50+ Soal Tes Masuk Jurusan Ilmu Gizi Lengkap Pembahasan

Share ke:
Soal Tes Masuk Jurusan Ilmu Gizi

Tes masuk jurusan Ilmu Gizi menjadi langkah awal bagi calon mahasiswa yang ingin mendalami peran gizi dalam mendukung kesehatan tubuh. Ilmu Gizi mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pemahaman tentang nutrisi yang dibutuhkan tubuh, proses metabolisme, hingga penerapannya dalam mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu, tes ini dirancang untuk menguji pemahaman dasar yang diperlukan untuk mempelajari ilmu gizi secara lebih mendalam.

Persiapan yang matang sangat penting untuk sukses dalam tes masuk ini. Melalui 100+ soal yang telah disusun dengan pembahasan mendalam, Anda akan dapat menguji pemahaman tentang topik-topik kunci dalam Ilmu Gizi, seperti biologi, kimia, dan kesehatan masyarakat. Pembahasan soal-soal ini akan membantu memperkuat pemahaman dasar, sekaligus mempersiapkan Anda untuk menghadapi ujian dengan percaya diri.

Apa Itu Ilmu Gizi?

Ilmu Gizi merupakan ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan, zat gizi, dan kesehatan tubuh manusia. Bidang ini berfokus pada bagaimana nutrisi yang terkandung dalam makanan diproses oleh tubuh, serta dampaknya terhadap fungsi organ dan sistem tubuh. Ilmu Gizi mencakup studi tentang makronutrien (karbohidrat, protein, lemak) dan mikronutrien (vitamin dan mineral), serta peranannya dalam menjaga keseimbangan tubuh.

Selain itu, Ilmu Gizi juga mempelajari bagaimana pola makan yang baik dapat mencegah berbagai penyakit, meningkatkan energi, dan mendukung pertumbuhan yang optimal. Kekurangan atau kelebihan zat gizi dapat mempengaruhi kesehatan, yang mengarah pada masalah seperti kekurangan gizi, obesitas, dan penyakit terkait. Oleh karena itu, Ilmu Gizi memiliki peran penting dalam mendukung gaya hidup sehat dan meningkatkan kualitas hidup manusia.

Mengapa Ilmu Gizi Penting dalam Masyarakat

Ilmu Gizi memiliki peran yang krusial dalam masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan. Pemahaman gizi yang baik dapat mencegah penyakit dan mendukung pertumbuhan optimal. Berikut beberapa alasan mengapa Ilmu Gizi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. 

1. Meningkatkan Kualitas Hidup

Ilmu Gizi membantu masyarakat memahami pentingnya pola makan yang sehat dan seimbang untuk menjaga kesejahteraan tubuh. Nutrisi yang tepat dapat meningkatkan energi, daya tahan tubuh, dan meminimalisir risiko penyakit, sehingga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

2. Pencegahan Penyakit

Dengan pengetahuan tentang gizi, masyarakat dapat mencegah berbagai penyakit yang ada kaitannya dengan pola makan yang tidak sehat. Gizi yang baik berperan penting dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mencegah masalah kesehatan di masa depan.

3. Peran dalam Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Pada tahap pertumbuhan, terutama pada anak-anak, ilmu gizi sangat penting untuk mendukung perkembangan fisik dan mental. Nutrisi yang cukup membantu anak-anak mencapai potensi tumbuh kembang yang optimal, mencegah stunting, dan mendukung perkembangan otak yang sehat.

4. Meningkatkan Produktivitas Kerja

Masyarakat yang mendapatkan asupan gizi yang baik cenderung lebih produktif dalam pekerjaan dan aktivitas sehari-hari. Nutrisi yang tepat mendukung fungsi otak dan fisik, meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan efisiensi kerja.

5. Penyuluhan dan Edukasi Gizi

Ilmu Gizi berperan penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pola makan sehat, pemilihan makanan yang tepat, dan pentingnya asupan gizi untuk berbagai kelompok usia dan kondisi. Penyuluhan ini dapat mengurangi angka malnutrisi dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan gizi.

Contoh Soal Ujian Masuk Jurusan Ilmu Gizi

Contoh soal ujian masuk jurusan Ilmu Gizi dirancang untuk memberi gambaran mengenai tipe pertanyaan dalam ujian seleksi. Soal-soal ini menguji pemahaman calon mahasiswa tentang dasar-dasar gizi dan tentang ilmu gizi lainnya. Berikut adalah soal ujian untuk masuk jurusan ilmu gizi. 

1. Manakah di antara makanan berikut yang merupakan sumber alami yang kaya akan vitamin D dan penting untuk kesehatan tulang serta penyerapan kalsium?

A. Ikan salmon
B. Sayuran hijau
C. Daging sapi
D. Telur ayam
E. Kacang-kacangan

Jawaban: A

Pembahasan: Ikan salmon merupakan sumber alami vitamin D yang efektif untuk meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh. Vitamin D penting untuk penyerapan kalsium yang mendukung kesehatan tulang. Makanan lain dalam daftar ini mengandung vitamin D dalam jumlah lebih sedikit.

2. Vitamin C diperlukan untuk sintesis kolagen yang berfungsi penting untuk kesehatan kulit. Makanan manakah yang kaya akan vitamin C dan baik untuk mempertahankan kesehatan kulit?

A. Kentang
B. Apel
C. Jeruk
D. Daging ayam
E. Telur

Jawaban: C

Pembahasan: Jeruk adalah salah satu sumber utama vitamin C yang penting untuk kesehatan kulit karena membantu pembentukan kolagen. Meskipun kentang juga mengandung sedikit vitamin C, jeruk jauh lebih kaya dan efektif.

3. Lemak sehat memiliki peran penting dalam menjaga kadar kolesterol darah. Makanan manakah yang mengandung lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat?

