close the draft shield doors to prevent air drafts from affecting the reading.
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
The correct sequence for weighing on an analytical balance is: (2) Place the empty container and tare the balance, (3) Transfer the chemical powder onto it, (4) Close the draft shield glass doors to ensure stability, (1) Record the stabilized final mass on the worksheet.
Standar Masuk SMAKBO
Read the short dialogue:
*Student A*: “A drop of concentrated acid just splashed onto my laboratory coat!”
*Instructor*: “Remain calm. Take off your coat immediately and … to check if any acid reached your skin.”
The most appropriate instruction to complete the dialog is…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Standard laboratory emergency protocol dictates that any potential chemical contact with skin must be flushed with running tap water immediately for several minutes.
Standar Masuk SMAKBO
Identify the underlined part that is grammatically incorrect in the scientific sentence below:
“The research analyst have conducted (A) several (B) titrations to verify (C) the accuracy (D) of the results.”
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
The subject ‘The research analyst’ is third-person singular, so the auxiliary verb must be ‘has conducted’, not ‘have conducted’.
Standar Masuk SMAKBO
Perhatikan premis-premis berikut:
1. Semua analis kimia yang bekerja di laboratorium wajib mengenakan jas lab dan kacamata pelindung.
2. Sebagian siswa SMAKBO sedang bertugas melakukan analisis di laboratorium.
Kesimpulan logis yang sah adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Kombinasi antara premis universal afirmatif (‘Semua analis di lab wajib mengenakan jas lab dan kacamata’) dan premis partikular (‘Sebagian siswa SMAKBO bertugas di lab’) menghasilkan kesimpulan partikular afirmatif: Sebagian siswa SMAKBO yang bertugas di laboratorium tersebut wajib mengenakan jas lab dan kacamata pelindung.
Standar Masuk SMAKBO
Lima tabung reaksi berisi larutan P, Q, R, S, dan T diuji nilai pH-nya. Diketahui informasi berikut:
– pH larutan P lebih tinggi daripada larutan Q.
– pH larutan R lebih rendah daripada larutan Q, tetapi lebih tinggi daripada larutan T.
– pH larutan S adalah yang paling tinggi di antara seluruh larutan.
Urutan larutan dari yang memiliki pH terendah hingga tertinggi adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Analisis relasi urutan:
– S adalah yang tertinggi (paling kanan).
– P > Q.
– Q > R > T (R lebih rendah dari Q, tapi lebih tinggi dari T).
Maka urutan dari terendah ke tertinggi: T < R < Q < P < S (T - R - Q - P - S).
Standar Masuk SMAKBO
Di lemari penyimpanan bahan kimia berlaku pedoman penataan zat:
1. Zat A tidak boleh disimpan berdekatan dalam satu rak dengan Zat B maupun Zat C.
2. Zat D harus selalu diletakkan dalam rak yang sama dengan Zat E.
3. Zat C aman disimpan berdampingan dengan Zat D.
Kombinasi tiga zat yang aman dan memenuhi seluruh aturan untuk ditempatkan pada satu rak yang sama adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
Zat C aman bersama Zat D. Sesuai aturan 2, Zat D harus selalu bersama Zat E. Maka rak berisi Zat C, D, dan E memenuhi semua aturan tanpa melibatkan Zat A yang rawan bereaksi dengan Zat C.
Standar Masuk SMAKBO
Saat membaca volume larutan bening tak berwarna pada buret atau labu ukur, cara pembacaan yang benar untuk menghindari kesalahan paralaks adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Untuk larutan jernih/tak berwarna dengan meniskus cekung, pembacaan skala standar laboratorium wajib dilakukan dengan posisi mata tegak lurus sejajar garis horizontal meniskus terbawah (bottom of concave meniscus) untuk menghindari bias paralaks.
Standar Masuk SMAKBO
Perhatikan dua pernyataan sains berikut:
(1) Kelarutan kristal kalium nitrat (KNO₃) di dalam air meningkat pesat seiring peningkatan suhu pemanasan.
(2) Reaksi disosiasi dan pelarutan kristal KNO₃ dalam air berlangsung secara endotermik (menyerap kalor dari lingkungan).
