Tes masuk jurusan Kebidanan adalah langkah awal bagi calon mahasiswa yang ingin mendalami dunia kesehatan, khususnya dalam pelayanan ibu dan anak. Kebidanan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari perawatan kehamilan, proses persalinan, hingga perawatan bayi baru lahir. Oleh karena itu, tes ini dirancang untuk menguji pemahaman dasar dalam bidang medis, biologi, dan kesehatan reproduksi yang dibutuhkan untuk menjalani pendidikan di jurusan Kebidanan.
Untuk membantu mempersiapkan diri menghadapi tes ini, kami menyediakan lebih dari 100 contoh soal lengkap dengan pembahasan yang mendalam. Soal-soal ini mencakup berbagai topik penting seperti anatomi, fisiologi, kesehatan ibu dan anak, serta gizi selama kehamilan. Dengan pembahasan yang jelas dan rinci, Anda dapat memperdalam pemahaman Anda, meningkatkan kemampuan analisis, dan mempersiapkan diri dengan lebih percaya diri dalam menghadapi ujian masuk jurusan Kebidanan.
Kisi-Kisi Tes Masuk Jurusan Kebidanan

Masuk jurusan Kebidanan memerlukan persiapan matang dengan memahami materi yang akan diujikan. Kisi-kisi ujian ini mencakup anatomi, fisiologi, kesehatan ibu dan anak, serta gizi kehamilan. Pembahasan ini akan membantu Anda menguasai konsep penting untuk sukses dalam tes masuk.
1. Dasar-Dasar Anatomi dan Fisiologi Reproduksi
Pembahasan: Pemahaman struktur dan fungsi organ reproduksi wanita (ovarium, uterus, vagina) serta siklus menstruasi. Materi ini menguji pengetahuan dasar calon mahasiswa kebidanan terkait kesehatan reproduksi.
2. Konsep Dasar Kehamilan
Pembahasan: Proses fertilisasi, perkembangan janin trimester 1–3, dan tanda-tanda kehamilan (presumptive, probable, positive). Fokus pada pemahaman fisiologi kehamilan.
3. Persalinan dan Tahapan Kelahiran
Pembahasan: Tahapan persalinan (latent, active, transition), penanganan normal, serta komplikasi yang dapat terjadi seperti distosia atau perdarahan postpartum.
4. Gizi dan Kesehatan Ibu Hamil
Pembahasan: Prinsip pemenuhan nutrisi ibu hamil, dampak kekurangan gizi pada ibu dan janin (misalnya anemia atau berat badan lahir rendah), serta suplementasi penting seperti asam folat dan zat besi.
5. Penyakit dan Komplikasi Kehamilan
Pembahasan: Pengetahuan mengenai penyakit seperti preeklampsia, eklampsia, diabetes gestasional, dan infeksi kehamilan (TORCH). Tes ini menguji kemampuan calon mahasiswa mengenali tanda-tanda bahaya kehamilan.
6. Perawatan Neonatus
Pembahasan: Perawatan bayi baru lahir, termasuk APGAR Score, inisiasi menyusui dini (IMD), serta cara menjaga suhu tubuh bayi. Fokus pada penanganan dasar untuk memastikan kesehatan neonatal.
Contoh Soal Tes Masuk Jurusan Kebidanan

Contoh soal tes masuk jurusan Kebidanan dirancang untuk memberi gambaran mengenai tipe pertanyaan dalam ujian seleksi. Soal-soal ini menguji pemahaman calon mahasiswa tentang anatomi, fisiologi, kesehatan ibu dan anak, serta gizi kehamilan. Berikut adalah soal ujian untuk masuk jurusan Kebidanan.
1. Manakah organ yang berperan dalam produksi sel telur dan hormon estrogen pada wanita?
A. Uterus
B. Ovarium
C. Vagina
D. Serviks
E. Tuba Fallopi
Jawaban: B. Ovarium
Pembahasan: Ovarium adalah organ yang berperan dalam produksi sel telur (ovum) dan hormon estrogen serta progesteron. Uterus adalah tempat perkembangan janin, sedangkan tuba fallopi berfungsi sebagai saluran tempat terjadinya pembuahan.