A. Minyak kelapa
B. Mentega
C. Daging merah
D. Alpukat
E. Keju

Jawaban: D

Pembahasan: Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal, yang dapat menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan kolesterol HDL (kolesterol baik), yang baik untuk kesehatan jantung. Sebaliknya, lemak jenuh dalam minyak kelapa dan mentega bisa meningkatkan kadar kolesterol LDL.

4. Karbohidrat kompleks lebih disarankan dalam diet sehat dibandingkan dengan karbohidrat sederhana. Apa alasan utama mengapa karbohidrat kompleks lebih baik dalam memberikan energi yang berkelanjutan?

A. Cepat dicerna
B. Menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat
C. Dicerna lebih lambat dan memberikan energi secara bertahap
D. Mengandung lebih banyak kalori
E. Tidak mengandung serat

Jawaban: C

Pembahasan: Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga memberikan energi secara bertahap dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Ini berbeda dengan karbohidrat sederhana yang cepat dicerna dan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang tidak sehat.

5. Apa dampak kesehatan utama dari kekurangan yodium dalam tubuh, yang dapat menyebabkan gangguan pada kelenjar tiroid?

A. Scurvy
B. Anemia
C. Gagal ginjal
D. Gondok
E. Beriberi

Jawaban: D

Pembahasan: Kekurangan yodium dapat menyebabkan gondok, yaitu pembesaran kelenjar tiroid. Yodium penting untuk produksi hormon tiroid yang mengatur metabolisme tubuh. Kekurangan yodium dapat menyebabkan tiroid berusaha bekerja lebih keras, menyebabkan pembesaran kelenjar tersebut.

6. Apa peran utama protein dalam tubuh manusia yang menjadikannya komponen penting dalam diet sehari-hari?

A. Membantu dalam sintesis hormon dan enzim
B. Menyediakan energi langsung
C. Meningkatkan cadangan lemak
D. Mengatur kadar gula darah
E. Membantu dalam proses pencernaan

Jawaban: A

Pembahasan: Protein berperan penting dalam sintesis hormon, enzim, dan jaringan tubuh. Meskipun protein juga berfungsi sebagai sumber energi cadangan, fungsi utamanya adalah untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, serta untuk mendukung berbagai proses biokimia tubuh.

7. Makanan manakah yang termasuk dalam sumber serat pangan yang dapat membantu memperlancar sistem pencernaan dan menurunkan risiko penyakit jantung?

A. Daging ayam
B. Apel
C. Kacang-kacangan
D. Telur
E. Sosis

Jawaban: C

Pembahasan: Kacang-kacangan adalah sumber serat pangan yang sangat baik, yang dapat membantu memperbaiki pencernaan, menurunkan kadar kolesterol, dan mengurangi risiko penyakit jantung. Makanan lainnya seperti daging ayam dan telur tidak mengandung serat dalam jumlah yang signifikan.

8. Apa yang dimaksud dengan “indeks glikemik” dalam konteks makanan dan bagaimana pengaruhnya terhadap kadar gula darah?

A. Mengukur tingkat lemak dalam makanan
B. Mengukur seberapa cepat makanan meningkatkan kadar gula darah
C. Mengukur tingkat kalori dalam makanan
D. Mengukur kadar protein dalam makanan
E. Mengukur jumlah air dalam makanan

Jawaban: B

Pembahasan: Indeks glikemik mengukur seberapa cepat makanan dapat meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi. Makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, sedangkan makanan dengan indeks glikemik rendah memberikan peningkatan yang lebih stabil dan bertahap pada gula darah.

9. Apakah manfaat utama dari konsumsi lemak omega-3 yang ditemukan dalam ikan laut dan beberapa sumber nabati?

A. Meningkatkan metabolisme
B. Menurunkan tekanan darah dan mengurangi peradangan
C. Meningkatkan produksi hormon tiroid
D. Mengurangi kadar kolesterol HDL
E. Menyebabkan peningkatan berat badan

Jawaban: B

Pembahasan: Lemak omega-3, yang ditemukan dalam ikan laut seperti salmon, dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi peradangan, dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan. Omega-3 juga berperan dalam memperbaiki fungsi otak.

10. Manakah di antara makanan berikut yang dapat memberikan asupan kalsium yang tinggi untuk mendukung kesehatan tulang?

A. Pisang
B. Wortel
C. Anggur
D. Ikan tuna
E. Susu

Jawaban: E

Pembahasan: Susu adalah salah satu sumber utama kalsium yang mudah diserap tubuh. Kalsium sangat penting untuk kesehatan tulang dan gigi. Makanan lainnya seperti pisang, anggur, dan wortel tidak mengandung kalsium dalam jumlah signifikan, meskipun mereka kaya akan vitamin dan mineral lainnya.

11. Manakah di antara vitamin berikut yang berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas?

A. Vitamin A
B. Vitamin C
C. Vitamin D
D. Vitamin E
E. Vitamin K

Jawaban: D

Pembahasan: Vitamin E adalah antioksidan yang kuat yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin ini juga berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan mendukung kesehatan kulit.

12. Dalam pola makan sehat, lemak jenuh sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Makanan apa yang mengandung lemak jenuh tinggi?

A. Minyak zaitun
B. Alpukat
C. Daging sapi
D. Kacang almond
E. Ikan salmon

Jawaban: C

Pembahasan: Daging sapi mengandung lemak jenuh tinggi yang dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah. Makanan lain seperti minyak zaitun dan alpukat mengandung lemak tak jenuh yang lebih sehat untuk jantung.

13. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan masalah pada penglihatan. Di bawah ini yang merupakan sumber utama vitamin A?

A. Pisang
B. Tomat
C. Wortel
D. Brokoli
E. Bayam

Jawaban: C

Pembahasan: Wortel adalah sumber utama beta-karoten, yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Vitamin A sangat penting untuk kesehatan mata, khususnya untuk penglihatan dalam kondisi cahaya rendah.

