60+ Soal Tes Masuk Jurusan Bimbingan Konseling dengan Pembahasan Lengkap

Share ke:

Jurusan Bimbingan Konseling berfokus pada pembelajaran teknik konseling yang bertujuan untuk membantu individu atau kelompok dalam menghadapi permasalahan psikologis dan sosial. Di jurusan ini, mahasiswa akan dilatih untuk memberikan dukungan emosional yang konstruktif, dengan keterampilan yang aplikatif di berbagai konteks, seperti pendidikan, kesehatan, dan lembaga sosial. Lulusan dari jurusan ini memiliki peluang karier sebagai konselor di sekolah, rumah sakit, dan organisasi terkait lainnya.

Kisi-kisi Soal Tes Masuk Jurusan Bimbingan Konseling

Kisi-kisi Soal Tes Masuk Jurusan Bimbingan Konseling

Kisi-kisi UTBK untuk Jurusan Bimbingan Konseling mencakup materi seputar teknik konseling, psikologi individu, dan dukungan emosional. Dengan memahami kisi-kisi ini, kamu akan lebih siap untuk menghadapi ujian dan menguasai konsep-konsep penting yang akan diujikan.

  • Konsep Dasar Bimbingan dan Konseling
    Menguji pemahaman tentang pengertian BK, tujuan BK, prinsip-prinsip layanan konseling, serta perbedaan antara bimbingan dan konseling.
  • Fungsi dan Tujuan BK di Sekolah
    Mengetahui peran guru BK dalam mendampingi peserta didik dalam aspek pribadi, sosial, belajar, dan karier sesuai Permendikbud yang berlaku.
  • Jenis-Jenis Layanan BK
    Menilai pemahaman tentang layanan dasar, layanan responsif, layanan perencanaan individual, dan layanan dukungan sistem.
  • Teori-teori Konseling
    Menguji pemahaman terhadap teori psikodinamik, behavioristik, humanistik (Rogers), kognitif, realitas (Glasser), dan pendekatan eklektik.
  • Teknik Konseling Individual dan Kelompok
    Mengenal proses konseling tatap muka dan kelompok, teknik membangun rapport, empati, refleksi, serta proses terminasi.
  • Etika Profesi Konselor
    Memahami kode etik profesi konselor, asas kerahasiaan, tanggung jawab terhadap klien, dan batasan profesional dalam hubungan konseling.
  • Komunikasi Interpersonal Efektif
    Menilai kemampuan memahami unsur komunikasi dua arah, komunikasi nonverbal, serta keterampilan mendengarkan aktif dalam konseling.
  • Asesmen dalam Bimbingan dan Konseling
    Mengenal jenis-jenis asesmen seperti observasi, wawancara, angket, dan tes psikologi yang digunakan dalam identifikasi permasalahan peserta didik.
  • Perkembangan Peserta Didik
    Menguji pemahaman tentang tahap perkembangan anak dan remaja (fisik, kognitif, sosial, emosional) dan implikasinya dalam layanan BK.
  • Strategi Menangani Masalah Siswa
    Menganalisis pendekatan sistematis dalam menangani masalah belajar, kenakalan remaja, kecemasan sosial, dan permasalahan pribadi lainnya.
  • Penggunaan Media dan Teknologi dalam BK
    Mengetahui pemanfaatan media digital (misalnya e-konseling, platform curhat online, konseling berbasis WhatsApp) dalam layanan BK modern.
  • Pengembangan Program BK Sekolah
    Menilai pemahaman dalam menyusun program tahunan/mingguan BK, menyusun RPLBK, dan mengevaluasi efektivitas layanan.
  • Kesehatan Mental dan Kesejahteraan Psikologis
    Menguji wawasan mengenai konsep well-being, kesehatan mental remaja, dan pencegahan masalah psikologis di lingkungan sekolah.
  • Manajemen Kasus dalam BK
    Memahami prosedur pencatatan, penyusunan rencana layanan individual, rujukan ke profesional, dan dokumentasi kasus konseling.
  • Konseling Karier
    Mengetahui pendekatan konseling karier, peminatan dan bakat, serta bantuan dalam merencanakan jenjang pendidikan atau pilihan kerja.
  • Konseling Multikultural
    Memahami pentingnya sensitivitas budaya, latar belakang keluarga, dan nilai-nilai lokal dalam pendekatan layanan BK.
  • Pendidikan Karakter dan Nilai
    Menguji pemahaman tentang penguatan karakter peserta didik seperti disiplin, empati, tanggung jawab, dan cara penanamannya melalui BK.
  • Konseling Keluarga dan Sosial
    Mengenal dasar-dasar konseling yang melibatkan keluarga, pengaruh lingkungan rumah, serta kerjasama dengan wali murid dalam penyelesaian masalah siswa.
  • Studi Kasus Konseling
    Menilai kemampuan menganalisis permasalahan klien dari deskripsi kasus sederhana, mengidentifikasi jenis layanan yang sesuai, dan menyusun rencana pendekatan.
  • Keterampilan Reflektif dan Pengembangan Diri
    Menilai kesiapan pribadi calon konselor dalam hal kesadaran diri, empati, kepekaan sosial, serta motivasi untuk membantu orang lain.