2. Tanda kehamilan yang termasuk dalam kategori “probable” (kemungkinan) adalah:
A. Mual dan muntah
B. Hasil tes kehamilan positif
C. Gerakan janin yang dirasakan ibu
D. Pembesaran uterus
E. Fetal heartbeat
Jawaban: D. Pembesaran uterus
Pembahasan: Tanda “probable” mencakup perubahan fisik yang dapat diamati atau dirasakan, seperti pembesaran uterus dan perubahan serviks. Hasil tes kehamilan juga termasuk probable. Sedangkan mual (A) adalah tanda presumptive, dan fetal heartbeat (E) adalah tanda positive.
3. Pada fase mana dari persalinan pembukaan serviks berlangsung paling cepat?
A. Latent phase
B. Active phase
C. Transition phase
D. Delivery phase
E. Expulsion phase
Jawaban: C. Transition phase
Pembahasan: Pada fase transisi, pembukaan serviks berlangsung dari 8 cm hingga 10 cm, dan ini adalah tahap paling cepat dan intens dalam persalinan. Fase aktif (B) juga terjadi pembukaan serviks, tetapi tidak secepat transisi.
4. Suplementasi apa yang sangat penting untuk mencegah cacat tabung saraf pada janin?
A. Zat besi
B. Asam folat
C. Vitamin D
D. Kalsium
E. Vitamin B12
Jawaban: B. Asam folat
Pembahasan: Asam folat sangat penting dalam mencegah cacat tabung saraf pada janin, seperti spina bifida. Ibu hamil dianjurkan mengonsumsi suplementasi asam folat, terutama pada trimester pertama.
5. Tanda-tanda preeklampsia yang perlu diwaspadai oleh tenaga kesehatan meliputi:
A. Nyeri punggung bawah dan kontraksi
B. Tekanan darah tinggi dan proteinuria
C. Hasil USG tidak normal
D. Edema pada kaki dan nyeri sendi
E. Berat badan turun drastis
Jawaban: B. Tekanan darah tinggi dan proteinuria
Pembahasan: Preeklampsia ditandai oleh tekanan darah tinggi dan adanya protein dalam urin (proteinuria). Kondisi ini sangat serius karena dapat berkembang menjadi eklampsia jika tidak segera ditangani.
6. APGAR Score mengukur lima aspek penting dari kesehatan bayi baru lahir. Manakah yang tidak termasuk dalam komponen APGAR?
A. Denyut jantung
B. Warna kulit
C. Respons terhadap rangsangan
D. Berat badan
E. Tonus otot
Jawaban: D. Berat badan
Pembahasan: APGAR Score menilai denyut jantung, warna kulit, respons terhadap rangsangan, pernapasan, dan tonus otot pada bayi baru lahir. Berat badan tidak termasuk dalam penilaian APGAR.
7. Siklus menstruasi wanita terdiri dari beberapa fase. Pada fase manakah terjadi ovulasi dan apa pengaruh hormon pada fase tersebut?
A. Fase folikular, dipengaruhi oleh hormon estrogen
B. Fase luteal, dipengaruhi oleh hormon progesteron
C. Fase ovulasi, dipengaruhi oleh luteinizing hormone (LH)
D. Fase menstruasi, dipengaruhi oleh hormon progesteron
E. Fase folikular, dipengaruhi oleh follicle-stimulating hormone (FSH)
Jawaban: C. Fase ovulasi, dipengaruhi oleh luteinizing hormone (LH)
Pembahasan: Ovulasi terjadi di tengah siklus menstruasi, biasanya pada hari ke-14 dalam siklus 28 hari. LH bertanggung jawab memicu pelepasan sel telur dari ovarium. Sebelum ovulasi, hormon FSH dan estrogen mendominasi, sedangkan setelah ovulasi, progesteron mulai meningkat untuk mempersiapkan tubuh bagi kemungkinan kehamilan.
8. Pada kehamilan trimester pertama, janin mulai menunjukkan perkembangan penting. Organ apa yang pertama kali terbentuk dan pada minggu keberapa organ tersebut mulai berfungsi?
A. Otak, minggu ke-4
B. Jantung, minggu ke-4
C. Paru-paru, minggu ke-8
D. Ginjal, minggu ke-10
E. Mata, minggu ke-12
Jawaban: B. Jantung, minggu ke-4
Pembahasan: Jantung adalah organ pertama yang terbentuk dan mulai berfungsi pada minggu ke-4 kehamilan. Denyut jantung janin dapat terdeteksi dengan USG transvaginal di awal trimester pertama. Ini merupakan salah satu tanda penting dari perkembangan janin yang sehat.