14. Makanan yang memiliki indeks glikemik rendah dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Manakah dari pilihan berikut yang merupakan contoh makanan dengan indeks glikemik rendah?

A. Nasi putih
B. Roti putih
C. Donat
D. Kentang goreng
E. Oatmeal

Jawaban: E

Pembahasan: Oatmeal memiliki indeks glikemik rendah, yang berarti ia dicerna perlahan dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat. Ini membuat oatmeal menjadi pilihan yang baik untuk pengelolaan kadar gula darah.

15. Zat besi sangat penting untuk pembentukan sel darah merah. Manakah makanan berikut yang kaya akan zat besi non-hem (zat besi nabati)?

A. Bayam
B. Ikan tuna
C. Daging ayam
D. Telur
E. Susu

Jawaban: A

Pembahasan: Bayam adalah sumber utama zat besi non-hem, yang berasal dari tumbuhan. Meskipun zat besi ini tidak diserap seefisien zat besi heme dari sumber hewani, konsumsi makanan kaya vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi non-hem dari tumbuhan.

16. Apa manfaat utama dari konsumsi serat pangan dalam diet sehari-hari?

A. Meningkatkan kadar kolesterol
B. Membantu melancarkan sistem pencernaan
C. Meningkatkan kadar gula darah
D. Mengurangi rasa lapar tanpa efek samping
E. Meningkatkan kadar protein dalam tubuh

Jawaban: B

Pembahasan: Serat pangan membantu memperlancar sistem pencernaan dengan meningkatkan volume feses dan mempercepat proses pembuangan. Ini juga dapat mencegah sembelit dan meningkatkan kesehatan usus besar secara keseluruhan.

17. Bagaimana cara kerja vitamin D dalam tubuh manusia untuk mendukung kesehatan tulang?

A. Membantu penyerapan kalsium dan fosfor dari makanan
B. Mempercepat metabolisme karbohidrat
C. Mengontrol produksi insulin dalam tubuh
D. Meningkatkan produksi sel darah merah
E. Mengurangi radikal bebas di dalam tubuh

Jawaban: A

Pembahasan: Vitamin D membantu tubuh dalam menyerap kalsium dan fosfor, dua mineral penting yang mendukung kesehatan tulang dan gigi. Tanpa vitamin D, penyerapan mineral ini akan terhambat, yang dapat menyebabkan masalah pada tulang.

18. Apa yang terjadi jika tubuh kekurangan asupan vitamin C secara kronis?

A. Menurunnya fungsi hati
B. Terjadinya penyakit kudis
C. Penurunan produksi hormon tiroid
D. Gangguan dalam pembekuan darah
E. Kerusakan pada saraf perifer

Jawaban: B

Pembahasan: Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan penyakit kudis, yang ditandai dengan gejala seperti gusi berdarah, luka yang sulit sembuh, dan penurunan kekuatan tubuh. Vitamin C penting untuk sintesis kolagen, yang berperan dalam kesehatan jaringan ikat.

19. Dalam pola makan sehat, lemak trans yang terdapat dalam makanan olahan dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan. Apa dampak utama dari konsumsi lemak trans?

A. Meningkatkan kadar kolesterol HDL
B. Mengurangi risiko penyakit jantung
C. Meningkatkan kadar kolesterol LDL
D. Menurunkan risiko diabetes
E. Memperbaiki fungsi otak

Jawaban: C

Pembahasan: Lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan menurunkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan kardiovaskular lainnya.

20. Apa yang menjadi ciri khas dari diet Mediterania yang dianggap baik untuk kesehatan jantung?

A. Pengurangan total asupan kalori
B. Banyak konsumsi produk susu tinggi lemak
C. Tinggi lemak jenuh dari daging merah
D. Konsumsi karbohidrat tinggi dari makanan olahan
E. Konsumsi beragam buah, sayuran, dan minyak zaitun

Jawaban: E

Pembahasan: Diet Mediterania menekankan konsumsi makanan yang kaya akan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan minyak zaitun, yang semuanya mendukung kesehatan jantung. Diet ini juga lebih rendah lemak jenuh dan makanan olahan.










Raih Jurusan Ilmu Gizi Impianmu! Siapkan Diri dengan Latihan Soal Terbaik


Raih Jurusan Ilmu Gizi Impianmu! Siapkan Diri dengan Latihan Soal Terbaik


Latihan soal-soal ujian masuk jurusan Ilmu Gizi ini akan membantu mempersiapkan Anda dengan lebih baik. Setiap soal dan pembahasan memberikan wawasan yang berguna untuk menghadapi ujian. Terus berlatih dan pahami materi dengan mendalam untuk meningkatkan peluang sukses. Kunjungi utbk.or.id untuk info lebih lengkap dan kumpulan soal lainnya.










📘 Bank Soal Latihan & Simulasi Terlengkap: 52 Butir Soal Latihan Tes Masuk Jurusan Ilmu Gizi yang mengintegrasikan Biokimia Zat Gizi Makro & Mikro (Metabolisme Energi, Vitamin, Mineral, Asam Amino), Penilaian Status Gizi (Antropometri, IMT, Stunting, LiLA, Food Recall), Dietetik & Keamanan Pangan (DASH, DM, HACCP, Enteral), serta Gizi Masyarakat & Konseling Edukasi (Isi Piringku, PMT, KMS, Fortifikasi) lengkap dengan kunci jawaban interaktif!