📘 Bank Soal Latihan & Simulasi Terlengkap: 62 Butir Soal Latihan Tes Masuk Jurusan Bimbingan Konseling (BK) yang mencakup Teori Psikologi Konseling (Freud, Rogers, Ellis, Gestalt), Teknik & Keterampilan Attending SOLER, Etika Profesi & Kerahasiaan Tarasoff, 4 Bidang Pelayanan BK Komprehensif (Pribadi, Sosial, Belajar, Karir RIASEC/Super), serta Penanganan Kasus Inklusi, ADHD & Bullying lengkap dengan pembahasan interaktif!

Soal #1 • Teori & Pendekatan Psikologi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Pendekatan konseling psikoanalisis yang dipelopori oleh Sigmund Freud memandang bahwa struktur kepribadian manusia tersusun atas tiga komponen, yaitu…

A. Id, Ego, dan Superego
B. Unconscious, Conscious, dan Subconscious
C. Persona, Shadow, dan Anima
D. Introvert, Ambivert, dan Ekstrovert
E. Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Freud membagi struktur kepribadian menjadi Id (prinsip kesenangan), Ego (prinsip realitas), dan Superego (prinsip moralitas).

Soal #2 • Teori & Pendekatan Psikologi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Pendekatan konseling Client-Centered (Person-Centered Therapy) yang dikembangkan Carl Rogers menekankan tiga kondisi inti konselor:

A. Congruence (keaslian), Unconditional Positive Regard, dan Empati Akurat
B. Instruksi tegas, diagnosis medis, dan hipnoterapi
C. Analisis mimpi, asosiasi bebas, dan transferensi
D. Modifikasi perilaku, desensitisasi sistematis, dan token economy
E. Restrukturisasi kognitif, debat logis, dan pemberian PR

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Carl Rogers merumuskan 3 kondisi inti fasilitatif: kongruensi/kesejatian konselor, penerimaan tanpa syarat, dan pemahaman empatik mendalam.

Soal #3 • Teori & Pendekatan Psikologi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Terapi REBT (Rational Emotive Behavior Therapy) yang dirumuskan oleh Albert Ellis berfokus pada pengubahan…

A. Keyakinan irasional (Irrational Beliefs) menjadi keyakinan rasional
B. Perilaku masa kanak-kanak bawah sadar
C. Pola genetik susunan syaraf
D. Kebiasaan tidur dan pola makan
E. Bakat fisik dan kecerdasan motorik

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
REBT dengan model ABCDE berupaya mendebat (dispute) keyakinan irasional klien yang menimbulkan konsekuensi emosi disfungsional.

Soal #4 • Teori & Pendekatan Psikologi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Teknik konseling Gestalt yang mengajak konseli berdialog antara dua sisi kepribadian yang bertentangan (topdog vs underdog) menggunakan…

A. Teknik Kursi Kosong (Empty Chair Technique)
B. Asosiasi Bebas
C. Biblioterapi
D. Flooding
E. Time-out

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Empty Chair Technique dalam terapi Gestalt memfasilitasi integrasi konflik internal diri konseli.

Soal #5 • Teori & Pendekatan Psikologi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Pendekatan Behavioristik meyakini bahwa perilaku maladaptif pada individu terjadi karena…

A. Hasil proses belajar yang keliru dari interaksi dengan lingkungan
B. Dorongan biologis genetik yang tidak bisa diubah
C. Kekurangan asupan nutrisi otak
D. Takdir nasib bawaan lahir
E. Ketidaksengajaan reaksi kimia

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Teori behavioral memandang semua tingkah laku (adaptif maupun maladaptif) dipelajari melalui pengondisian klasik, operan, atau modeling.

Soal #6 • Teori & Pendekatan Psikologi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Teknik behavioristik yang melatih konseli menghadapi kecemasan atau fobia secara bertahap dalam kondisi relaksasi disebut…

A. Desensitisasi Sistematis (Systematic Desensitization)
B. Aversi Terapi
C. Extinction
D. Token Economy
E. Shaping

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Desensitisasi sistematis oleh Joseph Wolpe memasangkan hierarki stimulus pemicu cemas dengan respon relaksasi yang berlawanan.

Soal #7 • Teori & Pendekatan Psikologi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Teori perkembangan psikososial 8 tahap dari bayi hingga usia lanjut dirumuskan oleh tokoh psikologi…

A. Erik Erikson
B. Jean Piaget
C. Lawrence Kohlberg
D. Lev Vygotsky
E. B.F. Skinner

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Erik Erikson merumuskan 8 krisis psikososial (misal: trust vs mistrust, identity vs role confusion).

Soal #8 • Teori & Pendekatan Psikologi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Tahap perkembangan kognitif menurut Jean Piaget di mana remaja usia SMP/SMA mulai mampu berpikir abstrak, hipotesis-deduktif adalah…

A. Tahap Operasional Formal (Formal Operational)
B. Tahap Sensori Motorik
C. Tahap Pra-Operasional
D. Tahap Operasional Konkret
E. Tahap Pascakonvensional

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Operasional formal (usia 11/12 tahun ke atas) ditandai dengan kemampuan bernalar abstrak dan pengujian hipotesis simbolik.