9. Selama persalinan, jika seorang ibu mengalami distosia bahu (shoulder dystocia), tindakan apa yang biasanya dilakukan oleh tenaga medis untuk mengatasi kondisi ini dan memastikan persalinan berlangsung aman?
A. Melakukan episiotomi untuk mempercepat persalinan
B. Memberikan oksitosin untuk mempercepat kontraksi
C. Melakukan manuver McRoberts untuk memperbaiki posisi bayi
D. Melakukan induksi persalinan dengan prostaglandin
E. Melakukan bedah caesar darurat
Jawaban: C. Melakukan manuver McRoberts untuk memperbaiki posisi bayi
Pembahasan: Distosia bahu terjadi ketika bahu bayi tersangkut di belakang tulang kemaluan ibu setelah kepala bayi lahir. Manuver McRoberts adalah teknik yang digunakan untuk mengatasi kondisi ini dengan menekuk lutut ibu ke arah dada, sehingga membuka panggul dan memungkinkan bahu bayi untuk dilahirkan.
10. Seorang ibu hamil trimester kedua mengalami anemia, yang kemungkinan besar disebabkan oleh defisiensi zat besi. Apa dampak utama kekurangan zat besi bagi ibu dan janin, serta bagaimana cara terbaik untuk mencegah kondisi ini?
A. Menghambat perkembangan organ janin dan mencegah dengan meningkatkan konsumsi asam folat
B. Mengganggu pembentukan sel darah merah ibu, dapat dicegah dengan suplementasi zat besi
C. Menyebabkan risiko keguguran, dapat dicegah dengan konsumsi kalsium
D. Meningkatkan risiko preeklampsia, dicegah dengan diet tinggi protein
E. Menurunkan berat badan ibu, dicegah dengan konsumsi vitamin C
Jawaban: B. Mengganggu pembentukan sel darah merah ibu, dapat dicegah dengan suplementasi zat besi
Pembahasan: Anemia pada ibu hamil, terutama anemia defisiensi zat besi, terjadi karena kurangnya zat besi yang diperlukan untuk membentuk hemoglobin, komponen utama sel darah merah. Ini dapat menyebabkan ibu merasa lemas dan meningkatkan risiko kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah pada bayi. Suplementasi zat besi adalah langkah pencegahan yang efektif.
11. Diabetes gestasional adalah kondisi yang harus dikelola dengan baik selama kehamilan. Apa risiko utama yang dapat ditimbulkan oleh diabetes gestasional jika tidak dikelola dengan benar terhadap bayi?
A. Risiko lahir cacat karena gangguan perkembangan organ
B. Risiko macrosomia (bayi lahir dengan berat badan sangat besar)
C. Risiko kelahiran prematur dan keguguran pada trimester pertama
D. Risiko retardasi mental pada bayi
E. Risiko gangguan perkembangan saraf janin
Jawaban: B. Risiko macrosomia (bayi lahir dengan berat badan sangat besar)
Pembahasan: Diabetes gestasional dapat menyebabkan bayi tumbuh terlalu besar (macrosomia) karena tingginya kadar glukosa darah yang masuk melalui plasenta. Hal ini dapat menyebabkan komplikasi saat persalinan, seperti distosia bahu atau perlunya operasi caesar.
12. Pada bayi baru lahir, inisiasi menyusui dini (IMD) sangat dianjurkan untuk dilakukan dalam waktu satu jam setelah kelahiran. Apa manfaat utama dari IMD bagi bayi dan ibu?
A. Membantu bayi bernapas dengan lebih baik dan mempercepat pengeluaran mekonium
B. Meningkatkan ikatan emosional antara ibu dan bayi serta mempercepat keluarnya ASI
C. Meningkatkan suhu tubuh bayi dan mencegah hipotermia
D. Meningkatkan kadar oksigen dalam darah bayi dan mencegah infeksi
E. Mempercepat adaptasi pernapasan bayi dan membantu perkembangan sarafnya
Jawaban: B. Meningkatkan ikatan emosional antara ibu dan bayi serta mempercepat keluarnya ASI
Pembahasan: Inisiasi menyusui dini (IMD) sangat penting karena membantu merangsang produksi ASI melalui kontak kulit antara ibu dan bayi. Ini juga memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi, dan memberikan kolostrum, cairan awal ASI yang kaya antibodi, yang dapat membantu melindungi bayi dari infeksi.