Manakah kesimpulan hubungan kausalitas yang benar?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Sesuai Asas Le Chatelier, proses pelarutan yang bersifat endotermik (menyerap kalor, pernyataan 2) akan bergeser ke arah pembentukan produk (larut) ketika suhu dinaikkan (kalor ditambahkan). Oleh karena itu, sifat endotermik (2) merupakan penyebab langsung dari meningkatnya kelarutan saat suhu dinaikkan (1).
Standar Masuk SMAKBO
Seorang siswa analis menimbang serbuk natrium klorida dengan meletakkan wadah kaca arloji di atas piringan neraca digital, namun lupa menekan tombol ‘tare’ (penyetaraan nol). Angka di layar neraca menunjukkan 15,40 gram. Jika massa kaca arloji kosong sesungguhnya adalah 5,20 gram, berapakah massa bersih (netto) serbuk yang sebenarnya ditimbang?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
Massa kotor (bruto) yang terbaca = 15,40 gram.
Massa tara (kaca arloji) = 5,20 gram.
Massa bersih (netto) sampel serbuk = Bruto – Tara = 15,40 gram – 5,20 gram = 10,20 gram.
Standar Masuk SMAKBO
Berikut data pengamatan uji nyala terhadap tiga sampel garam kation logam:
– Sampel 1 menghasilkan nyala berwarna Kuning Terang menyala.
– Sampel 2 menghasilkan nyala berwarna Ungu Muda (Lilac).
– Sampel 3 menghasilkan nyala berwarna Merah Bata.
Kation logam yang terkandung di dalam Sampel 1, 2, dan 3 berturut-turut adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Karakteristik spektrum emisi uji nyala kation:
– Natrium (Na⁺) = Kuning terang khas.
– Kalium (K⁺) = Ungu muda (lilac).
– Kalsium (Ca²⁺) = Merah bata (brick red).
Jadi urutannya adalah Natrium (Na⁺), Kalium (K⁺), Kalsium (Ca²⁺).
Standar Masuk SMAKBO
Jika terjadi tumpahan asam pekat di atas meja praktikum laboratorium, prosedur penanganan darurat pertama yang paling tepat dan aman adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Tumpahan asam kuat harus dinetralkan terlebih dahulu dengan basa lemah seperti natrium bikarbonat (NaHCO₃). Setelah reaksi netralisasi selesai (tidak terbentuk gelembung gas CO₂ lagi), cairan yang telah menjadi garam netral aman untuk diserap dan dibersihkan menggunakan air.
Standar Masuk SMAKBO
Sebuah botol reagen berisi 500 mL larutan perak nitrat (AgNO₃). Pada pengujian pertama digunakan 125 mL. Pada pengujian kedua digunakan ⅖ (dua per lima) dari sisa larutan yang ada di botol. Berapakah volume larutan AgNO₃ yang masih tersisa di dalam botol sekarang?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C
Volume awal = 500 mL.
Setelah pengujian pertama, sisa larutan = 500 mL – 125 mL = 375 mL.
Pengujian kedua menggunakan = ⅖ × 375 mL = 150 mL.
Sisa akhir larutan di dalam botol = 375 mL – 150 mL = 225 mL.
Standar Masuk SMAKBO
Seorang praktikan tanpa sengaja terkena cipratan larutan asam sulfat pekat pada kulit lengannya. Tindakan pertolongan pertama (P3K) yang paling mendesak dan wajib segera dilakukan adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B
Prosedur baku keselamatan darurat (K3 Laboratorium) untuk paparan bahan kimia korosif pada kulit adalah membasuhnya dengan air mengalir (running water) segera mungkin selama minimal 10-15 menit guna mengencerkan dan melarutkan zat kimia dari permukaan kulit sebelum mencari penanganan medis profesional.
📚 Latihan Soal Masuk Sekolah Unggulan & Kedinasan Lainnya:
Ingin Soal Tes Masuk SMAK Bogor yang Lebih Lengkap?
Dapatkan kumpulan soal lengkap, pembahasan terperinci, serta tips strategi menjawab soal Tes Masuk SMAK Bogor hanya di situs resmi kami. Kunjungi utbk.or.id untuk mengakses materi latihan terbaru dan persiapan terbaikmu.