Soal #9 • Teori & Pendekatan Psikologi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Mekanisme pertahanan diri (Defense Mechanism) di mana seseorang mengalihkan dorongan agresif atau negatif ke dalam aktivitas yang bernilai sosial tinggi disebut…

A. Sublimasi (Sublimation)
B. Proyeksi
C. Rasionalisasi
D. Represi
E. Regresi

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Sublimasi adalah pengalihan impuls yang tidak dapat diterima masyarakat ke dalam bentuk karya seni, olahraga, atau profesi positif.

Soal #10 • Teori & Pendekatan Psikologi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Konseli yang melampiaskan kemarahan kepada orang lain yang lebih lemah karena tidak berani membalas atasannya sedang menggunakan mekanisme…

A. Displacement (Pengalihan)
B. Kompensasi
C. Introyeksi
D. Fiksasi
E. Denial

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Displacement mengalihkan muatan afek/amarah dari sumber asli yang mengancam ke objek sasaran pengganti yang lebih aman.

Soal #11 • Teori & Pendekatan Psikologi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Teori perkembangan moral anak dan remaja yang membagi tingkatan moral menjadi Prekonvensional, Konvensional, dan Pascakonvensional dicetuskan oleh…

A. Lawrence Kohlberg
B. Carol Gilligan
C. Albert Bandura
D. Abraham Maslow
E. Carl Jung

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Lawrence Kohlberg merumuskan 3 tingkatan dan 6 tahapan penalaran pertimbangan moral individu.

Soal #12 • Teori & Pendekatan Psikologi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Tingkatan hierarki kebutuhan Abraham Maslow yang berada pada puncak tertinggi aktualisasi potensi diri manusia adalah…

A. Self-Actualization (Aktualisasi Diri)
B. Kebutuhan Rasa Aman
C. Kebutuhan Fisiologis
D. Kebutuhan Cinta Kasih
E. Kebutuhan Penghargaan

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Puncak piramida Maslow adalah Aktualisasi Diri, yaitu kebutuhan mewujudkan seluruh potensi dan bakat kreatif manusia.

Soal #13 • Teori & Pendekatan Psikologi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Teori konseling Realitas (Reality Therapy) yang dikembangkan oleh William Glasser berlandaskan pada prinsip…

A. Choice Theory (Teori Pilihan) dengan fokus pada WDEP
B. Penyembuhan trauma masa balita
C. Analisis struktur keluarga generasi lampau
D. Pengukuran skor IQ matematis
E. Penggunaan obat penenang

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Reality Therapy berlandaskan Teori Pilihan dengan siklus WDEP: Wants, Doing, Evaluation, dan Planning.

Soal #14 • Teknik, Keterampilan & Etika Profesi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Asas paling fundamental dalam kode etik bimbingan dan konseling yang menjamin rahasia pribadi konseli tidak bocor disebut…

A. Asas Kerahasiaan (Confidentiality)
B. Asas Keterbukaan
C. Asas Kesukarelaan
D. Asas Kenormatifan
E. Asas Kemandirian

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Asas kerahasiaan adalah pilar etika utama menjaga integritas kepercayaan proses terapeutik BK.

Soal #15 • Teknik, Keterampilan & Etika Profesi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Keterampilan mendengarkan aktif konselor yang memantulkan kembali perasaan yang tersirat di balik ucapan konseli disebut…

A. Refleksi Perasaan (Reflection of Feeling)
B. Paraphrasing
C. Konfrontasi
D. Interpretasi
E. Summarizing

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Refleksi perasaan memvalidasi emosi konseli yang tersembunyi di balik untaian kalimat faktualnya.

Soal #16 • Teknik, Keterampilan & Etika Profesi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Teknik konseling berupa restrukturisasi atau perumusan kembali esensi kata-kata konseli dengan bahasa konselor sendiri tanpa mengubah arti disebut…

A. Parafrase (Paraphrasing)
B. Clarifying
C. Questioning
D. Leading
E. Advising

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Parafrase merangkum inti gagasan konseli guna menunjukkan bahwa konselor menyimak alur pesan secara akurat.

Soal #17 • Teknik, Keterampilan & Etika Profesi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Pertanyaan terbuka (Open-Ended Question) dalam pembukaan wawancara konseling bertujuan untuk…

A. Mendorong konseli bercerita secara leluasa dan mengeksplorasi pengalamannya
B. Membatasi jawaban menjadi sekadar ‘ya’ atau ‘tidak’
C. Menghakimi kesalahan konseli di awal sesi
D. Mengarahkan konseli menyetujui pendapat konselor
E. Menyelesaikan sesi dalam waktu 5 menit

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Pertanyaan terbuka (seperti ‘Bagaimana perasaan Anda ketika hal itu terjadi?’) memberi ruang eksplorasi narasi konseli.