13. Dalam sistem reproduksi wanita, setiap organ memiliki fungsi yang sangat penting. Salah satunya adalah ovarium yang berperan dalam proses reproduksi. Apa fungsi utama ovarium dalam sistem reproduksi wanita?
A. Menyediakan tempat bagi implantasi janin
B. Menghasilkan sel telur dan hormon reproduksi
C. Menghasilkan cairan yang melindungi vagina
D. Menyediakan darah untuk kehamilan
E. Menjaga kestabilan suhu tubuh wanita
Jawaban: B. Menghasilkan sel telur dan hormon reproduksi
Pembahasan: Ovarium berfungsi menghasilkan sel telur dan hormon estrogen serta progesteron yang mengatur siklus menstruasi dan proses reproduksi.
14. Kehamilan dapat terdeteksi melalui berbagai tanda dan gejala. Beberapa tanda tersebut dapat diverifikasi secara medis. Tanda kehamilan yang paling dapat dipastikan melalui pemeriksaan medis adalah?
A. Morning sickness
B. Pembesaran payudara
C. Denyut jantung janin
D. Peningkatan nafsu makan
E. Perubahan warna kulit
Jawaban: C. Denyut jantung janin
Pembahasan: Denyut jantung janin yang terdeteksi melalui USG atau alat medis adalah tanda kehamilan yang lebih dapat dipastikan daripada gejala-gejala fisik lainnya.
15. Proses persalinan berlangsung dalam beberapa tahapan, dan tiap tahap memiliki ciri khas tersendiri. Pada tahap mana ibu akan merasakan kontraksi yang semakin teratur dan pembukaan serviks mencapai 4-7 cm?
A. Tahap latent
B. Tahap aktif
C. Tahap transisi
D. Tahap melahirkan
E. Tahap pemulihan
Jawaban: B. Tahap aktif
Pembahasan: Pada tahap aktif persalinan, kontraksi semakin kuat dan teratur, serta pembukaan serviks berlangsung lebih cepat hingga mencapai 4-7 cm.
16. Kehamilan memerlukan perhatian khusus dalam hal gizi, karena kekurangan gizi dapat mempengaruhi perkembangan janin. Apa dampak utama kekurangan asam folat selama kehamilan?
A. Kelahiran prematur
B. Gangguan jantung pada bayi
C. Cacat tabung saraf pada janin
D. Peningkatan kadar gula darah ibu
E. Gangguan metabolisme pada ibu
Jawaban: C. Cacat tabung saraf pada janin
Pembahasan: Kekurangan asam folat pada ibu hamil dapat menyebabkan cacat tabung saraf pada janin, seperti spina bifida atau anensefali.
17. Kehamilan juga dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah preeklampsia. Apa yang menjadi ciri khas preeklampsia pada ibu hamil?
A. Tekanan darah normal dengan pembengkakan ringan
B. Peningkatan tekanan darah tinggi dengan pembengkakan dan protein dalam urine
C. Perubahan pada sistem pencernaan ibu
D. Gangguan penglihatan tanpa pembengkakan
E. Kehilangan nafsu makan tanpa peningkatan tekanan darah
Jawaban: B. Peningkatan tekanan darah tinggi dengan pembengkakan dan protein dalam urine
Pembahasan: Preeklampsia ditandai dengan peningkatan tekanan darah, pembengkakan pada tangan dan kaki, serta adanya protein dalam urine.
18. Setelah kelahiran, perawatan bayi baru lahir menjadi sangat penting. Apa tindakan pertama yang perlu dilakukan untuk bayi baru lahir dalam beberapa menit pertama setelah kelahiran?
A. Memberikan imunisasi hepatitis B
B. Menyusui bayi segera setelah kelahiran
C. Menjaga suhu tubuh bayi dengan teknik pemanasan
D. Memastikan bayi tidur dengan posisi terlentang
E. Memberikan air susu ibu (ASI) setelah 12 jam
Jawaban: C. Menjaga suhu tubuh bayi dengan teknik pemanasan
Pembahasan: Menjaga suhu tubuh bayi dengan teknik pemanasan segera setelah kelahiran penting untuk mencegah hipotermia pada bayi yang baru lahir.
19. Siklus menstruasi adalah proses yang sangat penting dalam tubuh wanita yang melibatkan berbagai organ. Pada fase mana tubuh wanita akan mengalami ovulasi, yaitu pelepasan sel telur dari ovarium?