Soal #1 • Biokimia Gizi & Metabolisme Zat Gizi Makro Standar Masuk Ilmu Gizi

Setiap 1 gram lemak murni yang dimetabolisme sempurna di dalam tubuh menghasilkan energi fisiologis sebesar…

A. 9 kkal
B. 4 kkal
C. 7 kkal
D. 6 kkal
E. 12 kkal
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Faktor Atwater: 1 gram lemak = 9 kkal, sedangkan karbohidrat dan protein = 4 kkal/gram.
Soal #2 • Biokimia Gizi & Metabolisme Zat Gizi Makro Standar Masuk Ilmu Gizi

Asam amino esensial adalah asam amino yang…

A. Tidak dapat disintesis oleh tubuh sehingga wajib diperoleh dari asupan makanan
B. Dapat diproduksi sendiri oleh organ hati dalam jumlah berlimpah
C. Hanya dibutuhkan saat menderita sakit berat
D. Tidak memiliki unsur nitrogen
E. Berasal dari lemak jenuh saja
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Asam amino esensial mutlak dipenuhi dari diet karena sel tubuh tidak mampu mensintesisnya.
Soal #3 • Biokimia Gizi & Metabolisme Zat Gizi Makro Standar Masuk Ilmu Gizi

Karbohidrat disimpan dalam tubuh manusia sebagai cadangan energi darurat di organ hati dan otot rangka dalam bentuk…

A. Glikogen
B. Glukagon
C. Selulosa
D. Amilopektin
E. Trigliserida
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Glikogen adalah polisakarida penyimpan cadangan glukosa pada hewan dan manusia.
Soal #4 • Biokimia Gizi & Metabolisme Zat Gizi Makro Standar Masuk Ilmu Gizi

Enzim pencerna karbohidrat yang disekresikan oleh kelenjar saliva dan pankreas untuk memecah amilum menjadi maltosa adalah…

A. Amilase (Ptialin)
B. Pepsin
C. Lipase
D. Tripsin
E. Enterokinase
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Amilase menghidrolisis ikatan glikosidik amilum menjadi maltosa dan dekstrin.
Soal #5 • Biokimia Gizi & Metabolisme Zat Gizi Makro Standar Masuk Ilmu Gizi

Asam lemak omega-3 yang sangat penting bagi perkembangan saraf dan retina mata anak adalah…

A. DHA (Docosahexaenoic Acid) dan EPA
B. Asam palmitat
C. Asam laurat
D. Asam stearat
E. Asam oleat
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
DHA dan EPA adalah asam lemak tak jenuh ganda rantai panjang (PUFA) esensial bagi fungsi otak.
Soal #6 • Biokimia Gizi & Metabolisme Zat Gizi Makro Standar Masuk Ilmu Gizi

Hormon yang disekresikan oleh sel beta pankreas untuk menurunkan kadar glukosa darah pasca makan adalah…

A. Insulin
B. Glukagon
C. Epinefrin
D. Kortisol
E. Tiroksin
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Insulin memfasilitasi penyerapan glukosa ke dalam sel otot dan adiposa.
Soal #7 • Biokimia Gizi & Metabolisme Zat Gizi Makro Standar Masuk Ilmu Gizi

Zat gizi mikronutrien yang berfungsi sebagai koenzim utama dalam metabolisme energi karbohidrat dan mencegah penyakit beri-beri adalah…

A. Tiamin (Vitamin B1)
B. Riboflavin (Vitamin B2)
C. Niasin (Vitamin B3)
D. Vitamin C
E. Vitamin D
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Defisiensi tiamin (B1) mengganggu dekarboksilasi piruvat dan memicu penyakit beri-beri.
Soal #8 • Biokimia Gizi & Metabolisme Zat Gizi Makro Standar Masuk Ilmu Gizi

Mineral pembentuk hemoglobin yang berperan vital mengikat dan mengangkut oksigen dalam darah adalah…

A. Zat Besi (Fe)
B. Kalsium (Ca)
C. Kalium (K)
D. Natrium (Na)
E. Klorida (Cl)
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Zat besi (Fe) adalah komponen inti cincin heme dalam hemoglobin dan mioglobin.
Soal #9 • Biokimia Gizi & Metabolisme Zat Gizi Makro Standar Masuk Ilmu Gizi

Vitamin larut lemak yang berfungsi esensial dalam proses pembekuan darah (sintesis protrombin di hati) adalah…

A. Vitamin K
B. Vitamin A
C. Vitamin D
D. Vitamin E
E. Vitamin C
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Vitamin K bertindak sebagai kofaktor karboksilasi faktor pembekuan darah II, VII, IX, dan X.
Soal #10 • Biokimia Gizi & Metabolisme Zat Gizi Makro Standar Masuk Ilmu Gizi

Proses pemecahan molekul asam lemak menjadi unit-unit asetil-KoA di dalam matriks mitokondria dinamakan…

A. Beta Oksidasi
B. Glikolisis
C. Siklus Urea
D. Fermentasi Laktat
E. Glukoneogenesis
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Beta oksidasi memotong rantai karbon asam lemak menjadi asetil-KoA untuk masuk siklus Krebs.
Soal #11 • Biokimia Gizi & Metabolisme Zat Gizi Makro Standar Masuk Ilmu Gizi

Serat makanan yang tidak larut air (insoluble fiber) seperti selulosa bermanfaat bagi saluran cerna terutama untuk…

A. Memperbesar volume feses dan mempercepat waktu transit di usus guna mencegah konstipasi
B. Menyerap kolesterol darah
C. Menaikkan gula darah dengan cepat
D. Membunuh bakteri baik usus
E. Mencegah penyerapan air
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Serat tidak larut menambah ruah feses dan merangsang peristaltik usus besar.
Soal #12 • Biokimia Gizi & Metabolisme Zat Gizi Makro Standar Masuk Ilmu Gizi

Kondisi defisiensi protein berat pada anak balita yang ditandai dengan edema (bengkak pada tungkai/perut) disebut…

A. Kwashiorkor
B. Marasmus
C. Skorbut
D. Rakhitis
E. Gondok
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Kwashiorkor ditandai hipoalbuminemia yang memicu edema bilateral, berbeda dari marasmus (kurus kering).
Soal #13 • Biokimia Gizi & Metabolisme Zat Gizi Makro Standar Masuk Ilmu Gizi

Antioksidan utama yang melindungi membran sel dari kerusakan peroksidasi lipid radikal bebas adalah…