Soal #18 • Teknik, Keterampilan & Etika Profesi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Tindakan konselor menunjukkan ketidaksesuaian (diskrepansi) antara apa yang diucapkan konseli dengan bahasa tubuh atau perilakunya disebut…

A. Konfrontasi (Confrontation)
B. Empati tingkat primer
C. Pemberian nasihat
D. Asosiasi bebas
E. Eksplorasi pasif

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Konfrontasi menantang kesenjangan verbal vs nonverbal konseli secara terapeutik dan penuh kehangatan.

Soal #19 • Teknik, Keterampilan & Etika Profesi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Sikap konselor yang mampu merasakan apa yang dirasakan konseli seolah-olah mengalaminya sendiri tanpa kehilangan kendali diri disebut…

A. Empati (Empathy)
B. Simpati berlebihan
C. Apatis
D. Antipati
E. Keterikatan emosi pribadi

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Empati menghayati kerangka acuan internal konseli dengan mempertahankan pemisahan objektif (‘seolah-olah’).

Soal #20 • Teknik, Keterampilan & Etika Profesi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Batas hubungan etis profesional yang melarang konselor memiliki hubungan romantis atau transaksi bisnis ganda dengan konseli aktif disebut…

A. Larangan Hubungan Ganda (Dual Relationship)
B. Informed Consent
C. Privilege Communication
D. Malpraktik Klinis
E. Supervisi Sejawat

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Dual relationship merusak objektivitas terapeutik dan rawan eksploitasi relasi kuasa.

Soal #21 • Teknik, Keterampilan & Etika Profesi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Dokumen persetujuan formal setelah konseli mendapatkan penjelasan lengkap mengenai tujuan, prosedur, hak, dan batas kerahasiaan sesi disebut…

A. Informed Consent
B. Surat Perjanjian Utang
C. Nota Kesepahaman Bimbingan
D. Laporan Perkembangan Siswa
E. Ijazah Konseling

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Informed consent adalah persetujuan sadar dan sukarela klien sebelum proses konseling dimulai.

Soal #22 • Teknik, Keterampilan & Etika Profesi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Jika seorang konseli menunjukkan niat kuat untuk menyakiti dirinya sendiri atau orang lain, kewajiban etis konselor adalah…

A. Melakukan intervensi krisis dan melaporkan ke pihak berwenang/wali (Duty to Protect / Tarasoff Rule)
B. Tetap diam merahasiakannya sampai terjadi kecelakaan
C. Meninggalkan konseli sendirian di ruangan
D. Mengunggah rekaman sesi ke media sosial
E. Menghapus data rekaman konseli

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Prinsip Duty to Warn / Duty to Protect membatasi asas kerahasiaan demi menyelamatkan nyawa konseli atau orang lain.

Soal #23 • Teknik, Keterampilan & Etika Profesi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Pengalihan penanganan kasus konseli kepada ahli lain (seperti psikiater atau dokter spesialis) karena melampaui batas kewenangan konselor disebut…

A. Alih Tangan Kasus (Referral)
B. Konferensi Kasus
C. Kunjungan Rumah
D. Advokasi Sosial
E. Mediasi Perkara

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Referral dilakukan saat masalah konseli memerlukan keahlian medis klinis di luar kompetensi konselor pendidikan.

Soal #24 • Teknik, Keterampilan & Etika Profesi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Keterampilan attending (perhatian) konselor secara fisik dapat diingat melalui akronim SOLER yang dirumuskan Gerard Egan, di mana ‘S’ berarti…

A. Squarely face the client (menghadap konseli secara langsung)
B. Smile at all times
C. Sit silently without moving
D. Speak loudly and clearly
E. Start immediately

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
SOLER: Squarely, Open posture, Lean forward, Eye contact, Relaxed posture.

Soal #25 • Teknik, Keterampilan & Etika Profesi Konseling
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Fenomena terapeutik di mana konseli memproyeksikan perasaan, harapan, atau kebencian masa lalu kepada figur konselor disebut…

A. Transferensi (Transference)
B. Counter-Transference
C. Resistensi
D. Katarsis
E. Abreaksi

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Transferensi adalah pengalihan emosi tak sadar konseli terhadap figur masa kecil (orang tua) kepada sosok konselor.

Soal #26 • Bidang Pelayanan BK & Bimbingan Karir
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Empat bidang bimbingan utama dalam program bimbingan dan konseling komprehensif di sekolah mencakup bimbingan…

A. Pribadi, Sosial, Belajar, dan Karir
B. Akademik, Olahraga, Kesenian, dan Agama
C. Keluarga, Bisnis, Hukum, dan Politik
D. Fisik, Mental, Finansial, dan Teknologi
E. Bahasa, Sains, Sosial, dan Budaya

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Layanan BK komprehensif memfasilitasi 4 bidang esensial: Pribadi, Sosial, Belajar/Akademik, dan Karir.

Soal #27 • Bidang Pelayanan BK & Bimbingan Karir
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Teori pemilihan karir John Holland (RIASEC) mengelompokkan kepribadian dan lingkungan kerja ke dalam 6 tipe, yaitu…

A. Realistic, Investigative, Artistic, Social, Enterprising, Conventional
B. Rational, Intuitive, Active, Systematic, Emotional, Creative
C. Relasional, Inovatif, Adaptif, Spasial, Edukatif, Kompeten
D. Reseptif, Instingtif, Analitis, Simpatik, Empatis, Cekatan
E. Reflektif, Ilmiah, Apik, Sopan, Efektif, Cermat

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Tipologi RIASEC John Holland: Realistik, Investigatif, Artistik, Sosial, Enterprising, dan Konvensional.