A. Fase menstruasi
B. Fase folikular
C. Fase luteal
D. Fase ovulasi
E. Fase premenstruasi
Jawaban: D. Fase ovulasi
Pembahasan: Ovulasi terjadi pada fase ovulasi dalam siklus menstruasi, di mana sel telur dilepaskan dari ovarium dan siap untuk dibuahi.
20. Selama kehamilan, trimester pertama adalah waktu yang sangat krusial bagi perkembangan janin. Apa yang terjadi pada janin pada trimester pertama kehamilan?
A. Pembentukan sistem pencernaan yang kompleks
B. Pembentukan organ-organ vital, seperti jantung dan otak
C. Peningkatan berat badan yang pesat
D. Pembentukan sistem saraf dan kekuatan otot
E. Perkembangan sistem imun janin
Jawaban: B. Pembentukan organ-organ vital, seperti jantung dan otak
Pembahasan: Pada trimester pertama, organ-organ vital seperti jantung, otak, dan sistem saraf mulai terbentuk dengan cepat, yang sangat penting bagi perkembangan janin yang sehat.
Siapkan Diri Masuk Jurusan Kebidanan dengan Latihan Soal dan Pembahasan Lengkap!
Latihan soal ujian masuk jurusan Kebidanan ini akan sangat membantu Anda dalam mempersiapkan ujian dengan lebih matang. Pembahasan setiap soal memberikan wawasan yang mendalam untuk mempermudah pemahaman materi yang akan diujikan. Terus berlatih dan kuasai setiap konsep dengan baik. Kunjungi utbk.or.id untuk mendapatkan informasi dan kumpulan soal lengkap sebagai bekal menuju jurusan Kebidanan impian.
đź‘¶ Bank Soal Tes Masuk Jurusan Kebidanan Terlengkap (D3, D4, & S1 Poltekkes / PTN): Di bawah ini disajikan 52 Butir Soal Latihan Tes Masuk Jurusan Kebidanan yang mencakup Biologi Sistem Reproduksi & Fisiologi Kehamilan, Konsep Asuhan Kebidanan & Persalinan Normal (APN), Matematika Kesehatan (Rumus Naegele HPL, Taksiran Berat Janin, IMT, Dosis Obat), serta Etika Profesi Kebidanan, Komunikasi Terapeutik & Kesehatan Ibu-Anak lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan komprehensif!
Tempat terjadinya proses fertilisasi (pembuahan sel telur oleh sel sperma) secara fisiologis adalah di…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Fertilisasi secara fisiologis umumnya berlangsung di bagian 1/3 lateral saluran tuba falopi, khususnya di daerah ampula.
Hormon yang dideteksi pada tes kehamilan strip urin (tespek) karena diproduksi oleh sinsitiotrofoblas plasenta adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Hormon hCG disekresikan segera setelah implantasi blastokis dan meningkat pesat pada trimester pertama kehamilan.
Pintu Masuk Panggul (Conjugata Vera) secara anatomis diukur dari tepi atas simfisis pubis sampai ke…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Konjugata vera adalah diameter anteroposterior pintu atas panggul (PAP) dari tepi atas simpisis ke promontorium vertebra sakral 1.
Lonjakan hormon apakah yang secara langsung memicu terjadinya peristiwa ovulasi (pelepasan oosit sekunder dari folikel Graaf)?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Peningkatan tajam sekresi hormon LH (LH surge) oleh hipofisis anterior memicu ovulasi dalam 24–36 jam.
Hormon yang diproduksi di hipotalamus, disimpan di hipofisis posterior, dan berfungsi memicu kontraksi miometrium uterus saat persalinan adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Oksitosin berperan memicu kontraksi ritmis uterus saat inpartu dan memicu refleks ejeksi ASI (let-down reflex).
Hormon utama yang bertanggung jawab atas sintesis dan produksi air susu ibu (ASI) pada kelenjar alveoli payudara adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Prolaktin (disekresikan hipofisis anterior) memicu sintesis/produksi ASI, sedangkan oksitosin memicu pengeluarannya.
Fungsi penting air ketuban (cairan amnion) bagi janin intrauterin mencakup hal berikut, KECUALI…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Cairan amnion bukan penyuplai darah janin; darah dan oksigen disalurkan melalui sirkulasi plasenta dan tali pusat.
Komposisi pembuluh darah yang normal terdapat di dalam funikulus umbilikalis (tali pusat) bayi adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Tali pusat normal berisi 2 arteri (membawa darah kaya sisa metabolit dari janin ke plasenta) dan 1 vena (membawa oksigen dan nutrisi ke janin).