A. Vitamin E (Tokoferol)
B. Vitamin K
C. Kalsium
D. Zat Besi
E. Fosfor
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Tokoferol adalah pemutus rantai radikal bebas pelindung lapisan fosfolipid membran sel.
Soal #14 • Penilaian Status Gizi (PSG) & Antropometri Standar Masuk Ilmu Gizi

Indikator antropometri yang paling sensitif untuk menilai masalah stunting (gizi kurang kronis) pada balita adalah…

A. Tinggi Badan menurut Umur (TB/U) atau PB/U
B. Berat Badan menurut Umur (BB/U)
C. Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB)
D. Lingkar Kepala menurut Umur
E. IMT menurut Umur
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Stunting ditegakkan jika nilai Z-score TB/U berada di bawah -2 Standar Deviasi (SD).
Soal #15 • Penilaian Status Gizi (PSG) & Antropometri Standar Masuk Ilmu Gizi

Seorang dewasa dengan berat badan 72 kg dan tinggi badan 160 cm (1,60 m) memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) sebesar…

A. 28,1 kg/m² (Kategori Overweight / Obesitas I)
B. 22,5 kg/m²
C. 24,8 kg/m²
D. 19,2 kg/m²
E. 32,5 kg/m²
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
IMT = 72 / (1,60)^2 = 72 / 2,56 = 28,125 kg/m².
Soal #16 • Penilaian Status Gizi (PSG) & Antropometri Standar Masuk Ilmu Gizi

Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) pada Wanita Usia Subur (WUS) dan ibu hamil bertujuan untuk skrining…

A. Kurang Energi Kronis (KEK) dengan ambang batas < 23,5 cm
B. Tingkat obesitas sentral
C. Kekurangan vitamin A
D. Risiko hipertensi gestasional
E. Kelainan tulang lengan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
LiLA < 23,5 cm mengindikasikan ibu hamil berisiko melahirkan bayi BBLR akibat KEK.
Soal #17 • Penilaian Status Gizi (PSG) & Antropometri Standar Masuk Ilmu Gizi

Alat pengukur tinggi badan presisi dengan ketelitian 0,1 cm yang dipasang tegak lurus pada dinding datar disebut…

A. Microtoise
B. Infantometer
C. Timbangan Dacin
D. Kaliper Skinfold
E. Pita LILA
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Microtoise digunakan mengukur tinggi badan subjek yang sudah mampu berdiri tegak.
Soal #18 • Penilaian Status Gizi (PSG) & Antropometri Standar Masuk Ilmu Gizi

Metode survei konsumsi makanan yang mencatat seluruh makanan dan minuman yang dikonsumsi subjek selama 24 jam terakhir disebut…

A. Food Recall 24 Jam
B. Food Frequency Questionnaire (FFQ)
C. Dietary History
D. Weighed Food Record
E. Food Account
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Food recall 24-h menggali memori responden mengenai asupan makan sehari sebelumnya.
Soal #19 • Penilaian Status Gizi (PSG) & Antropometri Standar Masuk Ilmu Gizi

Pemeriksaan biokimia status zat besi yang paling sensitif menggambarkan simpanan cadangan besi tubuh adalah…

A. Kadar Feritin Serum
B. Kadar Hemoglobin
C. Kadar Hematokrit
D. Jumlah Trombosit
E. Leukosit Darah
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Feritin serum menurun paling awal sebelum penurunan hemoglobin/anemia klinis terjadi.
Soal #20 • Penilaian Status Gizi (PSG) & Antropometri Standar Masuk Ilmu Gizi

Tanda klinis bercak Bitot (Bitot’s spots) pada kornea/konjungtiva mata mengindikasikan defisiensi spesifik zat gizi…

A. Vitamin A
B. Vitamin C
C. Vitamin D
D. Zodium
E. Kalsium
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Bercak Bitot dan rabun senja adalah manifestasi xerophthalmia akibat defisiensi vitamin A.
Soal #21 • Penilaian Status Gizi (PSG) & Antropometri Standar Masuk Ilmu Gizi

Untuk mengukur panjang badan bayi berusia di bawah 2 tahun (belum bisa berdiri mandiri) digunakan instrumen…

A. Infantometer / Length Board
B. Microtoise
C. Meteran jahit
D. Timbangan injak
E. Stadiometer berdiri
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Panjang badan anak usia < 2 tahun diukur terlentang (recumbent) menggunakan infantometer.
Soal #22 • Penilaian Status Gizi (PSG) & Antropometri Standar Masuk Ilmu Gizi

Pengukuran tebal lipatan kulit (skinfold thickness) menggunakan kaliper bertujuan untuk mengestimasi…

A. Persentase massa lemak tubuh (body fat percentage)
B. Kepadatan massa tulang
C. Massa otot murni
D. Kadar air intraseluler
E. Kadar gula darah
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Skinfold (triceps, subscapula, suprailiac) mengukur ketebalan lemak subkutan.
Soal #23 • Penilaian Status Gizi (PSG) & Antropometri Standar Masuk Ilmu Gizi

Rasio Lingkar Pinggang-Panggul (RLPP / Waist-to-Hip Ratio) digunakan untuk mengevaluasi risiko penyakit kardiovaskular terkait…

A. Obesitas sentral / visceral (tipe android / apel)
B. Obesitas ginoid (tipe pir)
C. Kelemahan otot tungkai
D. Kekurangan kalsium
E. Skoliosis tulang belakang
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Penumpukan lemak visceral di rongga perut (obesitas sentral) meningkatkan risiko sindrom metabolik.
Soal #24 • Penilaian Status Gizi (PSG) & Antropometri Standar Masuk Ilmu Gizi

Kuesioner Frekuensi Pangan (FFQ) paling ideal digunakan dalam penelitian epidemiologi gizi untuk mengetahui…