Soal #28 • Bidang Pelayanan BK & Bimbingan Karir
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Seorang siswa yang menyukai kegiatan membedah masalah teoritis, meneliti data ilmiah, dan berpikir analitis tergolong tipe Holland…

A. Investigative
B. Enterprising
C. Conventional
D. Realistic
E. Social

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Tipe Investigatif memiliki minat menonjol pada observasi ilmiah, pemecahan masalah teoritis, dan riset analitis.

Soal #29 • Bidang Pelayanan BK & Bimbingan Karir
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Teori perkembangan rentang hidup karir Donald Super membagi tahapan karir manusia menjadi 5 tahap, dimulai dari…

A. Growth (Pertumbuhan), Exploration (Eksplorasi), Establishment, Maintenance, Decline
B. Exploration, Trial, Stable, Crisis, Retirement
C. Childhood, Teenage, Adult, Middle-age, Elderly
D. Interest, Capacity, Value, Transition, Trial
E. Orientation, Planning, Action, Review, Exit

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Life-Span Karir Donald Super: Growth (0-14 th), Exploration (15-24 th), Establishment (25-44 th), Maintenance (45-64 th), Decline/Disengagement (65+ th).

Soal #30 • Bidang Pelayanan BK & Bimbingan Karir
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Pelayanan BK yang bertujuan membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru, kurikulum, dan tata tertib disebut…

A. Layanan Orientasi
B. Layanan Penempatan dan Penyaluran
C. Layanan Mediasi
D. Layanan Konsultasi
E. Layanan Remedial

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Layanan Orientasi memfasilitasi adaptasi sosio-akademik siswa terhadap lingkungan baru.

Soal #31 • Bidang Pelayanan BK & Bimbingan Karir
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Layanan BK berupa bimbingan kelompok (Group Guidance) bertujuan untuk…

A. Memanfaatkan dinamika kelompok untuk membahas topik umum yang bermakna bagi pengembangan diri anggota
B. Menghukum siswa yang melanggar aturan bersama-sama
C. Membeberkan rahasia pribadi siswa di depan teman sekelas
D. Menggantikan peran pengajaran guru mata pelajaran
E. Menilai ranking nilai rapor siswa

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Bimbingan kelompok mengaktifkan interaksi dinamika kelompok dalam mendiskusikan topik kontekstual bersama.

Soal #32 • Bidang Pelayanan BK & Bimbingan Karir
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Layanan penempatan dan penyaluran (Placement & Distribution) di jenjang SMA/SMK berperan penting dalam…

A. Pemilihan peminatan mata pelajaran/jurusan dan kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai bakat minat
B. Menentukan posisi tempat duduk siswa paling depan
C. Membagi jatah seragam sekolah
D. Menunjuk ketua OSIS secara sepihak
E. Mengatur antrean kantin sekolah

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Layanan penempatan menyalurkan potensi siswa ke peminatan akademik, vokasi, atau ekstrakurikuler yang tepat.

Soal #33 • Bidang Pelayanan BK & Bimbingan Karir
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Asesmen non-tes dalam bimbingan konseling yang digunakan untuk melihat pola hubungan sosial dan penerimaan teman sebaya di kelas adalah…

A. Sosiometri (Sociometry)
B. Tes Inteligensi Stanford-Binet
C. Angket Minat Holland
D. Inventori Kepribadian MBTI
E. Daftar Cek Masalah (DCM)

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Sosiometri memetakan sosiogram pola relasi sosial, popularitas, klik, dan siswa yang terisolir di kelompoknya.

Soal #34 • Bidang Pelayanan BK & Bimbingan Karir
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Instrumen non-tes DCM adalah singkatan dari…

A. Daftar Cek Masalah
B. Data Catatan Murid
C. Dokumen Cek Mandiri
D. Deskripsi Capaian Minat
E. Daftar Calon Mahasiswa

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
DCM adalah instrumen asesmen kebutuhan non-tes untuk memetakan ragam masalah yang dialami siswa.

Soal #35 • Bidang Pelayanan BK & Bimbingan Karir
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Format pelayanan BK kolaboratif di mana guru BK memberikan wawasan pemahaman kepada orang tua atau guru mapel untuk membantu menangani masalah siswa disebut…

A. Layanan Konsultasi (Consultation)
B. Layanan Mediasi
C. Layanan Terapi Kelompok
D. Layanan Advokasi
E. Layanan Informasi

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Konsultasi adalah layanan triadik di mana konselor membantu konsulti (guru/ortu) guna menangani pihak ketiga (siswa).