Penurunan konsentrasi hemoglobin pada ibu hamil sering terjadi akibat hidremia/hemodilusi, yaitu…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Hemodilusi fisiologis terjadi karena ekspansi volume plasma naik 45-50% sedangkan volume eritrosit naik 20-30%.
Jenis kelamin embrio manusia ditentukan oleh sel sperma ayah karena sperma membawa kromosom…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Ovum selalu membawa kromosom X, sedangkan spermatozoa membawa kromosom X atau Y yang menentukan jenis kelamin janin (XX perempuan, XY laki-laki).
Struktur pirau fisiologis pada jantung janin yang menghubungkan atrium kanan langsung ke atrium kiri dinamakan…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Foramen ovale memungkinkan darah beroksigen melewati atrium kanan langsung ke atrium kiri tanpa melewati sirkulasi paru yang belum mengembang.
Perubahan serviks menjadi lebih lunak dan mudah diregangkan pada masa awal kehamilan dikenal sebagai tanda…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Tanda Goodell adalah perlunakan serviks; Chadwick perubahan warna kebiruan pada serviks/vagina; Hegar perlunakan isthmus uteri.
Setelah ovulasi, sisa folikel yang pecah akan bertransformasi menjadi korpus luteum yang aktif menghasilkan hormon…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Korpus luteum mensekresikan progesteron konsentrasi tinggi untuk mempersiapkan dan mempertahankan lapisan endometrium.
Refleks fisiologis pada bayi baru lahir di mana bayi memutar kepala dan membuka mulut saat sudut bibirnya disentuh disebut refleks…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Rooting reflex adalah naluri alami mencari puting susu ibu ketika pipi atau sudut mulut bayi diraba.
Pemberian suplementasi asam folat pada masa prakonsepsi dan trimester pertama sangat krusial untuk mencegah cacat tabung saraf janin, yaitu…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Asam folat (vitamin B9) penting bagi penutupan tabung saraf (neural tube defect/NTD) seperti spina bifida.
Cairan ASI pertama yang berwarna kekuningan kaya akan protein dan antibodi protektif tinggi disebut…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Kolostrum kaya akan antibodi sekretori IgA, leukosit, dan faktor pertumbuhan penting bagi usus neonatus.
Tahapan persalinan normal yang dimulai dari pembukaan lengkap serviks (10 cm) hingga bayi lahir seluruhnya adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Kala I = pembukaan serviks 0-10 cm; Kala II = ekspulsi janin; Kala III = pelepasan & kelahiran plasenta; Kala IV = observasi 2 jam pascapersalinan.
Tiga langkah utama dalam Manajemen Aktif Kala III (MAK III) untuk mencegah perdarahan postpartum meliputi…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Tiga langkah MAK III: Suntik Oksitosin 10 IU dalam 1 menit pascabayi lahir, Peregangan Tali Pusat Terkendali (PTT), dan Masase Fundus Uteri 15 detik.
Komponen yang dinilai dalam Skor APGAR pada menit ke-1 dan ke-5 setelah kelahiran adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
APGAR mencakup 5 parameter: Appearance (warna kulit), Pulse (denyut jantung), Grimace (refleks), Activity (tonus otot), dan Respiration (usaha napas).
Pemeriksaan Leopold II pada ibu hamil bertujuan untuk menentukan…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Leopold I: TFU & bagian fundus; Leopold II: punggung & ekstremitas janin; Leopold III: bagian terbawah janin; Leopold IV: masuknya bagian terbawah ke PAP.
Durasi minimal kontak kulit-ke-kulit (skin-to-skin contact) pada proses Inisiasi Menyusu Dini (IMD) segera setelah bayi lahir adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
IMD direkomendasikan dilakukan segera dengan kontak kulit ke kulit dada ibu minimal selama 1 jam penuh.
Gejala klinis yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya Preeklamsia Berat pada ibu hamil adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Trias preeklamsia melibatkan hipertensi, proteinuria, serta gejala vasospasme serebral (pusing hebat, skotoma/penglihatan kabur).
Cairan sekret yang keluar dari liang vagina selama masa nifas (lochia) yang berwarna merah segar pada hari ke 1-3 postpartum disebut…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Hari 1-3: Lochia rubra (merah); Hari 3-7: sanguinolenta (kuning kecokelatan); Hari 7-14: serosa (kekuningan); setelah 2 minggu: alba (putih/bening).