A. Pola dan kebiasaan frekuensi konsumsi pangan dalam jangka waktu tertentu (mingguan/bulanan)
B. Asupan kalori hari ini secara tepat
C. Tingkat absorbsi enzim lambung
D. Waktu makan pasien secara menit ke menit
E. Sisa makanan di piring rumah sakit
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
FFQ mengukur tren kebiasaan makan jangka panjang subjek.
Soal #25 • Penilaian Status Gizi (PSG) & Antropometri Standar Masuk Ilmu Gizi

Status gizi balita ‘Wasting’ (gizi buruk/kurang akut) diidentifikasi berdasarkan indikator…

A. BB/TB (Berat Badan menurut Tinggi Badan) < -2 SD
B. TB/U < -2 SD
C. BB/U > +2 SD
D. LiLA normal
E. Lingkar kepala < -3 SD
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Wasting mencerminkan penurunan berat badan drastis akibat malnutrisi akut atau penyakit infeksi.
Soal #26 • Penilaian Status Gizi (PSG) & Antropometri Standar Masuk Ilmu Gizi

Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang diterbitkan pemerintah adalah pedoman yang memuat…

A. Rata-rata kecukupan zat gizi harian bagi hampir semua orang sehat menurut kelompok umur dan jenis kelamin
B. Kebutuhan gizi bagi pasien rawat inap intensif saja
C. Dosis suplemen obat generik
D. Batas maksimal konsumsi makanan cepat saji
E. Menu makanan wajib setiap keluarga
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
AKG adalah standar rekomendasi kecukupan konsumsi gizi kelompok populasi sehat.
Soal #27 • Dietetik, Mikrobiologi Pangan & Manajemen Penyelenggaraan Makanan Standar Masuk Ilmu Gizi

Prinsip diet pada pasien Diabetes Melitus dikenal dengan pedoman ‘3J’, yaitu tepat…

A. Jadwal, Jumlah, dan Jenis makanan
B. Jarak, Jam, dan Jajan
C. Jus, Jamu, dan Jeruk
D. Jenuh, Jahat, dan Jenius
E. Jalan, Joging, dan Jabat
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Prinsip diet DM menekankan kepatuhan 3J: Tepat Jadwal makan, Tepat Jumlah kalori, dan Tepat Jenis karbohidrat.
Soal #28 • Dietetik, Mikrobiologi Pangan & Manajemen Penyelenggaraan Makanan Standar Masuk Ilmu Gizi

Diet Rendah Garam (DASH / Dietary Approaches to Stop Hypertension) dianjurkan pada penderita…

A. Hipertensi dan Gagal Jantung
B. Hipotensi berat
C. Diare akut
D. Anemia defisiensi besi
E. Osteoporosis
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Diet rendah natrium membatasi retensi cairan intravaskular guna menstabilkan tekanan darah.
Soal #29 • Dietetik, Mikrobiologi Pangan & Manajemen Penyelenggaraan Makanan Standar Masuk Ilmu Gizi

Bakteri pembusuk anaerob yang dapat memproduksi toksin neurotoksik mematikan pada makanan kaleng kemasan rusak adalah…

A. Clostridium botulinum
B. Salmonella typhi
C. Escherichia coli
D. Lactobacillus bulgaricus
E. Staphylococcus aureus
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Clostridium botulinum membentuk spora tahan panas yang memicu botulisme pada makanan kaleng berpenutup kedap.
Soal #30 • Dietetik, Mikrobiologi Pangan & Manajemen Penyelenggaraan Makanan Standar Masuk Ilmu Gizi

Danger Zone (Zona Bahaya Suhu) di mana bakteri patogen pangan berkembang biak paling pesat berada pada rentang…

A. 5°C hingga 60°C (40°F – 140°F)
B. -18°C hingga 0°C
C. 70°C hingga 100°C
D. 100°C hingga 120°C
E. Hanya di bawah 0°C
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Makanan tidak boleh dibiarkan pada rentang suhu 5-60°C lebih dari 2 jam untuk mencegah kontaminasi mikroba.
Soal #31 • Dietetik, Mikrobiologi Pangan & Manajemen Penyelenggaraan Makanan Standar Masuk Ilmu Gizi

Prinsip keamanan pangan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) bertujuan untuk…

A. Mencegah bahaya keamanan pangan sejak penerimaan bahan baku hingga penyajian melalui titik kendali kritis
B. Menghitung keuntungan bersih katering
C. Mengurangi upah juru masak
D. Menjual makanan semahal mungkin
E. Menghilangkan penggunaan rempah-rempah
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
HACCP adalah sistem jaminan mutu preventif berbasis identifikasi titik kendali bahaya (CCP).
Soal #32 • Dietetik, Mikrobiologi Pangan & Manajemen Penyelenggaraan Makanan Standar Masuk Ilmu Gizi

Pasien dengan penyakit ginjal kronik (PGK) pradialisis umumnya memerlukan modifikasi diet berupa…

A. Diet Rendah Protein dan Pembatasan Natrium/Kalium/Fosfor
B. Diet Tinggi Protein ekstrem
C. Diet Bebas Serat
D. Diet Tinggi Garam
E. Diet Lemak Jenuh Tinggi
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Pembatasan protein meringankan beban filtrasi glomerulus ginjal dari penumpukan limbah ureum.
Soal #33 • Dietetik, Mikrobiologi Pangan & Manajemen Penyelenggaraan Makanan Standar Masuk Ilmu Gizi

Bahan pengawet sintetis yang dilarang keras digunakan pada makanan karena bersifat karsinogenik dan merusak ginjal adalah…

A. Formalin dan Boraks
B. Asam benzoat
C. Kalium sorbat
D. Asam sitrat
E. Natrium propionat
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Formalin (pengawet mayat) dan Boraks (pengenyal industri) adalah zat kimia berbahaya non-pangan.
Soal #34 • Dietetik, Mikrobiologi Pangan & Manajemen Penyelenggaraan Makanan Standar Masuk Ilmu Gizi