Soal #36 • Bidang Pelayanan BK & Bimbingan Karir
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Layanan Mediasi dalam BK bertujuan untuk…

A. Membangun kembali hubungan positif antara dua pihak siswa yang sedang berselisih/bermusuhan
B. Menentukan pihak mana yang harus dikeluarkan dari sekolah
C. Membantu siswa berutang di kantin
D. Memilih perwakilan lomba debat
E. Mengadakan pemilihan ketua kelas

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Mediasi BK mendudukkan konselor sebagai pihak netral untuk mendamaikan perselisihan antar-siswa.

Soal #37 • Bidang Pelayanan BK & Bimbingan Karir
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Komponen program BK komprehensif menurut model ASCA (American School Counselor Association) terdiri dari 4 komponen:

A. Layanan Dasar, Perencanaan Individual, Layanan Responsif, Dukungan Sistem
B. Bimbingan Kelas, Bimbingan Karir, Bimbingan Belajar, Bimbingan Doa
C. Tes Bakat, Tes Minat, Tes IQ, Tes Kepribadian
D. Home Visit, Panggilan Ortu, Skorsing, Drop Out
E. Kurikulum, Silabus, RPP, Penilaian

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
ASCA National Model: Foundation, Management, Delivery (Core curriculum/Dasar, Individual Planning, Responsive Services, System Support).

Soal #38 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Perilaku perundungan (Bullying) di sekolah yang dilakukan melalui pesan teks di media sosial atau penyebaran foto memalukan disebut…

A. Cyberbullying
B. Physical Bullying
C. Verbal Bullying
D. Relational Aggression
E. Exclusion Bullying

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Cyberbullying adalah intimidasi atau pelecehan yang memanfaatkan teknologi digital dan platform online.

Soal #39 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Ketika menghadapi siswa yang menjadi korban perundungan, langkah awal konselor BK yang paling tepat adalah…

A. Menciptakan ruang aman, mendengarkan empatik, dan menjamin perlindungan keselamatan fisik/emosional siswa
B. Menyuruh siswa membalas perlakuan pelaku secara fisik
C. Menyalahkan korban karena terlihat lemah
D. Mengabaikan laporan korban sebagai candaan biasa
E. Memaksa korban langsung berhadapan dengan pelaku sendirian

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Prioritas konselor krisis adalah rasa aman, validasi emosi korban, dan intervensi perlindungan protektif.

Soal #40 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Seorang siswa cerdas sering menunda-nunda pengerjaan tugas akhir hingga batas waktu habis disertai kecemasan hebat. Perilaku ini dikenal sebagai…

A. Prokrastinasi Akademik (Academic Procrastination)
B. Malingering
C. Burnout
D. Kleptomania
E. Anhedonia

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Prokrastinasi akademik adalah kecenderungan menunda pengerjaan tugas secara irasional yang memicu stres.

Soal #41 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Anak berkebutuhan khusus yang mengalami kesulitan spesifik dalam mengenali huruf, mengeja kata, dan membaca lancar diklasifikasikan memiliki…

A. Disleksia (Dyslexia)
B. Diskalkulia
C. Disgrafia
D. Dispraksia
E. Afasia

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Disleksia adalah gangguan belajar neurologis spesifik yang mempengaruhi kemampuan membaca dan pengenalan ortografi kata.

Soal #42 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Kesulitan spesifik dalam memahami konsep berhitung matematis dan manipulasi angka disebut…

A. Diskalkulia (Dyscalculia)
B. Disleksia
C. Disgrafia
D. Autisme
E. ADHD

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Diskalkulia adalah kesulitan belajar spesifik pada konsep aritmetika, simbol angka, dan nalar matematis.

Soal #43 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak usia sekolah dikenal dengan istilah medis-psikologis…

A. ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)
B. PTSD
C. OCD
D. Bipolar
E. Skizofrenia

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
ADHD ditandai oleh inatensi (kurang fokus), impulsivitas, dan hiperaktivitas motorik yang persisten.

Soal #44 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Konferensi Kasus (Case Conference) dalam manajemen pelayanan BK adalah pertemuan yang bertujuan untuk…

A. Membahas kasus siswa yang kompleks bersama pihak-pihak terkait (guru, wali kelas, kepsek, ortu) untuk mencari solusi terbaik
B. Mengumumkan nama siswa bermasalah saat upacara bendera
C. Menentukan hukuman denda finansial kepada wali murid
D. Memilih siswa berprestasi untuk lomba pidato
E. Membuat jadwal piket kebersihan kelas

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Konferensi kasus mengumpulkan komprehensif data multi-perspektif guru dan profesional guna merumuskan penanganan kasus berat.

Soal #45 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Kunjungan Rumah (Home Visit) dilakukan guru BK bertujuan untuk…

A. Memperoleh data komprehensif lingkungan keluarga dan menyamakan persepsi penanganan masalah anak bersama orang tua
B. Meminta sumbangan sukarela ke rumah siswa
C. Mengawasi harta kekayaan keluarga siswa
D. Menagih uang SPP sekolah yang menunggak
E. Menyampaikan surat skorsing siswa tanpa diskusi

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Home visit mengkaji realitas dinamika sosio-emosional di rumah demi kesinambungan intervensi suportif sekolah.