Syarat keberhasilan kontrasepsi alami Metode Amenore Laktasi (MAL) secara efektif mencakup…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
MAL efektif hingga 98% bila terpenuhi 3 kriteria: ASI eksklusif siang-malam, usia bayi < 6 bulan, dan belum haid.
Vaksin yang wajib diberikan kepada bayi baru lahir sebelum berusia 24 jam untuk mencegah penularan vertikal penyakit hati kronis adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Vaksin Hepatitis B0 diberikan secara intramuskular di paha anterolateral dalam waktu < 24 jam pascakelahiran.
Dalam pencatatan lembar partograf WHO, garis waspada (alert line) menunjukkan perlunya…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Garis waspada mengingatkan bidan bahwa fase aktif berjalan lambat dan perlu persiapan transfer rujukan ke faskes rujukan.
Rentang frekuensi denyut jantung janin (DJJ) normal per menit dalam kondisi istirahat intrauterin adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Batas normal DJJ adalah 120 hingga 160 dpm. Di bawah 120 dpm adalah bradikardia, di atas 160 dpm adalah takikardia.
Segera setelah plasenta lahir normal, tinggi fundus uteri (TFU) secara fisiologis teraba setinggi…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Tepat setelah pengeluaran plasenta lengkap, miometrium berkontraksi keras dan fundus teraba setinggi 1-2 jari di bawah pusat.
Ibu Rina memiliki Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) pada tanggal 10 Mei 2025. Menggunakan rumus Naegele ($+7, -3, +1$), kapankah Hari Perkiraan Lahir (HPL) bayinya?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Hari: $10 + 7 = 17$. Bulan: $5 – 3 = 2$ (Februari). Tahun: $2025 + 1 = 2026$. Jadi HPL = 17 Februari 2026.
Seorang ibu hamil memeriksakan kehamilan dengan HPHT tanggal 15 Januari 2026. Berdasarkan rumus Naegele ($+7, +9, +0$), tanggal HPL adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Hari: $15 + 7 = 22$. Bulan: $1 + 9 = 10$ (Oktober). Tahun: 2026. Jadi HPL = 22 Oktober 2026.
Hasil pemeriksaan ibu hamil: TFU = 32 cm, kepala janin belum masuk pintu atas panggul ($n=12$). Menggunakan rumus Johnson-Toshack $(TFU – n) \times 155$, taksiran berat janin (TBJ) adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
$TBJ = (32 – 12) \times 155 = 20 \times 155 = 3.100\text{ gram}$.
Jika TFU ibu hamil adalah 30 cm dan kepala janin sudah masuk PAP ($n=11$), berapa taksiran berat janin (TBJ)?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
$TBJ = (30 – 11) \times 155 = 19 \times 155 = 2.945\text{ gram}$.
Seorang calon ibu memiliki berat badan 50 kg dan tinggi badan 158 cm (1,58 m). Berapakah IMT-nya?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
$IMT = \frac{50}{(1,58)^2} = \frac{50}{2,4964} \approx 20,03\text{ kg/m²}$.
Berdasarkan pedoman IOM, ibu hamil dengan IMT awal normal (18,5 – 24,9) direkomendasikan menambah berat badan total selama kehamilan sebesar…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Rekomendasi penambahan bobot ibu hamil ber-IMT normal berkisar antara 11,5 hingga 16 kg.
HPHT tanggal 1 Januari 2026. Pada tanggal 26 Februari 2026, berapakah usia kehamilannya?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Januari: 31 – 1 = 30 hari. Februari: 26 hari. Total hari = 56 hari. $56 \div 7 = 8$ minggu.
Dokter menginstruksikan pemberian oksitosin 5 IU dalam 500 mL Dextrose 5% dengan kecepatan 20 tetes/menit. Jika 1 mL infus = 20 tetes, berapa jam cairan 500 mL tersebut akan habis?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Total tetes = $500 \times 20 = 10.000$ tetes. Waktu = $\frac{10.000}{20} = 500$ menit = 8 jam 20 menit.
Ibu menyusui 6 bulan pertama rata-rata membutuhkan tambahan energi harian sebesar…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Kemenkes menganjurkan penambahan energi sekitar 450-500 kkal/hari untuk menunjang produksi ASI optimal.