Enteral Nutrition (Nutrisi Enteral) adalah metode pemberian zat gizi yang disalurkan melalui…

A. Selang nasogastrik (NGT) langsung ke saluran gastrointestinal
B. Infus vena sentral (intravena)
C. Suntikan intramuskular
D. Inhalasi paru-paru
E. Koyo transdermal
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Nutrisi enteral memanfaatkan saluran cerna menggunakan selang makan bila pasien tidak mampu menelan.
Soal #35 • Dietetik, Mikrobiologi Pangan & Manajemen Penyelenggaraan Makanan Standar Masuk Ilmu Gizi

Kontaminasi silang (cross-contamination) di dapur pengolahan makanan sering terjadi akibat…

A. Menggunakan talenan dan pisau yang sama untuk daging mentah dan sayuran matang tanpa dicuci
B. Mencuci tangan dengan sabun sebelum memasak
C. Menyimpan daging di freezer tertutup
D. Memasak sup hingga mendidih 100°C
E. Memakai celemek bersih
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Peralatan yang kontak dengan pangan hewani mentah memindahkan mikroba ke makanan siap santap.
Soal #36 • Dietetik, Mikrobiologi Pangan & Manajemen Penyelenggaraan Makanan Standar Masuk Ilmu Gizi

Pasien pascaoperasi saluran pencernaan secara bertahap diberikan tahapan diet mulai dari…

A. Makanan Cair Jernih -> Makanan Cair Penuh -> Makanan Saring -> Makanan Lunak -> Makanan Biasa
B. Makanan Biasa -> Makanan Padat
C. Makanan Padat -> Makanan Cair
D. Diet Tinggi Lemak -> Diet Puasa
E. Makanan Pedas -> Makanan Asam
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Kembalinya fungsi peristaltik pascaoperasi memerlukan transisi tekstur diet dari cair ke padat.
Soal #37 • Dietetik, Mikrobiologi Pangan & Manajemen Penyelenggaraan Makanan Standar Masuk Ilmu Gizi

Bahan pangan lokal yang memiliki indeks glikemik rendah dan tinggi serat larut sehingga sangat baik bagi penderita dislipidemia adalah…

A. Bekatul beras merah, ubi jalar, dan oat
B. Gula pasir murni
C. Tepung terigu rafinasi
D. Minyak kelapa sawit jelantah
E. Sirup jagung tinggi fruktosa
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Pangan tinggi serat larut menghambat penyerapan kolesterol dan lonjakan glukosa postprandial.
Soal #38 • Dietetik, Mikrobiologi Pangan & Manajemen Penyelenggaraan Makanan Standar Masuk Ilmu Gizi

Probiotik adalah…

A. Mikroorganisme hidup non-patogen yang memberikan manfaat kesehatan bagi mikrobiota usus inang jika dikonsumsi cukup
B. Serat makanan yang tidak dicerna
C. Zat antibiotik pembunuh kuman
D. Enzim sintetis penambah nafsu makan
E. Zat pewarna alami dari daun suji
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Probiotik (seperti Lactobacillus sp.) adalah bakteri baik pendukung keseimbangan flora usus.
Soal #39 • Dietetik, Mikrobiologi Pangan & Manajemen Penyelenggaraan Makanan Standar Masuk Ilmu Gizi

Prebiotik berbeda dari probiotik karena prebiotik merupakan…

A. Komponen pangan non-cerna (seperti inulin dan FOS) yang menjadi substrat makanan bagi bakteri baik usus
B. Bakteri hidup yang dikeringkan
C. Obat anti-diare
D. Vitamin sintetis
E. Mineral anorganik
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Prebiotik adalah ‘makanan’ bagi bakteri probiotik di dalam usus besar manusia.
Soal #40 • Gizi Masyarakat, Komunikasi & Konseling Edukasi Nutrisi Standar Masuk Ilmu Gizi

Gerakan ‘Isi Piringku’ dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengedukasi proporsi satu piring makan sehat sekali makan terdiri dari…

A. 1/3 Makanan Pokok, 1/3 Sayuran, 1/6 Lauk-pauk, dan 1/6 Buah-buahan
B. 1/2 Nasi putih, 1/2 Daging merah tanpa sayur
C. Sepenuhnya buah-buahan saja
D. 1/4 Nasi, 3/4 Minyak goreng
E. Makanan cepat saji berukuran besar
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Isi Piringku membagi piring menjadi 50% sayur-buah dan 50% makanan pokok-lauk pauk.
Soal #41 • Gizi Masyarakat, Komunikasi & Konseling Edukasi Nutrisi Standar Masuk Ilmu Gizi

Program suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri di sekolah bertujuan untuk…

A. Mencegah anemia defisiensi besi dan mempersiapkan calon ibu yang sehat bebas stunting
B. Menambah nafsu makan camilan manis
C. Membuat kulit lebih putih
D. Menurunkan berat badan secara drastis
E. Menggantikan sarapan pagi
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Pemberian TTD mingguan memutus rantai anemia antargenerasi pada wanita usia subur.
Soal #42 • Gizi Masyarakat, Komunikasi & Konseling Edukasi Nutrisi Standar Masuk Ilmu Gizi

Kapsul Vitamin A dosis tinggi berwarna BIRU (100.000 IU) dibagikan pada bulan Februari dan Agustus secara gratis untuk…

A. Bayi usia 6 – 11 bulan
B. Anak balita usia 12 – 59 bulan
C. Ibu nifas
D. Ibu hamil
E. Lansia
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Kapsul biru (100.000 IU) untuk bayi 6-11 bulan; kapsul merah (200.000 IU) untuk balita 1-5 tahun dan ibu nifas.
Soal #43 • Gizi Masyarakat, Komunikasi & Konseling Edukasi Nutrisi Standar Masuk Ilmu Gizi

Garam konsumsi rumah tangga difortifikasi dengan kalium iodat (KIO3) untuk mencegah Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI), seperti…