Soal #46 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Sindrom kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian pribadi akibat beban belajar atau kerja yang berkepanjangan disebut…

A. Burnout
B. Bipolar
C. Fobia Sosial
D. Somatisasi
E. Narsisisme

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Burnout adalah kondisi kelelahan psikofisik ekstrem akibat stres kronis berkepanjangan tanpa koping efektif.

Soal #47 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Teknik ‘Self-Management’ dalam konseling kognitif-behavioral melatih konseli untuk…

A. Memantau, mencatat, dan mengatur perilaku serta pikiran dirinya sendiri secara mandiri
B. Menyalahkan orang tua atas segala kegagalannya
C. Tergantung sepenuhnya pada instruksi konselor setiap hari
D. Menghindari segala macam tugas sekolah
E. Mengabaikan jadwal kegiatan harian

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Self-management memberdayakan konseli menjadi agen pengendali diri via self-monitoring, stimulus control, dan self-reinforcement.

Soal #48 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Fungsi pemahaman (Understanding Function) dalam bimbingan konseling menghasilkan…

A. Pemahaman mendalam tentang diri konseli, lingkungan keluarga, dan dunia pendidikan/karir
B. Pemahaman cara mengkritik kekurangan teman lain
C. Pengetahuan cara membocorkan kunci jawaban ujian
D. Kemampuan memanipulasi aturan tata tertib sekolah
E. Keahlian menghipnotis orang lain

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Fungsi pemahaman memberi wawasan jernih mengenai profil potensi, kelemahan, dan kesempatan lingkungan konseli.

Soal #49 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Fungsi pencegahan (Preventive Function) dalam BK berfokus pada…

A. Mencegah timbulnya masalah melalui pemberian informasi dan pembekalan keterampilan hidup (life skills)
B. Mengobati luka fisik akibat tawuran antarpelajar
C. Menghukum siswa sebelum melakukan kesalahan
D. Mengurung siswa di ruang konseling
E. Membatalkan seluruh kegiatan ujian nasional

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Fungsi preventif mengantisipasi risiko masalah adaptasi melalui edukasi proaktif sebelum gejala disfungsional muncul.

Soal #50 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Tujuan akhir dari keseluruhan proses pelayanan bimbingan dan konseling adalah kemandirian konseli, yaitu kemampuan untuk…

A. Mengenal diri sendiri, menerima kenyataan, mengambil keputusan bijak, dan mengarahkan diri secara bertanggung jawab
B. Hidup menyendiri tanpa bantuan manusia lain sama sekali
C. Menolak segala nasihat norma masyarakat dan agama
D. Selalu menuntut hak tanpa pernah mau menjalankan kewajiban
E. Memaksa orang lain mengikuti semua kemauannya

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Kemandirian konseli: mampu memahami diri, menerima potensi/keterbatasan, memilih keputusan realistis, dan beraktualisasi positif.

Soal #51 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Asesmen kebutuhan (Need Assessment) dalam penyusunan program tahunan BK bertujuan untuk…

A. Mengetahui kebutuhan nyata, masalah aktual, dan karakteristik siswa serta lingkungan sekolah
B. Mengetahui jumlah kekayaan yayasan sekolah
C. Menghitung jumlah meja kursi yang rusak di kelas
D. Menentukan harga buku pelajaran di koperasi
E. Mengukur luas lapangan upacara bendera

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Need assessment mendasari program BK berbasis data kebutuhan riil konseli.

Soal #52 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Prinsip inklusi dalam layanan bimbingan konseling menegaskan bahwa konselor harus…

A. Melayani seluruh peserta didik tanpa diskriminasi latar belakang fisik, sosial, ekonomi, maupun agama
B. Hanya membimbing siswa yang berperingkat 1 sampai 3
C. Mengabaikan siswa yang lambat belajar
D. Menolak siswa yang berasal dari keluarga prasejahtera
E. Memberi perlakuan istimewa kepada kerabat dekat guru

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Inklusivitas adalah asas kesetaraan hak akses setiap anak memperoleh pendampingan tumbuh kembang yang optimal.

Soal #53 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Konselor yang menunjukkan keterbukaan diri (Self-Disclosure) secara proporsional bertujuan untuk…

A. Membantu konseli merasa tidak sendirian dalam menghadapi perjuangan hidup dan memperkuat aliansi kerja
B. Menjadikan sesi konseling ajang curhat pribadi konselor
C. Membanggakan kesuksesan konselor secara sombong
D. Mengalihkan fokus masalah konseli ke masalah konselor
E. Memperpanjang waktu sesi agar biaya bertambah

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Self-disclosure terapeutik digunakan hati-hati demi memperkaya wawasan konseli tanpa mengaburkan fokus sesi.

Soal #54 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Teknik reframing (pembingkaian ulang) dalam konseling kognitif bertujuan untuk…

A. Membantu konseli melihat situasi sulit dari sudut pandang baru yang lebih konstruktif dan bermakna
B. Menyalahkan orang lain atas nasib buruk konseli
C. Memaksa konseli melupakan semua masa lalunya secara instan
D. Mengubah susunan foto di dinding ruang konseling
E. Menghapus data nilai rapor yang jelek

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Reframing mengubah makna perseptual atas suatu peristiwa tanpa menafikan fakta kejadian.