Bayi lahir dengan berat 3.200 gram. Pada hari ke-4 bobotnya menjadi 3.040 gram. Berapa persentase penurunan berat badan fisiologis bayi?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Penurunan = $3.200 – 3.040 = 160$ gram. Persentase = $\frac{160}{3200} \times 100\% = 5\%$ (normal di bawah 7-10%).
Dosis injeksi intramuskular Vitamin K1 (Fitomenadion) profilaksis untuk semua bayi baru lahir adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Standar asuhan BBL: Injeksi Vit K1 1 mg IM diberikan di paha kiri anterolateral untuk mencegah Penyakit Perdarahan Akibat Defisiensi Vit K (APDK).
Bayi lahir: tubuh kemerahan ekstremitas biru (1), denyut jantung 110 dpm (2), meringis saat distimulasi (1), gerakan fleksi aktif (2), menangis kuat (2). Berapakah skor APGAR bayi tersebut?
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Skor = $1 + 2 + 1 + 2 + 2 = 8$ (kondisi bayi bugar/normal).
Memberikan penjelasan lengkap mengenai opsi persalinan dan meminta persetujuan tertulis dari pasien sebelum tindakan medis merupakan penerapan prinsip etika…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Otonomi menghormati hak pasien dalam menentukan nasib kesehatannya secara sadar lewat informed consent.
Prinsip etika kebidanan ‘Beneficence’ menekankan kewajiban moral tenaga kesehatan untuk…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Beneficence menuntut tenaga kesehatan aktif bertindak memberikan manfaat terbaik demi keselamatan ibu dan janin.
Sikap mendengarkan secara aktif, menunjukkan empati tanpa menghakimi, dan menjaga kontak mata saat konseling kehamilan mencerminkan…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Komunikasi terapeutik dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya, meredakan kecemasan ibu, dan memfasilitasi pengambilan keputusan kesehatan yang bijak.
Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) di desa ditandai dengan pemasangan…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Stiker P4K mencantumkan nama ibu, taksiran persalinan, penolong persalinan, tempat bersalin, calon pendonor darah, dan calon transportasi darurat.
Periode krusial pencegahan stunting pada anak dimulai sejak terbentuknya janin hingga usia 2 tahun, yang dikenal sebagai…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
1000 HPK (270 hari masa kehamilan + 730 hari hingga usia 2 tahun) merupakan masa emas pembentukan organ dan plastisitas otak anak.
Standar pemeriksaan kehamilan terpadu (Kemenkes) minimal dilakukan sebanyak…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Standar ANC terkini adalah minimal 6 kali kunjungan (1x trimester 1, 2x trimester 2, 3x trimester 3) dengan minimal 2 kali skrining dokter umum/Sp.OG.
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kebidanan, bidan berwenang memberikan pelayanan kesehatan…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
UU No. 4/2019 membatasi tugas mandiri dan kolaborasi bidan pada kesehatan ibu, kesehatan anak, kesehatan reproduksi perempuan, dan pelayanan KB.
Membicarakan riwayat komplikasi persalinan pasien di tempat umum atau mengunggah rekaman proses persalinan ke media sosial tanpa izin melanggar kode etik…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Rekam medis dan privasi tubuh pasien dilindungi undang-undang; pembocoran tanpa izin tertulis melanggar etika dan hukum.
Berikut ini merupakan komponen dalam standar 10 T pelayanan Antenatal Care (ANC), KECUALI…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Standar 10 T ANC mencakup: BB/TB, TD, LILA, TFU, DJJ, Tetanus toxoid, Tablet Fe, Tes Lab, Tatalaksana kasus, dan Temu wicara/konseling. Operasi sesar bukan standar ANC.
Keluarnya cairan lochia berbau busuk disertai demam tinggi $ge 38^circ\text{C}$ pada hari ke-5 postpartum menandakan terjadinya…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
Lochia purulenta berbau menyengat dan demam masa nifas adalah tanda bahaya infeksi genital pascapersalinan (sepsis nifas).
Alat pemantau tumbuh kembang balita yang memuat kurva berat badan menurut usia dan grafik pertumbuhan adalah…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
KMS dalam Buku KIA digunakan untuk mencatat dan memonitor grafik pertumbuhan berat badan anak setiap bulan di Posyandu.
Secara etimologis, kata ‘Midwife’ (Bidan) berasal dari bahasa Inggris Kuno yang memiliki makna mendalam, yaitu…
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: A
‘Midwife’ secara harfiah berarti ‘with woman’ (bersama perempuan), menekankan peran pendamping kemitraan dalam siklus reproduksi wanita.