A. Pembesaran kelenjar gondok dan kretinisme (cebol mental)
B. Anemia aplastik
C. Diabetes melitus tipe 1
D. Penyakit batu ginjal
E. Osteoartritis sendi
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Iodium esensial untuk sintesis hormon tiroid; defisiensinya memicu gondok dan kretinisme janin.
Soal #44 • Gizi Masyarakat, Komunikasi & Konseling Edukasi Nutrisi Standar Masuk Ilmu Gizi

Fase konseling gizi di mana konselor membangun hubungan saling percaya, empati, dan mendengarkan keluhan klien disebut tahap…

A. Membangun Dasar Konseling (Building Rapport)
B. Diagnosis Gizi
C. Intervensi Gizi Langsung
D. Monitoring dan Evaluasi
E. Penutupan Sesi
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Rapport yang solid membuka keterbukaan pasien untuk menyampaikan pola makannya secara jujur.
Soal #45 • Gizi Masyarakat, Komunikasi & Konseling Edukasi Nutrisi Standar Masuk Ilmu Gizi

Dalam Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT / NCP), penulisan diagnosis gizi dirumuskan dengan format…

A. PES (Problem, Etiology, Signs & Symptoms)
B. SOAP (Subjective, Objective, Assessment, Plan)
C. 5W + 1H
D. SPOK Baku
E. ADIME Singkat
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Diagnosis gizi spesifik mengaitkan Masalah (P) dengan Penyebab (E) dan Tanda/Gejala (S).
Soal #46 • Gizi Masyarakat, Komunikasi & Konseling Edukasi Nutrisi Standar Masuk Ilmu Gizi

ASI Eksklusif direkomendasikan diberikan kepada bayi sejak lahir sampai berusia…

A. 6 bulan tanpa tambahan makanan atau minuman lain kecuali obat/vitamin
B. 3 bulan saja
C. 1 tahun penuh
D. 2 tahun tanpa makanan padat
E. 40 hari pertama saja
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
WHO dan Kemenkes mewajibkan ASI eksklusif 6 bulan sebelum diperkenalkan MP-ASI adekuat.
Soal #47 • Gizi Masyarakat, Komunikasi & Konseling Edukasi Nutrisi Standar Masuk Ilmu Gizi

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat harus memenuhi empat kriteria utama, yaitu…

A. Tepat waktu (usia 6 bulan), Adekuat (lengkap zat gizi), Aman (higienis), dan Diberikan dengan cara yang benar
B. Instan, Berkuah banyak, Murah, dan Banyak gula
C. Hanya berbahan buah pisang lumat saja
D. Diberikan sejak usia 1 bulan
E. Bertekstur keras sejak awal
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
MP-ASI wajib memenuhi prinsip tepat waktu, kecukupan gizi (adekuat), higienitas aman, dan responsif feeding.
Soal #48 • Gizi Masyarakat, Komunikasi & Konseling Edukasi Nutrisi Standar Masuk Ilmu Gizi

Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam memantau pertumbuhan balita di Posyandu dihitung melalui indikator…

A. D/S (Jumlah balita yang ditimbang dibagi total balita di wilayah kerja)
B. K/S
C. N/D
D. BGM/D
E. O/S
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
D/S (Datang per Seluruh) mengukur cakupan partisipasi aktif penimbangan balita di Posyandu.
Soal #49 • Gizi Masyarakat, Komunikasi & Konseling Edukasi Nutrisi Standar Masuk Ilmu Gizi

Indikator balita yang berat badannya NAIK sesuai garis pertumbuhan KMS ditandai dengan kode…

A. N (Naik)
B. T (Tidak naik)
C. B (Baru pertama kali)
D. O (Orang tua tidak hadir)
E. A (Anemia)
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Kode N menandakan berat badan balita naik mengikuti atau sejajar pita pertumbuhan normal KMS.
Soal #50 • Gizi Masyarakat, Komunikasi & Konseling Edukasi Nutrisi Standar Masuk Ilmu Gizi

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan pada balita gizi kurang di Puskesmas diprioritaskan berbasis…

A. Bahan pangan lokal bergizi seimbang kaya protein hewani (seperti telur, ikan, daging)
B. Biskuit manis pabrikan dengan pengawet
C. Mi instan kemasan
D. Susu kental manis kaleng
E. Minuman berkarbonasi
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Kemenkes mengalihkan PMT pemulihan berbasis pangan lokal padat zat gizi makro dan mikro.
Soal #51 • Gizi Masyarakat, Komunikasi & Konseling Edukasi Nutrisi Standar Masuk Ilmu Gizi

Penyakit ‘Gout Arthritis’ (asam urat) memerlukan edukasi pembatasan asupan makanan tinggi…

A. Purin (seperti jeroan, ekstrak daging kaldu kental, dan seafood tertentu)
B. Kalsium
C. Vitamin C dosis tinggi
D. Serat sayuran hijau
E. Air putih
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Metabolisme purin menghasilkan asam urat; konsumsi purin berlebih memicu kristalisasi urat di persendian.
Soal #52 • Gizi Masyarakat, Komunikasi & Konseling Edukasi Nutrisi Standar Masuk Ilmu Gizi

Peran nutrisionis dalam tim pelayanan kesehatan terpadu di rumah sakit berfokus pada…

A. Memberikan terapi gizi medis, skrining status nutrisi, dan edukasi diet pasien
B. Menetapkan resep obat antibiotik
C. Melakukan operasi bedah organ dalam
D. Mengambil sampel darah vena
E. Menentukan tarif rawat inap
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban: A

Pembahasan:
Nutrisionis/dietisien memegang otoritas asesmen nutrisi, perancangan menu klinis, dan konseling diet.

Materi Latihan Terkait & Rekomendasi

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
X
Cara Mudah Beli Paket Soal!
Kategori

Ikuti Simulasi Tryout berbasis CBT, Gratis!

Butuh Bantuan?