Soal #55 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Peran advokasi konselor (Advocacy Role) diwujudkan ketika konselor…

A. Membela hak siswa dan merobohkan hambatan sistemik lingkungan sekolah yang menghalangi perkembangan siswa
B. Menjadi pengacara dalam persidangan pidana di pengadilan
C. Menuntut kenaikan gaji kepada komite sekolah
D. Menyuruh siswa memprotes guru mapel secara kasar
E. Menulis surat pembaca anonim di koran

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Advokasi BK memperjuangkan akses keadilan edukatif bagi siswa yang termarjinalkan atau dirugikan oleh sistem.

Soal #56 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Dalam dinamika kelompok bimbingan konseling, tahap transisi (Transition Stage) sering ditandai oleh…

A. Kecemasan anggota, resistensi, dan uji coba batas rasa aman kelompok
B. Kelompok langsung bubar tanpa hasil
C. Semua anggota langsung saling membuka rahasia terdalam
D. Konselor meninggalkan ruangan kelompok
E. Evaluasi akhir penutupan sesi kelompok

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Tahap transisi adalah fase adaptasi menuju kohesivitas di mana keraguan dan rasa cemas wajar muncul.

Soal #57 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Layanan konsultasi dalam BK melibatkan tiga pihak (triadik), yaitu konselor, konsulti, dan pihak ketiga. Contoh pihak ketiga adalah…

A. Peserta didik yang menjadi sasaran bantuan pemecahan masalah
B. Konselor itu sendiri
C. Penyedia jasa fotokopi sekolah
D. Petugas kebersihan ruang guru
E. Sopir jemputan sekolah

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Dalam relasi triadik: konselor melatih/berdiskusi dengan konsulti (orang tua/guru) demi kepentingan pihak ketiga (siswa).

Soal #58 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Tujuan utama dari bimbingan klasikal (Classroom Guidance) adalah…

A. Memberikan layanan informasi dan psikoedukasi pengembangan diri kepada seluruh siswa dalam rombongan belajar
B. Menggantikan jam pelajaran yang kosong tanpa materi
C. Melakukan razia tas dan telepon genggam siswa
D. Menghukum seluruh siswa satu kelas
E. Mengumumkan nama anak yang menunggak bayaran

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Bimbingan klasikal adalah layanan preventif-developmental yang disajikan terjadwal di ruang kelas.

Soal #59 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Penggunaan media interaktif (papan bimbingan, video psikoedukasi, infografis) dalam bimbingan klasikal bermanfaat untuk…

A. Meningkatkan keterlibatan aktif, atensi, dan daya serap pemahaman materi oleh peserta didik
B. Menghemat suara guru BK agar tidak lelah berbicara
C. Menghabiskan anggaran sisa BOS sekolah
D. Membuat siswa tertidur di kelas
E. Menjual perangkat elektronik di sekolah

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Media interaktif merangsang daya visual-auditori siswa sehingga materi pemahaman diri terserap menarik.

Soal #60 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Indikator keberhasilan layanan responsif bimbingan konseling terlihat ketika konseli…

A. Mampu meredakan krisis emosionalnya dan menemukan alternatif solusi realistis atas masalahnya
B. Menjadi sangat tergantung pada kehadiran guru BK setiap hari
C. Menolak berbicara dengan orang tua dan teman
D. Berhenti bersekolah selamanya
E. Mengalami peningkatan stres yang berkepanjangan

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Layanan responsif berhasil jika ketegangan krisis mereda dan konseli mampu melangkah adaptif menyelesaikan problemnya.

Soal #61 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Prinsip kemandirian dalam konseling bermakna bahwa keputusan akhir pemecahan masalah berada di tangan…

A. Konseli itu sendiri dengan pertimbangan rasional dan penuh tanggung jawab
B. Konselor yang memutuskan secara mutlak
C. Kepala sekolah secara otoriter
D. Teman sebaya yang paling populer
E. Petugas keamanan sekolah

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Konselor hanya memfasilitasi; kepemilikan dan tanggung jawab keputusan berada sepenuhnya pada otonomi konseli.

Soal #62 • Psikologi Perkembangan, Pendidikan Inklusif & Studi Kasus BK
Standar Masuk Bimbingan Konseling

Akuntabilitas program BK dapat dibuktikan kepada pemangku kepentingan (stakeholder) melalui kegiatan…

A. Evaluasi program, analisis dampak hasil (outcome analysis), dan pelaporan berkala
B. Menyimpan seluruh berkas di lemari terkunci tanpa diperiksa
C. Mengabaikan umpan balik dari wali murid
D. Membuat janji-janji lisan tanpa data
E. Menghapus catatan kehadiran siswa di ruang konseling

Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Akuntabilitas BK diwujudkan lewat audit evaluasi proses dan hasil program yang terukur dan terdokumentasi.

Materi Latihan Terkait & Rekomendasi

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
X
Cara Mudah Beli Paket Soal!
Kategori

Ikuti Simulasi Tryout berbasis CBT, Gratis!

Butuh Bantuan?